• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

3.7 Analisis Data

Analisis data yaitu proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi dengan cara mengorganisasikan data kedalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari dan membuat kesimpulan yang mudah dipahami oleh diri sendiri dan orang lain, Sugiyono (2016: 335).

Miles dan Huberman (dalam Sugiyono, 2015: 337) menjelaskan bahwa aktivitas dalam analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas hingga datanya sudah jenuh. Dalam menganalisis data penelitian kualitatif harus dilalui 3 tahapan, yaitu:

1. Reduksi data (data reduction)

Mereduksi data merupakan kegiatan merangkum, memilih hal-hal pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting dan membuang hal yang tidak diperlukan serta mencari tema dan polanya. Dengan demikian data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang jelas, dan mempermudah peneliti untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya.

2. Penyajian Data (data display)

Langkah selanjutnya setelah mereduksi data adalah menyajikan data.

Dalam penelitian penelitian ini penyajian data dilakukan dalam bentuk uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori dan sebagainya. Miles dan Huberman (dalam Sugiyono, 2015) mengemukakan bahwa yang paling sering digunakan untuk menyajikan data dalam penelitian kualitatif adalah teks yang bersifat naratif.

32

3. Verifikasi atau penyimpulan (consclusion drawing)

Langkah ketiga dalam analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman (dalam Sugiyono, 2015: 345) adalah penarikan kesimpulan dan verifikasi. Verifikasi masih bersifat sementara namun apabila kesimpulan yang dikemukakan pada tahap awal didukung oleh bukti-bukti yang valid dan konsisten maka data yang disimpulkan merupakan kesimpulan yang kredibel.

33

DAFTAR PUSTAKA

Annisa, A. N., Sari, L. F., Bachri, M. S., Fauroni, M. R., & Setiani, R. (2019).

Lunturnya Kearifan Lokal Permainan Tradisional Pada Siswa Smp Negeri 1 Purwodadi. Jurnal Ilmu Budaya, 7(1), 78-82.

Azharini, E., Nency. 2019 “. Fenomenologi.” Sekolah Tinggi Agama Islam.Sorong.

Creswell, John W. 2015. Penelitian Kualitatif & Desain Riset Memilih Diantara Lima Pendekatan. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

De Breving, R. M., Ismanto, A. Y., & Onibala, F. (2015). Pengaruh Penerapan Atraumatic Care Terhadap Respon Kecemasan Anak Yang Mengalami Hospitalisasi Di Rsu Pancaran Kasih Gmim Manado Dan Rsup Prof. Dr. RD Kandou Manado. Jurnal Keperawatan, 3(2).

Gunadi, A. A. (2017). Pengaruh Lingkungan Sosial Terhadap Imajinasi Anak. Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 7(2).

Gunawan, Imam. 2013. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Irman, I. (2017). Nilai-Nilai Karakter Pada Anak Dalam Permainan Tradisionan Dan Moderen. Konseli: Jurnal Bimbingan Dan Konseling (E-Journal), 4(2), 89-96

.

Jauzak, I. (2016). Kerajinan Keramik Desa Mayong Lor Kabupaten Jepara Periode 2005–2015 (Doctoral Dissertation, Institut Seni Indonesia (Isi) Surakarta).

Khulusinniyah, K. (2016). Kognitif Development: Mencermati Siklus Pertumbuhan Kognitif Anak. Lisan Al-Hal: Jurnal Pengembangan Pemikiran Dan Kebudayaan, 10(2), 243-264.

Lindawati, Y. I. (2019). Faktor-Faktor Penyebab Eksistensi Permainan Tradisional Di Desa Nyangkringan. Hermeneutika: Jurnal Hermeneutika, 5(1), 13-24.

Margana, M., & Aliyah, I. Ibm Kelompok Pengrajin Gerabah Melalui Pengembangan Desain, Alat Produksi Dan Manajemen Pemasaran Di Kabupaten Klaten. Journal Of Rural And Development, 5(1).

Medan, D. K. V. Hubungan Perkembangan Sosial Emosional Terhadap Kemandirian Anak Usia Dini Di Tk Ummul Habibah.

34

Naibaho, M. (2016). Respon Masyarakat Terhadap Pesan Komunikasi Survei Sosial Ekonomi Nasional Pada BPS Kota Pematangsiantar. Jurnal Simbolika: Research And Learning In Communication Study, 2(1).

