DRAF SETELAH UJI COBA SKALA KECIL PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KESEIMBANGAN GERAK
D. Sikap kapal terbang
4.1.6 Analisis Data
4.1.6.2 Analisis Hasil Uji Coba Skala Besar
Pada lampiran 19 akan disajikan analisis data hasil uji coba skala besar. Analisis data uji coba skala besar pada pembelajaran keseimbangan gerak dapat dilihat pada halaman134 sampai halaman 137.
Berdasarkan data pada lampiran 19 didapat rata-rata persentase pilihan jawaban yang sesuai 91,95%. Berdasarkan kriteria yang telah ditentukan maka pembelajaran keseimbangan gerak ini telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga dapat digunakan untuk siswa kelas III SD Negeri 3 Bandungharjo.
Berdasarkan tabel analisis data pada lampiran hasil uji coba skala besar yang diperoleh melalui kuesioner dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Aspek kualitas pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak didapat persentase 100%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek kualitas pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
2. Aspek melakukan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah didapat persentase 95,12%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek melakukan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
68
3. Aspek bisa atau tidak kesulitan melakukan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak didapat persentase 92,68%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek bisa melakukan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
4. Aspek merasa mudah melakukan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak didapat persentase 80,49%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek merasa mudah pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak telah memenuhi kriteria baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
5. Aspek merasa takut melakukan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak didapat persentase 97,56%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek merasa takut melakukan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak telah memenuhi kriteria sangat baik
sehingga aspek ini dapat digunakan.
6. Aspek merasa senang dalam melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak didapat persentase 100%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek dalam melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
7. Aspek merasa takut melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak dalam sikap berdiri satu kaki ditekuk sila didapat persentase 97,56%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek
merasa takut melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak dalam sikap berdiri satu kaki ditekuk sila telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
8. Aspek mempunyai percaya diri yang tinggi untuk melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak dalam sikap berdiri satu kaki ditekuk ke samping dan lutut ke depan didapat persentase 82,90%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek mempunyai percaya diri yang tinggi untuk melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak dalam sikap berdiri satu kaki ditekuk ke samping dan lutut ke depan telah memenuhi kriteria baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
9. Aspek merasa senang dengan pelaksanaan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak didapat persentase 97,56%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek merasa senang dengan pelaksanaan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
10. Aspek konsentrasi untuk melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak dalam sikap sikap kapal terbang didapat persentase 82,90%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek konsentrasi untuk melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak dalam sikap sikap kapal terbang telah memenuhi kriteria baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
70
11. Aspek tahu cara melakukan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak sikap berdiri satu kaki ditekuk sila didapat persentase 100%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek tahu cara melakukan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak sikap berdiri satu kaki ditekuk sila telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
12. Aspek tahu tata cara melaksanakan sikap berdiri satu kaki ditekuk ke samping didapat persentase 92,68%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek tahu tata cara melaksanakan sikap berdiri satu kaki ditekuk ke samping telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
13. Aspek tahu cara melakukan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak didapat persentase 90,24%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek tahu cara melakukan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak telah memenuhi kriteria sangat baik
sehingga aspek ini dapat digunakan.
14. Aspek tahu alat – alat yang digunakan melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak didapat persentase 87,80%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek tahu alat – alat yang digunakan melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak telah memenuhi kriteria baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
15. Aspek tahu cara melakukan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak didapat persentase 92,68%. Berdasarkan kriteria yang
telah ditetapkan maka aspek tahu cara melakukan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak telah memenuhi kriteria sangat baik
sehingga aspek ini dapat digunakan.
16. Aspek tahu cara untuk melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak dalam sikap berdiri satu kaki ditekuk ke samping didapat persentase 87,80%. Berdasarkan criteria yang telah ditetapkan maka aspek tahu cara untuk melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak dalam sikap berdiri satu kaki ditekuk ke samping telah memenuhi kriteria baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
17. Aspek tahu cara melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan dalam sikap berdiri satu kaki ditekuk sila didapat persentase 90,24%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek tahu cara melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan dalam sikap berdiri satu kaki ditekuk sila yang telah memenuhi kriteria sangat baik
sehingga aspek ini dapat digunakan.
