BAB VI : KESIMPULAN, SARAN DAN KETERBATASAN
ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
B. Analisis Data Penelitian
2. Analisis Kategori
Analisis kategori digunakan untuk menjawab masalah kedua yaitu bagaimanaperceived quality(persepsi kualitas) produk Aqua dan Nestlé, dengan membuat rentang skala.
Rentang skala dibuat untuk menentukan kategori dari masing-masing atributperceived quality.
Rumusnya adalah : Xn - Xi c = k sehingga : 5 - 1 c = 5 = 0,8 Dimana :
c = perkiraan besarnya kelas ( class width, class size, class length) k = banyaknya kelas
Xn = nilai observasi terbesar Xi = nilai observasi terkecil Rentang Skala 1,00—1,79 = Sangat jelek 1,80—2,59 = Jelek 2,60—3,39 = Cukup 3,40—4,19 = Baik 4,20—5,00 = Sangat Baik 51
Selanjutnya adalah penentuan kategori persepsi kualitas untuk produk Aqua dan Nestle dengan cara statistic, adalah sebagai berikut :
a. Menentukan Hipotesis
Ho : Xni≤angka-angka batas kategori tertentu Ha : Xni > angka-angka batas kategori tertentu Dimana :
Xni = nilai rata-rata persepsi kualitas untuk atribut tertentu produk tertentu.
Dimana dalam penelitian ini terdapat tujuh atribut, yaitu kinerja, pelayanan, ketahanan, keandalan, karakteristik produk, kesesuaian, hasil dan 2 produk yang akan diteliti yaitu Aqua dan Nestlé.
b. Penentuan Taraf Nyata
Dalam penelitian ini menggunakan taraf nyata 5 %, satu sisi.
Daerah Penerimaan
95 % Daerah penolakan
5%
c. Menentukan Statistik Uji
Dalam penelitian ini menggunakan uji t. Dengan rumus sebagai berikut :
t = St – parameter
Dimana :
St = statistic ( nilai sampel) Parameter = hipotesa parameternya
σ
st = deviasi standar sampel d. Pengambilan KeputusanBila t-hitung < t-tabel, maka hipotesis diterima, dengan kata lain Ho ditolak (perbedaannya tidak significant) sehingga benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Bila t-hitung > t-tabel, maka hipotesis ditolak atau dengan kata lain menerima Ho (terdapat perbedaan yang significant) sehingga tidak benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Dalam penelitian ini diketahui besarnya t-tabel yaitu 1, 662.
Dari hasil perhitungan statistik, dapat diketahui sebagai berikut: 1) Produk air minum Aqua
Dengan menggunakan metode penelitian yang sama, maka untuk produk Aqua dapat memperoleh hasil sebagai berikut :
a. Atribut kinerja
1) Menentukan Hipotesis Ho : Xni≤3,39 Ha : Xni > 3,39
Sehingga Ha diterima untuk atribut kinerja masuk dalam kategori Baik, dengan nilai rata-rata sebesar 3,76.
2) Penentuan Taraf Nyata
Dalam penelitian ini menggunakan taraf nyata 5 %, satu sisi
Daerah Penerimaan
95 % Daerah penolakan 5%
1.134 1, 653
3) Menentukan Statistik Uji
Dalam penelitian ini menggunakan uji t. Untuk mempermudah perhitungan, penulis mempergunakan bantuan alat SPSS versi 12.0. Maka dapat diperoleh hasil sebesar 1.134, dengan nilai t-tabel sebesar 1,653 (lihat pada tabel).
4) Pengambilan Keputusan
Bila t-hitung < t-tabel, maka hipotesis diterima, dengan kata lain Ho ditolak sehingga benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Bila t-hitung > t-tabel, maka hipotesis ditolak atau dengan kata lain menerima Ho (terdapat perbedaan yang significant) sehingga tidak benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Untuk atribut kinerja diperoleh nilai t-hitung 1,134 < 1,653, sehingga
hipotesis diterima, dengan kata lain Ho ditolak, sehingga benar untuk atribut kinerja produk Aqua masuk dalam kategori Baik.
b. Atribut pelayanan
1) Menentukan Hipotesis Ho : Xni≤3,39 Ha : Xni > 3,39
Sehingga Ha diterima, untuk atribut pelayanan masuk dalam kategori Baik, dengan nilai rata-rata sebesar 3,79.
2) Penentuan Taraf Nyata
Dalam penelitian ini menggunakan taraf nyata 5 %, satu sisi.
