BAB IV TINJAUAN KASUS DAN PEMBAHASAN
3. Diagnosa potensial
Potensial Hiperemesis Gravidarum Grade II
4. Tindakan Segera
Anjurkan ibu bedrest total dan pemberian terapi vitamin B12, B6, vitamin C.
5. Rencana Tindakan
Tanggal 17 Maret 2014 Pukul 17. 05 WIB
a. Beritahu ibu tentang kondisinya saat ini.
b. Beri penjelasan kepada ibu tentang mual dan muntah pada ibu hamil dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I.
c. Anjurkan ibu untuk istirahat total dan mengurangi aktifitas.
d. Beritahu ibu tentang asupan makanan pada ibu hamil dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I.
e. Beritahu ibu tentang mobilisasi pada ibu hamil dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I.
f. Anjurkan ibu untuk banyak minum. g. Berikan terapi obat
6. Pelaksanaan
Tanggal 17 Maret 2014 Pukul 17.15 WIB
a. Pukul 17.15 WIB memberitahu ibu tentang keadaannya saat ini dalam kondisi lemah.
b. Pukul 17.25 WIB memberikan penjelasan kepada ibu bahwa mual dan muntah pada ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum grade I merupakan gejala yang fisiologis atau normal pada kehamilan muda dan akan hilang setelah kehamilan 4 bulan.
c. Pukul 17.35 WIB menganjurkan ibu untuk istirahat yang cukup dengan tidur siang ± 2 – 3 jam serta tidur malam tidak terlalu larut ± 8 jam dan mengurangi aktifitas rumah tangga untuk sementara waktu agar ibu bisa istirahat secara maksimal untuk megurangi efek mual dan muntah.
d. Pukul 17.45 WIB memberitahu ibu tentang asupan makanan pada ibu
hamil dengan hiperemesis gravidarum grade I yaitu dengan porsi sedikit tapi sering dan makan – makanan ringan seperti biskuit, sementara waktu menghindari makanan yang berminyak dan berbau lemak (contoh : daging, keju, susu dan lain – lain) serta menyajikan makanan dalam kondisi terlalu panas atau dingin agar tidak memicu timbulnya mual dan muntah.
e. Pukul 18.05 WIB memberitahu ibu tentang mobilisasi pada ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum grade I yaitu jangan tiba – tiba langsung berdiri pada saat baru bangun tidur pagi tetapi miring
kemudian duduk terlebih dahulu baru perlahan berdiri untuk menghindari mual dan muntah.
f. Pukul 18.15 WIB menganjurkan ibu untuk banyak minum minimal 2 – 3 liter per hari atau 7 – 8 gelas per hari supaya ibu tidak megalami dehidrasi.
g. Pukul 18.25 WIB memberikan terapi : Vitamin B6 (25 mg) 3 x sehari Vitamin B12 (10 mg) 3 x sehari Vitamin C (50 mg) 3 x sehari
Sebanyak 30 tablet diminum dengan air putih.
h. Memberitahu ibu bahwa akan dilakukan kunjungan rumah 1 minggu lagi untuk mengontrol kondisi ibu.
7. Evaluasi
Tanggal 17 Maret 2014 Pukul 18.30 WIB
a. Ibu sudah mengetahui keadannya saat ini bahwa dalam kodisi lemah. b. Ibu sudah paham dan mengerti tentang mual muntah yang dialami saat
ini merupakan hal yang normal dalam kehamilan muda.
c. Ibu bersedia istirahat total tidur siang ± 2 – 3 jam serta tidur malam ± 8 jam dan mengurangi aktifitas rumah tangga untuk sementara waktu. d. Ibu sudah mengarti dan paham tentang asupan makanan pada ibu
hamil dengan hiperemesis gravidarum grade I.
e. Ibu sudah mengetahui tentang mobilisasi pada ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum grade I.
f. Ibu bersedia banyak minum minimal 2 – 3 liter per hari atau 7 – 8 gelas per hari.
g. Ibu bersedia untuk minum obat secara teratur.
h. Ibu bersedia dan senang akan dilakukan kunjungan rumah 1 minggu lagi.
DATA PERKEMBANGAN I (Kunjungan Rumah)
Tanggal 24 Maret 2014 pukul 16.00 WIB
Subyektif
1. Ibu mengatakan masih mual dan muntah ± 4 – 5 kali sehari. 2. Ibu mengatakan badan masih merasa lemas.
3. Ibu mengatakan tidak dapat istirahat dengan nyenyak dan sering terbangun karena mual muntah.
4. Ibu mengatakan nafsu makan masih sedikit 1 - 2 kali sehari dan minumnya masih sedikit ± 5 – 6 gelas.
5. Ibu mengatakan masih merasa cemas dengan keadaan kehamilannya sehubung dengan mual muntah yang dialami.
6. Ibu mengatakan teratur minum obat setiap hari dan masing – masing obat tinggal 9 biji.
Obyektif
1. Keadaan umum : Lemah
2. Vital sign Tekanan darah : 120/80 mmHg Nadi : 82 x/menit Suhu : 36, 6ºC Respirasi : 20 x/menit BB sekarng : 50 kg
Pemeriksaan inspeksi : Turgor kulit kering
Assesment
Ny. Z umur 22 tahun, G1 P0 A0 umur kehamilan 7 + 4 minggu, dengan Hiperemesis Gravidarum Grade 1.
