• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gambar model perempuan hanya memakai korset putih dalam iklan lipstick “Dolce & Gabbana” merupakan ikon perempuan. Selain itu terdapat ikon

botol lipstick “Dolce & Gabbana” dengan tutup yang terpisah. Karena keduanya sesuai dengan pengertian ikon itu sendiri yaitu hubungan antara tanda dan acuannya (obyek) berupa hubungan kemiripan. Jadi, ikon adalah bentuk tanda yang dalam berbagai bentuk menyerupai obyek dari tanda tersebut. Iklan ini menempatkan perempuan sebagai focus sentral yang jika pertama kali khalayak melihat iklan ini pasti perempuan yang sebagai ikon inilah yang diperhatikan terlebih dahulu.

Perempuan dalam iklan ini merupakan ikon berjenis kelamin perempuan yang ditampilkan dengan atribut-atribut sensual perempuan. Seperti halnya perut dan pinggang yang ramping, hal itu bisa digambarkan lewat bentukan korset, jadi jika tubuh pas sesuai dengan bentukan korset maka perempuan tersebut memiliki tubuh yang seksi dan bisa menarik perhatian yang melihatnya. Bibir sensual mempunyai bentuk bibir atas dan bibir bawah terlihat tebal dan penuh seperti Scarlett Johansson. Dengan bentuk bibir seperti ini menggambarkan Johansson senang menerima tantangan yaitu berani berpose menggoda untuk iklan Lipstik “Dolce & Gabbana”. Payudara padat berisi dan kencang, pemilihan Johansson juga dilihat bahwa Johansson salah satu menyandang predikat payudara terindah di Hollywood. Payudara berisi memiliki bentuk yang sedang tidak terlalu besar dan kecil, bulat, dan padat. Bentuk ini dianggap proporsional dan menjadi idaman banyak perempuan karena bentuknya yang pas, tidak turun, sehingga terlihat seksi. Johansson dengan posisi pose terbaring membuktikan bahwa Johansson memiliki payudara yang berisi dan kencang karena payudara Johansson tidak

melebar (turun) dan tidak ada sisa pada korset walaupun Johansson bepose terbaring.

Dan kulit mulus yang dimiliki Johansson juga menggambarkan pengeksploitasian tubuh perempuan. Kulit mulus tidak memiliki flek pada kulitnya. Kulit terlihat sehat, terasa kenyal dan tidak keriput layaknya kulit bayi. Tanda lain kulit sehat bisa dilihat dari warnanya. Tampak cerah, bersinar dan berwarna kemerah-merahan. Kulit tidak tampak kering meskipun tidak menggunakan pelembab. Ini artinya, kadar air kulit tersebut cukup. Bisa dibilang kulit tidak mengalami dehidrasi.

Perempuan dalam iklan ini digambarkan seperti aktris Marlyn Monroe yang terkenal pada tahun 1960-an. Marlyn Monroe adalah salah satu aktris perempuan sebagai symbol seks pirang (perempuan yang mempunyai rambut pirang adalah perempuan yang seksi dan menjadi warna esensial bagi perempuan). Dalam iklan lipstick “Dolce & Gabbana” sensualitas terpancar digambarkan oleh seorang model yaitu Scarlett Johansson yang menawan dengan hanya memakai korset putih dimana perempuan yang bentuk badannya seperti bentuk korset bisa menarik perhatian seorang laki-laki. Dengan paha dan lengan yang putih mulus, sedikit payudara kelihatan, lirikan mata yang tajam dan menggoda, serta jari telunjuk yang menunjuk bibir merahnya yang mengibaratkan model tersebut menyuruh seseorang untuk menciumnya dan seakan-akan perempuan ini adalah seorang perempuan penggoda dan memanfaatkan tubuh indahnya untuk mencari perhatian dari lawan jenisnya. Hal ini dapat menurunkan harga diri atau martabat seorang perempuan.

Postur tubuh memang mempengaruhi citra diri. Beberapa penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan fisik dan karakter atau temperamen. Ia menghubungkan tubuh yang gemuk dengan sifat yang malas dan tenang. Tubuh yang atletis dengan sifat asertif dan kepercayaan diri dan tubuh yang kurus dengan sifat introvert yang lebih menyenangi aktifitas mental daripada aktifitas fisik (Mulyana, 2001 : 324)

Tubuh langsing yang membentuk citra tubuh ideal yang dapat menimbulkan respon positif. Karena tubuh perempuan yang kelebihan berat badan dipandang kurang menarik secara seksual, kurang disukai dan kurang bisa merasakan pengalaman seksual yang menyenangkan. (Meliana, 2006 : 142). Ini menguaykan bahwa perempuan bertubuh langsing lebih dijadikan sebagi symbol seks daripada perempuan yang kelebihan berat badan.

