• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

1. Analisis Kebutuhan

2 Pengumpulan data 3 Dasain produk 4 Valisasi produk 5 Revisi produk 6 Produksi produk akhir 7 Sidang skripsi 8 Pembuatan artikel

Berdasarkan tabel jadwal di atas akan disimpulkan bahwa penelitian ini dilakukan selama 8 bulan yaitu mulai bulan Juli 2016 sampai Februari 2017. Kegiatan yang dilakukan selama 8 bulan ini yaitu analisis kebutuhan, pengumpulan data, desain produk, validasi produk, revisi produk, produksi produk akhir, sidang skripsi, dan pembuatan artikel.

51 BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

1. Analisis Kebutuhan

Analisis kebutuhan merupakan langkah awal yang dilakukan oleh peneliti untuk mengetahui sejauh mana kebutuhan guru dalam menggunakan media pembelajaran dan kesulitan yang dihadapi siswa dalam proses belajar mengajar di kelas secara khusus terkait dengan materi yang sulit dipahami oleh siswa. Tujuan dilakukan analisis kebutuhan ini adalah untuk membantu guru dalam mempermudah proses belajar mengajar sehingga kesulitan yang dihadapi oleh siswa bisa diatasi dengan menggunakan media pembelajaran.

Analisis kebutuhan ini dilakukan dengan mewawancarai salah satu guru yang berinisial S yang merupakan guru wali kelas I B SDN Kalasan I. Wawancara ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui potensi atau masalah yang terjadi di lapangan terkait dengan penggunaan media dan materi yang sulit. Hasil dari wawancara tersebut dapat dijadikan sebagai pedomaan bagi peneliti untuk mengembangkan sebuah produk berupa media pembelajaran untuk membantu kesulitan yang dihadapai.

a. Hasil Wawancara dan Analisis Kebutuhan

Dalam melakukan wawancara ini peneliti berpedomaan pada daftar pertanyaan yang sudah dibuat sejumlah 13 butir soal. Berikut ini merupakan hasil data yang diperoleh setelah melakukan wawancara dengan guru kelas I B SDN Kalasan I.

Butir pertanyaan pertama yaitu tentang materi apa yang sulit dikuasai oleh siswa pada mata pelajaran inti? Guru menjawab hampir semua mata pelajaran inti. Salah satunya adalah matematika. Akan tetapi, tidak semua materi sulit, namun ada beberapa materi atau pokok bahasan saja.

Butir pertanyaan kedua yaitu apa saja upaya yang dilakukan oleh guru untuk membantu kesulitan tersebut? Guru menjawab selama ini upaya yang saya lakukan masih terbatas yaitu menggunakan media ICT dengan mengambil gambar dari internet, buku teks, dan media yang tersedia di sekolah.

Butir pertanyaan ketiga yaitu apakah dalam setiap pelajaran Bapak/Ibu mengajar selalu menggunakan media? Guru menjawab sering menggunakan media tetapi media ICT dan media yang disediakan oleh sekolah.

Butir pertanyaan keempat yaitu jenis media apa yang paling sering digunakan? Guru menjawab bahwa seperti yang sudah dikemukakan pada butir pertanyaan kedua yaitu media ICT. Tetapi penggunaannya tidak sesering mungkin.

Butir pertanyaan kelima yaitu apakah media itu dibuat sendiri oleh Bapak/Ibu atau diambil dari buku orang lain? Guru menjawab media tersebut dibuat sendiri yaitu mengambil gambar dari internet yang berkaitan dengan materi yang diajarkan dan juga video pendek jika diperlukan.

Butir pertanyaan keenam yaitu mengapa Bapak/Ibu memilih membuat sendiri media pembelajaran atau mengikuti dari buku? Guru menjawab memilih untuk buat sendiri karena mudah memperoleh gambar-gambar dari internet tentunya gambar yang diambil sesuai dengan perkembangan siswa.

Butir pertanyaan ketujuh yaitu bagaimana intensitas penggunaan media? Guru menjawab untuk intensitas penggunaan media sudah sangat baik dan media yang digunakan juga sangat membantu pemahaman siswa dalam proses pembelajaran.

Butir pertanyaan kedelapan yaitu bagaimana hasil penggunaan media tersebut? Guru menjawab hasil sudah baik dan sudah membantu siswa dalam memahami materi pelajaran.

Butir pertanyaan kesembilan yaitu materi apa yang sulit untuk diajarkan menggunakan media? Guru menjawab materi yang sulit diajarkan yaitu materi penjumlahan. Mungkin karena penggunaan media ICT terlalu keseringan sementara penggunaan media konkrit masih jarang, sehingga daya tangkap siswa kurang. Selain itu juga

minimnya penggunaan media konkrit dalam hal ini media konvensional dikarenakan keterbatasan waktu dan biaya.

Butir pertanyaan kesepuluh yaitu media apa yang pernah Bapak/Ibu gunakan tetapi belum membantu siswa dalam mencapai indikator? Mengapa? Guru menjawab seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa media yang sering digunakan adalah media ICT sehingga siswa kurang begitu paham dengan materi yang sebenarnya harus diajarkan menggunakan media konvensional.

Butir pertanyaan kesebelas yaitu mengapa media pembelajaran penting dalam proses belajar mengajar? Guru menjawab karena dengan menggunakan media pembelajaran guru dengan mudah menyampaikan materi dan juga siswa lebih mudah untuk memahami materi yang disampaikan yaitu dengan menggunakan media yang konkret.

Butir pertanyaan kedua belas yaitu media apa yang pernah Bapak/Ibu gunakan yang sudah mencapai indikator? Guru menjawab media yang sudah digunakan dan mencapai indikator adalah media ICT.

Butir pertanyaan ketiga belas yaitu media seperti apa yang Ibu inginkan jika dibuat? Guru menjawab berhubung media yang saya gunakan selama ini yaitu media ICT, barangkali bisa membuat media konvensinal yang mana bisa mengatasi kesulitan siswa dalam memahami materi penjumlahan.

b. Pembahasan Hasil Wawancara Analisis Kebutuhan

Berdasarkan hasil wawancara yang telah dipaparkan diatas, maka peneliti menyimpulkan bahwa guru sudah menyadari akan pentingnya penggunaan media saat pembelajaran. Selain itu juga, penggunaan media ICT lebih sering dibandingkan dengan media konvensional bila mana itu dapat membantu guru dalam proses pembelajaran.

Disisi lain juga karena keterbatasan waktu dan biaya. Jadi disini guru tidak memiliki waktu untuk membuat media sendiri atau media konvensional dikarenakan waktu yang tidak cukup dan mengingat biaya yang cukup mahal. Oleh karena itu langkah yang harus diambil oleh guru adalah menggunakan media ICT. Akan tetapi, siswa masih kurang begitu paham dengan materi yang diajarkan melalui media ICT karena mereka hanya bisa melihat tanpa memperaktekkan secara langsung. Sehingga ada beberapa materi yang menurut siswa sulit salah satunya adalah materi penjumlahan.

Selain itu juga guru masih berpatokan pada buku panduan guru dan siswa (buku cetak) dan juga media yang disediakan oleh sekolah yang cocok dengan pelajaran. Namun sangat jarang sekali guru menggunakan media yang cocok dengan materi yang diajarkan, sehingga terkadang materi yang disampaikan siswa masih belum memahami.

Dokumen terkait