• Tidak ada hasil yang ditemukan

CAPAIAN AKTUALISASI 4.1 Kendala dan Antisipasi

5. Anti korupsi

Jika dalam menyiapkan materi penulis tidak melakukan dengan tanggung jawab maka tujuan untuk mengukur pemahaman masyarakat tidak akan tersampaikan dengan baik yang tentunya akan menghambat proses aktualisasi

b. Menyiapkan ruangan sosialisasi 1. Akuntabilitas

Jika dalam menyiapkan ruangan penulis tidak melakukan dengan penuh tanggung jawab tentunya akan menghambat proses aktualisasi

2. Nasionalisme

Jika dalam menyiapkan ruangan penulis tidak mengutamakan kepentingan umum dan lebih mementingkan kepentingan pribadi maka penerima tidak akan nyaman dengan situasi ruangan yang tentunya akan menghambat proses aktualisasi

3. Etika Publik

Jika dalam menyiapkan ruangan penulis tidak menata dengan rapi dalam penyusunan tempat duduk maka kegiatan tidak akan kondusif yang tentunya akan menghambat proses aktualisasi 4. Komitmen Mutu

Jika dalam menyiapkan ruangan penulis tidak melakukan kegiatan secara efektifitas maka jalanya kegiatan akan semakin lama dan tentunya akan menghambat proses aktualisasi

5. Anti korupsi

81

Jika menyiapkan ruangan penulis tidak tanggung jawab tentunya akan menghambat proses aktualisasi

c. Mempersiapkan media sosialisasi (Laptop) 1. Akuntabilitas

Jika dalam menyiapkan media sosialisasi penulis tidak lakukan dengan tanggung jawab untuk melaksanakan tugas maka proses kegiatan tidak akan terarah tentunya akan menghambat proses aktualisasi

2. Nasionalisme

Jika dalam menyiapkan media sosialisasi penulis tidak lakukan dengan bertanggung jawab penuh tentunya akan menghambat proses aktualisasi

3. Etika Publik

Jika dalam menyiapkan ruangan penulis tidak lakukan dengan terbuka dan jujur tentunya akan menghambat proses aktualisasi 4. Komitmen Mutu

Jika dalam menyiapkan ruangan penulis tidak gunakan waktu seefektif mumgkin mungkin maka jalannya kegiatan akan semakin yang akan membuat penerima menjadi bosan dan pulang dan tentunya akan menghambat proses aktualisasi

5. Anti Korupsi

Jika dalam menyiapkanmedia sosialisasi penulis tidak lakukan dengan mandiri dan kerja keras tentunya akan menghambat proses aktualisasi

d. Melakukan sosialisasi 1. Akuntabilitas

Jika dalam melakukan sosialisasi penulis tidak menyampaikan dengan nilai dasar dan penuh tanggung jawab jelas penerima tidak akan memahami isi dari penyampaian dan tentunya akan menghambat proses aktualisasi

2. Nasionalisme

82

Jika dalam melakukan sosialisasi penulis tidak menggunakan bahasa Indonesia yang baku dan benar maka masyarakat tidak akan memahami maksud dan tujuan penyampaian penulis tentunya akan menghambat proses aktualisasi.

3. Etika Publik

Jika dalam melakukan sosialisasi penulis tidak berprilaku ramah dan tutur kata yang sopan saat menyampaikan materi maka akan mengurangi rasa perhatian penerima terhadap materi yang di sampaikan

4. Komitmen Mutu

Jika dalam melakukan sosialisasi penulis tidak efektif, efisien, dan inovatif maka proses penyampaian materi akan berlangsung lama, dan penerima tidak akan memahami isi dari penyampaian penulis dan menimbulkan kejenuhan bagi para penerima materi

5. Anti Korupsi

Jika dalam melakukan sosialisasi penulis tidak lakukan dengan tanggung jawab dan mandiri maka kegiatan sosialisasi ini tidak akan terlaksana

