• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

IV.3. Analisis Tabel Silang

Analisis tabel silang pada bagian ini akan memuat tentang penilaian dan data dalam suatu tabel. Analisis tabel silang merupakan salah satu teknik yang dipergunakan untuk mengalisis dan mengetahui variabel yang satu memiliki hubungan dengan yang lainnya, sehingga dapat diketahui apakah variabel tersebut bernilai positif atau negatif. Namun, analisis tabel ini bukanlah dapat dijadikan sebagai penentu utama untuk melihat bagaimana data yang satu dan hubungannya dengan data yang lain.

Tabel 55

Hubungan antara Iklan KB secara visual berupa gambar dan gerak dengan tingkat pemahaman remaja akan informasi yg dilihat atau dengar mengenai

pernikahan diusia dini

Iklan KB secara visual berupa gambar dan gerak

dapat mengerti informasi yg dilihat atau dengar

mengenai pernikahan diusia dini Total Sangat Paham Paham Tidak Paham Sangat Tidak Paham GM ML GM ML GM ML GM ML GM ML Sangat Menarik 0 3 1 3 0 2 0 3 1 11 Menarik 0 3 16 41 0 2 0 0 16 46 Tidak Menarik 1 1 0 4 2 3 0 0 3 8 Sangat Tidak Menarik 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 Total 1 7 17 48 2 7 1 3 21 65

Tabel 55 menjelaskan tentang hubungan antara iklan KB secara visual berupa gambar dan gerak dengan tingkat pemahaman remaja akan informasi yg dilihat atau dengar mengenai pernikahan diusia dini. Dari 86 responden remaja bersekolah dan putus sekolah, 12 orang menilai iklan KB secara visual berupa gambar dan gerak sangat menarik, 62 orang menilai menarik, 11 orang menilai tidak menarik dan 1 orang menilai sangat tidak menarik.

Sedangkan tingkat pemahaman remaja mengenai informasi yang dilihat atau didengar mengenai pernikahan diusia dini ada sebanyak 8 orang yang menyatakan sangat paham, 65 orang yang menyatakan paham, 9 orang yang tidak paham dan 4 orang yang menyatakan sangat tidak paham.

Dari data diatas, dapat diketahui hubungan antara iklan KB secara visual berupa gambar dan gerak dengan tingkat pemahaman remaja akan informasi yg dilihat atau dengar mengenai pernikahan diusia. Dari 86 responden, sebanyak 57 orang memberikan pendapat paham akan informasi yang dilihat atau didengar mengenai pernikahan diusia dini. Karena sebagian besar memberikan pendapat paham, maka yang dibahas adalah pemahaman akan informasi yang dilihat atau didengar mengenai pernikahan diusia dini, yaitu paham. Maka bahasannya adalah sebagai berikut: • Paham 100% 66.2% 86 57 = x • Sangat Paham 100% 4.65% 86 4 = x • Tidak Paham 100% 4.65% 86 4 x =

• Sangat tidak paham 100% 0.00% 86

0

= x

Berdasarkan data dapat dilihat persentase responden yang mengatakan paham akan informasi mengenai pernkahan diusia dini pada iklan KB yang ditampilkan secara visual berupa gambar dan gerak yaitu sebesar 66.2%. Dengan demikian terdapat hubungan antara iklan KB secara visual berupa gambar dan gerak dengan tingkat pemahaman remaja akan informasi yg dilihat atau dengar mengenai pernikahan diusia.

Tabel 56

Hubungan Antara Pemilihan Kata- Kata yang Digunakan Dalam Iklan Kb Dengan Tingkat Pemahaman Akan Informasi Yang Dilihat Atau Didengar

Mengenai Pernikahan Diusia Dini

Pemilihan kata- kata yang digunakan dlm

iklan KB

dapat mengerti informasi yg dilihat atau dengar mengenai pernikahan diusia dini

Total Sangat Paham Paham Tidak Paham Sangat Tidak Paham GM ML GM ML GM ML GM ML GM ML Sangat Mudah Dimengerti 0 2 3 2 0 0 0 3 3 7 Mudah Dimengerti 0 4 12 40 0 5 0 0 12 49 Sulit Dimengerti 1 1 2 6 2 2 1 0 6 9 Sangat Sulit Dimengerti 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Total 1 7 17 48 2 7 1 3 21 65

Tabel 57 menjelaskan tentang hubungan antara pemilihan kata- kata yang digunakan dalam iklan KB dengan tingkat pemahaman akan informasi yang dilihat atau didengar mengenai pernikahan diusia dini. Dari 86 responden yang menyatakan tingkat kesulitan dalam memahami kata- kata yang digunakan dalam iklan KB ini sangat mudah dimengerti adalah sebanyak 10 orang, 61 orang yang menyatakan mudah dimengerti, 15 orang yang menyatakan kata- kata yang digunakan sulit dimengerti dan tidak ada remaja yang menyatakan sangat sulit dimengerti.

