PELAKSANAAN, HASIL DAN KENDALA KEGIATAN KKN PPM
A. Judul Program Kesehatan Masyarakat :
8. Anggaran Biaya
No Nama Item Harga Kuantitas Subtotal
1 Fotokopi Rp 200.00 150 Rp 30,000.00
Total Rp 30.000.00
B. Judul Program Kesehatan Masyarakat :
“Tenda Tensi dan Penyuluhan Bahaya Penyakit Kardiovaskular serta Rematik bagi Lansia Desa
Katung Sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Lansia Mengenai Pentingnya Pola Hidup Sehat”
Latar Belakang
Secara global kematian nomor satu setiap tahunnya disebabkan oleh penyakit kardiovaskular. Penyakit kardiovaskular disebabkan oleh gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah, seperti penyakit jantung koroner, penyakit gagal jantung, dan hipertensi serta stroke. Lingkungan sehat bagi jantung bertujuan untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular bagi individu, keluarga, dan warga sekitar. Dalam rangka mengendalikan peningkatan kejadian peyakit, kematian, dan kecacatan yang disebabkan oleh penyakit kardiovaskuler perlu dilakukan upaya pencegahan dengan meningkatkan kesadaran masyarakat dengan mengenali gejala dan risiko penyakit kardiovaskular sehingga dapat menentukan langkah-langkah yang tepat.
Tekanan darah merupakan salah satu parameter hemodinamik yang sederhana dan mudah dilakukan pengukurannya. Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi medis di mana terjadi peningkatan tekanan darah secara kronis (dalam jangka waktu lama). Angka kejadian di Indonesia berkisar 2-18% di berbagai daerah jadi di Indonesia saat ini kira-kira terdapat 20 juta orang penderita hipertensi. Prevalensi hipertensi cenderung meningkat. Di desa Katung, hampir 80% penduduk memiliki mata pencaharian sebagai petani. Penduduk Desa Katung juga memiliki kebiasaan untuk meminum kopi setiap hari. Konsumsi kopi setiap hari merupakan faktor resiko untuk terjadinya hipertensi. Oleh sebab itu perlu dilaksanakan upaya untuk deteksi dini dan penyuluhan masyarakat mengenai hipertensi. Salah satu kegiatan yang dapat dilaksanakan untuk mendeteksi adanya hipertensi pada masyarakat adalah tenda tensi.
Penyakit lain yang sering menyerang manusia usia lanjut selain penyakit hipertensi dan stroke adalah rematik. Penyakit rematik pada lansia menyerang segala kelompok usia yang ditandai dengan rasa sakit, pegal, dan kaku pada persendian. Pengenalan mengenai faktor risiko terjadinya rematik dan cara pencegahan seperti pola hidup sehat dari segi makanan dan aktivitas dan rajin berolahraga sangat diperlukan di Desa Katung. Hal ini sejalan dilakukan dengan senam rutin Lansia sebanyak dua kali seminggu dan disertai dengan penyuluhan serta pemeriksaan
tekanan darah rutin setiap usai senam agar antusias lansia meningkat untuk menjalani gaya hidup sehat.
Tujuan Kegiatan
Adapun tujuan dari pelaksanaan tenda tensi dan penyuluhan pada lansia ini adalah sebagai berikut: 1. Mengetahui tekanan darah lansia yang mengikuti acara senam rutin lansia setiap minggunya 2. Memberi informasi dan tata laksana sederhana mengenai penyakit kardiovaskular dan rematik 3.Membangun kesadaran lansia mengenai pentingnya menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga
Hasil yang Diharapkan
1. Luaran yang diharapkan dalam pelaksanaan program ini adalah: 2. Peningkatan pengetahuan lansia mengenai manfaat Posyandu
3. Peningkatan pengetahuan lansia mengenai penyakit kardiovaskular dan rematik serta tata laksana sederhana peningkatan jumlah lansia yang mengikuti olahraga rutin senam lansia rutin tiap minggunya
Lingkup KKN PPM Universitas Udayana 1. Kelompok sasaran
Kelompok sasaran dalam kegiatan ini adalah lansia yang datang ke Posyandu lansia Desa Katung, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
2. Perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi partisipatif KKN PPM a. Persiapan :
1. Melakukan survei ke lapangan dan memberikan informasi mengenai penyuluhan 2. Melakukan pendekatan dengan instansi-instansi terkait
3. Mempersiapkan tim penyuluhan kesehatan diri dan lingkungan
4. Melakukan pembagian tugas untuk efisiensi waktu dan biaya yang diperlukan b. Pelaksanaan Tahap Awal:
1.Mempersiapkan materi penyuluhan 2.Mempersiapkan alat penyuluhan
3.Mengurus izin kepada kepala desa dan penanggung jawab program 4.Pengumpulan peserta dan pelatihan program kegiatan
5.Memberikan tanya jawab dan penyuluhan c. Pelaksanaan Tahap Akhir dan Evaluasi :
1.Melakukan evaluasi dari masing-masing program. 2.Melakukan pemecahan masalah yang timbul.
