BAB IV PAPARAN DAN ANALISIS DATA
B. Analisis Data
2. Analisis penyebab terjadinya interferensi bahasa
Sebagaimana yang telah di paparkan pada bab sebelumnya mengenai faktor penyebab interferensi bahasa Jawa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia antara lain:
a. Faktor kedwibahasaan
Faktor kedwibahasaan ini terjadi karena dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia guru lebih condong menggunakan bahasa Jawa dan terbiasa menggunakan bahasa Jawa, bahkan guru lebih akrab dengan bahasa Jawa, sehingga peserta didik mengalami kontak bahasa dalam berkomunikasi. Tidak cukupnya kosakata suatu bahasa dalam menghadapi kemajuan dan pembaharuan. Selain itu, menghilangnya kata-kata yang jarang digunakan, kebutuhan akan sinonim dan antonim dan prestise bahasa sumber. Kedwibahasaan peserta tutur dan tipisnya kesetiaan terhadap bahasa penerima juga merupakan faktor penyebab terjadinya interferensi bahasa.
b. Faktor kebiasaan
Faktor kebiasaan terjadi karena akibat terbawanya kebiasaan- kebiasaan ujaran bahasa ibu (bahasa pertama) dan lebih akrab menggunakan bahasa Jawa, bahasa tersebut menjadi bahasa ibu dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian peserta didik jadi lebih terbiasa menggunakan bahasa Jawa dalam bahasa sehari-harinya. Peserta didik pun lebih menguasai bahasa Jawa, dikarenakan bahasa
Jawa merupakan bahasa ibu sejak ia lahir hingga tumbuh besar, sehingga bahasa yang di pahami oleh siswa adalah bahasa Jawa.
BAB V PENUTUP A. Simpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai interferensi bahasa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas 1 MI Nyatnyono 01 Ungaran Barat Kabupaten Semarang, dapat disimpulkan bahwa:
1. Interferensi yang terdapat dalam penelitian ini adalah interferensi morfologi dengan unsur afiks, reduplikasi dan kompositum.
2. Adapun faktor penyebab terjadinya interfensi bahasa Jawa dalam pembelajaran bahasa Indonesia, yaitu: a) kedwibahasaan terjadi karena dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia guru terkadang menggunakan bahasa Jawa dan lebih condong menggunakan bahasa Jawa. Sehingga peserta didik mengalami kontak bahasa dalam berkomunikasi. b) kebiasaan siswa menggunakan bahasa Jawa dalam berkomunikasi baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya.
B. Saran
Berdasarkan tindak lanjut dari penelitian ini, maka penulis memberikan beberapa saran, diantaranya sebagai berikut:
1. Bagi Kepala Sekolah
Hendaknya kepada kepala sekolah memberikan dukungan kepada guru dalam mengajar dengan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan
guru dalam kegiatan belajar mengajar, baik media pembelajaran maupun pelatihan-pelatihan untuk mengembangkan keterampilan mengajar guru di sekolah.
2. Bagi Guru
Penelitian ini, sangat diharapkan dapat menjadi refleksi bagi para pendidik untuk dapat menerapkan tentang penggunan bahasa dengan baik dan benar, supaya kedepannya pun lebih baik dalam tercapainya cita-cita dalam mencerdaskan anak bangsa.
3. Bagi Siswa
Diharapkan bagi siswa untuk lebih menghargai guru dalam pembelajaran di kelas dan dapat bekerja sama dengan baik dalam proses belajar mengajar. Gemar berbahasa Indonesia yang baik dan benar, karena bahasa Indonesia itu indah apabila digunakan dengan baik dan benar maka cintailah bahasa Indonesia.