Bentuk tubuh perempuan yang berbeda dengan bentuk tubuh laki-laki merupakan kodrat ilahi. Namun, penonjolan fisik terhadap seorang perempuan inilah yang menimbulkan kesan seksi tersebut. Sebab makna “tubuh seksi” pada perempuan adalah konstruksi masyarakat yang dijadikan sebagai standart kecantikan perempuan.

Tampilan-tampilan diatas dapat menunjukkan tubuh perempuan yang menampilkan bagian-bagian tubuh pribadi yang dapat merangsang imajinasi seks yang melihat iklan tersebut. Perempuan dalam iklan tersebut digambarkan memiliki tubuh yang indah, berkulit putih dan mulus serta wajah yang sensual. Yang hanya menggunakan korset putih agar lekukan tubuhnya terlihat jelas. Dan dalam budaya ketimuran perempuan tidak pantas untuk berpakaian terbuka dan

menunjukkan lekuk-lekuk tubuh yang dapat merangsang imajinasi seks lawan jenisnya.

Botol lipstick “Dolce & Gabbana” juga merupakan ikon dalam iklan ini. Botol lipstick “Dolce & Gabbana” ini tampil secara terpisah dengan tutupnya, sehingga lipstick berwarna merah terang terlihat begitu jelas, warna lipstick merah yang terang ini menandakan sensualitas bagi pemakainya (Danesi, 2010 : 49). Warna merah juga menanda harsat, jika khalayak melihat iklan ini ada keinginan hasrat untuk membeli lipstick “Dolce & Gabbana” ini. Warna dari botol dan tutupnya ini semuanya berwarna keemasan yang melambangkan kemewahan dan kekayaan bagi penggunanya (Sanyoto, 2005 : 38). Dan di bagian tutup tertuliskan tulisan “DOLCE & GABBANA” yang merupakan merk dari iklan tersebut. Hal ini menyiratkan bahwa sensualitas dan gaya hidup kelas atas bagi pengguna lipstick “Dolce & Gabbana” ini.

4.5.2 Indeks

Pada iklan lipstick “Dolce & Gabbana” yang termasuk dalam indeks adalah segala bentuk tulisan-tulisan, ekspresi model dan gaya (pose) model.

Rangkaian huruf dalam sebuah kata atau kalimat bukan saja dapat memberikan suatu makna yang mengacu kepada sebuah objek ataupun gagasan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menyuarakan suatu citra ataupun kesan secara visual. Tulisan yang berupa “Scarlett Johansson wears THE LIPSTICK Creamy texture for lustful lips” ini merupakan isi pesan dari iklan ini. Tulisan ini menjelaskan bahwa model memakai lipstick “Dolce & Gabbana” ini agar bibirnya penuh nafsu. Dimana arti dari Creamy texture for lustful lips adalah tekstur

lembut untuk bibir penuh nafsu. Tulisan “Dolce & Gabbana” merupakan iklan dari lipstick tersebut. Dan DolceGabbanaMakeup.com merupakan alamat website dari iklan lipstick “Dolce & Gabbana” sedangkan exlusive at saks fifth avenue new York and Beverly hills adalah dimana lipstick ini bisa ditemukan secara eksklusif di Saks York jalan kelima baru dan Beverly Hills.

Typeface atau sering disingkat type yang berarti jenis huruf dalam komunikasi visual digunakan untuk membuat prioritas pembacaan. Seperti type tulisan iklan “Dolce & Gabbana” diatas yang dipakai adalah Times New Roman saja. Penggunaan satu jenis huruf ini dimaksudkan agar visualisasi karya tidak rumit penanda visualnya. Karena, jika menggunakan banyak font akan membingungkan pembacanya. Dan dalam penyusunan type diperlukan hierarki visual dimana hierarchy visual ini disusun berdasarkan ukuran font, huruf capital dan jenis huruf. Susunan hierarki ini harus ada walaupun tidak ada aturan baku didalamnya, ini hanya disesuaikan agar dapat menarik perhatian pembaca.

Dan Legibility juga sangat diperlukan agar bisa member kemudahan mata untuk mengenali suatu tulisan tanpa harus bersusah payah. Hal ini bisa ditentukan oleh keerumitan desain huruf seperti penggunaan serif, kontras stroke, dan sebagainya, penggunaan warna dan frekuensi pembaca menemui huruf tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Keterbacaan / readability juga diperlukan agar kenyamanan suatu susunan huruf saat dibaca, yang dipengaruhi oleh jenis huruf, ukuran dan pengaturan, termasuk di dalamnya alur, spasi, kerning, perataan dan sebagainya, tidak lupa juga kontras warna terhadap latar belakang.

