• Tidak ada hasil yang ditemukan

Antisipasi

Dalam dokumen Titik Ati NIM B11115 (Halaman 91-101)

BAB IV TINJAUAN KASUS DAN PEMBAHASAN

4. Antisipasi

Antisipasi atau tindakan segera pada ibu hamil Hiperemesis Gravidarum Grade 1 yaitu dengan bedrest total serta pemberian obat seperti vitamin B6, vitamin B12 , dan anti histamin (Manuaba, 2008).

Antisipasi atau tindakan segera pada teori dan kasus ini disesuaikan dengan diagnosa potensial yang mungkin terjadi. Tindakan – tindakan yang dilakukan pada kasus yaitu anjurkan ibu bedrest total dan pemberian terapi vitamin B6, vitamin B12, dan vitamin C.

Antisipasi atau tindakan segera pada kondisi ini sudah dilakukan, sehingga kondisi ibu baik tanpa ada komplikasi. Jadi tidak ada kesenjangan antara teori dan praktek dilapangan.

5. Rencana Asuhan

Menurut teori Manuaba (2008), yaitu : lakukan observasi terhadap keadaan umum dan vital sign, anjurkan ibu untuk makan sedikit tapi sering dan menghindari makanan berminyak dan berbau lemak serta makan – makanan ringan seperti biskuit, anjurkan ibu untuk meenyediakan makanan dan minuman dengan kondisi panas atau terlalu dingin, anjurkan ibu untuk cukup minum dan bedrest total, serta pemberian terapi sesuai kebutuhan (anti mual muntah, anti alergi, vitamin B1 dan vitamin B12).

Sedangkan pada kasus Ny. Z dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I penulis dapat membuat perencanaan sebagai berikut : Lakukan pemeriksaan kehamilan, beri dukungan moril, anjurkan makan selagi panas atau dingin dengan porsi sedikit tapi sering dan menghindari makanan berminyak dan berbau lemak serta makan – makanan ringan seperti biskuit, anjurkan untuk cukup minum dan istirahat dan pemberian terapi seperti vitamin B6, vitamin B12, vitamin C.

Rencana pada kasus ibu hamil Ny. Z dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I tidak mengalami hambatan – hambatan karena adanya kerjasama antara ibu dengan bidan sehingga tidak terjadi kesenjangan antara teori dan praktek di lapangan.

6. Pelaksanaan

Pada langkah ini telah dilaksanakan implementasi asuhan kebidanan secara efisien dan aman berdasarkan dari intervensi yang telah direncanakan pada Hiperemesis Gravidarum Grade I diberikan obat – obatan seperti sedativ ringan luminal 10 mg atau anti alergi dan diberikan anti histamin, dramamin atau avomin, obat anti mual muntah diberikan vitamin B6, vitamin B12, dan vitamin C (Norma dan Dwi,2013).

Sedangkan implementasi pada kasus diberikan vitamin B6 (25 mg) sebagai anti mual muntah, vitamin B12 (10 mg) dan vitamin C (50 mg), kesenjangan pada kasus Hiperemesis Gravidarum Grade I Ny. Z yaitu tidak diberikan obat sedative ringan dan anti alergi. Akan tetapi tidak terjadi diagnosa potensial berupa Hiperemesis Gravidarum Grade II.

Dari hasil pelaksanaan asuhan kebidanan ditemukan adanya kesenjangan antar teori dan praktek dilapangan yaitu dalam pemberian terapi. Kesenjangan ini tidak menghambat untuk melaksanakan asuhan berikutnya.

7. Evaluasi

Adapun evaluasi dari asuhan kebidanan ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum grade I menurut Norma dan Dwi (2013), meliputi: keadaan umum ibu baik, kesadaran composmentis tekanan darah dan nadi normal, berat badan ibu sudah stabil, ibu bersedia makan dan minum sedikit tapi sering, ibu bersedia menghindari makanan yang

berbau minyak dan lemak, ibu bersedia bedrest total, mual muntah berkurang tidak terjadi hiperemesis gravidarum grade II.

Kasus pada ibu hamil Ny. Z dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I telah dilakukan perawatan selama 14 hari dari tanggal 17 Maret 2014 sampai 1 April 2014 dengan dilakukan kunjungan rumah sebanyak 3 kali kunjungan. Kunjungan pertama klien masih merasa mual muntah ± 4 – 5 kali sehari, nafsu makan sedikit, kulit kering, lidah kering, badan lemas dan klien merasa cemas. Kunjungan kedua klien masih merasa mual muntah 2 - 3 kali sehari, nafsu makan sudah ada, kulit dan lidah sedikit kering, badan masih lemas dan ibu sudah tidak merasa cemas. Kunjungan ketiga keadaan klien sudah membaik, mual muntah sudah berhenti, turgor kulit baik, lidah tidak kering, badan tidak lemas, nafsu makan sudah baik, dan berat badan naik 1 kg, serta diagnosa potensial tidak muncul setelah dilakukan asuhan kebidanan secara baik.