18. Aspek tahu cara untuk melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak dalam sikap berdiri satu kaki lutut ke depan didapat persentase 90,24%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek tahu cara untuk melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak dalam sikap berdiri satu kaki lutut ke depan telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
19. Aspek tugas dari pengawas pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak didapat persentase 78,05%. Berdasarkan kriteria yang
72
telah ditetapkan maka aspek tugas dari pengawas pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak telah memenuhi kriteria baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
20. Aspek tahu tehnik untuk melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak dalam sikap sikap kapal terbang didapat persentase 100%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek tahu tehnik untuk melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak dalam sikap sikap kapal terbang g telah memenuhi kriteria sangat baik
sehingga aspek ini dapat digunakan.
21. Aspek merasa gembira setelah melakukan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak sikap berdiri satu kaki ditekuk sila didapat persentase 100%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek merasa gembira setelah melakukan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak sikap berdiri satu kaki ditekuk sila telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
22. Aspek sering berlarian di pematang sawah didapat persentase 60,98%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek sering berlarian di pematang sawah telah memenuhi kriteria cukup baik sehingga aspek ini dapat digunakan (bersyarat).
23. Aspek merasa senang melakukan berbagai jenis pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak didapat persentase 100%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek merasa senang melakukan berbagai
jenis pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
24. Aspek semangat dalam melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak didapat persentase 97,56%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek semangat dalam melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
25. Aspek berani melakukan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah bersama temanmu didapat persentase 97,56%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek berani melakukan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah bersama temanmu telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
26. Aspek dapat menerapkan tata cara untuk melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak dalam sikap berdiri satu kaki ditekuk ke samping di pematang sawah didapat persentase 95,12%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek dapat menerapkan tata cara untuk melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak dalam sikap berdiri satu kaki ditekuk ke samping di pematang sawah telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga aspek ini dapat digunakan. 27. Aspek dapat melaksanakan pengembangan model pembelajaran
keseimbangan gerak dalam sikap berdiri satu kaki ditekuk sila di pematang sawah sendirian didapat persentase 95,12%. Berdasarkan kriteria yang telah
74
ditetapkan maka aspek dapat melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak dalam sikap berdiri satu kaki ditekuk sila di pematang sawah sendirian telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
28. Aspek marasa takut untuk melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak dalam sikap berdiri satu kaki lutut ke depan didapat persentase 95,12%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek marasa takut untuk melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak dalam sikap berdiri satu kaki lutut ke depan telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
29. Aspek tahu cara melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah yang tepat didapat persentase 92,68%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek tahu cara melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah yang tepat telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
30. Aspek takut untuk melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak dalam sikap sikap kapal terbang di pematang sawah didapat persentase 87,80%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka aspek takut untuk melaksanakan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak dalam sikap sikap kapal terbang di pematang sawah telah memenuhi kriteria baik sehingga aspek ini dapat digunakan.
4.2 Pembahasan
Hasil analisis data dari evaluasi ahli Penjasorkes 1 pada skala kecil didapat rata-rata persentase 70%. Berdasarkan kriteria maka pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah ini telah memenuhi kriteria
baik sehingga dapat digunakan untuk siswa kelas III SD N 3 Bandungharjo. Faktor yang menjadikan model ini dapat diterima siswa SD adalah dari penilaian kualitas model pembelajaran yang dilakukan oleh ahli Penjasorkes 1 pada aspek 1,5,6,7,12,13, dan 14 yang telah memenuhi kriteria baik yaitu mendapat point 4. Selain ketujuh aspek tersebut, ada 8 aspek penilaian kualitas model pembelajaran yaitu aspek 2,3,4,8,9,10,11,dan 15 yang telah memenuhi kriteria cukup baik
karena masing-masing aspek mendapat point 3.
