PENGUASAN UMPASA
4.2 Deskripsi Hasil Angket Sikap Bahasa, Penguasan Kosakata Budaya, Pemakaian Bahasa, Pemertahanan Bahasa Dan Penguasan Umpasa di
4.3.3 Analisis Means Tingkat Sosial terhadap Pengunaan Bahasa
Hasil Analisis Means Tingkat Sosial terhadap penggunaan bahasa dapat terlihat pada tabel berikut ini.
Tabel 4.37 Analisis Jumlah Data Penggunaan Bahasa dengan Usia yang Diproses
Data/Kasus
Data yang Diproses
Data yang tidak
Diproses Total
N Persen N Persen N Persen
Penggunaan Bahasa * Usia
120 100.0% 0 .0% 120 100.0%
Untuk data penggunaan bahasa dan usia yang valid berjumlah 120 dan tidak ada data yang hilang (missing) dengan persentase 100%.
Tabel 4.38 Analisis Rata-Rata Penggunaan Bahasa Berdasarkan Usia
Penggunaan Bahasa
Usia Mean N Std. Deviasi
Usia 30 – 39 184.02 40 8.949
Usia 40 – 49 188.22 40 7.857
Usia 50 ke atas 188.90 40 7.902
Total 187.05 120 8.463
Dari tabel dapat dilihat bahwa rata-rata penggunaan bahasa ditinjau dari segi usia yaitu penggunaan bahasa responden yang berusia 30 – 39 nilai rata berjumlah 184,02, berusia 40—49 berjumlah 188,22 dan usia 50 tahun ke atas 188.90 dengan jumlah responden 120 orang. Data tersebut terlihat bahwa penggunaan bahasa usia 50 tahun ke atas lebih tinggi dibandingkan usia di bawah usia 50 tahun. Usia 40—49 lebih tinggi dari usia 30—39. Perbedaan
penggunaan bahasa ditinjau dari usia tidak begitu mencolok. Untuk melihat perbedaannya dapat dilihat pada tabel Anova berikut ini.
Tabel 4.39 Anova Penggunaan Bahasa Berdasarkan Usia
Sum of Within Groups 7965.550 117 68.082
Total 8523.700 119
Hasil perhitungan uji Anova terlihat F hitung › F tabel (4,009 › 3,074) dan signifikansi hitung › 0,05 tabel (0,019 ‹ 0,05), maka Ho ditolak atau Ha diterima.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata penggunaan bahasa ditinjau dari usia. Dengan kata lain, usia mempengaruhi perbedaan penggunaan bahasa.
Tabel 4.40 Analisis Jumlah Data Penggunaan Bahasa dengan Jenis Kelamin yang Diproses 120 dan tidak ada data yang hilang (missing) dengan persentase 100%.
Tabel 4.41 Analisis Rata-Rata Pengasaan Kosakata Berdasarkan
Dari tabel dapat dilihat bahwa rata-rata penggunaan bahasa ditinjau dari segi jenis kelamin yaitu pengguna bahasa responden yang jenis kelamin laki-laki nilai rata berjumlah 189,13 dan jenis kelamin perempuan 184.04. Dari data tersebut terlihat bahwa penggunaan bahasa jenis kelamin laki-laki lebih tinggi dibandingkan jenis kelamin perempuan. Berdasarkan hal itu jenis kelamin dapat mempengaruhi penggunaan bahasa. Untuk melihat perbedaannya dapat dilihat pada tabel Anova berikut ini.
Tabel 4.42 Anova Penggunaan Bahasa Berdasarkan Jenis Kelamin
Sum of Squares Df
Within Groups 7773.778 118 65.879
Total 8523.700 119
Hasil perhitungan uji Anova terlihat F hitung › F tabel (11.383 › 3,074) dan signifikansi hitung › 0,05 tabel (0,001 ‹ 0,05), maka Ho ditolak atau Ha
diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata penggunaan bahasa ditinjau dari jenis kelamin. Dengan kata lain, jenis kelamin mempengaruhi perbedaan penggunaan bahasa.
Tabel 4.43 Analisis Jumlah Data Penggunaan Bahasa dengan Pekerjaan yang Diproses
Data/Kasus
Data yang Diproses
Data yang tidak
Diproses Total
N Persen N Persen N Persen
Penggunaan Bahasa * Pekerjaan
120 100.0% 0 .0% 120 100.0%
Untuk data penggunaan bahasa dan pekerjaan yang valid berjumlah 120 dan tidak ada data yang hilang (missing) dengan persentase 100%. Nilai rata-rata penguasaan kosa kata berdasarkan usia dapat terlihat pada tabel berikut ini.
Tabel 4.44 Analisis Rata-Rata Penguasaan Kosakata Berdasarkan Pekerjaan
Penggunaan Bahasa
Pekerjaan Mean N Std. Deviasi
Petani/ibu rumah tangga 187.63 92 8.761
Wiraswasta 185.14 28 7.215
Total 187.05 120 8.463
Dari tabel dapat dilihat bahwa rata-rata penggunaan bahasa ditinjau dari segi pekerjaan yaitu penggunaan bahasa responden yang pekerjaan petani/ibu rumah tangga pekerjaan nilai rata berjumlah 187, dan pekerjaan wiraswasta
berjumlah 185 jumlah responden 120 orang. Dari data tersebut terlihat bahwa penggunaan bahasa yang pekerjaannya wiraswasta lebih rendah dibandingkan responden yang pekerjaannya petani/ibu rumah tangga. Untuk melihat perbedaannya dapat dilihat pada tabel Anova berikut ini.