3. Habituasi Kedudukan Dan Peran ASN

Dalam melakukan sosialisasi tentang penggunaan Antibiotik di wilayah kerja Puskesmas Marobea kecamatan Sawerigadi Kabupaten Muna Barat,kegiatan di lakukan dengan cara yang baik, proaktif, dan penuh kesabaran agar memberikan kualitas yang baik dan bermanfaat bagi publik

3.3 Kontribusi terhadap visi misi organisasi

Dengan melakukan konsultasi dengan kepala puskesmas maka penulis telah mewujudkan visi puskesmas Marobea yaitu terwujudnya derajat kesehatan masyarakat yang efisien dan optimal dan mendukung misi puskesmas yaitu memberikan kesehatan dasar yang berkualitas

83

3.4 Kontribusi kegiatan terhadap penguatan nilai-nilai organisasi

Dengan melakukan konsultasi dengan kepala Puskesmas maka penulis melaksanakan penguatan terhadap nilai organisasi yaitu: WISATA (Waspada, inofatif, sehat, aman, apik).

3.5 Dokumentasi

Gambar 4.7 Menyiapkan bahan materi sosialisasi

Gmbar 4.8 Menyiapkan ruangan sosialisasi

84

Gambar 4.9 Mempersiapkan media sosialisasi (Laptop)

Gambar 4.10 Melakukan sosialisasi

85

4. Kegiatan IV : Melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan 4.1 Aktualisasi kegiatan dan habituasi

Tabel 4.9 Aktualisasi kegiatan dan habituasi

No Deskripsi

1. Melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan 2. Output:

a. Tersedianya bahan penilaian pre test dan post test b. Adanya nilai pre test dan post test

c. Tersampaikannya hasil evaluasi 3. Jadwal kegiatan 18-23 Oktober

4. Tahapan kegiatan:

a. Menyusun/menyiapkan bahan penilaian

Dalam menyiapkan bahan penilaian penulis menyiapkan bahan yang mudah dipahami dengan penuh tanggung jawab (Akuntabilitas), Menyiapkan bahan evaluasi dengan bahasa yang mudah dipahami (Nasionalisme), Jujur dan terbuka dalam menyiapkan bahan evaluasi (Etika publik), Membuat bahan secara efektif (Komitmen mutu), Tanggung jawab (Anti korupsi).

b. Merekap nilai pre test dan post test

Dalam kegiatan ini penulis lakukan dengan penuh tanggung jawab (Akuntabilitas), Mengutamakan kepentingan umum (Nasionalisme), Terbuka dan jujur (Etika publik), efektif (Komitmen Mutu), Dan Tanggung jawab (Anti korupsi)

c. Menyampaikan hasil evaluasi kepada penerima

Dalam kegiatan ini penulis menyampaikan hasil evaluasi dengan tanggung jawab untuk melaksanakan tugas (Akuntabilitas), Bertanggung jawab (Nasionalisme), Terbuka dan jujur (Etika publik), Efektifitas (Komitmen Mutu), mandiri dan kerja keras (Anti korupsi)

5. Kedudukan dan peran ASN:

Menyampaikan hasil evaluasi pada masyarakat wilayah kerja Puskesmas Marobea Kecamatan Sawerigadi Kabupaten Muna Barat merupakan bagian dari bentuk kerja

86

sama (WoG) Sehingga tercipta kolaborasi yang baik untuk meningkatkan kualitas dalam pelayanan.