Hasil analisis data dari evaluasi ahli Penjasorkes 2 pada skala kecil didapat rata-rata persentase 72%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah ini telah memenuhi kriteria baik sehingga dapat digunakan untuk siswa kelas III SD N 3 Bandungharjo. Faktor yang menjadikan model ini dapat diterima siswa SD adalah dari penilaian kualitas model pembelajaran yang dilakukan oleh ahli Penjasorkes 2 pada aspek 1,5,6,7,9,11,12,13, dan 14 yang telah memenuhi kriteria
baik yaitu mendapat point 4. Selain kesembilan aspek tersebut, ada 6 aspek penilaian kualitas model pembelajaran yaitu aspek 2,3,4,8,10 dan 15 yang telah memenuhi kriteria cukup baik karena masing-masing aspek mendapat point 3.
Hasil analisis data dari evaluasi ahli Pembelajaran pada skala kecil didapat rata-rata persentase 75%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka
76
pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah ini telah memenuhi kriteria baik sehingga dapat digunakan untuk siswa kelas III SD N 3 Bandungharjo. Faktor yang menjadikan model ini dapat diterima siswa SD adalah dari penilaian kualitas model pembelajaran yang dilakukan oleh ahli Penjasorkes 2 pada aspek 2,3,5,7,9,10,11,12,13,14 dan 15 yang telah memenuhi kriteria baik yaitu mendapat point 4. Selain 11 aspek tersebut, ada 4 aspek penilaian kualitas model pembelajaran yaitu aspek 1,4,6 dan 8 yang telah memenuhi kriteria cukup baik karena masing-masing aspek mendapat point 3.
Hasil analisis data uji coba skala kecil didapat rata-rata persentase pilihan jawaban yang sesuai 93,33%. Berdasarkan kriteria yang telah ditentukan maka pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah ini telah memenuhi kriteria sangat baik. Faktor yang menjadikan model ini dapat diterima siswa SD adalah dari semua aspek uji coba yang ada, lebih dari 90% siswa dapat mempraktikkan dengan baik. Baik dari pemahaman terhadap peraturan pembelajaran, penerapan sikap dalam pembelajaran dan aktivitas gerak siswa yang sesuai dengan tingkat pertumbuhan dan perkembangan. Secara keseluruhan model pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah dapat diterima siswa dengan baik,sehingga dari uji coba skala kecil model ini dapat digunakan untuk siswa kelas III SD N 3 Bandungharjo.
Hasil analisis data dari evaluasi ahli Penjasorkes 1 pada skala besar didapat rata-rata persentase 81%. Berdasarkan kriteria maka pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah ini telah memenuhi kriteria baik sehingga dapat digunakan untuk siswa kelas III SD N 3
Bandungharjo. Faktor yang menjadikan model ini dapat diterima siswa SD adalah dari penilaian kualitas model pembelajaran yang dilakukan oleh ahli Penjasorkes 1 pada aspek 7,9 dan 12 yang telah memenuhi kriteria sangat baik yaitu mendapat point 5. Selain ketiga aspek tersebut, ada 10 aspek penilaian kualitas model pembelajaran yaitu aspek 1,2,3,5,6,8,11,13,14 dan 15 yang telah memenuhi kriteria baik karena masing-masing aspek mendapat point 4. Selain itu aspek tersebut, ada 2 aspek penilaian kualitas model pembelajaran yaitu aspek 4 dan 10 yang telah memenuhi kriteria cukup baik karena masing-masing aspek mendapat point 3.
Hasil analisis data dari evaluasi ahli Penjasorkes 2 pada skala besar didapat rata-rata persentase 80%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah ini telah memenuhi kriteria baik sehingga dapat digunakan untuk siswa kelas III SD N 3 Bandungharjo. Faktor yang menjadikan model ini dapat diterima siswa SD adalah dari penilaian kualitas model pembelajaran yang dilakukan oleh ahli Penjasorkes 2 pada dari aspek 1 sampai aspek 15 telah memenuhi kriteria baik
yaitu mendapat point 4.
