3 METODOLOGI
3.5 Analisis Data
Seluruh data yang dikumpulkan, baik data yang diperoleh melalui kegiatan studi literatur maupun survei lapangan akan dilakukan pengolahan data. Selanjutnya seluruh aspek data akan dianalisis secara kuantitatif maupun kualitatif dan disajikan secara deskriptif komparatif untuk memperoleh gambaran nyata dari hasil penelitian. Analisis kualitatif dilakukan untuk menganalisis hasil penelitian yang tidak dapat dijelaskan secara kuantitatif. Beberapa analisis yang digunakan dalam penelitian ini antara lain sebagai berikut :
(1) Perhitungan nilai PHP kapalpurse seinepelagis kecil :
Berdasarkan hasil yang dicapai oleh kapal-kapal purse seine dalam kegiatan operasi penangkapan ikan secara aktual yang telah dilakukan pada tahun 2004 dan 2005, maka ke-9 kapalpurse seine contoh penelitian dapat diperhitungkan besarnya nilai PHP secara aktual dan dibandingkan dengan besarnya nilai PHP berdasarkan ketentuan peraturan perijinan dan nilai retribusi daerah (3%). Nilai PHP kapal purse seine secara aktual adalah
hasil perkalian antara persentase PHP (2,5%), hasil tangkapan aktual dan harga ikan berdasarkan ketentuan HPI.
§ PHP (KepMen No.38/2003) = % PHP x produktivitas kapal x HPI PHP (KepMen No.38/2003) = 2.5% x 1.5 [komposisi ikan x HPI] § PHP aktual = 2.5% x produktivitas kapal x HPI
PHP aktualHPI es = 2.5% x 1.5 [komposisi ikan aktual x HPI es]
PHP aktual HPI garam = 2.5% x 1.5 [komposisi ikan aktual x HPI
garam]
(2) Prosentase (%) PHP (KepMen No.38/2003) terhadap retribusi Daerah (RD) Ketentuan besarnya prosentase PHP adalah nilai baku yang telah ditetapkan oleh Departemen Kelautan dan Perikanan yang merupakan suatu ketetapan yang mengikat, yaitu sebesar 2,5%. Prosentase PHP tersebut merupakan suatu besaran tertentu yang akan menentukan pungutan PHP yang harus dibayarkan oleh perusahaan/pemilik kapalpurse seine pelagis kecil setelah dikalikan dengan produktivitas kapal dan Harga Patokan Ikan (HPI). Besarnya nilai PHP (KepMen No. 38/2003) akan selalu lebih rendah dibandingkan dengan nilai retribusi daerah, karena besarnya prosentase retribusi adalah 3% dan harga ikan yang diperhitungkan adalah harga ikan aktual hasil pelelangan. Pada kondisi tersebut dan mempertimbangkan aspek perimbangan antara nilai PHP dengan retribusi, maka batas nilai PHP yang akan diperhitungkan adalah sebesar 50% dari nilai retribusi daerah, yaitu :
PHP (KepMen No. 38/2003) = 50% RD
Berdasarkan rumusan PHP (KepMen No. 38/2003) tersebut di atas terhadap nilai retribusi daerah dan rumusan PHP dalam ketentuan yang berlaku, yaitu :
PHP (KepMen No.38/2003) = % PHP x 1.5 [komposisi ikan x HPI] Maka, kedua rumusan tersebut dapat memperhitungkan nilai prosentase (%) PHP, yaitu :
34
0.5 x RD % PHPHPI es =
1.5 x [komposisi ikan x HPI es]
0.5 x RD % PHPHPI garam =
1.5 x [komposisi ikan x HPI es]
(3) Produktivitas kapalpurse seinepelagis kecil
Mengacu pada ketentuan Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan No. KEP. 292/MPP/Kep/4/2004, dimana produktivitas kapal penangkap ikan ditetapkan dengan mempertimbangkan ukuran tonase kapal; jenis bahan kapal; kekuatan mesin kapal; jenis alat penangkap ikan yang digunakan; jumlah trip operasi penangkapan per tahun; kemampuan tangkap rata-rata per trip; dan wilayah penangkapan ikan.
Selanjutnya, ketetapan tentang produktivitas kapal penangkap ikan per Gross Tonnage (GT) per tahun didasarkan pada perhitungan jumlah hasil tangkapan ikan per kapal dalam satu tahun dibagi besarnya GT kapal yang bersangkutan.
