• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN

1. Sebagai “ role model (model peran)” dalam menyambut tamu dengan sikap yang baik, dapat memberikan contoh dalam memberikan service

4.3 Analisis Pembahasan

Kita sering merasakan puas atau tidak puas dengan sebuah produk yang kita beli.Sebenarnya, perasaan itu muncul ketika kita membandingkan antara yang kita harapkan dengan yang kita rasakan.Pada dasarnya kepuasan pelanggan inilah yang harus menjadi tujuan setiap pemasaran. Setiap perusahaan akan berusaha keras memahami apa sesungguhnya harapan konsumen atas produknya. Semakin tepat pemasar merumuskan harapan konsumen, semakin mudah pula memberikan kepuasan. Sebaliknya, jika rumusan kita tentang harapan konsumen tidak jelas atau salah, bisa jadi kekecewaan yang akan dirasakan (Amir, 2005: 12).

Kepuasan atau ketidakpuasan pelanggan merupakan bagian dari pengalaman pelanggan terhadap suatu produk atau jasa yang ditawarkan.Berdasarkan pengalaman yang diperolehnya, pelanggan memiliki kecenderungan untuk membangun nilai-nilai tertentu. Nilai tersebut akan memberikan dampak bagi pelanggan untuk melakukan perbandingan terhadap kompetitor dari produk atau jasa yang pernah dirasakannya (Margaretha, 2004).Kepuasan pelanggan ditentukan oleh persepsi pelanggan atas performance prodak atau jasa dalam memenuhi harapan pelanggan. Pelanggan akan merasa puas apabila harapannya terpenuhi atau sangat puas jika harapan pelanggan

terlampaui. Menurut penulis dalam penelitiannya ada beberapa faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan yaitu:

4. Kualitas Produk

Dalam kehidupan sehari-hari sering sekali kita mendengar orang membicarakan mengenai kualitas, misalnya mengenai kualitas tas sebagian besar produk luar negeri yang lebih baik dari pada dalam negeri. Kualitas merupakan suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk, jasa, manusia, proses dan lingkungan yang memenuhi atau melebihi harapan (Tjiptono, 1996:48). Kualitas produk adalah merupakan faktor penentu kepuasan konsumen setelah melakukan pembelian dan pemakain terhadap suatu produk, dengan kualitas produk yang baik maka keinginan dan kebutuhan konsumen terhadap suatu produk akan terpenuhi (Hapsari, 2012).

Kualitas memiliki keterkaitan erat dengan kepuasan pelanggan, sebab kualitas memberikan dorongan kepada pelanggan untuk menjalin ikatan yang kuat dengan perusahaan.Dalam jangka panjang, ikatan yang seperti ini memungkinkan perusahaan untuk memahami dengan seksama harapan pelanggan serta kebutuhan mereka.Dengan demikian, perusahaan dapat meningkatkan kepuasaan pelanggannya, di mana perusahaan memaksimumkan pengalaman pelanggan yang menyenangkan dan meminimumkan atau meniadakan pengalaman pelanggan yang kurang menyenangkan.Pada akhirnya kepuasan pelanggan dapat menciptakan kesetiaan terhadap perusahaan yang memebrikan kualitas memuaskan (Tjiptono, 1996: 51).

Selain itu kualitas juga dapat mengurangi biaya. Adanya pengurangan biaya ini pada gilirannya akan memberikan keunggulan kompetitif berupa peningkatan profitabilitas dan pertumbuhan. Kemudian kedua faktor ini dapat memberikan sarana dan dana bagi investasi lebih lanjut dalam hal perbaikan kualitas. Secara ringkas manfaat dari kualitas yang superior antara lain berupa loyalitas pelanggan yang lebih besar, harga jual produk yang lebih tinggi, dan produktivitas yang lebih tinggi (Tjiptono, 1996: 51).

Kualitas produk merupakan segala sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan yang ditawarkan perusahaan untuk diperhatikan, diminta, digunakan oleh pelanggan. Dalam hal ini, kualitas produk berarti kemampuan suatu produk untuk melakukan fungsinya yang meliputi: daya tahan, keandalan, presisi, kemudahan penggunaan dan perbaikan, serta ciri-ciri lain yang menunjukkan nilainya. Produk-produk yang berkualitas akan memiliki sejumlah keistimewaan yang mampu meningkatkan kepuasan konsumen atas penggunaan produk tersebut.