Hasil analisis data dari evaluasi ahli Pembelajaran pada skala besar didapat rata-rata persentase 76%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah ini telah memenuhi kriteria baik sehingga dapat digunakan untuk siswa kelas III SD N 3 Bandungharjo. Faktor yang menjadikan model ini dapat diterima siswa SD adalah dari penilaian kualitas model pembelajaran yang dilakukan oleh ahli
78
Penjasorkes 2 pada aspek 3,4,5,6,8,9,10,11,12,13,14 dan 15 yang telah memenuhi kriteria baik yaitu mendapat point 4. Selain 12 aspek tersebut, ada 3 aspek penilaian kualitas model pembelajaran yaitu aspek 1,2 dan 7 yang telah memenuhi kriteria cukupbaik karena masing-masing aspek mendapat point 3.
Hasil analisis data uji coba skala besar didapat rata-rata persentase pilihan jawaban yang sesuai 91,95%. Berdasarkan kriteria yang telah ditentukan maka pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah ini telah memenuhi lriteria sangat baik. Faktor yang menjadikan model ini dapat diterima siswa SD adalah dari semua aspek uji coba yang ada, lebih dari 90% siswa dapat mempraktikkan dengan baik. Baik dari pemahaman terhadap peraturan pembelajaran, penerapan sikap dalam pembelajaran dan aktivitas gerak siswa yang sesuai dengan tingkat pertumbuhan dan perkembangan. Secara keseluruhan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah dapat diterima siswa dengan baik, sehingga dari uji coba skala besar model ini dapat digunakan untuk siswa kelas III SD N 3 Bandungharjo.
Pada table V, berikut ini akan disajikan data hasil keseluruhan dari evaluasi ahli,uji coba skala kecil, dan uji coba skala besar.
Tabel V
Data Hasil Keseluruhan dari Evaluasi Ahli, Uji Coba Skala Kecil, dan Uji Coba Skala Besar
NO KOMPONEN HASIL
1. Evaluasi Ahli Skala Kecil
Hasil Evaluasi Ahli Penjasorkes 1
Hasil Evaluasi Ahli Penjasorkes 2
Hasil Evaluasi Ahli Pembelajaran
Didapat persentase skala penilaian 70 %, sehingga produk modelpembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah dapat digunakan untuk siswa Sekolah Dasar.
Didapat persentase skala penilaian 72%, sehingga produk model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah dapat digunakan untuk siswa Sekolah Dasar.
Didapat persentase skala penilaian 75%, sehingga produk model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah dapat digunakan untuk siswa Sekolah Dasar.
2. Uji Coba Skala Kecil Didapat persentase pilihan jawaban yang sesuai 93,33%, sehingga produk model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah dapat digunakan untuk siswa Sekolah Dasar.
80
Hasil Evaluasi Ahli Penjasorkes 1
Hasil Evaluasi Ahli Penjasorkes 2
Hasil Evaluasi Ahli Pembelajaran
Didapat persentase skala penilaian 81 %, sehingga produk modelpembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah dapat digunakan untuk siswa Sekolah Dasar.
Didapat persentase skala penilaian 80%, sehingga produk model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah dapat digunakan untuk siswa Sekolah Dasar.
Didapat persentase skala penilaian 76%, sehingga produk model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah dapat digunakan untuk siswa Sekolah Dasar.
3. Uji Coba Skala Besar Didapat persentase pilihan jawaban yang sesuai 91,95%, sehingga produk model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah dapat digunakan untuk siswa Sekolah Dasar.
81
5.1 Kesimpulan
Hasil akhir dari kegiatan penelitian pengembangan ini adalah produk model pembelajaran keseimbangan gerak yang berdasarkan data pada saat uji coba skala kecil (N=12) dan uji coba skala besar (N=41).
