• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN

B. Analisis Data

1. Analisis Kualitatif

Analisis secara kualitatif dilakukan untuk memperbaiki soal tes sehingga soal tes yang dibuat memiliki kualitas yang baik dilihat dari materi, konstruksi, dan bahasa. Dalam penelaahan butir soal ini digunakan lembar penelaahan berupa daftar cek. Hasil penelaahan soal tes ini dapat dilihat di lampiran 4.

Dari analisis kualitatif yang dilakukan oleh dosen pembimbing dan guru SMA didapatkan revisi yang terdiri dari 3 ranah yaitu ranah materi, konstruksi, dan bahasa. Berikut adalah table dari beberapa soal yang direvisi menurut hasil telaah secara kualitatif

Tabel 4.1 Tabel Hasil Telaah Kualitatif

Karakteristik Soal Tipe Soal

A B

Baik 10 35

Direvisi 25 4

Didrop 5 1

Jumlah 40 40

Berikut ini akan dibahas secara lebih terperinci karakteristik soal-soal yang direvisi berikut dengan revisi yang dilakukan dan soal yang didrop berikut dengan penggantinya.

Soal A

Indikator: Siswa dapat menyatakan satuan-satuan suhu dan kalor 1. Satuan kalor dalam SI adalah…

A. Joule

C. Kalori

D. Kal/ºC

E. Celcius

Soal di atas memiliki jawaban yang tidak homogen. Homogen di sini artinya bahwa pilihan jawaban memiliki peluang yang sama untuk dipilih. Hal ini menyalahi persyaratan dalam menulis soal pilihan ganda. Dalam pedoman penulisan soal pilihan ganda ranah konstruksi terdapat pernyataan bahwa “pilihan jawaban homogen”. Pilihan jawaban B dan E bukan merupakan satuan suhu bukan kalor. Hal ini memungkinkan siswa untuk tidak memilih jawaban tersebut yang akan berakibat tidak berfungsinya pengecoh/distraktor. Solusi untuk masalah ini yaitu pilihan jawaban diganti dengan satuan kalor yang lain yaitu erg dan watt. Sehingga soal di atas setelah dilakukan revisi menjadi:

1. Satuan kalor dalam SI adalah…

A. erg

B. joule

C. kalori D. kal/oc

E. watt

Indikator: Siswa dapat mengubah dari skala termometer satu ke termometer lain 2. Suhu suatu zat adalah 50oReamur, maka suhu mutlaknya adalah….

A. 313 K

B. 323 K

C. 335,5 K

D. 363 K

E. 385,5

Soal di atas memiliki pilihan jawaban yang tidak homogen. Pilihan jawaban C dan E memiliki satu angka di belakang koma sedangkan lainnya tidak ada angka di belakang koma. Pilihan jawaban E belum terdapat satuan dari suhu. commit to user

Solusi untuk masalah ini yaitu semua pilihan jawaban diberi satu angka di belakang koma dan semua pilihan dilengkapi dengan satuannya. Sehingga setelah dilakukan revisi pada soal di atas menjadi:

2. Suhu suatu zat adalah 50oReamur, maka suhu mutlaknya adalah….

A. 313,0 K

B. 323,0 K

C. 335,5 K

D. 363,0 K

E. 385,5 K

Indikator: Siswa dapat menentukan skala dari termometer X ke thermometer Celcius dan sebaliknya

3. Sebuah termometer dengan skala bebas ºX memiliki titik beku air pada

-40ºX dan titik didih air 160ºX. pada saat termometer tersebut terbaca 15ºX, maka pada termometer skala celcius terbaca…..

A. 17,5ºC D. 47,5ºC

B. 27,5ºC E. 57,5ºC

C. 37,5ºC

Dalam penulisan butir soal harus diperhatikan tata cara penulisannya. Untuk satuan suhu ditulis dengan huruf besar di depan. Selain itu layout dari soal juga harus diperhatikan. Layout untuk soal pilihan ganda seharusnya pilihan jawaban runtut ke bawah bukan ke samping. Solusi dari masalah ini yaitu penulisan celcius diganti Celcius dan pilihan jawaban dibuat kebawah. Sehingga setelah soal direvisi menjadi:

3. Sebuah termometer dengan skala bebas ºX memiliki titik beku air pada

-40ºX dan titik didih air 160ºX. pada saat termometer tersebut terbaca 15ºX, maka pada termometer skala Celcius terbaca…..