Kualitas produk yang dirasakan konsumen akan menentukan persepsi konsumen terhadap kinerja, yang pada gilirannya akan berdampak dengan kepuasan pelanggan, sehinggan bisa dikatakan kualitas produk sangat mempengaruhi penjualan pada perusahaan (Amir, 2012). Kepuasan tergantung oleh kualitas produk perusahaan, karena jika semakin tinggi tingkat kualitas poduk maka semakin tinggi tingkat kepuasan pelanggan yang dihasilkan (Kotler dan Keller, 2009: 144).

Dari hasil temuan lapangan diatas, menurut 13 informan produk yang ditawarkan pada Boss Coffee Chocolate sangat baik, karena produk yang mereka tawarkan banyak dan bervariasi serta memiliki nama-nama produk yang unik. Mereka juga mengutamakan rasa dan penampilan yang baik untuk produk mereka, karena jika rasa coffee nya saja sudah nikmat tentu saja akan menarik minat beli konsumen dan pelanggan. Begitu juga dengan penampilan, jika penampilan produk baik secara otomatis konsumen dan pelanggan akan merasa puas. Sedangkan satu orang mengatakan produk yang ditawarkan pada kafe belum berkualitas , karena pada saat dia memesan minuman dan makanan yang ada di menu tidak sesuai dengan kenyataannya, jadi informan tersebut merasa kecewa. Kekecewaan informan tersebut bukanlah menjadi ancaman bagi pihak kafe melainkan menjadi peluang bagi mereka, karena mereka merasa tertantang untuk lebih baik lagi dalam menawarkan produk sehingga pelanggan dan konsumen lain merasa puas.

Boss Coffee Chocolate termasuk kafe yang memiliki kualitas produk, karena menurut konsumen dan pelanggannya produk yang mereka tawarkan sudah sangat baik, dan produknya berkualitas. Dengan adanya produk yang berkualitas, maka dapat menarik minat beli konsumen dan pelanggan yang semakin meningkatkan. Produk yang berkualitas yaitu produk mampu memberikan suatu penampilan yang baik, maksudnya adalah produk yang selalu menampilkan inovasi terbaru sehingga dapat menarik minat beli konsumen, rasa yang nikmat dan berbeda dari pesaing sehingga konsumen suka dengan produk yang ditawarkan, dan menawarkan harga yang murah tetapi dengan produk yang jauh

lebih baik jika dibandingkan dengan pesaing sejenisnya, sehingga konsumen dan pelanggan akan merasa bahwa kebutuhan atau harapan mereka telah terlampaui.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Hapsari (2012), dengan adanya kualitas produk yang baik, maka tentu saja akan semakin menarik minat pelanggan untuk menyukai produk yang dikeluarkan oleh perusahaan tersebut sehingga juga akan berdampak pada kepuasan pelanggan dalam melakukan pembelian dan pemakaian. Sebaliknya apabila kualitas produk tersebut buruk maka juga akan berimbas pada kepuasan pelanggan yang menurun. Sedangkan dalam penelitian yang dilakukan oleh Dewi (2010), dengan adanya kualitas produk yang semakin baik, maka produk yang dihasilkan oleh sebuah perusahaan tentunya akan semakin disukai oleh pelanggan, sehingga akan meningkatkan rasa puas dalam pembelian dan pemakaian. Sebaliknya jika kualitas produk semakin buruk, maka akan menurunkan kepuasan pada pelanggan.

5. Kualitas Pelayanan

Kualitas merupakan suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk, jasa, manusia, proses dan lingkungan yang memenuhi atau melebihi harapan (Tjiptono, 1996:51).Pelayanan merupakan suatu tindakan atau perbuatan seseorang untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan atau konsumennya (Kashmir, 2005:26).Kualitas pelayanan merupakan karakteristik atau kemampuan seseorang untuk memberikan kepuasan kepada pelanggannya.

Kualitas pelayanan memberikan suatu dorongan kepada pelanggan untuk menjalin ikatan hubungan yang kuat dengan perusahaan.Dengan adanya kualitas

pelayanan yang semakin baik, maka pelanggan akan merasa nyaman. Rasa nyaman yang timbul pada diri pelanggan akan meningkatkan rasa puas pelanggan. Sebaliknya jika kualitas layanan semakin buruk, maka akan menurunkan kepuasan pada pelanggan (Dewi, 2010). Salah satu cara agar penjualan perusahaan lebih unggul dibandingkan dengan pesaingnya adalah dengan memberikan pelayanan yang berkualitas dan bermutu yang memenuhi tingkat kepentingan konsumen (Amir, 2012).