Produksi ikan
Produktivitas kapal =
GT kapal
(4) Analisiseffort dan produktivitas kapalpurse seinepelagis kecil
Kriteria-kriteria yang digunakan dalam analisis effort dan produktivitas, adalah :
§ Jumlah trip/tahun
§ Jumlah hari operasi/tahun § Jumlah setting/tahun
§ Rata-rata jumlah setting/trip
§ Produksi kapalpurse seine per tahun (kg) § Produksi ikan/tahun
§ Produksi ikan/hari operasi § Produksi ikan/GT kapal § Nilai produksi/tahun § Nilai produksi/trip
§ Nilai produksi/hari operasi § Nilai produksi/setting
(5) Analisis kinerja usaha
Analisis kinerja usaha kapal-kapal purse seine pelagis kecil dibatasi pada analisis keuntungan usaha dan analisis R/C ratio baik per trip operasi penangkapan maupun akumulasi selama 1 (satu) tahun berdasarkan aktual data trip operasi penangkapan ikan tahun 2004 dan 2005. Perhitungan analisis kinerja usaha kapal purse seine pelagis kecil pada tahun 2005 (periode pertengahan bulan Oktober – desember) diperhitungkan nilai kenaikan BBM.
Terjadinya kenaikan harga BBM dan pada tahun 2006 dalam periode bulan Januari – Mei secara rata-rata diduga terjadi kenaikan harga ikan, maka akan dilakukan analisis kinerja usaha pada kondisi simulasi berdasarkan kenaikan BBM dan kenaikan harga ikan dengan prosentase kenaikan yang akan ditentukan setelah dilakukan analisis deskriptif komparatif terhadap harga ikan rata-rata/tahun hasil pelelangan PPN Pekalongan antara tahun 2004, 2005 dan tahun 2006 (periode januari – mei)
(a) Analisa Keuntungan usaha
Keuntungan diperoleh dalam satu tahun dihitung dari total penerimaan dikurangi biaya total (Greyet.al.,1987).
π = TR – TC dimana :
π = Profit (keuntungan usaha ) per trip atau per tahun TR = Total Revenue (total penerimaan) per trip atau per tahun TC = Total Cost (total biaya) per trip atau per tahun
36
dengan kondisi
§ Apabila TR < TC, maka usaha dinyatakan rugi § Apabila TR = TC, maka usaha dinyatakan impas § Apabila TR > TC, maka usaha dinyatakan untung (b) AnalisaRevenue Cost Ratio (R/Cratio)
analisis R/Cratioini digunakan untuk mengetahui rasio imbangan dari total penerimaan dengan total biaya. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hasil yang diperoleh dari kegiatan usaha selama periode tertentu (per trip atau per tahun) (Greyet.al.,1987).
R / C = TR / TC dengan kondisi :
§ Apabila R/C < 1, maka usaha dinyatakan rugi § Apabila R/C = 1, maka usaha dinyatakan impas § Apabila R/C > 1, maka usaha dinyatakan untung (6) Analisis deskriptif komparatif
Berdasarkan data yang diperoleh, baik data primer dan sekunder akan ditabulasi dan dibuatkan grafik untuk dapat dianalisis secara deskriptif komparatif, yaitu :
(a) Produksi ikan kapalpurse seinepelagis kecil
(b) Musim penangkapan ikan antara perairan wilayah barat (perairan Natuna) dengan wilayah timur (perairan Selat Makassar0 dan perairan utara Jawa
(c) Komposisi ikan hasil tangkapan kapal purse seine pelagis kecil terhadap komposisi ikan berdasarkan ketentuan KepMen
(d) Nilai PHP berdasarkan ketentuan KepMen terhadap PHP aktual dan retribusi daerah
(e) HPI berdasarkan ketentuan KepMen Perdagangan terhadap harga ikan rata-rata aktual kapal purse seine pelagis kecil dan harga ikan hasil pelelangan PPN pekalongan
(f) Harga ikan rata-rata/tahun hasil pelelangan PPN Pekalongan antara tahun 2004, 2005 dan tahun 2006 (periode januari – mei)
(g) Nilai produktivitas kapal purse seine pelagis kecil terhadap produktivitas kapal berdasarkan ketentuan kepMen