Tabel 4.45 Anova Penggunaan Bahasa Berdasarkan Pekerjaan
Sum of Squares Df
Within Groups 8390.863 118 71.109
Total 8523.700 119
Hasil perhitungan uji Anova terlihat F hitung ‹ F tabel (1,868 ‹ 3,074) dan signifikansi hitung › 0,05 (0,174 › 0,05), maka Ha ditolak atau Ho diterima.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata penggunaan bahasa ditinjau dari pekerjaan. Dengan kata lain, pekerjaan tidak mempengaruhi perbedaan penggunaan bahasa.
Tabel 4.46 Analisis Jumlah Data Penggunaan Bahasa dengan Pendidikan yang Diproses
Untuk data penggunaan bahasa dan pendidikan yang valid berjumlah 120 dan tidak ada data yang hilang (missing) dengan persentase 100%. Nilai rata-rata penggunaan bahasa dan pendidikan dapat terlihat pada tabel berikut ini.
Tabel 4.47 Analisis Rata-Rata Penggunaan Bahasa Berdasarkan Pendidikan
Penggunaan Bahasa
Pendidikan Mean N Std. Deviasi
SD 188.10 20 7.166
SMP 187.53 38 8.995
SMA 186.42 62 8.588
Total 187.05 120 8.463
Dari tabel dapat dilihat bahwa rata-rata penggunaan bahasa ditinjau dari segi pendidikan yaitu penggunaan bahasa responden yang pendidikan SD nilai rata berjumlah 188,10 SMP berjumlah 187.53 dan SMA berjumlah 186,42 dengan jumlah responden 120 orang. Dari data tersebut terlihat bahwa nilai rata penggunaan bahasa yang pendidikan SD lebih tinggi dibandingkan responden yang tinggkat SMP dan SMA, akan tetapi penggunaan bahasa tingkat SMP lebih tinggi dibandingkan pendidikan tingkat SMA. Untuk melihat perbedaannya dapat dilihat pada tabel Anova berikut ini.
Tabel 4.48 Anova Penggunaan Bahasa Berdasarkan Pendidikan
Sum of Squares Df
Mean
Square F Sig.
Penggunaan Bahasa
* Pendidikan
Between Groups (Combined) 55.330 2 27.665 .382 .683
Within Groups 8468.370 117 72.379
Sum of Squares Df
Mean
Square F Sig.
Penggunaan Bahasa
* Pendidikan
Between Groups (Combined) 55.330 2 27.665 .382 .683
Within Groups 8468.370 117 72.379
Total 8523.700 119
Hasil perhitungan uji Anova terlihat F hitung ‹ F tabel (0,382 ‹ 3,074) dan signifikansi hitung › 0,05 (0,683 › 0,05), maka Ha ditolak atau Ho diterima.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata penggunaan bahasa ditinjau dari pendidikan. Dengan kata lain, pendidikan tidak mempengaruhi perbedaan penggunaan bahasa.
Tabel 4.49 Analisis Jumlah Data Penggunaan Bahasa dengan Tempat Tinggal yang Diproses
Data/Kasus
Data yang Diproses Data yang tidak Diproses Total
N Persen N Persen N Persen
Penggunaan Bahasa * Tempat Tinggal
120 100.0% 0 .0% 120 100.0%
Tabel tersebut menunjukkan bahwa data penggunaan bahasa dan tempat tinggal yang valid berjumlah 120 dan tidak ada data yang hilang (missing) dengan persentase 100%. Nilai rata-rata penggunaan bahasa berdasarkan tempat tinggal dapat terlihat pada tabel berikut ini.
Tabel 4.50 Analisis Rata-Rata Penggunaan Bahasa Berdasarkan
Humbang Hasundutan 192.87 30 6.816
Total 187.05 120 8.463
Dari tabel dapat dilihat bahwa rata-rata penggunaan Bahasa ditinjau dari segi tempat tinggal yaitu penggunaan bahasa responden yang tempat tinggal Kabupaten Toba Samosir nilai rata berjumlah 183,20, Kabupaten Samosir berjumlah 184,90 Kabupaten Tapanuli Utara berjumlah 187,23 dan Kabupaten Humbang Hasundutan Kabupaten berjumlah 192,87 dengan jumlah responden 120 orang. Dari data tersebut terlihat bahwa nilai rata penggunaan bahasa yang tempat tinggal di Kabupaten Humbang Hasundutan lebih tinggi dibandingkan responden yang tempat tinggalnya di Kabupaten Toba Samosir, Samosir, dan Tapanuli Utara. penggunaan bahasa yang tinggal di Toba Samosir lebih rendah dibandingkan dengan kabupaten lainnya.
Tabel 4.51 Anova Penggunaan Bahasa Berdasarkan Tempat Tinggal
Sum of Squares Df
Within Groups 6924.333 116 59.693
Sum of Squares Df
Mean
Square F Sig.
Penggunaan Bahasa * Tempat Tinggal
Between Groups (Combined) 1599.367 3 533.122 8.931 .000
Within Groups 6924.333 116 59.693
Total 8523.700 119
Hasil perhitungan uji Anova terlihat F hitung › F tabel (8,931 › 3,074) dan signifikansi › 0,05 (0,00 ‹ 0,05), maka Ho ditolak atau Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata penggunaan bahasa ditinjau dari tempat tinggal. Dengan kata lain, usia dapat mempengaruhi perbedaan penggunaan bahasa.