• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Isi Kategori Isu Berdasarkan Bentuk

BAB IV TEMUAN DAN ANALISA DATA

E. Analisis Isi Kategori Isu Berdasarkan Bentuk

pemberitaan unfavorable yaitu tidak mendukung adanya pelarangan cadar dan celana cingkrang. Paragraf yang termasuk unfavorable banyak memberitakan tentang tanggapan publik yang tidak setuju dengan wacana pelarangan cadar dan celana cingkrang.

Pada temuan data kategori bentuk pemberitaan yang paling dominan adalah kategori unfavorable. Sementara kategori yang tidak dominan menurut bentuk pemberitaan ialah kategori netral. Temuan data ini selaras dengan temuan data pada frekuensi kategori isu yang paling dominan. Dari kedua jenis kategori menunjukkan hasil yang sama yaitu menuai kritik yang tidak mendukung adanya pelarangan cadar dan celana cingkrang.

E. Analisis Isi Kategori Isu Berdasarkan Bentuk Pemberitaan

Setelah kategori isu dan kategori bentuk pemberitaan yang dominan ditemukan, kemudian penulis meneliti berapa frekuensi bentuk pemberitaan yang dimiliki oleh setiap kategori isu. Metode analisis ini untuk mengetahui dari enam kategori isu diberitakan secara favorable, unfavorable, atau netral. Berikut hasil

persentase dari kategori isu berdasarkan bentuk pemberitaan.

Table 11. Jumlah Paragraf Kategori Isu Berdasarkan Bentuk Pemberitaan

Kategori Isu F % U % N % Total Wacana pelarangan

cadar dan celana cingkrang. 39 43.82 6 6.52 12 21.05 57 Kebijakan aturan berpakaian di instansi pemerintahan. 24 26.97 5 5.43 24 42.11 53 Kritikan terhadap wacana pelarangan cadar dan celana cingkrang.

- - 57 61.96 1 1.75 58

Dukungan terhadap wacana pelarangan cadar dan celana cingkrang. 22 24.72 - - - - 22 Permintaan maaf Fachrul Razi. 2 2.25 9 9.78 12 21.05 23 Radikalisme berkaitan dengan pola pikir, tidak terkait dengan pakaian.

Jumlah 89 100 92 100 57 100 238

Tabel di atas menunjukkan bahwa kategori wacana pelarangan cadar dan celana cingkrang diberitakan lebih banyak secara favorable yaitu 39 paragraf. Untuk kategori isu pemberitaan secara favorable sebanyak enam paragraf dan netral sebanyak 12 paragraf. Kategori isu ini banyak diberitakan secara favorable karena banyak paragraf yang berisi pernyataan Fachrul Razi terkait wacana tersebut. Hal tersebut menunjukkan bahwa Tempo.co menggambarkan sikap mendukung pada kategori isu ini.

Tempo.co memuat paragraf wacana pelarangan cadar dan celana cingkrang berbentuk favorable, dengan memberi pernyataan Fachrul Razi bahwa cadar dan celana cingkrang tak sesuai aturan berpakaian ASN. Sementara berita dengan kategori isu ini yang berbentuk netral, Tempo.co ingin menjelaskan bahwa Facrul Razi tidak melarang cadar dan celana cingkrang melainkan merekomendasi aturan tersebut.

Kategori kebijakan aturan berpakaian di instansi pemerintah disampaikan secara favorable dan netral sebanyak 24 paragraf sedangkan unfavorable sebanyak lima paragraf. Kategori isu ini yang diberitakan secara favorable dan netral memiliki jumlah frekuensi muncul yang sama. Kebijakan pemerintah yang diberitakan Tempo.co meliputi bagaimana ketentuan berpakaian ASN

di masing-masing institusi dan dalam proses tahap pengkajian.

Pada kategori kebijakan aturan berpakaian di instansi pemerintah yang diberitakan secara favorable, Tempo.co memberi penjelasan peraturan yang dimiliki Indonesia tentang perubahan pakaian dinas. Menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2016, mewajibkan ASN pria mengenakan celana panjang yang menutupi mata kaki. Adapun yang disebut celana cingkrang ialah pakaian yang ujung celana berada di atas mata kaki.

Paragraf yang berbentuk netral pada kategori kebijakan aturan berpakaian di instansi pemerintah, Tempo.co menjelaskan proses rapat kerja yang membahas pelarangan tersebut. Selain itu, Tempo.co juga menunjukkan bahwa berpakaian merupakan hak privasi seseorang karena dari segi agama pun tidak melarang penggunaan cadar dan celana cingkrang. Namun dari aturan pegawai pakaian tersebut bisa dilarang dan ketentuan berpakaian dikembalikan ke kebijakan masing-masing instansi.