Daerah Penerimaan
95 % Daerah penolakan
5%
0,590 1, 653 3) Menentukan Statistik Uji
Dalam penelitian ini menggunakan uji t. Untuk mempermudah perhitungan, penulis mempergunakan bantuan alat SPSS versi 12.0. Maka dapat diperoleh hasil sebesar 0,590, dengan nilai t-tabel sebesar 1,653 (lihat pada t-tabel).
4) Pengambilan Keputusan
Bila t-hitung < t-tabel, maka hipotesis diterima, dengan kata lain Ho ditolak sehingga benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Bila t-hitung > t-tabel, maka hipotesis ditolak atau dengan kata lain menerima Ha sehingga tidak benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Untuk atribut pelayanan diperoleh nilai t-hitung 0,590 < 1,653, sehingga hipotesis diterima, dengan kata lain Ho ditolak, sehingga benar untuk atribut pelayanan produk Aqua masuk dalam kategori Baik. c. Atribut ketahanan
C. Menentukan Hipotesis Ho : Xni≤3,39 Ha : Xni > 3,39
Sehingga Ha diterima, untuk atribut ketahanan masuk dalam kategori Baik, dengan nilai rata-rata sebesar 3,57.
D. Penentuan Taraf Nyata
Daerah penolakan
Daerah Penerimaan
5%
-1, 653 -0,380 E. Menentukan Statistik Uji
Dalam penelitian ini menggunakan uji t. Untuk mempermudah perhitungan, penulis mempergunakan bantuan alat SPSS versi 12.0. Maka dapat diperoleh hasil sebesar -0,380, dengan nilai t-tabel sebesar 1,653 (lihat pada t-tabel).
F. Pengambilan Keputusan
Bila t-hitung < t-tabel, maka hipotesis diterima, dengan kata lain Ha ditolak sehingga benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Bila t-hitung > t-tabel, maka hipotesis ditolak atau dengan kata lain menerima Ha sehingga tidak benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Untuk atribut ketahanan diperoleh nilai t-hitung -0,380 < 1,653, sehingga hipotesis diterima, dengan kata lain Ho ditolak, sehingga benar untuk atribut ketahanan produk Aqua masuk dalam kategori Baik. d. Atribut kehandalan
1) Menentukan Hipotesis Ho : Xni≤2,59 Ha : Xni > 2,59
Sehingga untuk atribut keandalan masuk dalam kategori Cukup. Dengan nilai rata-rata sebesar 3,28 maka benar masuk dalam kategori Cukup.
2) Penentuan Taraf Nyata
Daerah Penerimaan
95 % Daerah penolakan 5%
-2,769 -1, 653 3) Menentukan Statistik Uji
Dalam penelitian ini menggunakan uji t. Untuk mempermudah perhitungan, penulis mempergunakan bantuan alat SPSS versi 12.0. Maka dapat diperoleh hasil sebesar 2,769, dengan nilai t-tabel sebesar 1,653 (lihat pada t-tabel).
4) Pengambilan Keputusan
Bila t-hitung < t-tabel, maka hipotesis diterima, dengan kata lain Ha ditolak sehingga benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Bila t-hitung > t-tabel, maka hipotesis ditolak atau dengan kata lain menerima Ha sehingga tidak benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Untuk atribut keandalan diperoleh nilai t-hitung 2,769 > 1,653, sehingga hipotesis ditolak, dengan kata lain Ho diterima, sehingga tidak benar
untuk atribut keandalan produk Aqua masuk dalam kategori Cukup.
e. Atribut karakteristik produk 1) Menentukan Hipotesis
Ho : Xni≤3,39 Ha : Xni > 3,39
Sehingga untuk atribut karakteristik produk masuk dalam kategori Baik. Dengan nilai- rata-rata sebesar 3,68 maka benar masuk dalam kategori Baik.
2) Penentuan Taraf Nyata
Dalam penelitian ini menggunakan taraf nyata 5 %, satu sisi
Daerah Penerimaan
95 % Daerah penolakan
5%
0,161 1, 653 3) Menentukan Statistik Uji
Dalam penelitian ini menggunakan uji t. Untuk mempermudah perhitungan, penulis mempergunakan bantuan alat SPSS versi 12.0. Maka dapat diperoleh hasil sebesar 0,161, dengan nilai t-tabel sebesar 1,653 (lihat pada t-tabel dalam pembahasan).