Dari hasil temuan lapangan diatas, jelas terlihat bahwa dari 14 informan yang diwawancara oleh peneliti, namun cuma 2 orang infoman yang tidak puas akan pelayanan yang diberikan oleh pegawai kafe. Pegawai kafe selalu ramah dan senyum kepada konsumen dan pelanggannya, karena itu sudah merupakan aturan dan kewajiban dari manajer kafe agar konsumen dan pelanggan merasa puas atas pelayanan yang diberikan oleh pegawai kafe. Selain itu, pelayanan pada saat menyajikan makanan pegawai kafe juga dengan cepat ke meja-meja tamu yang ada, sedangkan pada saat proses pembayaran pihak pegawai pun dengan cepat menanggapi konsumen dan langsung memberikannya bil atau struk pembayarannya serta para pegawai selalu mengatakan selamat datang kembali, terima kasih, sehingga konsumen maupun pelanggan senagn dan puas dengan pelayanan yang diberikan pihak kafe.

Sedangkan menurut 2 informan konsumen yang peneliti wawancara, pelayanan yang diberikan pegawai baik yaitu dalam melakukan pelayanan memberikan menu dan pegawai kafe selalu tersenyum dan ramah, namun dalam hal menyajikan makanan dan minuman mereka sangat lambat, sehingga mereka

kecewa, dan pada saat proses pembayaran para pegawai terlalu sibuk melayani konsumen lain, sehingga mereka sering sekali menunggu lama, jadi menurut mereka cafe ini kekurangan pegawai, seharusnya pegawainya banyak jadi konsumen lain juga tidak merasa kecewa. Walaupun demikian boss coffee chocolate sudah bisa dikatakan bahwa pelayanan yang diberikan mereka sudah berkualitas. Karena pelayanan yang berkualitas yaitu suatu bentuk tindakan baik itu lisan, tulisan, maupun perbuatan yang bertujuan untuk memberikan kepuasan untuk orang lain.

Pihak kafe tentunya tidak mau pelanggannya dan konsumen pindah ke pesaing sejenisnya hanya gara-gara pelayanan yang diberikan oleh pegawainya kurang memuaskan, oleh sebab itu mereka sangat mengutamakan produk yang berkualitas, pelayanan yang baik untuk pengunjung yang datang, sehingga mereka merasa harapan mereka sudah terlampaui, secara otomatis mereka akan merasa puas.

Fasilitas wifi yang diberikan oleh pihak kafe secara tidak langsung sangat menguntungan konsumen dan pelanggan.Konsumen dan pelanggan yang datang bukan sekedar untuk santai dan berkumpul dengan temannya melainkan mereka juga kadang mengerjakan tugas-tugas dari kampus dan sekolahnya. Mahasiswa/pelajar sangat memanfaatkan fasilitas tersebut, karena dengan adanya fasilitas wifi mereka bisa mengarjakan tugas- tugas dengan cepat dan sambil berkumpul dengan temannya, sedangkan untuk yang sudah bekerja atau konsumen lain mereka juga bisa mendownload apa saja yang mereka inginkan

dengan menggunakan fasilitas wifi cafe, karena dari beberapa mereka ada juga yang termasuk anak update yang selalu membutuhkan internet dimana saja.

Desain tempat Boss Coffee Chocolate 14 informan sangat nyaman dan mereka juga sangat tertarik dengan desainnya, karena desain yang dibuat oleh kafe tersebut yaitu desain tempat tempo dolo, dan sedikit bernuansa bali. Sehingga banyak konsumen dan pelanggan yang datang mau berlama-lama di kafe karena tempat yang nyaman, dan ditambah dengan adanya musik yang membuat para konsumen dan pelanggan semakin nyaman. Informan pun juga mau datang lagi ke kafe dikarenakan adanya pelayanan yang baik, kualitas produknya baik yaitu dengan adanya banyak varian produk, desain tempat yang bagus dan musik.