A. 17,5ºC

C. 37,5ºC

D. 47,5ºC

E. 57,5ºC

Indikator: Siswa dapat menerapkan persamaan hubungan kalor dengan suhu (Q = m c ΔT) dalam menyelesaikan soal

4. Apabila kalor uap suatu zat adalah 2250 kJ/kg, maka kalor yang diperlukan untuk menguapkan 200 gram zat tersebut pada titik didihnya ialah...

A. 45 kJ D. 45000 kJ

B. 450 kJ E. 450000 kJ

C. 4500 kJ

Soal di atas memliki layout yang belum sesuai. Selain itu pilihan jawaban kurang menjebak. Jika pilihan jawaban seperti di atas siswa akan cenderung memilih angka yang terkecil atau yang terbesar. Agar lebih mengecoh siswa, pilihan dibuat dengan jumlah angka yang hampir sama. Untuk pilihan jawaban A dan B yang diubah di sini yaitu satuannya. Yang awalnya dalam satuan kJ diubah kedalam satuan J sehingga jumlah angkanya akan seimbang dengan pilihan D dan E. Sehingga jawaban A menjadi 45000 J, jawaban B menjadi 450000 J. sehingga soal yang sudah direvisi menjadi:

4. Apabila kalor uap suatu zat adalah 2250 kJ/kg, maka kalor yang diperlukan untuk menguapkan 200 gram zat tersebut pada titik didihnya ialah...

A. 45000 J B. 450000 J C. 4500 kJ D. 45000 kJ E. 450000 kJ commit to user

Indikator: Siswa dapat menerapkan hubungan antara kapasitas kalor, massa dan massa jenis dalam soal

5. Bejana tembaga yang massanya 0,25 kg dan kalor jenisnya 390 J kg-1 K-1. Kapasitas kalornya adalah...

A. 97,5 J/K D. 975

B. 389,75 J/K E. 1560

C. 390,25 J/K

Soal di atas memiliki layout yang belum sesuai. Selain itu pilihan jawaban kurang homogen. Sebisa mungkin pilihan jawaban benar-benar membuat siswa bimbang sehingga pilihan tersebut efektif. Agar bisa bekerja dengan baik pilihan jawaban harus homogen/setara. Jika salah satu jawaban memiliki dua angka di belakang koma maka jawaban yang lain juga demikian. Sehingga solusi untuk masalah ii yaitu semua pilihan jawaban memiliki dua angka di belakang koma. Sehingga soal yang sudah direvisi menjadi:

5. Bejana tembaga yang massanya 0,25 kg dan kalor jenisnya 390 J kg-1 K-1. Kapasitas kalornya adalah...

A. 97,50 J/K

B. 389,75 J/K

C. 390,25 J/K

D. 975,00 J/K

E. 1560,00 J/K

Indikator: Siswa dapat memahami zat yang memiliki kalor jenis tinggi atau rendah

6. Berapa lama waktu yang diperlukan oleh elemen pemanas 100 watt untuk meleburkan 500 gram es pada 0˚C? (kalor lebur es 3,36 x 105

J/kg)

A. 28 menit D. 5,6 menit

B. 56 menit E. 1 jam

C. 280 menit

Berdasarkan hasil analisis kualitatif oleh guru Fisika SMA konsep yang ditanyakan oleh soal di atas tidak diajarkan pada kelas X SMA. Memang konsep commit to user

energi sudah diajarkan pada kelas IX SMP tetapi konsep tersebut tidak diulang dan dikaitkan dengan konsep kalor. Karena konsepnya tidak diajarkan maka keputusannya indikator dan soal tersebut didrop atau dibuang dan diganti dengan soal yang lain. Dengan pertimbangan bahwa soal sudah terlalu banyak tentang hitungan maka soal di atas diganti dengan soal konsep yang masih dalam cakupan sub bab yang sama. Indikator dan soal beruban menjadi:

Indikator: Siswa dapat memahami zat yang memiliki kalor jenis tinggi atau rendah

6. Jika suatu zat mempunyai kalor jenis tinggi, maka zat tersebut… A.lambat mendidih

B. cepat mendidih C.lambat melebur

D.cepat naik suhunya jika dipanaskan E. lambat naik suhunya jika dipanaskan

Indikator: Siswa dapat mengukur volume yang tumpah berdasarkan koefisien muai panjang dan muai ruang zat

7. Sebuah tangki baja yang memiliki koefisien muai panjang 12 x 10-6/ºC, dan bervolume 0,05 m3 diisi penuh dengan bensin yang memiliki koefisien muai ruang 950 x 10-6/ ºC pada temperatur 20ºC. Jika tangki tersebut kemudian dipanaskan sampai 50ºC, maka bensin yang tumpah sebanyak….