4) Pengambilan Keputusan
Bila t-hitung < t-tabel, maka hipotesis diterima, dengan kata lain Ha ditolak sehingga benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Bila t-hitung > t-tabel, maka hipotesis ditolak atau dengan kata lain menerima Ha sehingga tidak benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Untuk atribut karakteristik produk diperoleh nilai t-hitung 0,161 < 1,653, sehingga hipotesis diterima, dengan kata lain Ho ditolak, sehingga benar untuk atribut karakteristik produk, Aqua masuk dalam kategori Baik..
f. Atribut kesesuaian
1) Menentukan Hipotesis Ho : Xni≤2,59 Ha : Xni > 2,59
Sehingga untuk atribut kesesuaian masuk dalam kategori Cukup. Dengan nilai rata-rata sebesar 3,34 maka benar masuk dalam kategori Cukup.
2) Penentuan Taraf Nyata
Daerah Penerimaan Daerah penolakan 95 %
5%
3) Menentukan Statistik Uji
Dalam penelitian ini menggunakan uji t. Untuk mempermudah perhitungan, penulis mempergunakan bantuan alat SPSS versi 12.0. Maka dapat diperoleh hasil sebesar -1,699, dengan nilai t-tabel sebesar 1,653 (lihat pada t-tabel).
4) Pengambilan Keputusan
Bila t-hitung<t-tabel, maka hipotesis diterima, sehingga benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Bila t-hitung > t-tabel, maka hipotesis ditolak atau dengan kata lain menerima Ha sehingga tidak benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Untuk atribut kesesuaian diperoleh nilai t-hitung -1,699 > 1,653, sehingga tidak benar untuk atribut kesesuaian, Aqua masuk dalam kategori Cukup.
g. Atribut hasil
1) Menentukan Hipotesis Ho : Xni≤3,39 Ha : Xni > 3,39
Sehingga untuk atribut hasil masuk dalam kategori Baik, dengan nilai rata-rata sebesar 3,58 maka benar masuk dalam kategori Baik.
2) Penentuan Taraf Nyata Daerah Penerimaan 95 % Daerah penolakan 5% -1, 653 -0,390 3) Menentukan Statistik Uji
Dalam penelitian ini menggunakan uji t. Untuk mempermudah perhitungan, penulis mempergunakan bantuan alat SPSS versi 12.0. Maka dapat diperoleh hasil sebesar -0,390, dengan nilai t-tabel sebesar 1,653 (lihat pada t-tabel).
4) Pengambilan Keputusan
Bila t-hitung < t-tabel, maka hipotesis diterima, benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Bila t-hitung > t-tabel, maka hipotesis ditolak sehingga tidak benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Untuk atribut hasil diperoleh nilai thitung -0,390 < 1,653, sehingga hipotesis diterima, dengan kata lain Ho ditolak, sehingga benar untuk atribut hasil, Aqua masuk dalam kategori Baik.
h. Total persepsi kualitas 1) Menentukan Hipotesis
Ho : Xni≤23,79 Ha : Xni > 23,79
Sehingga untuk total persepsi kualitas masuk dalam kategori Baik, dengan nilai rata-rata sebesar 24,99
2) Penentuan Taraf Nyata
Daerah Penerimaan
95 %
Daerah penolakan 5%
-1, 653 -0,910
3) Menentukan Statistik Uji
Dalam penelitian ini menggunakan uji t. Untuk mempermudah perhitungan, penulis mempergunakan bantuan alat SPSS versi 12.0. Maka dapat diperoleh hasil sebesar -0,910, dengan nilai t-tabel sebesar 1,653 (lihat pada t-tabel).
4) Pengambilan Keputusan
Bila t-hitung<t-tabel, maka hipotesis diterima, sehingga benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Bila t-hitung > t-tabel, maka hipotesis ditolak sehingga tidak benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Untuk atribut hasil diperoleh nilai thitung -0,910 < 1,653, sehingga hipotesis diterima, dengan kata lain Ho ditolak, sehingga benar untuk total persepsi kualitas Aqua masuk dalam kategori Baik.(lihat lampiran).
b. Produk air minum Nestlé
Dengan menggunakan metode penelitian yang sama, maka untuk produk Nestle dapat memperoleh hasil sebagai berikut :
a. Atribut Kinerja
1) Menentukan Hipotesis Ho : Xni≤3,39 Ha : Xni > 3,39
Sehingga untuk atribut kinerja masuk dalam kategori Baik, dengan nilai rata-rata sebesar 3,62.
2) Penentuan Taraf Nyata
Daerah Penerimaan
95 % Daerah penolakan
5%
1,134 1, 653
3) Menentukan Statistik Uji
Dalam penelitian ini menggunakan uji t. Untuk mempermudah perhitungan, penulis mempergunakan bantuan alat SPSS versi 12.0. Maka dapat diperoleh hasil sebesar 1,134 dengan nilai t-tabel sebesar 1,653 (lihat pada t-tabel).