4.2Analisis Dampak Aktualisasi Dan Habituasi

Tabel 4.10 Analisis Dampak Aktualisasi Dan Habituasi

No Deskripsi

1. Melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan

2 Keterkaitan nilai dasar ASN dengan tahapan kegiatan Analisis Dampak:

a. Menyusun/Menyiapkan bahan penilaian 1. Akuntabilitas

jika dalam menyusun/menyiapkan bahan penilaian penulis tidak menyiapkan bahan yang mudah dipahami dan tidak dilakukan dengan penuh tanggung jawab maka penerima tidak akan memahami isi dari pertanyaan dan tentunya akan menghambat proses aktualisasi 2. Nasionalisme

Jika penulis tidak menggunakan bahasa yang mudah dipahami dalam menyusun/menyiapkan bahan penilaian maka penerima tidak akan mengerti isi dari pertanyaan yang tentunya akan menghambat proses aktualisasi

3. Etika Publik

Jika penulis tidak jujur dan terbuka dalam menyiapkan bahan evaluasi tentunya akan menghambat proses aktualisasi

4. Komitmen Mutu

Jika penulis tidak menyiapkan bahan evaluasi secara efektif dalam kegiatan akan menjadi lebih lama dan akan menghambat prose aktualisasi

5. Anti Korupsi

Jika penulis tidak Bertanggung jawab atas bahan penilaian yang dibuat tentunya akan menghambat proses aktualisasi

b. Merekap nilai pre test dan post test

87 1. Akuntabilitas

Jika dalam merekap nilai pre test dan post test penulis tidak lakukan dengan penuh tanggung jawab akan adanya potensi kebohongan terhadap hasil penilaian

2. Nasionalisme

Jika dalam merekap nilai pre test dan post test penulis tidak lakukan dengan semangat dan tidak mengutamakan kepentingan umum akan memperlambat proses pelaporan

3. Etika Publik

Jika penulis dalam merekap nilai pre test dan post tidak Terbuka dan jujur maka hasil yang akan di peroleh tidak akan maksimal dan akan mempengaruhi proses pelaporan

4. Komitmen Mutu

Jika dalam merekap nilai pre test dan post test tidak menggunakan waktu dengan efektif maka proses pelaporan akan semakin lama yang tentunya akan menghambat proses aktualisasi

5. Anti Korupsi

Jika dalam merekap nilai pre test dan post test penulis tidak tanggung jawab dan tidak mandiri maka terkesan mengharapkan orang lain dan tentunya akan menghambat proses pelaporan

c. Menyampaikan hasil evaluasi kepada penerima 1. Akuntabilitas

Jika dalam menyampaikan hasil evaluasi penulis tidak sampaikan dengan tanggung jawab maka penerima tidak akan memahami maksud dan tujuan penyampaian tersebut

2. Nasionalisme

Jika dalam menyampaikan hasil evaluasi penulis tidak bertanggung jawab penuh dan tidak bersemangat akan terkesan terburu-buru maka penerima tidak akan paham apa maksud dari penyampaian 3. Etika Publik

Jika dalam menyampaikan hasil evaluasi tidak dengan terbuka dan

88

jujur maka hasil pelaporan juga tidak akan sesuai dengan apa yang diharapkan

4. Komitmen Mutu

Jika dalam menyampaikan hasil evaluasi penulis tidak menggunakan waktu seefisien mungkin maka proses penyampaian akan semakin lama dan menimbulkan kejenuhan bagi para penerima

5. Anti Korupsi

Jika dalam menyampaikan hasil evaluasi penulis tidak lakukan dengan jujur dan mandiri maka tentunya akan menghambat proses pelaporan

3. Habituasi Kedudukan Dan Peran ASN

Dalam melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan di wilayah kerja Puskesmas Marobea Kecamatan Sawerigadi Kabupaten Muna Barat dilakukan dengan mengedepankan sikap profesionalisme,transparan,dan kerja sama yang baik antara masyarakat dan pelayan kesehatan

4.3 Kontribusi terhadap visi misi organisasi

Dengan melakukan konsultasi dengan kepala puskesmas maka penulis telah mewujudkan visi puskesmas Marobea yaitu terwujudnya derajat kesehatan masyarakat yang efisien dan optimal dan mendukung misi puskesmas yaitu memberikan kesehatan dasar yang berkualitas.

4.4 Kontribusi kegiatan terhadap penguatan nilai-nilai organisasi

Dengan melakukan konsultasi dengan kepala Puskesmas maka penulis melaksanakan penguatan terhadap nilai organisasi yaitu: WISATA (Waspada, inofatif, sehat, aman, apik).