Dikarenakan penanganan yang tepat dan observasi yang baik dari pelaksanaan asuhan kebidanan yang diberikan kepada klien maka dari hasil evaluasi tidak ditemukan antara kesenjangan antara teori dan praktek dilapangan.

BAB V PENUTUP

Pada bab ini penulis penulis dapat merumuskan kesimpulan dan penyusunan karya tulis ilmiah dengan judul “Asuhan Kebidanan pada Ibu Hamil Ny. Z G1 P0 A0 Umur 22 Tahun Hamil 6+4 Minggu Dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I di PKD Budi Sehat Trobayan Kalijambe serta memberikan saran terhadap asuhan yang telah diberikan.

A. Kesimpulan

Penatalaksanaan Asuhan Kebidanan pada ibu hamil Ny. Z dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I di PKD Budi Sehat Trobayan Kalijambe ini dapat dilaksanakan dengan baik sehingga penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Penulis mendapatkan

a. Dalam kasus ibu hamil Ny. Z dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I diperoleh data subyektif : ibu mengatakan mual muntah 6 – 8 kali sehari, serta hari pertama menstruasi terakhir tanggal 30 Januari 2014, Sedangkan data obyektif meliputi : HPL : 6 November 2014, vital sign (Tekanan darah : 110/80 mmHg, Nadi : 86 x/menit, Suhu : 36,7º C, Respirasi : 22 x/menit), Leopold I : Teraba ballottement, BB sekarang 50 kg, turgor kulit kering dan lidah kering.

b. Interpretasi data didapat ibu hamil Ny. Z umur 22 tahun G1 P0 A0 6 + 4

minggu dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I dengan masalah yang menyertai yaitu gangguan rasa nyaman dan cemas.

c. Diagnosa potensial didapat ibu hamil Ny. Z dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I yaitu potensial terjadi dehidrasi dan Hiperemesis Gravidarum Grade II, tetapi karena penanganan yang baik dan sudah tepat sehingga hal tersebut tidak muncul diagnosa potensial.

d. Ibu hamil Ny. Z dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I antisipasi yang diberikan yaitu menganjurkan ibu bedrest total dan pemberian terapi meliputi : vitamin B6 (25 mg) 3 x 1, vitamin B12 (10 mg) 3 x 1, vitamin C (50 mg) 3 x 1 sehari.

e. Pada kasus ibu hamil Ny. Z dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I dengan perencanaan sebagai berikut : lakukan pemeriksaan kehamilan secara intensif, anjurkan ibu makan selagi panas atau dingin dengan porsi sedikit tapi sering serta anjurkan makan – makanan ringan seperti biskuit dan menghindari makan – makanan berminyak dan berbau lemak, anjurkan ibu setiap bangun tidur untuk miring dahulu kemudian duduk baru berdiri, anjurkan ibu untuk cukup minim dan istirahat, beri dukungan moril dn berikan terapi vitamin B6 (25 mg) 3 x 1, vitamin B12 ( 10 mg) 3 x 1, vitamin C (50 mg) 3 x 1 sehari.

f. Implementasi pada ibu hamil Ny. Z dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I dengan melakukan pemeriksaan kehamilan secara intensif, menganjurkan ibu makan selagi panas atau dingin dengan porsi sedikit tapi sering serta menganjurkan ibu makan – makanan ringan seperti biskuit dan menghindari makan – makanan berminyak dan berbau lemak, menganjurkan ibu setiap bangun tidur miring terlebih dahulu kemudian duduk baru berdiri, menganjurkan ibu untuk cukup minum dan istirahat, memberi dukungan moril dan memberikan terapi vitamin B6 (25 mg) 3 x 1, vitamin B12 (10 mg) 3 x 1, vitamin C (50 mg) 3x 1 sehari.

g. Dalam kasus ibu hamil Ny. Z dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I yang telah dilakukan perawatan selama 14 hari dari tanggal 17 Maret 2014 sampai 1 April 2014 dengan kunjungan rumah sebanyak 3 kali didapat hasil keadaan umum ibu membaik, mual muntah berhenti, turgor kulit baik dan lidah tidak kering, badan tidak lemas, nafsu makan sudah membaik dan berat badan naik 1 kg. 2. Penulis menemukan kesenjangan antara teori dan praktek dilapangan

yaitu :

Setelah dilakukan asuhan kebidanan pada ibu hamil Ny. Z dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I dan membandingkan dengan teori, maka penulis menemukan kesenjangan yaitu dalam pengkajian tanda dan gejala bahwa ibu tidak terjadi mata cekung, nadi meningkat, tekanan

darah turun, serta nyeri didaerah epigastrum dan dalam pemberian terapi tidak menggunakan anti histamin dan dramamin.

3. Penulis memberikan pemecahan masalah terhadap kesenjangan teori dan praktek yaitu :

Dengan adanya penanganan yang baik dan tepat, maka klien bisa sembuh tanpa ada komplikasi meskipun terdapat sedikit kesenjangan.