A. 457 x 10-6m3 D. 1.828 x 10-6m3

B. 914 x 10-6m3 E. 2.285 x 10-6m3

C. 1.371 x 10-6m3

Soal di atas memiliki layout yang belum sesuai. Pilihan jawaban seharusnya ke bawah bukan ke samping. Sehingga soal di atas setelah direvisi menjadi:

7. Sebuah tangki baja yang memiliki koefisien muai panjang 12 x 10-6/ºC, dan bervolume 0,05 m3 diisi penuh dengan bensin yang memiliki koefisien muai ruang 950 x 10-6/ ºC pada temperatur 20ºC. Jika tangki tersebut kemudian

dipanaskan sampai 50ºC, maka bensin yang meluap sebanyak….

A. 457 x 10-6m3

B. 914 x 10-6m3

C. 1.371 x 10-6m3

D. 1.828 x 10-6m3

E. 2.285 x 10-6m3

Indikator: Siswa dapat menganalisis energi yang diperlukan untuk memanaskan air dalam kWh

8. Jika harga listrik adalah Rp 500 per kWh, berapakah biaya pemakaian energi listrik untuk memanaskan air dalam suatu kolam renang (12,0 m x 9,00 m x 1,5 m) dari 15ºC ke 25ºC? Kalor jenis air = 4200 J kg-1 K-1, massa jenis air = 1000 kg m-3

A. Rp 550.000,- D. Rp 945.000,-

B. Rp 650.000,- E. Rp 1.250.000,-

C. Rp 825.000,-

Berdasarkan hasil analisis kualitatif oleh guru Fisika SMA konsep yang ditanyakan oleh soal di atas tidak diajarkan pada kelas X SMA. Memang konsep energi sudah diajarkan pada kelas IX SMP tetapi konsep tersebut tidak diulang dan dikaitkan dengan konsep kalor. Karena konsepnya tidak diajarkan maka keputusannya soal tersebut didrop atau dibuang dan diganti dengan soal yang lain. Dengan pertimbangan bahwa soal sudah terlalu banyak tentang hitungan maka soal di atas diganti dengan soal konsep yang masih dalam cakupan sub bab yang sama. Indikator dan soal beruban menjadi:

Indikator: Siswa dapat memahami sifat anomali air 8. Air dipanaskan dari 0ºC - 4ºC yang terjadi adalah…commit to user

A. air tetap dalam wujud es

B. volumenya bertambah

C. massa jenisnya lebih besar

D. volumenya tetap

E. massa jenisnya tetap

Indikator: Siswa dapat menganalisis kalor jenis zat

9. Zat A dan B bermassa sama. Untuk memperoleh kenaikkan suhu yang sama, zat A memerlukan kalor dua kali lebih banyak daripada kalor yang diperlukan zat B. Hal ini berarti bahwa...

A. kalor jenis zat A = kalor jenis zat B B. kalor zat A = kapasitas kalor zat B

C. kalor jenis zat A = dua kali kalor jenis zat B D. kalor jenis zat B = dua kali kalor jenis zat A E. kalor zat B = dua kali kapasitas kalor zat A

Soal di atas sudah memiliki layout yang sesuai. Tetapi dari setiap opsi yang diberikan menimbulkan miskonsepsi dimana antara kalor jenis dan kapasitas kalor itu sendiri memiliki hubungan. Jadi sebaiknya option dibuat sesama kalor jenis atau sesama kapasitas kalor. Setelah direvisi soal di atas menjadi:

9. Zat A dan B bermassa sama. Untuk memperoleh kenaikkan suhu yang sama, zat A memerlukan kalor dua kali lebih banyak daripada kalor yang diperlukan zat B. Hal ini berarti bahwa...