Sedangkan pendapat responden mengenai tingkat pemahaman akan informasi yang dilihat atau didengar mengenai pernikahan diusia dini, 8 orang antara pemilihan kata- kata yang digunakan dalam iklan KB dengan tingkt

pemahaman akan informasi yang dilihat atau didengar mengenai pernikahan diusia dini menilai sangat paham, 65 orang menilai paham, 9 orang menilai tidak paham dan 4 orang menyatakan sangat tidak paham.

Dari data diatas, dapat diketahui hubungan antara pemilihan antara pemilihan kata- kata yang digunakan dalam iklan KB dengan tingkat pemahaman remaja akan informasi yang dilihat atau didengar mengenai pernikahan diusia dini. Dari 86 responden, sebanyak 52 orang menyatakan pesan yang didengar atau dilihat dapat dipahami. Karena sebagian besar memberikan penilaian paham, maka yang dibahas mengenai informasi pernikahan dini yang dilihat atau didengar yaitu paham. Maka bahasannya adalah sebagai berikut:

• Paham 100% 60.4% 86 52x = • Sangat paham 100% 0.05% 86 5 x = • Tidak paham 100% 0.09% 86 8 x =

• Sangat tidak paham 100% 0.00% 86

0

= x

Berdasarkan data dapat dilihat persentase responden yang memberikan penilaian paham mengenai informasi yang dilihat atau didengar mengenai pernikahan diusia dini adalah responden yang menyatakan kata- kata yang digunakan dalam iklan ini mudah dimengerti bagi remaja yaitu sebesar 60.4%. Dengan demikian terdapat hubungan antara pemilihan kata- kata yang digunakan dalam iklan KB dengan tingkat pemahaman akan informasi yang dilihat atau didengar mengenai pernikahan diusia dini.

Tabel 57

Berperan sbg wanita Figur Shireen Sungkar dapat anda mengerti * setuju merencanakan menikah diatas usia 20 dan 25 tahun Crosstabulation

Count

berperan sbg wanita Figur Shireen Sungkar dapat

anda mengerti

setuju merencanakan menikah diatas usia 20 dan 25 tahun Total Sangat Setuju Setuju Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju GM ML GM ML GM ML GM ML GM ML Sangat Mengerti 0 9 2 7 1 1 0 0 3 17

Mengerti

0 5 9 28 0 6 1 0 10 39 Tidak Mengerti

1 1 7 5 0 3 0 0 8 9

Sangat Tidak Mengerti

0

0 0 0 0 0 0 0 0 0

Total 1 15 18 40 1 10 1 0 21 65

Tabel 59 menjelaskan tentang hubungan antara tingkat pengertian yang diterima remaja ketika menyaksikan peran Shireen Sungkar sebagai wanita dengan kesediaan untuk merencanakan menikah diatas usia 20 dan 25 tahun. Dari 86 responden 20 orang menilai peran Shireen Sungkar sebagai seorang wanita dapat sangat mengerti, 49 orang menilai mengerti, 17 orang tidak mengerti dan tidak ada yang menyatakan tidak mengerti.

Sedangkan kesediaan remaja untuk merencanakan menikah diatas usia 20 dan 25 tahun ada sebanyak 16 orang yang menyatakan sangat setuju, 58 orang yang menyatakan setuju, 9 orang yang tidak setuju dan 1 orang yang menyatakan sangat tidak setuju.

Dari data diatas, dapat diketahui hubungan antara tingkat pengertian yang diterima remaja ketika menyaksikan peran Shireen Sungkar sebagai wanita dengan kesediaan untuk merencanakan menikah diatas usia 20 dan 25 tahun. Dari 86 responden, sebanyak 37 orang memberikan pendapat setuju dalam merencanakan menikah diatas usia 20 dan 25 tahun. Karena sebagian besar setuju, maka yang dibahas adalah kesediaan remaja menikah diatas usia 20 tahun (perempuan) dan 25 tahun (laki-laki), yaitu setuju. Maka bahasannya adalah sebagai berikut: • Setuju 100% 43.0% 86 37x = • Sangat setuju 100% 10% 86 9 = x • Tidak setuju 100% 13.9% 86 12 = x

• Sangat tidak setuju 100% 0.00% 86

0

= x

Berdasarkan data dapat dilihat persentase remaja yang mengatakan setuju merencanakan menikah diatas usia 20 tahun (perempuan) dan 25 tahun (laki-laki) yaitu sebesar 43.0%. Dengan demikian terdapat hubungan antara tingkat pengertian yang diterima remaja ketika menyaksikan peran Shireen Sungkar sebagai wanita dengan kesediaan untuk merencanakan menikah diatas usia 20 dan 25 tahun.