Dalam Penelitian yang dilakukan oleh Ardhana (2010) menyatakan bahwa kualitas pelayanan mempunyai pengaruhyang positif terhadap kepuasan pelanggan.Maka, suatu perusahaan dituntut untukmemaksimalkan kualitas pelayanannya agar mampu menciptakan kepuasan parakonsumennya.Dalam penelitian yang dilakukan oleh Nofita (2013), Semakin baik pelayanan yang diberikan akan mempengaruhitingkat kepuasan yang dirasakan konsumen sehingga usaha tersebut akan dinilaisemakin bermutu. Namun sebaliknya apabila pelayanan yang diberikan kurangbaik dan memuaskan, maka usaha tersebut juga dinilai kurang bermutu. Sedangkan dalam penelitian yang dilakukan oleh Dewi (2010), dengan adanya kualitas layanan yang semakin baik, maka pelanggan akan merasa nyaman. Rasa nyaman yang timbul pada diri pelanggan akan meningkatkan rasa puas pelanggan. Sebaliknya jika kualitas layanan semakin buruk, maka akan menurunkan kepuasan pada pelanggan.

6. Harga

Dalam pengertian yang lebih luas, harga merupakan sejumlah pengorbanan yang diperlukan untuk mendapatkan suatu produk (Suharno dan Sutarso, 2010: 178).Sedangkan menurut Sunarto (2004: 206) harga dapat didefenisikan sebgai jumlah uang yang dibebankan atas suatu produk atau jasa. Bagi perusahaan harga adalah kebijakan pemasaran yang akan langsung mempengaruhi pendapatan.

Harga juga menjadi penting bagi perusahaan, karena harga akan menjadi patokan bagi konsumen untuk membeli produk dan sekaligus pada saat yang sama untuk menentukan berapa besar keuntungan perusahaan. Agar dapat sukses dalam memasarkan suatu barang atau jasa, setiap perusahaan harus menetapkan harganya secara tepat (Tjiptono, 2008:151).

Menurut hasil temuan lapangan, 12 orang informan mengatakan harga yang ditawarkan oleh Boss Coffee Chocolate murah karena sudah termasuk PPN.Dengan banyaknya varian dari minuman dan makanan yang ada mereka mampu menawarkan harga yang relatif murah jika dibandingkan dengan pesaing sejenisnya, dan sesuai dengan kantong mahasiswa/ pelajar yang merupakan salah satu konsumen dan pelanggan kafe tersebut. Harga murah bukan berarti produk yang ditawarkan tidak bagus, akan tetapi produk yang mereka tawarkan sudah berkualitas sehingga konsumen dan pelanggan merasa puas.

Sedangkan 2 orang informan lagi mengatakan bahwa harga yang ditawarkan oleh Boss Coffee Chocolate cukup mahal jika dibandingkan dengan

pesaing sejenisnya, namun karena produk yang banyak varian bagi mereka harga mahal tidak menjadi persoalan, dan produk yang ditawarkan juga harus berkualitas sehingga mereka mau datang kembali ke kafe tersebut.

Harga yang ditawarkan oleh boss coffee chocolate tidak mahal, sudah standart jika dibandingkan dengan pesaingnya.Karena harga yang mereka tawarkan sudah termasuk dengan PPN.Walaupun harga yang mereka tawarkan tidak mahal, untuk produk mereka menjamin tidaklah murahan, karena harga mahal belum tentu kualitas bagus, bisa saja pihak cafe hanya ingin keuntungan semata tidak memikirkan bagaimana pelanggan dan konsumen kecewa.Produk yang boss coffee chocolate tawarkan sudah sesuai dengan harga yang mereka tetapkan, sehingga konsumen dan pelanggan merasa puas tidak kecewa.

Dalam penelitian yang dilakukan Dewi (2010) Jika harga yang ditetapkan oleh sebuah perusahaan tidak sesuai dengan manfaat produk maka hal itu dapat menurunkan tingkat kepuasan pelanggan, dan sebaliknya jika harga yang ditetapkan oleh sebuah perusahaan sesuai dengan manfaat yang diterima maka akan meningkatkan kepuasan pelanggan.Sedangkan dalam penelitian Hapsari (2012), jika harga yang ditetapkan oleh perusahaan tidak sesuai dengan kualitas, keunggulan dan manfaat produk maupun fasilitas yang disediakan oleh perusahaan tersebut maka hal tersebut dapat menimbulkan rasa ketidakpuasan pelanggan. Sebaliknya, jika harga yang ditetapkan sangat kompetitif dan sesuai maka akan meningkatkan kepuasan pelanggan.