A. kalor jenis zat A = kalor jenis zat B

B. kapasitas kalor zat A = kapasitas kalor zat B C. kalor jenis zat A = dua kali kalor jenis zat B D. kalor jenis zat B = dua kali kalor jenis zat A

E. kapasitas kalor zat B = dua kali kapasitas kalor zat A

Indikator: Siswa dapat menerapkan hubungan kalor lebur, kalor dan massa suatu zat (Q = m L) dalam soal

10. Untuk melebur 0,6 kg zat bersuhu 1oC diperlukan kalor sebanyak 195 kJ. Maka besarnya kalor lebur zat tersebut adalah....J/kg. (diketahui titik lebur zat 1oC)

A. 5,25 x 105 J/kg D. 2,25 x 105 J/kg

B. 3,25 x 106 J/kg E. 2,25 x 103 J/kg

C. 3,25 x 105 J/kg

Soal di atas memiliki layout yang belum sesuai. Pilihan jawaban seharusnya ke bawah bukan ke samping. Sehingga soal di atas setelah direvisi menjadi:

10. Untuk melebur 0,6 kg zat bersuhu 1oC diperlukan kalor sebanyak 195 kJ. Maka besarnya kalor lebur zat tersebut adalah....J/kg. (diketahui titik lebur zat 1oC) A.5,25 x 105 J/kg B.3,25 x 106 J/kg C.3,25 x 105 J/kg D.2,25 x 105 J/kg E. 2,25 x 103 J/kg

Indikator: Siswa dapat menerapkan hubungan kalor lebur, kalor dan massa suatu zat (Q = m L) dalam soal

11. Es diletakkan di dalam sebuah bejana dan dipanasi secara teratur. Suhu es itu dicatat dan hasilnya tampak pada grafik dibawah. Ketika mencapai keadaan dengan label x (es dan air), es berada dalam keadaan....

x

A. melebur D. mengembun

B. mendidih E. membeku

C. mendingin

Soal di atas memiliki layout yang tidak sesuai. Selain itu grafik di atas tidak lengkap dan dapat menimbulkan pengertian ganda/ambigu. Sebaiknya grafik di atas menunjukkan hubungan suhu dengan kalor karena keduanya memiliki hubungan. Selain itu perlu ditambahkan satuan dan besarnya suhu atau kalor. Jika jawaban yang diharapkan dari soal di atas adalah melebur, maka sebaiknya grafik dimulai dari suhu minus (-) sehingga nantinya akan sesuai dengan jawaban yang diharapkan. Jika grafik dimulai dari suhu 0ºC nantinya akan ada dua kunci jawaban yaitu melebur dan menguap. Jika air yang bersuhu 0ºC masih berwujud padat maka x adalah peristiwa melebur. Sebaliknya jika air yang bersuhu 0ºC berupa cairan maka x adalah peristiwa menguap. Perlu diperhatikan juga untuk pilihan jawaban hendaknya alfabetis sehingga urut. Selain itu supaya pengecoh dapat bekerja dengan baik sebisa mungkin pilihan jawaban homogen. untuk pilihan jawaban mendingin dianggap kurang homogen karena dalam perubahan wujud tidak ada proses mendingin. Hal ini akan membuat pilihan ini kemungkinan besar tidak dipilih siswa sehingga pengecoh tidak bekerja dengan baik. Sehingga setelah direvisi soal di atas menjadi:

11. Es diletakkan di dalam sebuah bejana dan dipanasi secara teratur. Suhu es itu dicatat dan hasilnya tampak pada grafik dibawah. Ketika mencapai keadaan dengan label x (es dan air), es berada dalam keadaan....

Suhu

Waktu 0

A.melebur B.menguap C.mendingin D.mengembun E. membeku

Indikator: Siswa dapat menerapkan persamaan hubungan kalor dengan suhu (Q = m c ΔT) dalam menyelesaikan soal

12. Sebuah besi yang massanya 2 kg dipanaskan dari suhu 28oC sampai 44oC. Ternyata energi yang diperlukan sama dengan 6880 J. Kalor jenis besi tersebut adalah....

A.78,2 J kg-1K-1 D. 225 J kg-1K-1

B.205 J kg-1 K-1 E. 122,9 J kg-1 K-1

C.215 J kg-1 K-1

Soal di atas memiliki layout yang tidak sesuai. Pilihan jawaban seharusnya berurutan ke bawah. Selain itu perlu diperhatikan dalam penulisan pilihan jawaban untuk urutan angka hendaknya diurutkan dari besar ke kecil atau sebaliknya. Sehingga setelah direvisi soal di atas menjadi:

12. Sebuah besi yang massanya 2 kg dipanaskan dari suhu 28oC sampai 44oC. Ternyata energi yang diperlukan sama dengan 6880 J. Kalor jenis besi tersebut adalah.... A.78,2 J kg-1K-1 B.122,9 J kg-1 K-1 C.205 J kg-1 K-1 Kalor (kkal) 0 -20 x 10 90 commit to user

D.215 J kg-1 K-1 E. 225 J kg-1 K-1

Indikator: Siswa dapat menghitung panjang benda setelah mengalami pemuaian panjang

13. Patung liberty memiliki tinggi 93,000 m dan dibuat dari pelat tembaga [α=17 x 10-6(ºC)-1]. Jika ketinggian ini diukur pada 20 ºC, maka ketinggian ketika suhu 35 ºC adalah…

A.92,764 m D. 94,460 m

B.93,024 m E. 108 m

C.94,500 m

Soal di atas memiliki layout yang tidak sesuai. Pilihan jawaban dibuat berurutan kebawah. Selain itu perlu diperhatikan dalam pembuatan soal hendaknya menggunakan contoh yang sering dijumpai siswa dalam kehidupan sehari-hari. Untuk patung liberty sebaiknya diganti dengan benda lain yang sering dijumpai siswa misalnya diganti dengan tiang bendera. Sehingga soal di atas setelah direvisi menjadi:

13. Sebuah tiang bendera memiliki tinggi 9,3m dan dibuat dari pelat tembaga [α=17 x 10-6

(ºC)-1]. Jika ketinggian ini diukur pada 20 ºC, maka ketinggian ketika suhu 35 ºC adalah…

A.9,3016 m B.9,3024 m C.9,3032 m D.9,3055 m E. 9,3087 m

Indikator: Siswa dapat menganalisis jarak antara dua benda setelah mengalami pemuaian panjang

14. Panjang batang rel kereta api masing-masing 10 meter, dipasang pada suhu pada suhu 20ºC. diharapkan pada suhu 30ºC rel tersebut saling bersentuhan.

Koefisien muai batang rel kereta api 12 x 10-6 /ºC, jarak antara kedua batang yang diperlukan pada suhu 20ºC adalah…

A. 0,6 mm D. 2,4 mm

B. 0,8 mm E. 3,8 mm

C. 1,2 mm

Soal di atas memiliki layout yang tidak sesuai. Pilihan jawaban dibuat berurutan kebawah. Selain itu kalimat yang digunakan tidak menggunakan bahasa Indonesia yang baik sehingga menimbulkan kerancuan. Setelah direvisi soal di atas menjadi:

14. Pada suhu 20ºC dua buah batang baja yang masing-masing memiliki panjang

10m didekatkan. Bila koefisien muai batang baja 12 x 10-6 /ºC, berapakah jarak minimal antara kedua batang baja agar pada suhu 30ºC keduanya saling bersentuhan? A. 0,6 mm B. 0,8 mm C. 1,2 mm D. 2,4 mm E. 3,8 mm

Indikator: Siswa dapat menganalisis pertambahan panjang suatu benda

15. Karena suhunya ditingkatkan dari 0ºC menjadi 100 ºC suatu batang baja yang panjangnya 1 meter bertambah panjangnya 1 milimeter. Berapakah pertambahan panjang batang baja tersebut jika panjang awalnya 6 cm dan dipanaskan dari 0ºC sampai 120ºC?

A. 0,50 mm D. 1,20 mm

B. 0,60 mm E. 2,40 mm

C. 0,72 mm

Soal di atas memiliki layout yang tidak sesuai. Pilihan jawaban dibuat berurutan kebawah. Selain itu perlu diperhatikan kalimat yang baku dalam

menulis soal. Kata penghubung karena hendaknya tidak digunakan di depan kalimat. Sehingga setelah direvisi soal tersebut menjadi:

15. Suatu batang baja yang panjangnya 1 meter bertambah panjangnya 1 milimeter bila dipanaskan dari 0ºC menjadi 100 ºC. Berapakah pertambahan panjang batang baja tersebut jika panjang awalnya 60 cm dan dipanaskan dari 0ºC sampai 120ºC? A.0,50 mm B.0,60 mm C.0,72 mm D.1,20 mm E. 2,40 mm

Indikator: Siswa dapat menganalisis grafik hubungan Q-T

19. Dari grafik hubungan suhu terhadap kalor yang diperoleh dari percobaan mengubah 1 kg air pada suhu 100ºC menjadi uap, maka diperoleh harga kalor uap air tersebut adalah…