4) Pengambilan Keputusan
Bila t-hitung < t-tabel, maka hipotesis diterima, dengan kata lain Ha ditolak sehingga benar bahwa atribut tertentu produk
tertentu masuk dalam kategori tertentu. Bila t-hitung > t-tabel, maka hipotesis ditolak atau dengan kata lain menerima Ha sehingga tidak benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Untuk atribut kinerja diperoleh nilai t-hitung 1,134 < 1,653, sehingga hipotesis diterima, dengan kata lain Ha ditolak, sehingga benar untuk atribut kinerja produk Nestle masuk dalam kategori Baik.
b. Atribut Pelayanan
1) Menentukan Hipotesis Ho : Xni≤3,39 Ha : Xni > 3,39
Sehingga untuk atribut pelayanan masuk dalam kategori Baik, dengan nilai rata-rata sebesar 3,72.
2) Penentuan Taraf Nyata
Daerah Penerimaan
95 % Daerah penolakan 5%
0,590 1, 653
3) Menentukan Statistik Uji
Dalam penelitian ini menggunakan uji t. Untuk mempermudah perhitungan, penulis mempergunakan bantuan alat SPSS versi 65
12.0. Maka dapat diperoleh hasil sebesar 0,590 dengan nilai t-tabel sebesar 1,653 (lihat pada t-tabel).
4) Pengambilan Keputusan
Bila t-hitung<t-tabel, maka hipotesis diterima, sehingga benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Bila t-hitung > t-tabel, maka hipotesis ditolak atau dengan kata lain menerima Ha sehingga tidak benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Untuk atribut pelayanan diperoleh nilai t-hitung 0,590< 1,653, sehingga hipotesis diterima, dengan kata lain Ho ditolak, sehingga benar untuk atribut pelayanan produk Nestle masuk dalam kategori Baik.
c. Atribut Ketahanan
1) Menentukan Hipotesis Ho : Xni≤3,39 Ha : Xni > 3,39
Sehingga untuk atribut ketahanan masuk dalam kategori Baik, dengan nilai rata-rata sebesar 3,61.
2) Penentuan Taraf Nyata
Daerah Penerimaan 95 %
Daerah penolakan
5%
3) Menentukan Statistik Uji
Dalam penelitian ini menggunakan uji t. Untuk mempermudah perhitungan, penulis mempergunakan bantuan alat SPSS versi 12.0. Maka dapat diperoleh hasil sebesar -0,380, dengan nilai t-tabel sebesar 1,653 (lihat pada t-tabel).
4) Pengambilan Keputusan
Bila t-hitung<t-tabel, maka hipotesis diterima, sehingga benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Bila t-hitung > t-tabel, maka hipotesis ditolak atau dengan kata lain menerima Ha sehingga tidak benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Untuk atribut ketahanan diperoleh nilai t-hitung -0,380 < 1,653, sehingga hipotesis diterima, dengan kata lain Ho ditolak, sehingga benar untuk atribut ketahanan produk Nestle masuk dalam kategori Baik.
d. Atribut keandalan
1) Menentukan Hipotesis Ho : Xni≤3,39 Ha : Xni > 3,39
Sehingga untuk atribut keandalan masuk dalam kategori Baik, dengan nilai rata-rata sebesar 3,64.
2) Penentuan Taraf Nyata Daerah Penerimaan Daerah 95% penolakan 5% -1, 653 -2,769
3) Menentukan Statistik Uji
Dalam penelitian ini menggunakan uji t. Untuk mempermudah perhitungan, penulis mempergunakan bantuan alat SPSS versi 12.0. Maka dapat diperoleh hasil sebesar -2,769 dengan nilai t-tabel sebesar 1,653 (lihat pada t-tabel).
4) Pengambilan Keputusan
Bila t-hitung<t-tabel, maka hipotesis diterima, sehingga benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Bila t-hitung > t-tabel, maka hipotesis ditolak atau dengan kata lain menerima Ha sehingga tidak benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Untuk atribut keandalan diperoleh nilai t-hitung -2,769 > 1,653, sehingga hipotesis ditolak, dengan kata lain Ha diterima, sehingga tidak benar untuk atribut keandalan produk Nestle masuk dalam kategori Baik.
e. Atribut karakteristik produk 1) Menentukan Hipotesis
Ho : Xni≤3,39 Ha : Xni > 3,39
Sehingga untuk atribut karakteristik produk masuk dalam kategori Baik, dengan nilai rata-rata sebesar 3,66.