89 4.5 Dokumentasi

Gambar 4.11 Menyusun dan menyiapkan bahan penilaian

90

Gambar 4.12 Merekap Nilai pre test dan post test

91

Gmbar 4.13 Menyampaikan hasil evaluasi kepada penerima

92 BAB V PENUTUP

5.1.Kesimpulan

Dari hasil pelaksanaan seluruh kegiatan aktualisasi “optimalisasi penggunaan obat antibiotik yang tepat pada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi di wilayah kerja puskesmas marobea kecamatan sawerigadi kabupaten Muna Barat”, maka penulis dapat menarik kesimpulan antara lain:

1. Teraktualisasinya nilai-nilai konsepsi dasar (ANEKA) dan kedudukan serta peran ASN dalam pelaksanaan tugas pokok penulis sebagai pelaksana/terampil-Asisten Apoteker di Puskesmas Marobea

2. Dari hasil kegiatan yang dilaksanakan dengan menerapkan nilai-nilai dasar Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, Anti Korupsi (ANEKA), nilai terbanyak dalam kegiatan ini yaitu akuntabilitas dalam hal bertanggung jawab dan etika publik dalam hal ini sopan santun. Dimana dalam melaksanakan kegiatan ini harus di sertai dengan tanggung jawab agar menghasilkan hasil yang semaksimal mungkin serta bersikap sopan santun pada siapapun.

3. Dengan diberikan sosialisasi/edukasi mengenai penggunaan Antibiotik yang tepat melalui media promosi kesehatan (leaflet, poster) maka masyarakat memahami tentang Antibiotik terkait apa itu Antibiotik, Manfaat, dosis,efek samping,dan cara mendapatkan

4. Hasil perbandingan nilai rata-rata pada saat pre test 51,4 %. Setelah di lakukan post test 78,5%. Hal tersebut menunjukan peningkatan pemahaman masyarakat tentang penggunaan Antibiotik yang tepat

5.2. Saran 1. Unit Kerja

Dengan adanya kegiatan ini diharapakn untuk lebih meningkatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik.

93 2. Pusdiklat

Diharapkan sebagai penyelenggara pelatihan dasar calon PNS di lingkup Provinsi Sulawesi Tenggara dapat terus mengembangkan pengelolaan sehingga dapat memperbaiki kekurangan di penyelenggaraan di tahun sebelumnya.

3. Widyaswara

Diharapkan sebagai pihak-pihak yang memberikan pembelajaran bagi peserta diklat dapat terus berinovasi dalam setiap kegiatan pembelajaran dan tetap semangat membimbing peserta pelatihan agar menjadi lebih baik kedepannya.

4. Peserta Latsar

Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini setiap Calon Pegawai Negeri Sipil utuk selalu mengaktualisasikan nilai-nilai dasar Pegawai Negeri Sipil yaitu ANEKA dalam setiap aktifitasnya dan mengimplementasikan konsep Manajemen ASN, Publik, dan WoG dengan baik sesuia dengan ilmu yang telah didapatkan pada Pelatihan Dasar sehingga mampu menjadi PNS yang professional dan berkarakter dalam menjalankan tugas dan fungsinya serta tetap semangat dalam bekerja

5.3. Rencana Tindak Lanjut

Setelah pelaksanaan aktualisasi “optimalisasi penggunaan obat antibiotik yang tepat pada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi di wilayah kerja puskesmas marobea kecamatan sawerigadi kabupaten Muna Barat”, maka rencana tindak lanjut yang akan dilakukan yaitu: Senantiasa melakukan edukasi/ Sosialisasi kepada masyarakat , khususnya di posyandu-posyandu agar lebih memahami tentang penggunaan Antibiotik yang tepat , dan jika tidak sering di lakukan dapat menyebabkan ketidakpatuhan masyarakat dalam penggunaan Antibiotik

94

Dokumen terkait