Penggunaan font family erat kaitannya dalam membuat hierarki visual dengan penggunaan tipeface berlebih. Misalnya saja penggunaan huruf bold karena ketebalannya memiliki potensi yang kuat dalam menarik perhatian mata. Dan huruf bold dalam iklan ini digunakan untuk judul (headline) yaitu “DOLCE & GABBANA”. Karena dengan ketebalannya ini memiliki potensi yang kuat untuk menarik perhatian.

Jenis huruf yang digunakan dalam iklan ini adalah Sans Serif dengan ciri tanpa sirip atau serif, dan memiliki ketebalan huruf yang sama atau hampir sama. Kesan yang ditimbulkan oleh huruf jenis ini adalah modern, kontemporer dan efisien. Artinya, dengan tampilan masa kini, iklan ini bisa menarik khalayak agar mau membeli dan memakai lipstick “Dolce & Gabbana” dan yang memakai lipstick ini adalah seorang perempuan yang modern.

Warna yang dipake untuk tulisan iklan ini adalah warna putih, agar memberi kesan bahwa iklan lipstick “Dolce & Gabbana” ini suatu media massa yang tidak bersalah dalam mengungkapkan kebenaran dan kejujuran karena putih berarti ketidak bersalahan atau kejujuran. Dan warna ini juga berhubungan dengan tulisan yang ada di ikon tutup lipstick “Dolce & Gabbana’ dimana tulisan tersebut juga berwarna putih mempunyai makna warna yaitu kejujuran yang berarti khalayak yang memakai lipstick “Dolce & Gabbana” ini akan benar-benar memancarkan sensualitas bagi perempuan yang memakainya.

Ekspresi model dalam iklan “Dolce & Gabbana” ini menampilkan wajah dengan matanya yang tajam melirik ke arah kamera dan sedikit menggoda dengan jari telunjuk menunjuk ke bibir bawah yang mengisyaratkan kepuasan dan

keagresifan dalam seksual, dengan mempertahankan posisi kepala pada suatu sudut dengan pandangan mengarah pada kamera dan dengan mulut sedikit terbuka ini menunjukkan sikap ketertarikan (WainWwright, 2006 :45). Ini menggambarkan bahwa dengan menggunakan lipstick “Dolce & Gabbana” ini dapat menarik perhatian lawan jenis. Seperti Scarlett yang menarik perhatian khalayak agar mau membeli dam memakai lipstick “Dolce & Gabbana” ini.

Posisi badan yang sedikit berbaring diatas kursi yang diberi penutup sekaligus background ini mengisyaratkan bahwa perempuan ini akan lebih banyak mengingat berbagai hal. Daya ingat ini memiliki fungsi akselerasi secara negative terhadap waktu, dengan kata lain banyak hal yang diingat pada menit-menit pertama saja. Perempuan ini akan lebih imajinatif dan reflektif ketika sedang dalam posisi seperti ini, tetapi kurang bisa menerima tindakan. Dan sikap tubuh perempuan yang mencondongkan tubuhnya kedepan dengan menekan kedua buah dadanya ini menimbulkan indikasi untuk ajakan seksual (WainWwright, 2006 : 119 – 144). Ditambah lagi dengan sikap perempuan yang tangan kanan ke atas dan jari telunjuk tangan kanan menunjuk bibir bawah, ini menunjukkan bahwa perempuan ini memberitahu khalayak bibirnya yang sensual dan penuh nafsu jika menggunakan lipstick “Dolce & Gabbana”. Dengan sikap tubuh seperti ini, perempuan ingin menunjukkan keseksiannya agar mendapatkan pengakuan dari lawan jenisnya. Dan mengangkat jari tangan kiri di belakang kepala seraya menjauhkan siku adalah gerakan yang menunjukkan bahwa perempuan ini mempunyai sikap merendahkan daripada menunjukkan sikap yang lunak (Id, 2009 : 38).

4.5.3 Simbol

Symbol adalah hubungan antara tanda dan acuannya (obyek) merupakan hubungan yang sudah terbentuk secara konvensional. Symbol ini adalah tanda yang dibentuk karena adanya consensus (kesepakatan) dari para pengguna tanda. Symbol dari iklan lipstick “Dolce & Gabbana” ini adalah kuku berkuteks merah, bibir merah yang menyala, rambut pirang yang ikal, korset putih dan kain atau selimut yang di gunakan sebagai background.