7. Kreativitas dan Inovasi

Dalam kehidupan ini kreativitas dan inovasi sangat penting, karena kreativitas dan inovasi merupakan suatu kemampuan yang sangat berarti dalam proses kehidupan manusia.Kreativitas tidak hanya kemampuan dan keterampilan berimajinasi. Kreativitas tidak hanya keahlian dalam membuat sesuatu atau keahlihan dalam mengelola suatu bisnis sehingga menghasilkan keuntungan dan manfaat yang lebih bagi pengusaha dan kreativitas tidak hanya motivasi. Inovasi adalah pengenalan produk baru, proses atau sistem baru yang membawa kesuksesan ekonomi bagi perusahan dan kesuksesan social bagi konsumen/ pengguna serta komunitas lingkungan yang lebih luas (Fontana, 2011:18).

Kreativitas dan inovasi tentunya ada pada setiap perusahaan maupun kafe, karena dengan adanya keduanya kafe akan semakin banyak varian menu dan, lebih kreatif dalam mendesain tempat sedemikian rupa sehingga kelihatannya semakin bagus. Apalagi kreativitas dan inovasi produk, maupun desain tempat berbeda dengan pesaingnya, maka tidak menutup kemungkinan kafe tersebut akan semakin banyak konsumen dan pelanggannya. Untuk memenuhi kepuasan pelanggan tersebut, seorang pengusaha haruslah memiliki kemampuan dalam menciptakan nilai tambah terhadap produk dari industrinya, dan jasa layanan yang diberikan kepada pelanggan (konsumen), hal ini dapat dilakukan melalui peningkatan kreativitas dan keinovasian dalam kewirausahaan (Krisdiyanti, 2010).

Dari hasil temuan lapangan, menurut 12 informan Boss Coffee Chocolate telah mampu berkreativitas dalam produknya.Sehingga mereka banyak menciptakan inovasi-inovasi dari produk minuman dan makanan yang jauh lebih banyak jika dibandingkan dahulu. Sebelumnya kafe ini hanya menyediakan minuman coffee dan chocolate saja yang belum banyak variannya, sehingga kafe jumlah konsumen dan pelanggan yang datang sedikit. Sedangkan 2 informan lagi mengatakan bahwa Boss Coffee Chocolate belum bisa dikatakan kreatif dalam hal menciptakan produk, karena beberapa produk mereka ada ditawarkan oleh pesaing sejenisnya.

Dari hasil temuan lapangan, sudah jelas terlihat bahwa manajer boss coffee chocolate sudah lebih kreatif jika dibandingkan dengan sebelumnya, karena adanya motivasi dan keahlian/keterampilan manajer kafe pun mulai menciptakan kreativitas pada menu-menu kafe, sehingga banyak inovasi produk baik minuman dan makanan. Manajer kafe menciptakan banyak varian dengan nama yang unik, sehingga konsumen dan pelanggan akan penasaran dan ingin mencobanya.

Selain kreativitas dalam produk, menejer kafe juga kreatif dalam hal desain tempat, pihak cafe ahli dalam mendesain tempat sedemikian rupa sehingga tempatnya menjadi lebih menarik dengan konsep tempo dulu dan sedikit bernuansa bali, serta mereka juga mampu menata meja dan kursi dengan rapi sehingga konsumen dan pelanggan nyaman dan santai.

Boss coffee chocolate sudah berinovasi dari pesaingnya, karena banyak informan yang mengatakan produk kafe ini sudah berinovasi jika dibandingkan dengan pesaingnya. Dengan adanya kreativitas dan inovasi dari segi rasa, penampilan, varian produknya serta desain tempat secara tidak langsung merupakan keuntungan bagi pihak manajer dan supervisor karena konsumen dan pelanggan yang datang semakin meningkat jika dibandingkan dengan sebelum pergantian nama kafe.

BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Kita sering merasakan puas atau tidak puas dengan sebuah produk yang kita beli.Sebenarnya, perasaan itu muncul ketika kita membandingkan antara yang kita harapkan dengan yang kita rasakan. Jadi, kepuasan pelanggan yaitu sejauh mana manfaat sebuah produk yang dirasakan sesuai dengan apa yang diharapkan pelanggan. Adapun faktor- faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan yaitu:

1. Kualitas produk

Kualitas memiliki keterkaitan erat dengan kepuasan pelanggan, sebab kualitas memberikan dorongan kepada pelanggan untuk menjalin ikatan yang kuat dengan perusahaan.Dalam jangka panjang, ikatan yang seperti ini memungkinkan perusahaan untuk memahami dengan seksama harapan pelanggan serta kebutuhan mereka.Dengan demikian, perusahaan dapat meningkatkan kepuasaan pelanggannya, di mana perusahaan memaksimumkan pengalaman pelanggan yang menyenangkan dan meminimumkan atau meniadakan pengalaman pelanggan yang kurang menyenangkan.

