• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Strategi Perusahaan

Dalam dokumen Analisa dan Perancangan Sistem E Procure (Halaman 49-57)

BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN

3.2 Analisis Strategi Perusahaan

Untuk menganalisa lingkungan bisis perusahaan, dapat dilakukan

dengan menggunakan analisis Value Chain Porter, yang berkonsentrasi pada analisa

lingkungan internal perusahaan, bagaimana keterkaitan antara aktivitas yang terjadi di

perusahaan, dan sejauh mana aktivitas telah mendukung peningkatan nilai - nilai pada

perusahaan.

Dalam penentuan strategi yang paling tepat bagi perusahaan, salah satunya

dibutuhkan analisis nilai dari segi aktifitas yang dilakukan oleh perusahaan. Arahan

strategi yang dirancang nantinya harus dapat meningkatkan nilai - nilai dari

perusahaan.

Telah dijelaskan terdapat 9 aktifitas dalam Vaue Chain Porter utama maupun

pendukung pada bab sebelumnya, baik itu aktivitas utama maupun pendukung. Pada

sub bab ini akan dijelaskan bagaimana peran procurement secara keseluruhan maupun

dukungannya dalam meningkatkan margin perusahaan. Kondisi lingkungan pada

Oenpao Asian Food Restaurant dapat digambarkan berdasarkan

teori analisis Value Chain dari Porter sebagai berikut:

41

Sumber: Oenpao Asian Food Restaurant (2014)

Primary Activities

1. Inbound Logistics

Kegiatan - kegiatan yang dilakukan dalam tahap ini meliputi:

a. Melakukan permintaan pemesanan bahan baku ke Supplier oleh bagian

Purchasing.

b. Menerima serta memeriksa kelengkapan kecocokan barang yang dikirimkan

dari bagian Supplier oleh bagian Logistic.

c. Mengendalikan persediaan bahan baku makanan dari pihak pemasok untuk

melayani permintaan gerai cabang dalam memenuhi pelayanannya dengan

costumer.

Dari kegiatan - kegiatan ini mendukung operasional perusahaan, nilai yang

didapatkan adalah kelancaran pasokan barang dan bahan baku terjamin sesuai

dengan permintaan cabang dalam kondisi yang baik.

2. Operations

Untuk operations di masing - masing gerai cabang (pengolahan makanan) sudah

berdasarkan SOP (Standar Operational Kerja) yang di keluarkan oleh perusahaan.

Dalam rangkaian Value Chain untuk restaurant, tujuan utamanya adalah dapat

melayani kebutuhan costumer. Pada tahap ini kegiatan - kegiatan yang dilakukan

adalah:

a) Mengatur penyimpanan stok dan bahan baku pada tiap- tiap gerai cabang,

b) menjaga kualitas bahan baku agar menjadi produk yang dapat dinikmati

konsumen

c) Mengolah makanan dengan standart yang dikeluarkan oleh perusahaan, agar

mutu dan cita rasa makanan tetap merata.

d) menjaga kebersihan lingkungan tempat mengolah makanan

Dari kegiatan - kegiatan ini yang didapatkan adalah penyimpanan bahan baku

dengan kondisi baik, menjaga kualitas bahan baku, dan juga pengolahan yang

sesuai standart ddapat memberikan kepercayaan bahwa produk yang dijual aman

bagi tubuh dan kesehatan konsumen

3. Outbond Logistics

a) Melakukan penjadwalan pengiriman ke gerai cabang sesuai dengan pesanan

yang dilakukan dan tanggal yang dibutuhkan cabang.

b) Mengirim barang dan bahan baku sesuai dengan jadwal rute yang telah dibuat

dan juga memeriksa kesesuaian barang dan bahan baku yang akan dikirim

dengan pesanan yang diminta.

Dari kegiatan - kegiatan diatas nilai yang didapatkan adalah menjaga

kepercayaan gerai cabang dalam permintaan bahan baku kepada pusat dan juga

kepastian barang yang dikirimkan dalam kondisi yang baik dan tepat waktu

4. Marketing and Sales

a. Menentukan target segmentasi pembeli yaitu adalah masyarakat luas.

b. Memasarkan produknya dengan melakukan promosi dan membuat citra yang

baik kepada customer sehingga diharapkan kesan yang baik bisa menyebar ke

calon customer yang datang.

c. Meningkatkan terus kualitas dan mengembangkan menu yang lebih variatif

untuk memenuhi permintaan dan minat masyarakat terhadap makanan asia

yang sedang meningkat.