Ngazizah, N., Linda, R. F. C., & Fakhrina, A. (2019). Pendampingan Permainan Tradisional Sebagai Upaya Untuk. The 9th University Research Colloqium (Urecol), 9(2).

Nurhabibah, N., Ahmad, A., & Maidiyah, E. (2016). Perkembangan Sosial Emosional Anak Melalui Interaksi Sosial Dengan Teman Sebaya Di Paud Nurul Hidayah, Desa Lampuuk, Kabupaten Aceh Besar (Doctoral Dissertation, Syiah Kuala University).

Nurwita, S. (2020). Meningkatkan Perkembangan Seni Anak Menggunakan Media Smart Hafiz Di PAUD Aiza Kabupaten Kepahiang. Early Childhood Research And Practice, 1(01), 34-37.

Purwaningrum, J. P., Purbasari, I. P., & Rini, G. P. (2020). Pemberdayaan Pengrajin Melalui Inovasi Produk “Remitan” Ramah Anak Berdaya Saing Global Di Kampoeng Remitan Desa Mayong Lor, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary, 6(2).

Rubiyanto, Rubino. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Solobaru: Qinant.

Sari, A. M., & Linda, L. (2020). Sikap Dan Respon Anak PAUD Dalam Mengenal Metamorfosis Serangga Melalui Media Animasi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1083-1100.

Senoprabowo, A., & Khamadi, K. (2018). Model Transformasi Mainan Warak Ngendog Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Mainan Tradisional Kota Semarang. ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual

& Multimedia, 4(02), 221-238.

Simanjuntak, S. D., & Imelda, I. (2018). Respon Siswa Terhadap Pembelajaran Matematika Realistik Dengan Konteks Budaya Batak Toba. MES:

Journal Of Mathematics Education And Science, 4(1), 81-88.

Solihati, N., Hikmat, A., Jupri, A. R., & Hidayatullah, S. (2019). Character Education Value In Folk Games On Merapi Mountain Slope. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 3(1), 28-42.

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.

35

Syarifah, M., Rusdi, R., & Khoir, W. (2020). Persepsi Dan Respon Pesantren Terhadap Kesadaran Hukum Masyarakat. Ahsana Media, 6(2), 11-20.

Tabi’in, A. (2017). Menumbuhkan Sikap Peduli Pada Anak Melalui Interaksi Kegiatan Sosial. Ijtimaiya: Journal Of Social Science Teaching, 1(1).

Tindaon, Rosmegawaty.2012. Kesenian Tradisional. Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Karya Seni, 14(2).

Triyanto, T. 2015. Perkeramikan Mayong Lor Jepara: Hasil Enkulturasi Dalam Keluarga Komunitas Perajin. Imajinasi: Jurnal Seni, 9 (1), 1-10.

Walgito, Bimo.2004.Pengantar Psikologi Umum.Yogyakarta: Andi Yogyakarta Warsiti, W. (2011). Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Dasar Melalui

Pembelajaran Ipa. In Prosiding Seminar Biologi (Vol. 8, No. 1).

Wulandari, D., & Hartono, H. (2018). Respon Estetis Anak Terhadap Kesenian Barongan Sindhung Riwut Di Kabupaten Blora. Jurnal Seni Tari, 7(2), 52-65.

36

LAMPIRAN

37 Lampiran 1. Jadwal Pelaksanaan

JADWAL PELAKSANAAN

No. Jadwal Kegiatan Bulan

Agst 20 Sept 20 Okt 20 Nov 20 Des t 20 Jan 21 Feb 20 Mar 21 April 21 Mei 21 A. Persiapan

1. Pengajuan Judul 2. Observasi

3. Penyusunan Proposal 4. Penyusunan Instrumen 5. Seminar Proposal 6. Mengurus Perijinan B. Pelaksanaan

1 Wawancara C. Laporan

1 Penyusunan Laporan

2 Penyusunan Hasil Penelitian 3 Sidang Skripsi

38 Lampiran 2 Lembar Observasi

LEMBAR OBSERVASI

Respon Anak Dalam Perspektif Kognitif Mengenai Produk Permainan Tradisional Remitan Di Desa Mayong Lor Jepara

