Pada pertanyaan kedelapan, penulis memberikan soal mengenai seorang siswa yang ingin minta izin pada gurunya, agar diperbolehkan untuk pulang lebih awal.
Pertanyaan yang diberikan oleh penulis adalah
Soal 8: 皆さんはクラスで勉強中に、早く家に帰る許可をお願いしたいと思う 場合は何と言いますか。
Terjemahan: Saat sedang belajar di kelas, Apa yang Anda katakana jika ingin minta izin untuk pulang ke rumah lebih awal?
Dari soal tersebut, penulis memberikan empat pilihan jawaban, yaitu
ア.先生、すみません、大切な用事がありますので、早退させていただけま せんか。 イ.先生、すみません、大切な用事がありますので、早退してもよろしいで すか。 ウ.先生、すみません、大切な用事があるので、早く帰ってよろしいですか。 エ.先生、すみません、大切な用事があるので、早く帰っていいですか。 Analisis data
Dari keempat pilihan ungkapan di atas, jawaban yang benar adalah pilihan「ア」 yaitu Sensei, sumimasen, taisetsuna youji ga arimasu node, soutaisasete itadakemasenka「先生、すみません、大切な用事がありますので、早退させ て い た だ け ま せ ん か 」 . Hal ini disebabkan ungkapan tersebut merupakan
ungkapan yang paling sopan, karena mengandung unsur kenjou 「謙 譲」 , yang adalah bentuk merendah (Seki, 2010: 58. Tabel 3.3). Contohnya, ukagau「伺う」,
moushiageru「申し上げる」, omenikakaru「お目にかかる」, go annaisuru「ご 案内する」, dan lain-lain.
Pada pola kalimat Sensei, sumimasen, taisetsuna youji ga arimasu node, soutaisasete itadakemasenka「先生、すみません、大切な用事がありますので、 早退させていただけませんか」terdapat bentuk keigo「敬語」, yaitu itadaku 「いただく」yang merupakan bentuk merendah atau kenjougo「謙譲語」pada
kata soutaisasete itadakemasenka「早退させていただけませんか」.
Kata soutaisasete itadakemasenka「早退させていただけませんか」terbentuk dari kata kerja soutaisuru「早退する」+ pola ~saseru「~させる」, ~te itadaku 「~ていただく」yang diubah menjadi bentuk potensial, dan ~masenka「~ませ んか」.
Kinami (2008: 125) menyatakan bahwa penggunaan pola ~saseteitadaku「~さ せていただく」adalah suatu bentuk minta izin dan pengakuan dari lawan bicara
untuk hal yang menyangkut kepentingan diri sendiri, “ということは、「~させて いただく」は「~する」という自分の行為を相手に認めてもらう、許可して もらう、という意味になります。”. Dalam hal ini, minta izin agar diperbolehkan pulang lebih awal adalah hal yang berhubungan dengan kepentingan pribadi penutur. Pernyataan tersebut didukung oleh Oshima (2006: 92), yang menyatakan “「~さ せていただきます」というのは、話が終わって、相手の同意と許可がもらえ る な ら 帰 り ま す 、 と い う 意 味 を 含 め た 謙 譲 表 現 で す 。 ”, yang berarti “~saseteitadakimasu termasuk ungkapan merendah yang memiliki arti, percakapan berakhir dan pulang kalau bisa mendapat izin dari lawan bicara”.
Nishimura (2003: 114) menyatakan bahwa pola ~saseru adalah arti yang mewakili “menerima (sesuatu) dari lawan bicara”, “「~させる」という意味から 「相手にしてもらう」を表します。」.
Pola ~te itadaku「~ていただく」adalah bentuk merendah atau bentuk kenjou 「謙譲」seperti yang dikatakan oleh Sato (2004: 77) , “「いただく」という謙譲 語に、さらに「させていただきます」という謙譲語をつけているため、敬語 らしく聞こえるのです。”.
Pola ~masenka 「 ~ ま せ ん か 」 adalah sebuah pola kalimat yang digunakan untuk mengemukakan keinginan atau permintaan, seperti yang dinyatakan oleh Matsuoka dan Iori (2000: 152), “「~ませんか」は聞き手の意向を尋ねる表現で あることから来ています。” atau bila diterjemahkan menjadi “ ~masenka adalah bentuk ungkapan yang berasal dari penutur, yang mengemukakan keinginannya untuk meminta”.
Dari hasil analisis data untuk pertanyaan kedelapan, penulis memperoleh data Diagram 3.1.8
Diagram Hasil Jawaban Siswa untuk Pertanyaan Kedelapan
13 4 18 5 0 5 10 15 20 25 30 ア イ ウ エ
Pada diagram di atas, hanya 5 orang siswa yang menjawab pilihan「ア」atau bentuk kenjou 「 謙 譲 」 , sedangkan sisanya menjawab bentuk teinei 「 丁 寧 」 , dimana pilihan「イ」sebanyak 18 orang, pilihan「ウ」hanya sebanyak 4 orang, dan pilihan「エ」sebanyak 13 orang.
Hasil analisis pilihan jawaban「ア」dalam bentuk tabel adalah Tabel 3.1.8
Tabel Jumlah Siswa yang Menggunakan Kenjougo untuk Pertanyaan Kedelapan 年齢 性別 17 歳 18 歳 19 歳 20 歳 21 歳 22 歳 合計 男性 - - - 1 人 2.5% 1 人 2.5% - 2 人 5% 女性 2 人 5% - 1 人 2.5% - - - 3 人 7.5% 合計 2 人 5% - 1 人 2.5% 1 人 2.5% 1 人 2.5% - 5 人 12.5% Sumber penelitian: 28 Mei 2011
Berdasarkan hasil data yang terdapat pada tabel di atas, dapat dilihat bahwa dari 40 orang siswa yang diberikan angket, hanya 5 orang menjawab Sensei, sumimasen, taisetsuna youji ga arimasu node, soutaisasete itadakemasenka「先生、すみませ ん 、 大 切 な 用 事 が あ り ま す の で 、早 退 さ せ て い た だ け ま せ ん か 」 untuk pertanyaan kedelapan.