Suhu (ºC) Uap 0 Air -20 0 300 600 2100 A. 300 J kg-1 D. 1800 J kg-1 B. 600 J kg-1 E. 2100 J kg-1 C. 1500 J kg-1

Soal di atas memiliki layout yang tidak sesuai. Pilihan jawaban dibuat berurutan kebawah. Dalam pembuatan grafik jika ada yang tidak berfungsi sebaiknya dihilangkan. Misalnya yang kita harapkan dalam grafik adalah wujud air dan gas (uap), maka grafik yang menunjukkan wujud padat tidak usah digunakan. Perlu diperhatikan pula bahwa nilai kalor uap adalah dalam satuan

100

Kalor (Joule)

kkal, maka hendaknya satuan yang digunakan dalam table maupun dalam pilihan jawaban adalah kkal. Sehingga setelah direvisi soal di atas menjadi:

19. Dari grafik hubungan suhu terhadap kalor yang diperoleh dari percobaan mengubah 1 kg air pada suhu 100ºC menjadi uap, maka diperoleh harga kalor uap air tersebut adalah…

Suhu (ºC) Uap Air 0 80 100080 100620 A.80 kkal kg-1 B.540 kkal kg-1 C.100000 kkal kg-1 D.100080 kkal kg-1 E. 100620 kkal kg-1

Indikator: Siswa dapat meramalkan pertambahan benda

21. Panjang beberapa jenis logam pada suhu 30ºC dan koefisien muai panjangnya (α) dinyatakan dalam tabel berikut:

Nama Logam Panjang Awal (𝑙0) Koefisien muai panjang(α)

Besi Baja Alumunium Platina Tembaga 2 m 2 m 2 m 2 m 2 m 1,2 x 10-5 ºC-1 1,1 x 10-5 ºC-1 2,6 x 10-5 ºC-1 9,0 x 10-5 ºC-1 1,7 x 10-5 ºC-1

Berdasarkan tabel di atas, logam yang terpanjang saat masing-masing suhunya menjadi 130ºC adalah…

100

Kalor (kkal)

A. besi D. platina

B. baja E. tembaga

C. aluminium

Soal di atas memiliki layout yang tidak sesuai. Pilihan jawaban dibuat berurutan kebawah. Selain itu perlu diperhatikan dalam penulisan soal jika terdapat perurutan kata hendaknya disusun alfabetis sehingga soal menjadi sistematis. Begitu juga dengan pilihan jawaban hendaknya diurutkan secara alfabetis. Sehingga setelah direvisi soal di atas menjadi:

21. Panjang beberapa jenis logam pada suhu 30ºC dan koefisien muai panjangnya (α) dinyatakan dalam tabel berikut:

Nama Logam Panjang Awal (𝑙0) Koefisien muai panjang(α)

Alumunium Baja Besi Platina Tembaga 2 m 2 m 2 m 2 m 2 m 2,6 x 10-5 ºC-1 1,1 x 10-5 ºC-1 1,2 x 10-5 ºC-1 9,0 x 10-5 ºC-1 1,7 x 10-5 ºC-1

Berdasarkan tabel di atas, logam yang terpanjang saat masing-masing suhunya menjadi 130ºC adalah…

A.alumunium

B.baja C.besi D.platina

E. tembaga

Indikator: Siswa dapat memahami peristiwa konduksi, konveksi dan radiasi 22. Peristiwa berikut yang merupakan contoh dari peristiwa konduksi adalah…

A.air mendidih

B.besi yang dipanaskan C.sinar matahari

D.angin darat

Soal di atas memiliki jawaban yang tidak homogen. Pilihan jawaban angin darat dan angin laut sebaiknya tidak dipakai keduanya karenan angin darat dan angin laut memiliki perpindahan kalor yang sama yaitu konveksi. Dengan demikian siswa akan mengetahui bahwa keduanya salah sehingga mengakibatkan tidak berfungsinya pengecoh. Selain itu perlu diperhatikan pula urutan dalam pilihan jawaban. Pilihan jawaban hendaknya disusun secara alfabetis supaya sistematis. Setelah direvisi soal di atas menjadi:

22. Peristiwa berikut yang merupakan contoh dari peristiwa konduksi adalah… A.air mendidih

B.angin darat C.api unggun

D.besi yang dipanaskan E. sinar matahari

Indikator: Siswa dapat menganalisis perbandingan energi radiasi dari dua benda 23. Gambar di bawah ini adalah benda hitam sempurna yang meradiasi kalor.