Hari/Tanggal : Pukul :

No Aspek yang Diamati Terlihat Tidak Terlihat Keterangan 1. Respon anak mengenai

produk permainan tradisional remitan 2. Faktor yang

mempengaruhi respon anak mengenai produk permainan tradisional anak

3. Perspektif kognitif anak mengenai produk permainan tradisional remitan

40 Lampiran 3 Indikator Observasi

INDIKATOR OBSERVASI

No Aspek yang Diamati

Indikator anak mengenai produk permainan tradisional remitan

2. Faktor yang mempengaruhi respon anak mengenai produk permainan tradisional anak respon anak mengenai produk permainan tradisional remitan

3. Perspektif kognitif anak mengenai produk permainan tradisional remitan

41 Lampiran 4 Kisi-Kisi Wawancara Anak

Kisi-Kisi Wawancara Anak Di Desa Mayong Lor

No Indikator

Butir Soal Pertanyaan

1. Pemahaman Apakah kamu tahu tentang Produk Permainan Tradisional Remitan ?

1

Bagaimana asal usul produk permainan remitan tersebut ?

2

2. Pengetahuan Jenis produk permainan remitan apa saja yang kamu ketahui ?

3

Terbuat dari apa produk permainan remitan ? 4 Apakah produk permainan tersebut bermanfaat bagi

kehidupan ?

5

3. Menerapkan Apakah kamu pernah bermain remitan ? 6 Apakah kamu tertarik untuk menjadi pengrajin

remitan ?

7

4. Penilaian Menurutmu apakah produk permainan remitan masih layak digunakan di zaman teknologi seperti sekarang ?

8

Apakah kamu lebih suka menggunakan produk permainan tradisonal atau lebih suka permainan yang sekarang ?

9

Apa manfaat dari produk permainan remitan ? 10

Kudus, Maret 2021 Peneliti,

Muhammad Muhaimin NIM.201733116

42 Lampiran 5 Pedoman Wawancara

PEDOMAN WAWANCARA

DENGAN ANAK DI DESA MAYONG LOR

Judul Skripsi :

Respon Anak Dalam Perspektif Kognitif Mengenai Produk Permainan Tradisional Remitan Di Desa Mayong Lor Jepara

Hari :

Tanggal :

Pertanyaan wawancara kepada anak di desa Mayong lor

1. Apakah kamu tahu tentang Produk Permainan Tradisional Remitan?

2. Bagaimana asal usul produk permainan remitan tersebut?

3. Jenis produk permainan remitan apa saja yang kamu ketahui?

4. Terbuat dari apa produk permainan remitan?

5. Apakah produk permainan permainan tersebut bermanfaat bagi kehidupan?

6. Apakah kamu pernah bermain remitan ?

7. Apakah kamu tertarik untuk menjadi pengrajin remitan?

8. Menurutmu apakah produk permainan remitan masih layak digunakan di zaman teknologi seperti sekarang?

9. Apakah kamu lebih suka menggunakan produk permainan tradisonal atau lebih suka permainan yang sekarang?

10. Apa manfaat dari produk permainan remitan?

Kudus, Maret 2021 Peneliti,

Muhammad Muhaimin NIM.201733116

43

PEDOMAN WAWANCARA

DENGAN TOKOH DI DESA MAYONG LOR

Judul Skripsi :

Respon Anak Dalam Perspektif Kognitif Mengenai Produk Permainan Tradisional Remitan Di Desa Mayong Lor Jepara

Hari :

Tanggal :

Pertanyaan wawancara kepada tokoh di desa Mayong lor 1. Apa pendapat bapak tentang masyarakat Mayong Lor?

2. Menurut bapak , bagaimana kehidupan antar warga masyarakat Mayong Lor?

3. Masyarakat Mayong Lor, mayoritas warganya sebagai pengrajin gerabah remitan , apakah hal ini sudah berjalan lama?

4. Menurut bapak, apakah anak-anak usia SD suka bermain?

5. Menurut bapak apakah produk permainan remitan itu masih layak di mainkan seperti zaman sekarang?

6. Bagaimanakah respon anak di daerah mayong lor dengan adanya produk permainan remitan?

Kudus, Maret 2021 Peneliti,

Muhammad Muhaimin NIM.201733116

Dokumen terkait