Dari kegiatan - kegiatan diatas nilai yang didapatkan adalah strategi dalam

meningkatkan penjualan restaurant

5. Service

a. O'Cafe

Layanan coffe shop yang menyediakan berbagai menu tambahan

pada Oenpao Asian Food Restaurant seperti kopi, pasta, dan

juga cemilan untuk bersantai.

b. Layanan Oenpao Express

Oenpao Asian Food Restaurant menyediakan layanan pesan antar yang

dinamakan Oenpao Express, Oenpao Express memiliki nomor telepon yang

berbeda tiap gerai, dan dapat memesan makanan pada gerai terdekat.

c. Layanan Oenpao Catering

Oenpao Asian Food Restaurant menyediakan bentuk layanan

43

berbagai acara keluarga atau kantor yang dibagi ke dalam 2

tema yaitu outside catering yang menyediakan fasiltas

catering baik buffet maupun set menu untuk berbagai acara

yang dibutuhkan diluar restaurant seperti acara ulang tahun,

acara kantor, launching, seminar, arisan. dan Inside catering

yang dilakukan pada restaurant Oenpao Asian Food

Restaurant.

Support Activities

Untuk menjalankan aktivitas - aktivitas utama Oenpao Asian Food

Restaurant membutuhkan aktivitas - aktivitas yang mendukung

terlaksananya proses bisnis perusahaan yang meliputi:

1. Firm Infrastructure

Infrastructure merupakan sarana dan prasarana yang diperlukan oleh perusahaan

dalam mendukung proses bisnis Oenpao Asian Food Restaurant.

Infrastruktur tersebut secara keseluruhan adalah:

a. Tata letak penempatan bahan baku dan barang jadi untuk mengoptimalkan

pemanfaat tempat (gudang) yang disesuaikan dengan gerai - gerai yang

tersebar.

b. Perencanaan strategi bisnis perusahaan yang dilakukan oleh Direktur agar

perusahaan dapat terus maju dan berkembang.

c. Pengelolaan hukum dan legal perusahaan yang berjalan atau dibutuhkan

perusahaan.

d. Tata tertib pegawai seperti jam kerja, hari libur, cuti, dan tata tertib lainnya.

2. Human Resource Management

a. Melakukan perencanaan kebutuhan sumber daya manusia.

b. Melakukan pembinaan, pendidikan, serta pengembangan kemampuan

karyawan agar terlatih.

c. Mengutamakan kesejahteraan karyawan

.

3. Technology Development

Oenpao Asian Food Restaurant menggunakan teknologi sistem

berbasis komputer, serta jaringan intranet dan internet yang

dapat mendukung kelancaran dari proses bisnisnya, seperti masin kasir sudah

terhubung dengan jaringan. Dalam hal server, setiap gerai memiliki server, dan

kantor pusat juga memiliki server database.

dari aktifitas - aktifitas tersebut maka Oenpao Asian Food Restaurant

mendapat nilai sebagai berikut:

a. Manajemen data dan informasi yang lebih baik

b. Mempercepat arus proses bisnis dan kinerja karyawan

4. Procurement

Dalam melakukan pengadaan bahan baku, yang dilakukan oleh Oenpao Asian

Food Restaurant bekerjasama dengan supplier tetap, yaitu supplier dalam

negri (khusus bahan baku tertentu, contohnya bumbu) dan supplier luar negri

khusus daging bebek. Sedangkan untuk bahan baku lainnya dikirim dari gudang

pusat contohnya dimsum. Pengadaan bahan baku dilakukan ketika persediaan

barang mencapai kondisi batas minimum. Pengadaan bahan bakudilakukan untuk

memenuhi permintaan customer dan juga cabang, melakukan pemesanan dan

pembelian ke Supplier untuk mendukung aktivitas pengadaan bahan baku

3.2.2 Analisis SWOT

Untuk melakukan evaluasi dari prosedur analisis kondisi faktor eksternal dan

internal yang mengklarifikasi kondisi objek dalam empat kategori Strength

(Kekuatan), Weakness (Kelemahan), Opportunity (Faktor Pendukung), and Threat

(Faktor Penghambat/Ancaman) dilakukan wawancara dengan manager Oenpao

Asian Food Restaurant.

Berikut ini merupakan hasil analisis SWOT pada Oenpao Asian

Food Restaurant :

1. Kekuatan (Strength)

Kekuatan (Strength), adalah situasi atau kondisi internal yang

merupakan kekuatan perusahaan saat ini.

1) Brand Image restaurant yang sudah dikenal baik di

masyarakat.

Oenpao Asian Food Restaurant adalah salah satu restaurant

asia terkemuka di Jakarta. Popularitas yang sudah dimiliki ini

45

Food Restaurant. Dengan Brand Image yang sudah cukup

dikenal, maka akan lebih mudah untuk memperluas pangsa

pasar.

2) Termasuk sebuah franchise makanan Asia yang cepat

berkembang

Oenpao Asian Food Restaurant termasuk waralaba makanan

Asia dengan nuansa Tionghoa dan peranakan yang cukup

berkembang dengan pesat dibanding dengan pesaingnya,

contohnya seperti Dim Sum Inc, Imperial Kitchen & Dimsum,

Dimsum Bamboo, Dimsum Festival.

3) Sudah memiliki puluhan gerai franchise saat ini.

Oenpao Asian Food Restaurant sudah memiliki total 20 gerai.

Kebanyakan gerai terletak di kawasan kuliner yang strategis

dan tiap gerai memiliki standar kualitas yang sama.

4) Perusahaan cukup inovatif.