DAFTAR PUSTAKA
Arum, Imam Mas. 2017. Modul Pengantar Perkuliahan Semester Genap Teori Dan Sejarah Sastra. Salatiga: Tidak diterbitkan
Atmaja, Dwija. 2018. Bahasa Jawa Untuk SD/MI. Sukoharjo: CV Hasan Pratama Bahroni. 2012. Kuasailah Dunia Dengan Bahasa Memahami Pokok-pokok Ilmu
Bahasa. Salatiga: STAIN Salatiga Pres
Dardjowidjojo, Soenjono. 2003. Psikolinguistik Pengantar pemahaman Bahasa Manusia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia
Darajat, Zakiah dkk. 2014. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara
Harjawiyana, Haryana dkk. 2001. Kamus Unggah-ungguh Basa Jawa. Yogyakarta: Kanisius
Maryam, Siti. 2002. Buku Pedoman Guru Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta: Departemen Agama RI
Purwadi. 2004. Kamus Jawa-Indonesia Populer. Yogyakarta: Media Abadi . .. 2005. Belajar Bahasa Jawa Krama Inggil. Jogjakarta: Hanan Pustaka . 2005. Unggah-ungguhing Basa Jawi. Jogjakarta: Hanan Pustaka Sugono, Dendy dkk. 2003. Pengindonesiaan Kata dan Istilah Asing I. Jakarta:
Departemen pendidikan Nasional
. 2003. Buku Praktis Bahasa Indonesia Jilid I. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Suandi, I Ngenah. 2014. Sosiolinguistik. Yogyakarta: Graha Ilmu
Sudaryanto. 1994. Pemanfaatan Potensi Bahasa. Jogjakarta: Gadjah Mada University Press
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama : Nurul Asfiyah
Tempat/Tanggal lahir : Kab. Semarang 14 Januari 1996 Jenis Kelamin : Perempuan
Kewarganegaraan : Indonesia
Agama : Islam
Alamat :
No. Hp : 0895365392724
Riwayat Pendidikan :
1. MI Rohmatullah Cokro Grabag Magelang , lulus tahun 2008
2. MTs Rohmatullah Cokro Grabag Magelang, lulus tahun 2011
3. MA Al-Manar Bener Tengaran Semarang, lulus tahun 2014
Riwayat Organisasi :
1. Ketua OSIS 2009 MTs Rohmatullah Cokro 2. Pengurus IKASAMA PP Al-Manar
3. Sekretaris II HMJ PGMI 2015-2016
4. Bendahara Karang Taruna Nyatnyono 2017- sekarang
Demikian riwayat hidup ini dibuat sebenar-benarnya.
Krajan RT/RW: 002/004, Desa Nyatnyono, Kec. Ungaran Barat Kab. Semarang
DAFTAR PERTANYAAN WAWANCARA
Daftar pertanyaan wawancara dibagi menjadi dua versi yaitu: 1) versi pertanyaan guru untuk siswa tentang penyebab terjadinya interferensi dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas 1 MI Nyatnyono 01 Ungaran Barat kabupaten Semarang. 2) versi pertanyaan untuk guru tentang penyebab terjadinya interfernsi dalam penganjar pembelajaran bahasa Indonesia di kelas 1 MI Nyatnyono 01 Ungaran Barat kabupaten Semarang. Adapun daftar pertanyaannya sebagai berikut:
A. Daftar pertanyaan guru untuk siswa tentang penyebab terjadinya interferensi dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia.
1. Bahasa pertama apa yang dikuasai siswa di kelas 1 MI Nyatnyono 01 Ungaran Barat Kabupaten Semarang?
2. Ada berapakah bahasa yang dikuasai oleh siswa?
3. Bahasa apakah yang digunakan oleh siswa untuk berkomunikasi ketika berada di lingkungan tempat tinggalnya?
4. Bahasa apakah yang digunakan oleh siswa untuk berkomunikasi ketika berada di lingkungan sekolah?
5. Mengapa siswa kelas 1 lebih memilih menggunakan bahasa Jawa dalam berkomunikasi?
B. Daftar pertanyaan guru tentang penyebab terjadinya interferensi dalam pengantar pembelajaran bahasa Indonesia.
2. Ada berapakah bahasa yang dikuasai oleh guru di kelas 1 MI Nyatnyono 01 Ungaran Barat Kabupaten Semarang?
3. Bahasa apa yang digunakan oleh guru untuk berkomunikasi di lingkungan tempat tinggalnya?
4. Bahasa apa yang digunakan oleh guru untuk berkomunikasi di lingkungan sekolah?
5. Mengapa guru lebih memilih menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Jawa dalam pengantar pembelajaran bahasa Indonesia?
LAMPIRAN
Suasana Kegiatan Belajar Mengajar Bahasa Indonesia
Ketika Guru dan Peserta didik berkomunukasi