Perbandingan energi yang diradiasikan antara benda A dan B tiap detik adalah…

A.1 : 2 D. 4 : 1

B.1 : 3 E. 1 : 9

C.3 : 1

Soal di atas memiliki layout yang tidak sesuai. Pilihan jawaban dibuat berurutan kebawah. Dalam menulis soal perlu diperhatikan dengan teliti apakah nantinya soal tersebut akan menimbulkan miskonsepsi atau tidak. Seperti gambar di atas akan memungkinkan menimbulkan penafsiran pada siswa bahwa benda hitam adalah benda yang berwarna hitam karena gambar di atas adalah dua benda dengan warna hitam. Untuk menghindari hal tersebut soal sebaiknya dibuat narasi

1 cm2 3 cm2

saja. Untuk pilihan jawaban hendaknya yang dapat membuat siswa bingung dan ragu. Pada pilihan A dan D adalah kelipatan dari dua. Sedangkan dari soal diketahui luas permukaannya 1 dan 3. Hal ini akan memungkinkan siswa untuk tidak memilih keduanya yang berakibat tidak berfungsinya pengecoh. Untuk pilihan A dan D sebaiknya menggunakan angka kelipatan dari 3. Setelah direvisi soal di atas menjadi:

23. A dan B adalah dua buah benda hitam sempurna yang meradiasi kalor. Benda

A dan B memiliki luas permukaan masing-masing 1 m2 dan 3 m2. Perbandingan energi yang diradiasikan antara benda A dan B tiap detik adalah…. A. 1 : 27 B. 1 : 3 C. 3 : 1 D. 1:81 E. 1 : 9

Indikator: Siswa dapat memahami peristiwa konduksi, konveksi dan radiasi

24. Ketika air dalam bejana dijemur diterik matahari, maka lama kelamaan air yang berada pada kedalaman akan memanas. Perpindahan kalor dari permukaan air menuju ke bawah tersebut terjadi secara….

A. Konduksi D. konduksi dan konveksi

B. Konveksi E. radiasi dan konveksi

C. radiasi

Soal di atas memiliki layout yang tidak sesuai. Pilihan jawaban dibuat berurutan kebawah. Selain itu soal di atas sedikit rancu dan dapat menimbulkan miskonsepsi. Jawaban yang diharapkan dari soal ini adalah proses konveksinya pada air saja. Jadi dalam pernyataannya pun seharusnya lebih diperjelas kalimatnya. Setelah direvisi soal di atas menjadi:

24. Ketika air dalam bejana dijemur diterik matahari, maka lama kelamaan air dipermukaan akan memanas dan merambat sampai didasar bejana. Perpindahan kalor dari permukaan air menuju ke dasar bejana tersebut terjadi secara….

A.konduksi B.konveksi C.radiasi

D.konduksi dan konveksi E. radiasi dan konveksi

Indikator: Siswa dapat menghitung kalor pada konveksi, konduksi dan radiasi 25. Suhu kulit seseorang kira-kira 32 ºC. jika orang yang luas permukaan

tubuhnya kira-kira 1,6 m2 berada dalam ruang yang suhunya 22 ºC, maka kalor yang dilepaskan tubuh orang itu melalui konveksi selama 5 menit adalah…(h = 7 J s-1

m-2K-1)

A.10,2 J D. 33600 J

B.336 J E. 168000 J

C.1020 J

Soal di atas memiliki layout yang tidak sesuai. Seharusnya pilihan jawaban dibuat berurutan kebawah. Selain itu sebisa mungkin pilihan jawaban dibuat sehomogen mungkin. Jika terdapat urutan angka sebaiknya antara angka satu dengan yang lain tidak jauh berbeda, baik dengan jumlah angkanya itu sendiri maupun nilainya. Dapat dilihat pada jawaban di atas jawaban dimulai dari angka yang terkecil yaitu puluhan sampai yang terbesar yaitu ratusan ribuan. Siswa akan mengira bahwa angka yang terkecil atau angka yang terbesar adalah jawabannya. Hal ini tentu akan membuat pengecoh tidak berfungsi. Itulah pentingnya homogenitas jawaban. Supaya jawaban menjadi homogeny di sini dibuat range dari ratusan sampai ribuan saja. Untuk angka ratusan ribu di atas dapat

Dokumen terkait