2) Penentuan Taraf Nyata
Daerah Penerimaan
95 % Daerah penolakan
5%
0.161 1, 653 3) Menentukan Statistik Uji
Dalam penelitian ini menggunakan uji t. Untuk mempermudah perhitungan, penulis mempergunakan bantuan alat SPSS versi 12.0. Maka dapat diperoleh hasil sebesar 0,161, dengan nilai t-tabel sebesar 1,653 (lihat pada t-tabel).
4) Pengambilan Keputusan
Bila t-hitung<t-tabel, maka hipotesis diterima, sehingga benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Bila t-hitung > t-tabel, maka hipotesis ditolak atau dengan kata lain menerima Ha sehingga tidak benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Untuk atribut karakteristik produk diperoleh nilai t-hitung 0,161 < 1,653, sehingga hipotesis diterima, dengan kata lain Ho 69
ditolak, sehingga benar untuk atribut karakteristik produk, Nestle masuk dalam kategori Baik..
f. Atribut kesesuaian
1) Menentukan Hipotesis Ho : Xni≤3,39 Ha : Xni > 3,39
Sehingga untuk atribut kesesuaian masuk dalam kategori Baik, dengan nilai rata-rata sebesar 3,54.
2) Penentuan Taraf Nyata
Daerah Penerimaan
Daerah penolakan 95 %
5%
-1,699 -1, 653
3) Menentukan Statistik Uji
Dalam penelitian ini menggunakan uji t. Untuk mempermudah perhitungan, penulis mempergunakan bantuan alat SPSS versi 12.0. Maka dapat diperoleh hasil sebesar -1,699, dengan nilai t-tabel sebesar 1,653 (lihat pada t-tabel)
4) Pengambilan Keputusan
Bila t-hitung<t-tabel, maka hipotesis diterima, sehingga benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Bila t-hitung > t-tabel, maka hipotesis ditolak sehingga benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam
kategori tertentu. Untuk atribut kesesuaian diperoleh nilai t-hitung -1,699 > 1,653, sehingga hipotesis ditolak, dengan kata lain Ho ditolak, sehingga tidak benar untuk atribut kesesuaian, Nestle masuk dalam kategori Baik.
g. Atribut hasil
1) Menentukan Hipotesis Ho : Xni≤3,39 Ha : Xni > 3,39
Sehingga untuk atribut hasil masuk dalam kategori Baik, dengan nilai rata-rata sebesar 3,62
2) Penentuan Taraf Nyata
Daerah Penerimaan
Daerah penolakan 95%
5%
-1, 653 -0,390 3) Menentukan Statistik Uji
Dalam penelitian ini menggunakan uji t. Untuk mempermudah perhitungan, penulis mempergunakan bantuan alat SPSS versi 12.0. Maka dapat diperoleh hasil sebesar -0,390, dengan nilai t-tabel sebesar 1,653 (lihat pada t-tabel).
4) Pengambilan Keputusan
Bila t-hitung<t-tabel, maka hipotesis diterima, sehingga benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori 71
tertentu. Bila t-hitung > t-tabel, maka hipotesis ditolak sehingga tidak benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Untuk atribut hasil diperoleh nilai t-hitung -0,390 < 1,653, sehingga hipotesis diterima, dengan kata lain Hipotesis ditolak, sehingga benar untuk atribut hasil, Nestle masuk dalam kategori Baik.
h. Total persepsi kualitas 1) Menentukan Hipotesis
Ho : Xni≤23,79 Ha : Xni > 23,79
Sehingga untuk total persepsi kualitas masuk dalam kategori Baik, dengan nilai rata-rata sebesar 25,41.
2) Penentuan Taraf Nyata
Daerah Penerimaan
Daerah penolakan 95%
5%
-1, 653 -0,910 3) Menentukan Statistik Uji
Dalam penelitian ini menggunakan uji t. Untuk mempermudah perhitungan, penulis mempergunakan bantuan alat SPSS versi 12.0. Maka dapat diperoleh hasil sebesar -0,910, dengan nilai t-tabel sebesar 1,653 (lihat pada t-tabel).
4) Pengambilan Keputusan
Bila t-hitung<t-tabel, maka hipotesis diterima, sehingga benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Bila t-hitung > t-tabel, maka hipotesis ditolak sehingga tidak benar bahwa atribut tertentu produk tertentu masuk dalam kategori tertentu. Untuk atribut hasil diperoleh nilai t-hitung -0,910 < 1,653, sehingga hipotesis diterima, dengan kata lain Hipotesis ditolak, sehingga benar untuk total persepsi kualitas, Nestle masuk dalam kategori Baik.
3. Analisis perbedaan dua rata-rata persepsi kualitas produk Aqua dan