Dari hasil wawancara diatas, maka jelas terlihat produk yang ditawarkan Boss Coffee Chocolate sudah berkualitas jika dibandingkan dengan pesaing sejenisnya.Padahal mereka baru beberapa bulan baru menawarkan banyak varian produknya jika dibandingkan dengan sebelumnya, mereka mampu bersaing

dengan pesaing sejenisnya. Produk yang berkualitas yaitu produk mampu memberikan suatu penampilan yang baik, maksudnya adalah produk yang selalu menampilkan inovasi terbaru sehingga dapat menarik minat beli konsumen, rasa yang nikmat dan berbeda dari pesaing sehingga konsumen suka dengan produk yang ditawarkan, dan menawarkan harga yang murah tetapi dengan produk yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan pesaing sejenisnya, sehingga konsumen dan pelanggan akan merasa bahwa kebutuhan atau harapan mereka telah terlampaui.

2. Kualitas Pelayanan

Dengan adanya kualitas pelayanan yang semakin baik, maka pelanggan akan merasa nyaman. Rasa nyaman yang timbul pada diri pelanggan akan meningkatkan rasa puas pelanggan. Sebaliknya jika kualitas layanan semakin buruk, maka akan menurunkan kepuasan pada pelanggan.Dari hasil wawancara diatas, jelas terlihat bahwa dari 14 orang informan yang diwawancara oleh peneliti pada saat dilapangan, namun cuma 2 orang infoman yang tidak puas akan pelayanan yang diberikan oleh pegawai café. Walaupun demikian boss coffee chocolate sudah bisa dikatakan bahwa pelayanan yang diberikan mereka sudah berkualitas. Karena pelayanan yang berkualitas yaitu suatu bentuk tindakan baik itu lisan, tulisan, maupun perbuatan yang bertujuan untuk memberikan kepuasan untuk orang lain. Pihak kafe tentunya tidak mau pelanggannya dan konsumen pindah ke pesaing sejenisnya hanya gara-gara pelayanan yang diberikan oleh pegawainya kurang memuaskan, oleh sebab itu mereka sangat mengutamakan produk yang berkualitas, pelayanan yang baik untuk pengunjung yang datang,

sehingga mereka merasa harapan mereka sudah terlampaui, secara otomatis mereka akan merasa puas.

3. Harga

Harga juga menjadi penting bagi perusahaan, karena harga akan menjadi patokan bagi konsumen untuk membeli produk dan sekaligus pada saat yang sama untuk menentukan berapa besar keuntungan perusahaan. Jika harga yang ditetapkan oleh sebuah perusahaan tidak sesuai dengan manfaat produk maka hal itu dapat menurunkan tingkat kepuasan pelanggan, dan sebaliknya jika harga yang ditetapkan oleh sebuah perusahaan sesuai dengan manfaat yang diterima maka akan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Dari hasil wawancara di atas, harga yang ditawarkan oleh boss coffee chocolate tidak mahal, sudah standart jika dibandingkan dengan pesaingnya. Karena harga yang mereka tawarkan sudah termasuk dengan PPN.walapun harga yang mereka tawarkan tidak mahal, untuk produk mereka menjamin tidaklah murahan, karena harga mahal belum tentu kualitas bagus, bisa saja pihak kafe hanya ingin keuntungan semata tidak memikirkan bagaimana pelanggan dan konsumen kecewa. Produk yang boss coffee chocolate tawarkan sudah sesuai dengan harga yang mereka tetapkan, agar konsumen dan pelanggan merasa puas tidak kecewa.

4. Kreativitas dan Inovasi

Dalam kehidupan ini kreativitas dan inovasi sangat penting, karena kreativitas dan inovasi merupakan suatu kemampuan yang sangat berarti dalam proses kehidupan manusia.Kreativitas dan inovasi tentunya ada pada setiap perusahaan maupun kafe, karena dengan adanya keduanya kafe akan semakin banyak varian menu dan, lebih kreatif dalam mendesain tempat sedemikian rupa sehingga kelihatannya semakin bagus.

Dari hasil wawancara diatas, sudah jelas terlihat bahwa manajer boss coffee chocolate sudah lebih kreatif jika dibandingkan dengan sebelumnya, karena adanya motivasi dan keahlian/keterampilan manajer kafe pun mulai menciptakan kreativitas pada menu-menu kafe, sehingga banyak inovasi produk baik minuman

Dokumen terkait