O’Cafe by Oenpao adalah salah satu inovasi baru yang dibentuk oleh

Oenpao Asian Food Restaurant yang sangat cocok terhadap trend

masyarakat saat ini yang gemar nongkrong di cafe .

5) Kualitas produk yang baik dan variatif

Oenpao Asian Food Restaurant memastikan menyajikan

kualitas produk yang baik dan juga menambah menu-menu

yang lebih variatif agar digemari berbagai kalangan.

2. Kelemahan (Weakness)

Kelemahan (Weakness), adalah situasi atau kondisi internal yang

menghambat perusahaan mencapai objektif yang diinginkan..

Dewasa ini teknologi informasi merupakan suatu hal yang sangat penting bagi

perusahaan. Salah satu kelemahan dari Oenpao Asian Food Restaurant adalah

kurangnya pemanfaatan teknologi informasi khususnya pada bidang procurement.

Dengan menerapkan sistem procurement berbasis teknologi informasi maka akan

lebih mempermudah dan tentunya lebih efisien.

2) Proses pengadaan bahan baku kurang terorganisir

Proses pengadaan barang yang ada antara pusat, cabang dan Supplier dinilai

kurang efisien dan memakan waktu cukup lama. Padahal proses pengadaan bahan

baku merupakan suatu proses yang perlu mendapat perhatian penuh karena akan

sangat mempengaruhi proses bisnis yang berjalan.

3) Kesalahan dan keterlambatan pengiriman barang oleh Supplier

Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh perusahaan adalah kesalahan dan

keterlambatan pengiriman barang. Tentunya hal ini sangat mengganggu proses

produksi perusahaan.

4) Tingginya kemungkinan Human Error pada proses procurement yang masih

manual

Proses procurement yang manual sangat memungkinkan terjadinya Human Error

seperti kesalahan pencatatan, penyimpanan data dll.

3. Peluang (Opportunities)

Peluang (Opportunities), adalah situasi atau kondisi eksternal

yang menunjang perusahaan untuk mencapai objektifnya.

1) Perkembangan teknologi dan informasi yang cukup pesat

Seiring perkembangan teknologi informasi saat ini terutama pada komputer dan

internet, pemanfaatan teknologi informasi dapat mempermudah proses bisnis

terutama dalam proses procurement.

2) Semakin meningkatnya kualiats SDM di era globalisasi

Pada era globalisasi ini masyarakat dituntut untuk memiliki pendidikan yang baik

agar dapat bersaing. Hal ini memicu peningkatan kualitas SDM pada masyarakat.

47

Hal ini merupakan sebuah kesempatan bagi perusahaan untuk meningkatkan

kinerja perusahaan melalui perekrutan SDM yang baik.

3) Meningkatnya minat masyarakat terhadap makanan Asia

Semakin banyaknya restaurant asia yang muncul menggambaran minat

masyarakat yang cukup tinggi terhadap makanan asia. Tentunya hal ini harus

diimbangi dengan peningkatan kualitas dari segala aspek bagi perusahaan agar

bisa bersaing.

4) Pangsa pasar yang luas

Semakin meningkatnya peminat makanan asia berarti semakin besar

kemungkinan pangsa pasar yang dapat diraih oleh perusahaan. Dengan demikian

perusahaan dapat meraih profit yang lebih besar.

5) Meningkatnya pengguna internet di Indonesia

Setiap hari pengguna internet di Indonesia mengalami peningkatan, pemanfaatan

internet yang mengalami peningkatan tersebut dapat diterapkan oleh perusahaan

untuk menggunakan sistem berbasis web untuk kemudahan proses bisnis

didalamnya terutama procurement.

4. Ancaman (Threats)

Ancaman (Threats), adalah situasi atau kondisi eksternal yang

menjadi ancaman bagi perusahaan dan dapat mengancam

eksistensi perusahaan di masa depan.

1) Semakin banyak competitor baru yang muncul

Seiiring meningkatnya minat masyarakat terhadap makanan asia, banyak

restaurant asia baru yang muncul. Meskipun Oenpao Asian Food Restaurant

merupakan restaurant asia yang cukup ternama, munculnya pesaing baru

merupakan ancaman besar yang patut diperhatikan.

Beredarnya produk sejenis dengan harga yang lebih murah merupakan ancaman

bagi perusahaan. Masyarakat tentunya tidak hanya melihat dari sisi kualitas,

namun harga juga berperan penting bagi konsumen.

3) Naiknya harga bahan baku

Harga bahan baku yang tidak bisa diprediksi adalah masalah yang tidak dapat

dihindari. Hal ini akan sangat berpengaruh pada proses bisnis yang berjalan.

4) Selera masyarakat yang cepat berubah

Trend dan selera yang ada pada masyarakat tidak akan berlangsung selamanya.

Tentunya hal ini merupakan suatu masalah yang harus diperhatikan, mengingat

Oenpao Asian Food Restaurant hanya berfokus pada satu jenis makanan yaitu

makanan asia.

Dalam dokumen Analisa dan Perancangan Sistem E Procure (Halaman 49-57)

Dokumen terkait