Tabel 58

Berperan Sebagai Seorang Pria, Figur Teuku Wisnu Dapat Meyakinkan * Bersedia Untuk Melakukan Program Keluarga Berencana

Count

Berperan sbg seorang pria, figur Teuku Wisnu dapat

meyakinkan

bersedia untuk melakukan program keluarga berencana Total Sangat Bersedia Bersedia Tidak Bersedia Sangat Tidak Bersedia GM ML GM ML GM ML GM ML GM ML Sangat Meyakinkan 0 7 1 4 0 1 0 0 1 12 Meyakinkan 1 3 9 35 2 6 0 0 12 44 Tidak Meyakinkan 1 3 4 3 3 3 0 0 8 9 Sangat Tidak Meyakinkan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Total 2 13 14 42 5 10 0 0 21 65

Tabel 61 menjelaskan tentang hubungan antara tingkat keyakinan remaja atas peran Teuku Wisnu sebagai seorang pria dalam iklan KB dengan kesediaan melakukan program keluarga berencana. Dari 86 responden 13 orang menilai figur Teuku Wisnu sebagai seorang pria dapat sangat meyakinkan, 56 orang menilai meyakinkan, 17 orang tidak meyakinkan dan tidak ada yang menyatakan sangat tidak meyakinkan.

Sedangkan kesediaan remaja untuk melakukan program keluarga berencana ada sebanyak 15 orang yang menyatakan sangat bersedia, 56 orang yang menyatakan bersedia, 15 orang yang tidak bersedia dan tidak ada yang menyatakan sangat tidak bersedia.

Dari data diatas, dapat diketahui hubungan antara tingkat keyakinan yang diterima remaja ketika menyaksikan figur Teuku Wisnu sebagai pria dengan kesediaan remaja melaksanakan program keluarga berencana. Dari 86 responden,

sebanyak 44 orang memberikan pendapat bersedia mengikuti program keluarga berencana. Karena sebagian besar bersedia, maka yang dibahas adalah kesediaan remaja melaksanakan program keluarga berencana yaitu bersedia. Maka bahasannya adalah sebagai berikut:

• Bersedia 100% 51.1% 86 44 = x • Sangat bersedia 100% 5.81% 86 5 = x • Tidak bersedia 100% 8.14% 86 7 = x

• Sangat tidak bersedia 100% 0.00% 86

0

= x

Berdasarkan data dapat dilihat persentase remaja yang mengatakan bersedia melakukan program keluarga berencana yaitu sebesar 51.1%. Dengan demikian terdapat hubungan antara tingkat keyakinan yang diterima remaja ketika menyaksikan figur Teuku Wisnu sebagai pria dengan kesediaan remaja melaksanakan program keluarga berencana.

Tabel 59

Figur Dua Orang Anak yang Berperan Sebagai Buah Hati Meyakinkan Bahwa Dua Anak Lebih Baik * Menikah Kelak Setuju Memiliki Dua Orang

Anak Saja

Count

Figur dua orang anak yg berperan sebagai buah hati meyakinkan

bhw dua anak lebih baik

Menikah Kelak Setuju Memiliki Dua Orang Anak Saja Total Sangat Setuju Setuju Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju GM ML GM ML GM ML GM ML GM ML Sangat Mampu 0 9 0 3 0 1 0 1 0 14 Mampu 13 4 0 30 2 8 0 0 15 42

Tidak Mampu 2 0 0 5 4 4 0 0 6 9 Sangat Tidak

Mampu 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Total 15 13 0 38 6 13 0 1 21 65

Tabel 63 menjelaskan tentang hubungan antara tingkat keyakinan remaja atas peran dua orang anak dalam iklan KB dengan pendapat untuk memiliki dua orang anak saja jika menikah kelak. Dari 86 responden 14 orang menilai figur dua orang anak sangat mamput meyakinkan, 57 orang menilai mampu, 15 orang tidak menyatakan tidak mampu dan tidak ada yang menyatakan sangat tidak mampu. Sedangkan pendapat remaja untuk memiliki dua orang anak saja saat menikah kelak ada sebanyak 13 orang yang menyatakan sangat setuju, 53 orang yang menyatakan setuju, 19 orang yang tidak setuju dan 1 orang yang menyatakan sangat tidak setuju.