Untuk kategori kritikan terhadap wacana pelarangan cadar dan celana cingkrang yang disampaikan secara unfavorable sebanyak 57 paragraf dan netral berjumlah satu paragraf. Tidak ditemukan paragraf berbentuk favorable pada kategori isu ini. Hal ini

menunjukkan bahwa seluruh paragraf dalam pemberitaan Tempo.co mengenai kategori isu ini tidak menggambarkan sikap mendukung terhadap pelarangan cadar dan celana cingkrang.

Paragraf pada kategori kritikan terhadap wacana pelarangan cadar dan celana cingkrang hampir sepenuhnya berbentuk unfavorable dan hanya satu paragraf yang berbentuk netral. Hal ini dibuktikan dengan adanya berita yang memuat tanggapan publik dari berbagai kalangan seperti ulama, ormas Islam, anggota DPR, politikus dan tokoh lainnya. Isi dari tanggapan publik ialah meminta Menteri Agama Fachrul Razi tidak sibuk mengurusi aturan seragam di pemerintah dan segera meluruskan pernyataannya agar tidak meresahkan publik.

Pada pemberitaan yang memuat tanggapan publik, Tempo.co banyak mencantumkan kutipan dalam penulisan berita. Penulis Tempo.co memanfaatkan kutipan untuk menunjukkan kepribadian si subjek. Pemakaian kutipan membuat pembaca seakan-akan mendengar sendiri ucapan yang tercantum dalam kutipan dan memberi wawasan tentang watak subjek. Kutipan merupakan satu diantara empat unsur yang menjadi senjata Tempo.co dalam menulis berita.5

5 Goenawan Mohamad, Seandainya Saya Wartawan TEMPO, (Jakarta: Tempo Publishing, 2014), hal 58.

Berbeda dengan kategori sebelumnya, pada kategori dukungan terhadap wacana pelarangan cadar dan celana cingkrang disampaikan secara favorable sebanyak 22 paragraf. Namun tidak ditemukan paragraf berbentuk favorable dan netral pada kategori isu ini. Hal ini menunjukkan bahwa seluruh paragraf dalam pemberitaan Tempo.co mengenai kategori isu ini menggambarkan sikap mendukung terhadap pelarangan cadar dan celana cingkrang.

Sama seperti kategori sebelumnya, bahwa pada kategori dukungan terhadap wacana pelarangan cadar dan celana cingkrang juga memuat tanggapan publik dari sejumlah kalangan. Tanggapan publik menyatakan setuju dengan adanya pelarangan tersebut karena alasan keamanan dan untuk penegakan kedisiplinan. Meskipun kategori isu ini menggambarkan sikap mendukung, tetapi kategori isu ini memiliki jumlah paragraf paling sedikit dibanding kategori isu lainnya.

Pada kategori permintaan maaf Fachrul Razi, paragraf yang diberitakan lebih banyak secara netral yaitu 12 paragraf, secara unfavorable sebanyak sembilan paragraf dan sisanya sebanyak dua paragraf disajikan secara favorable. Tempo.co lebih banyak memunculkan bentuk berita netral melalui kategori permintaan maaf Fachrul Razi.

Terlihat bahwa Tempo.co melakukan usaha penyeimbangan informasi pada kategori permintaan maaf Fachrul Razi. Paragraf yang termasuk kategori ini, dimuat Tempo.co untuk menyampaikan bahwa Fachrul Razi meminta maaf atas pernyataan sebelumnya dan mengklarifikasi tidak melarang cadar dan celana cingkrang melainkan hanya merekomendasi.

Untuk kategori radikalisme berkaitan dengan pola pikir, tidak terkait dengan pakaian disampaikan secara unfavorable sebanyak 15 paragraf, netral sebanyak delapan paragraf dan favorable sebanyak dua paragraf. Pada kategori isu ini lebih banyak diberitakan secara unfavorable dibandingkan bentuk lain. Terlihat bahwa Tempo.co menunjukkan sikap tidak mendukung terhadap pelarangan cadar dan celana cingkrang.

Tempo.co memuat paragraf radikalisme berkaitan dengan pola pikir, tidak terkait dengan pakaian berbentuk unfavorable, dengan memberi penjelasan tentang paham radikalisme yang dapat mengancam keutuhan bangsa. Sedangkan berita dengan kategori isu ini yang berbentuk netral Tempo.co menggambarkan apa itu paham radikalisme dari pendapat publik dan memberikan contoh peristiwa, bahwa pakaian tidak menentukan seseorang memiliki paham radikalisme.

Dokumen terkait