Metode KKN PPM UNUD 1. Persiapan
a. Persiapan sasaran :
Kelompok sasaran dalam kegiatan ini adalah lansia yang datang ke Posyandu lansia di Desa Katung, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
b. Persiapan Materi :
Materi yang diberikan meliputi hipertensi dan stroke yang termasuk penyakit kardiovaskular dengan tatalaksana dan pencegahannya, serta pencegahan penyakit rematik.
Persiapan Material :
1. LCD Proyektor untuk memudahkan visualisasi materi yang diberikan dan menambah daya tarik akan materi
2. Slide Powerpoint 3. Liflet
4. Persiapan Tenaga : 18 orang peserta KKN
2. Pelaksanaan
Tim KKN-PPM yang terlibat dalam pelaksanaan program ini adalah sebanyak 18 orang. Pembagian tim dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan disesuaikan dengan bidang ilmu yang dimiliki masing-masing mahasiswa. Pertama kelompok sasaran diberitahukan informasi tentang jadwal penyuluhan yang akan dilaksanakan pada saat kegiatan Posyandu Lansia. Kepala Puskesmas, bidan pustu dan penanggung jawab program Posyandu dihubungi untuk pemberitahuan jadwal kegiatan penyuluhan. Penyuluhan dilakukan oleh 2 orang yang sudah mempersiapkan materi bahaya penyakit kardiovaskular serta rematik. Para peserta penyuluhan dikumpulkan dalam suatu ruangan, presentasi dilakukan dengan menggunakan LCD. Sebelum melakukan penyuluhan, dilakukan tanya jawab untuk mengetahui tingkat pengetahuan lansia tentang penyakit kardiovaskular dan rematik. Lansia diberikan 5 pertanyaan seputar materi
yang akan diberikan. Setelah itu, dilakukan penyuluhan menggunakan media LCD dan membagikan dan liflet. Dilanjutkan sesi tanya jawab kembali untuk mengevaluasi materi yang telah diberikan.
Antusias lansia untuk datang ke balai banjar mengikuti senam rutin lansia merupakan hal yang penting, maka dilakukan pemeriksaan tekanan darah setiap lansia akan memulai senam. Tenda tensi dilaksanakan setiap dua kali seminggu.. Lansia melakukan absensi kehadiran terlebih dahulu kemudian selanjutnya pemeriksaan tekanan darah dan pencatatan.
3. Rincian Jadwal Kegiatan
Kegiatan Tempat Tim(orang) Waktu(Jam) Jumlah
Tahap Persiapan (Minggu II)
Survei Kantor Desa
Katung
15 10 150
Penyiapan Materi Posko KKN 6 32 192
Pembentukan tim dan pembagian tugas
Posko KKN 24 8 192
Permohonan ijin pelaksanaan dan diskusi mengenai tempat dan waktu pelaksanaan
Instasi Terkait 6 2 12
Persiapan materi penyuluhan Posko KKN 9 63 567
Pengadaan Alat dan Bahan Desa Katung 18 16 288
Tahap Pelaksanaan (Minggu III)
Persiapan Kelompok Sasaran Balai Banjar Katung
18 2 36
Persiapan tempat dan material (LCD, Sound)
Balai Banjar Katung
24 6 144
Pelaksanaan penyuluhan Balai Banjar Katung
Evaluasi pelaksanaan Balai Banjar Katung
18 2 48
Persiapan Kelompok Sasaran Balai Banjar Katung
18 2 36
Persiapan tempat dan material (LCD, Sound)
Balai Banjar Katung
18 6 108
Total 1781
4. Monitoring dan Evaluasi Program
Nama Kegiatan Waktu Monitoring & Evaluasi Inidikator Keberhasilan yang akan di ukur Catatan Perkembangan Kegiatan Status Akhir Hasil Pemantauan dan Keterangan Tenda Tensi dan Penyuluhan Bahaya Penyakit Kardiovaskular serta Rematik bagi Lansia Desa Katung Akhir minggu ke III Peningkatan Pengetahuan Lansia mengenai Penyakit Kardiovaskuler serta Rematik bagi Lansia Desa Katung
Berhasil
5. Tempat dan Waktu