VI ANALISIS SIKAP KONSUMEN BERAS ORGANIK SAE
7.1. Analisis Tingkat Kepentingan Atribut Beras
7.4.1. Analisis Sensitivitas Harga Beras Organik SAE
Harga beras organik SAE adalah sebesar Rp. 9000 per kg. Untuk mengetahui tingkat harga terendah, tingkat harga, tingkat harga tertinggi, tingkat harga minimum, tingkat harga optimum, dan rentang harga yang diterima responden sebagai rentang harga jual beras organik SAE maka dilakukan analisis sensitivitas harga untuk mengetahui lima tingkat harga tersebut.
Harga yang digunakan pada beras organik SAE adalah dari harga minimum Rp.5000 per kg hingga harga maksimum Rp.17000 per kg. Harga yang diberikan konsumen ini maka ditentukan tiga belas titik harga untuk dipilih oleh responden. Masing-masing merupakan harga dengan selisih Rp.1000. Nilai nominal selisih Rp.1000 digunakan dengan asumsi bahwa perubahan harga beras organik SAE umumnya sebesar Rp.1000. Selain itu nominal selisih Rp.1000 juga di asumsikan harga psikologis, dimana perubahan harga Rp.1000 untuk produk beras organik SAE bisa mempengaruhi keputusan pembelian oleh konsumen.
Berdasarkan hasil survey 40 orang responden, diperoleh bahwa ada beberapa responden yang memilih pada kategori harga yang terlalu murah bagi produk beras organik SAE.
65 Penilaian responden mengenai harga yang termasuk kategori harga sangat murah di dominasi pada harga Rp.6000 per kg sebanyak 50 persen responden, dikatakan termasuk kategori harga murah yaitu pada harga Rp. 8000 per kg sebanyak 22,5 persen responden, penilaian responden mengenai harga yang termasuk kategori harga mahal adalah pada harga Rp. 11.000 per kg sebanyak 30 persen responden sementara pada kategori tingkat harga sangat mahal di dominasi pada harga 14.000 per kg sebanyak 35 persen responden. Selengkapnya mengenai penilaian responden terhadap harga jual beras organik SAE dapat dilihat pada Tabel 14.
Tabel 14. Penilaian Responden Terhadap Harga Jual Beras Organik SAE kemasan 5
kg untuk setiap kategori harga.
Harga Sangat Murah Murah Mahal Sangat Mahal
Rp/kg Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah %
5000 7 17.5 0 0 0 0 0 0 6000 20 50 1 2.5 0 0 0 0 7000 3 7.5 5 12.5 0 0 0 0 8000 4 10 18 45 0 0 0 0 9000 4 10 14 35 12 30 0 0 10000 2 5 2 5 7 17.5 0 0 11000 0 0 0 0 7 17.5 7 17.5 12000 0 0 0 0 12 30 10 25 13000 0 0 0 0 0 0 4 10 14000 0 0 0 0 0 0 9 22.5 15000 0 0 0 0 2 5 6 15 16000 0 0 0 0 0 0 3 7.5 17000 0 0 0 0 0 0 1 2.5 Total 40 100 40 100 40 100 40 100
Selanjutnya dalam analisis sensitivitas harga akan diketahui tingkat harga minimum atau Indifferent Price Point (IPP), tingkat harga optimum (OPP), tingkat harga terendah (MCP), serta tingkat harga tertinggi bagi produk beras organik SAE.
66 1. Hasil perpotongan garis yang menunjukkan kategori harga mahal dan kategori harga murah disajikan pada Gambar 11.
Gambar 11. Grafik Indifferent Price Point (IPP) Terhadap Harga Jual Beras Organik SAE.