Berdasarkan data hasil uji coba dan pengamatan selama penelitian maka dilakukan beberapa revisi meliputi :
1. Revisi produk atau model yang dilakukan oleh peneliti adalah 5 variasi pos dilakukan oleh semua siswa, sehingga anak akan melakukan banyak variasi gerak dan lagu,
2. Revisi produk atau model yang dilakukan oleh peneliti adalah pada pos 2 yaitu berjalan di atas rafia diganti bambu agar rintangan untuk keseimbangan jalan lebih menarik,
3. Revisi produk atau model yang dilakukan oleh peneliti adalah pada pos 4 berjalan sambil satu kaki di tekuk diganti berpasangan saling berhadapan dan bertepuk silang dengan pasangannya.
4. Revisi produk atau model yang dilakukan oleh peneliti adalah pada setiap pos seharusnya petunjuk pos diletakan pada awal pelaksanaan atau awal pos. 5. Revisi produk atau model yang dilakukan oleh peneliti adalah pada pos 2
yaitu berjalan di atas bambu tidak harus diletakan di atas pematang sawah saja, tetapi dapat diletakan di atas parit,
82
6. Revisi produk atau model yang dilakukan oleh peneliti adalah member kesempatan siswa untuk meluapkan kegembiraannya pada akhir kegiatan.
Berdasarkan analisa hasil pembelajaran, penelitian dan pembahasan dalam skripsi ini, maka dapat disimpulkan bahwa :
1. Berdasarkan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah sudah dapat dipraktikkan pada subjek uji coba. Hal itu berdasarkan hasil analisis data uji coba skala kecil dari evaluasi ahli Penjasorkes didapat rata-rata persentase 71%, hasil analisis data dari evaluasi ahli Pembelajaran didapat rata-rata persentase 75%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka produk pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah ini telah memenuhi kriteria baik
sehingga dapat digunakan untuk siswa SD Negeri 3 Bandungharjo.
2. Berdasarkan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah sudah dapat dipraktikkan pada subyek uji coba. Hal itu berdasarkan hasil analisis data uji coba skala besar dari evaluasi ahli Penjasorkes didapat rata-rata persentase 80%, hasil analisis data dari evaluasi ahli Pembelajaran didapat rata-rata persentase 76%. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan maka produk pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah ini telah memenuhi kriteria baik
sehingga dapat digunakan untuk siswa SD Negeri 3 Bandungharjo.
3. Produk pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah sudah dapat digunakan bagi siswa SD di Bandungharjo. Hal itu berdasarkan hasil analisis data uji coba skala kecil didapat rata-rata persentase
pilihan jawaban yang sesuai 93,33% dan hasil analisis data uji coba skala besar didapat rata-rata persentase pilihan jawaban yang sesuai 91,95%. Berdasarkan kriteria yang telah ditentukan maka Produk pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah ini telah memenuhi kriteria sangat baik sehingga dapat digunakan untuk siswa SD Negeri 3 Bandungharjo.
4. Faktor yang menjadikan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah dapat diterima oleh siswa SD adalah dari semua aspek uji coba yang ada, lebih dari 90% siswa dapat mempraktikkan dengan baik. Baik dari pemahaman terhadap variasi pembelajaran, penerapan sikap dalam pembelajaran dan aktivitas gerak siswa yang sesuai dengan tingkat pertumbuhan dan perkembangan. Secara keseluruhan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah dapat diterima siswa dengan baik, sehingga baik dari uji coba skala kecil maupun dari uji coba skala besar model ini dapat digunakan bagi siswa SD Negeri 3 Bandungharjo.
5.2 Saran
Adapun saran-saran dari pelaksanaan pengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak adalah :
1. Bagi guru Penjasorkes di SD diharapkan dapat mengembangan model pembelajaran keseimbangan gerak di pematang sawah sebagai produk yang telah dihasilkan dari penelitian ini dapat digunakan sebagai alternatif penyampaian materi pembelajaran keseimbangan gerak untuk siswa SD.