Kuku berkuteks yang dipakai perempuan dalam iklan “Dolce & Gabbana” ini merupakan symbol perempuan yang diyakini bisa menarik perhatian lawan jenis. Kuku yang terlihat bagus dan menarik jika di pakai perempuan ini bisa memunculkan sensualitas pada diri perempuan tersebut. Kuku perempuan yang dicat dengan pewarna kuku mengesankan sensualitas (Danesi, 2010 : 30). Tetapi ada pendapat lain yang mengatakan jika perempuan yang menggunakan kuteks adalah perempuan yang tidak baik. Dan tidak akan sah jika melakukan wudhu dan menjalankan shalat.

Perempuan yang bibirnya dipoles dengan menggunakan warna merah ini sudah sejak lama dipercaya sebagai simbol kepercayaan diri, semangat dan hasrat. Perempuan dengan lipstik merah bisa dikesankan memiliki pancaran ketegasan, kekuatan dan juga misterius. Hanya perempuan luar biasa yang berani memoles bibirnya dengan warna merah. Perempuan yang memakai lipstick merah juga cenderung menjadi pusat perhatian. Scarlett Johansen yang menjadi model lipstick “Dolce & Gabbana” ini memang terkenal dengan bibirnya yang selalu menyala

dengan merah. Sesuai dengan namanya, Scarlett memang selalu tampil dengan scarlet (merah padam). Dan ini dilakukan karena ingin memiliki bibir indah seperti Marlyn Moonroe. Perempuan dengan lipstik merah sering dinilai sebagai perempuan penggoda dan nakal (http://www.koran-jakarta.com/berita-detail.php?id=16471 Oktober 27, 2010 pukul 14.37)

Perempuan ideal versi kosmestik adalah perempuan yang tidak berkulit gelap, melainkan berkulit putih, dan ke-putih-annya mengacu bukan saja kepada warna kulitnya melainkan juga kepada fitur sekunder ras kulit putih lain (kaukasian) seperti rambut yang keriting pirang seperti dalam iklan lipstick “Dolce & Gabbana” ini (Prabasmoro, 2006 : 312). Pirang menyimbolkan warna yang seksi dan bahagia bagi perempuan. Dan laki-lakipun lebih menyukai perempuan yang berambut pirang. Ini ditunjukkan dalam dua survey kecil yaitu rambut hitam di sukai oleh kedua jenis kelamin (57% perempuan, 36% laki-laki), namun laki-laki dua kali lebih besar menyukai rambut pirang daripada perempuan (26% dan 13%)(Glamour, April dan Agustus 1983). Dalam iklan ini Scarlett digambarkan seperti Marlyn Moonroe yang mempunyai rambut ikal pirang. Marlyn Monroe adalah salah satu aktris perempuan sebagai symbol seks pirang yaitu perempuan yang mempunyai rambut pirang adalah perempuan yang seksi dan menjadi warna esensial bagi perempuan (Synott, 2007 171-175).

Korset putih yang dipakai oleh perempuan dalam iklan ini menyimbolkan bahwa ia salah satu perempuan yang masuk dalam kriteria perempuan yang sensual karena dengan perempuan yang bisa mewujudkan bentuk tubuh lewat bentukan korset dan dengan tubuh semakin segaris pinggul dengan pinggang

membuat pria semakin tertarik. Dan warna putih korset ini berhubungan dengan tulisan yang ada di ikon tutup lipstick “Dolce & Gabbana’ dimana tulisan tersebut juga berwarna putih mempunyai makna warna yaitu kejujuran yang berarti khalayak yang memakai lipstick “Dolce & Gabbana” ini akan benar-benar memancarkan sensualitas bagi perempuan yang memakainya. Warna korset putih ini juga dimaksudkan agar bisa menarik perhatian khalayak atau pembaca yang melihat iklan dengan tampilan yang rapi dan bersih sehingga jika bersih maka indah atau bagus untuk dilihat

Kain yang bermotif macan tutul dengan warna emas dan hitam ini yang dipakai sebagai background yaitu bahwa macan tutul itu mempunyai sifat keberanian dan aktif di malam hari. Hal ini bisa digambarkan bahwa perempuan yang sebagai model lipstick “Dolce & Gabbana” ini berani untuk berpose menantang dengan hanya menggunakan korset dengan ekspresi yang menggoda. Dengan sifat malam hari, dimana perenpuan yang suka keluar malam, maka bisa disebut sebagai perempuan yang nakal.

Dokumen terkait