Berdasarkan Gambar 11 dapat dilihat bahwa, tingkat harga minimum (IPP) bagi beras organik SAE dihasilkan saat jumlah responden yang menyatakan pada tingkat harga tertentu harga beras organik SAE tergolong murah sama dengan jumlah responden yang menyatakan pada tingkat harga tertentu harga beras organik SAE tergolong mahal. Didapat bahwa tingkat harga minimum (IPP) bagi produk beras organik SAE berada pada tingkat harga Rp. 9300 per kg. IPP pada tingkat harga tersebut menunjukkan harga murah bagi produk beras organik SAE berdasarkan penilaian responden.
67 2. Hasil perpotongan garis yang menunjukkan kategori harga sanat mahal dan kategori sangat harga murah disajikan pada Gambar 12.
Gambar 12. Grafik Optimum Price Point (OPP) Terhadap Harga Jual Beras Organik
SAE.
Berdasarkan Gambar 12 dapat dilihat bahwa Optimum Price Point (OPP) menunjukkan perpotongan garis antara responden yang menganggap harga beras organik SAE sangat murah dan responden yang menganggap harga beras organik SAE sangat mahal. Dengan kata lain OPP dalam grafik terbentuk dari perpotongan antara garis yang menunjukkan tingkat harga terlalu murah dan garis yang menunjukkan tingkat harga terlalu mahal. Berdasarkan garis perpotongan tersebut didapatkan bahwa tingkat harga optimum bagi produk beras organik SAE berada pada tingkat Rp.10000 per kg yang disajikan pada Gambar 12.
68 3. Hasil perpotongan garis yang menunjukkan kategori harga sangat murah dan kategori harga tidak murah disajikan pada Gambar 13.
Gambar 13. Grafik Marginal Cheap Point (MCP) Terhadap Harga Jual Beras Organik SAE.
Tingkat harga terendah (MCP) didapatkan dari hasil perpotongan antara garis yang menunjukkan tingkat harga pada kategori sangat murah dan tidak murah dan ditunjukkan pada tingkat harga Rp.5200 per kg yaitu tingkat harga terendah bagi produk yang menunjukkan nilai batas bawah pada produk tersebut. 4. Hasil perpotongan garis yang menunjukkan kategori harga sangat mahal dan kategori harga tidak mahal disajikan pada Gambar 14.
Gambar 14. Grafik Marginal Ekspensive Point (MEP) Terhadap Harga Jual Beras Organik SAE.
MEP MCP
69 Tingkat harga tertinggi (MEP) didapatkan dari hasil perpotongan garis yang menunjukkan tingkat harga pada kategori sangat mahal dan tidak mahal. Berdasarkan Gambar tersebut diatas dapat dilihat bahwa hasil perpotongan garis tersebut didapatkan tingkat harga tertinggi (MEP) bagi produk beras organik SAE berada pada tingkat Rp. 12.900 per kg. Pada kategori harga tersebut responden merasa sangat mahal membeli beras organik SAE jika harga jualnya diatas tingkat harga tertinggi yaitu sebesar Rp. 12.900 per kg atau disebut nilai batas atas bagi produk.
Harga beras organik SAE saat ini yaitu Rp. 9000 per kg, berada pada rentang harga yang dapat diterima yaitu antara harga minimum Rp. 5200 per kg dan harga maksimun Rp. 12900/kg. Pada rentang ini responden masih mau membeli beras organik SAE tanpa meragukan kualitasnya. Karena itu bila suatu saat perusahaan akan menaikkan harga beras organik SAE disarankan tidak melebihi tingkat harga tertinggi berdasarkan penilaian konsumen yaitu Rp. 12.900 per kg. Hasil analisis sensitivitas harga berdasarkan penilaian responden disajikan pada Tabel 15.
Tabel 15. Hasil Analisis Sensitivitas Harga
No. Analisis sensitivitas Harga Beras Organik SAE
1 Tingkat harga terendah (MCP) Rp.5200 per kg
2 Tingkat harga minimum (IPP) Rp.9300 per kg
3 Rentang harga (RAP) Rp.5200 per kg - 12900 per kg
4 Tingkat harga optimum (OPP) Rp.10000 per kg
5 Tingkat harga tertinggi (MEP) Rp.12.900 per kg