B. Saran

Dari kesimpulan tersebut diatas, penulis ingin memberikan sedikit saran supaya peningkatan mutu pelayanan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I menjadi lebih baik, diantaranya sebagai berikut :

1. Bagi penulis

Diharapkan dapat menambah pengetahuan dan pengalaman penulis tentang pelaksanaan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I dan dapat menerapkan teori dan praktek kebidanan Hiperemesis Gravidarum Grade I.

2. Bagi profesi / Bidan

Diharapkan lebih meningkatkan standart pelayanan kebidanan yang sesuai dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah varney sehingga pelayanan yang efektif dan efisien dapat tercapai pada klien.

3. Bagi Institusi

a. PKD Budi Sehat Trobayan Kalijambe

Dapat menambah dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang sudah ada serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan khususnya untuk asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I.

b. STIkes Kusuma Husada Surakarta

Dapat menambah referensi dan sumber bacaan diperpustakaan, untuk meningkatkan kualitas pendidikan khususnya pada ibu hamil dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I.

DAFTAR PUSTAKA

Ambarwati, dkk. 2010. Asuhan Kebidanan (Nifas). Yogyakarta : Mitra Cendekia. Asrinah, dkk. 2010. Asuhan Kebidanan Pada Masa Kehamilan. Jakarta : Salemba

Medika.

Depkes RI. 2010. Permenkes 1464/MENKES/PER/X/2010.

_________. 2012. AKI di Indonesia. http : // www. dinkes. aki. htm. Dinkes Surakarta. 2011. AKI di Surakarta. http : // www. dinkes. aki. htm.

Dinkes Jawa Tengah. 2012. AKI di Jawa Tengah. http : // www. Dinkes. aki. htm. Dewi, V. N, Sunarsih. T. 2011. Asuhan Kehamilan Untuk Kebidanan. Jakarta :

Salemba Medika.

Fauziyah, Y. 2012. Obstetri Patologi. Yogyakarta : Nuha Medika.

Hidayat dan Sujiantini. 2010. Asuhan Kebidanan Ibu Hamil. Jakarta : Salemba Medika.

Hidayat. A, Wildan. M. 2008. Dokumentasi Kebidanan. Jakarta : Salemba Medika.

Intan, W. 2009. Asuhan Kebidan Ibu Hamil Patoogis Trimester I dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I di BPS Widarsih Sragen. Karya Tulis Ilmiah. Tidak Dipublikasikan.

Jannah, N. 2011. Konsep Dokumentasi Kebidanan. Yogyakarta : AR-Ruzz Media. Mandriwati, G. A. 2008. Asuhan Kebidanan Ibu Hamil. Jakarta : EGC.

Manuaba, IBG. 2007. Pengantar Kuliah Obstetri. Jakarta : Arcan.

_______, IBG. 2008. Gawat Darurat Obstetri Ginekologi dan Obstetri Ginekologi Sosial ntuk Profesi Bidan. Jakarta : Arcan.

_______, IBG. 2010. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan KB. Jakarta : Arcan.

Mia, N. E. 2010. Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil Patologis Trimester I dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I di BPS Marfuah. Karya Ilmiah. Tidak Dipublikasikan.

Norma, Dwi. 2013. Asuhan Kebidanan Patologi. Yogyakarta : Nuha Medika. Notoatmodjo. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta. Nursalam. 2007. Proses dan Dokumentasi Keperawatan. Jakarta : Salemba

Medika.

_______. 2009. Proses dan Dokumentasi Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.

Pantikawati, I. 2010. Asuhan Kebidanan I (Kehamilan). Yogyakarta : Nuha Medika.

Prawirohardjo. 2010. Ilmu Kebidanan. Jakarta : Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Riwidikdo, H. 2013. Statistik Kesehatan. Yogyakarta : Rohima Pres.

Rukiyah, dkk. 2013. Asuhan Kebidanan I Kehamilan. Yogyakarta : Trans Info Media.

Saifuddin, 2006. Buku Acuhan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta : Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Simatupang, J. 2008. Manajemen Pelayanan Kebidanan. Jakarta : EGC.

Sofyan, M. 2006. 50 Tahun Ikatan Bidan Indonesia : Bidan Menyongsong Masa Depan. Jakarta : PP IBI.

Sulistyawati. 2013. Asuhan Kebidanan Pada Masa Kehamilan. Jakarta : Salemba Medika.

Sunarsih, T. 2011. Asuhan Kehamilan Untuk Kebidanan. Jakarta : Salemba Medika.

Varney. 2007. Buku Ajar Asuhan Kebidanan. Jakarta : EGC.

Wahyuningtyas, N. 2008. Asuhan Kebidanan Ibu Hamil Patologis Trimester I dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I di BPS Kurnia Sidoharjo Wonogiri. Karya Tulis Ilmiah. Tidak Dipublikasikan.

Dalam dokumen Titik Ati NIM B11115 (Halaman 91-101)

Dokumen terkait