Dari data diatas, dapat diketahui hubungan antara tingkat keyakinan remaja atas peran dua orang anak dalam iklan KB dengan pendapat untuk memiliki dua orang anak saja jika menikah kelak. Dari 86 responden, sebanyak 53 orang memberikan pendapat setuju untuk memiliki dua orang anak saja ketika menikah kelak. Karena sebagian besar setuju, maka yang dibahas adalah pendapat remaja untuk memiliki dua orang anak saja ketika menikah kelak yaitu setuju. Maka bahasannya adalah sebagai berikut:

• Setuju 100% 50.0% 86 43x = • Sangat setuju 100% 3.48% 86 3 = x • Tidak setuju 100% 8.14% 86 7 = x

• Sangat tidak setuju 100% 0.00% 86

0

= x

Berdasarkan data dapat dilihat persentase remaja yang mengatakan bersedia memiliki dua orang anak saka ketika menikah kelak yaitu sebesar 50.0%. Dengan demikian terdapat hubungan antara tingkat keyakinan remaja atas peran dua orang anak dalam iklan KB dengan pendapat untuk memiliki dua orang anak saja jika menikah kelak.

TABEL 60

Figur Dr Sonia Wibisono Dapat Mendukung Pentingnya Sebuah Keluarga yang Direncanakan Dengan Baik * Kerugian Pihak Perempuan Menikah

Diusia Dini Oleh Pihak Medis

Count

Figur dr sonia wibisono dapat mendukung pentingnya sebuah

keluarga yg direncanakan dengan

baik

kerugian pihak perempuan menikah diusia dini oleh pihak medis

Total Sangat

Setuju Setuju Tidak Setuju

Sangat Tidak Setuju GM ML GM ML GM ML GM ML GM ML Sangat mendukung 2 9 1 3 0 1 0 0 3 13 Mendukung 1 3 12 34 1 8 0 0 14 45 Tidak Mendukung 1 2 1 3 1 2 0 0 3 7 Sangat Tidak Mendukung 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 Total 5 14 14 40 2 11 0 0 21 65

Tabel 65menjelaskan tentang hubungan antara tingkat keyakinan remaja atas figur dr sonia wibisono dapat mendukung pentingnya sebuah keluarga yang direncanakan dengan baik dan kerugian pihak perempuan menikah diusia dini oleh pihak medis. Dari 86 responden 16 orang menilai figur dr Sonia Wibisono sangat mendukung, 59 orang menilai sangat mendukung, 10 orang menyatakan tidak mendukung dan 1 orang yang menyatakan sangat tidak mendukung.

Sedangkan pendapat remaja mengenai pandangan dunia medis terhadap perempuan yang menikah diusia dini ada sebanyak 19 orang yang menyatakan sangat setuju, 54 orang yang menyatakan setuju, 13 orang yang tidak setuju dan tidak ada yang menyatakan sangat tidak setuju.

Dari data diatas, dapat diketahui hubungan antara antara tingkat keyakinan remaja atas figur dr sonia wibisono dapat mendukung pentingnya sebuah keluarga yang direncanakan dengan baik dan kerugian pihak perempuan menikah diusia dini oleh pihak medis. Dari 86 responden, sebanyak 54 orang memberikan pendapat setuju mengenai kerugian pihak nperempuan yang menikah diusia dini dari segi medis. Karena sebagian besar setuju, maka yang dibahas adalah pendapat sremaja mengenai kerugian pihak nperempuan yang menikah diusia dini dari segi medis yaitu setuju. Maka bahasannya adalah sebagai berikut:

• Setuju 100% 53.4% 86 46 = x • Sangat setuju 100% 4.65% 86 4 = x • Tidak setuju 100% 4.65% 86 4 = x

• Sangat tidak setuju 100% 0.00% 86

0 x =

Berdasarkan data dapat dilihat persentase remaja yang mengatakan setuju mengenai kerugian pihak perempuan yang menikah diusia dini dari segi medis yaitu sebesar 53.4%. Dengan demikian terdapat hubungan antara hubungan antara tingkat keyakinan remaja atas figur dr sonia wibisono dapat mendukung pentingnya sebuah keluarga yang direncanakan dengan baik dan kerugian pihak perempuan menikah diusia dini oleh pihak medis.

Dokumen terkait