Planning
Tanggal 24 Maret 2014 pukul 16.20 WIB
1. Pukul 16.20 WIB menanyakan mual muntah setiap kali kunjungan rumah.
2. Pukul 16.30 WIB menjelaskan pada ibu bahwa mual dan muntah yang dialaminya saat ini merupakan gejala yang fisiologis pada kehamilan muda dan akan hilang setelah kehamilan 4 bulan.
3. Pukul 16.40 WIB menganjurkan ibu makan selagi panas dengan porsi sedikit tapi sering dan menghindari makanan yang berminyak dan berbau lemak seperti gorengan, susu, keju, daging untuk sementara waktu sampai kondisi klien pulih.
4. Pukul 16.50 WIB menganjurkan ibu setiap bangun pagi untuk miring terlebih dahulu kemudian duduk baru secara perlahan berdiri untuk menghindari mual dan muntah.
5. Pukul 17.00 WIB menganjurkan ibu untuk banyak minum dan banyak istirahat tidur siang ± 2 – 3 jam dan tidur malam ± 8 jam agar tidak terjadi dehidrasi dan bisa istirahat secara maksimal.
6. Pukul 17.20 WIB menganjurkan ibu untut tetap meneruskan minum obat sampai kondisi pulih kembali.
7. Pukul 17.30 WIB memberi dukungan moril bahwa penyakit ini bisa disembuhkan.
8. Pukul 17.40 WIB memberitahu ibu akan tetap melakukan kunjungan rumah 3 hari lagi sampai keadaan membaik.
Evaluasi
Tanggal 24 Maret 2014 pukul 17.45 WIB 1. Ibu masih mual – muntah 4 – 5 kali sehari.
2. Ibu sudah mengerti tentang kondisinya saat ini sehubung dengan mual muntah yang dialaminya.
3. Ibu bersedia untuk makan selagi panas dengan porsi sedikit tapi sering dan menghindari makanan yang berminyak dan berbau lemak.
4. Ibu bersedia setiap bangun pagi miring terlebih dahulu kemudian duduk baru perlahan berdiri.
5. Ibu bersedia untuk banyak minum 7 – 8 gelas dan banyak istirahat tidur siang ± 2 – 3 jam dan tidur malam ± 8 jam.
6. Ibu bersedia untuk melanjutkan minum obat secara teratur. 7. Ibu merasa senang dengan pelayanan yang diberikan.
8. Ibu merasa senang dengan kunjungan yang dilakukan untuk kesehatannya.
DATA PERKEMBANGAN II (Kunjungan Rumah)
Tanggal 27 Maret 2014 pukul 15.15 WIB
Subyektif
1. Ibu mengatakan mual dan muntah sudah mulai berkurang ± 2 – 3 kali sehari.
2. Ibu mengatakan badannya masih sedikit lemas.
3. Ibu mengatakan nafsu makan sudah membaik ± 2 – 3 kali sehari dan minum 5 – 6 gelas sehari.
4. Ibu mengatakan sedikit bisa istirahat dengan tenang karena mual dan muntahnya sudah berkurang.
5. Ibu mengatakan tidak begitu cemas dengan kondisi kehamilannya saat ini.
6. Ibu mengatakan selalu minum obat dengan teratur dan masing – masing obat tinggal 1 biji.
Obyektif
1. Keadaan umum : Baik
2. Kesadaran : Composmentis 3. Vital sign Takanan darah : 110/70 mmHg Nadi : 86 x/menit Respirasi : 24 x/menit Suhu : 36,6º C BB sekarang : 52,5 kg
Inspeksi : Turgor kulit sedikit kering.
Assesment
Ny. Z umur 22 tahun, G1 P0 A0 hamil 8 minggu, dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I.
Planning
Tanggal 27 Maret 2014 pukul 15.35 WIB
1. Pukul 15.35 WIB memberitahu ibu keadaannya saat ini dalam kondisi baik.
2. Pukul 15.45 WIB menanyakan mual dan muntah pada ibu.
3. Pukul 15.55 WIB menjelaskan kepada ibu tentang gizi seimbang ibu hamil seperti nasi, sayur, lauk dan buah – buahan.
4. Pukul 16.15 WIB menganjurkan ibu untuk makan dengan gizi seimbang dan makan selagi panas atau dingin dengan porsi sedikit tapi sering dan menghindari makanan yang berminyak serta berbau lemak
(contoh daging, susu, gorengan) agar tidak memicu terjadinya mual dan muntah.
5. Pukul 16.25 WIB menganjurkan ibu untuk banyak istirahat tidur siang ± 2 – 3 jam dan tidur malam ± 8 jam supaya bisa istirahat secara maksimal.
6. Pukul 16.35 WIB menganjurkan ibu untuk banyak minum 7 – 8 gelas sehari agar tidak terjadi dehidrasi.
7. Pukul 16.45 WIB memberikan ibu terapi obat Vitamin B6 (25 mg) 3 x sehari
Vitamin B12 (10 mg) 3 x sehari Vitamin C (50 mg) 3 x sehari
Sebanyak 20 tablet diminum dengan air putih.
8. Pukul 16.55 WIB memberitahu ibu akan tetap melakukan kunjungan rumah 4 hari lagi sampai kondisi membaik.
Evaluasi
Tanggal 27 Maret 2014 pukul 17.00 WIB
1. Ibu sudah mengetahui keadaannya saat ini bahwa dalam kondisi baik.
2. Mual dan muntah sudah berkurang ± 2 – 3 kali sehari, badan masih sedikit lemas dan berat badan naik 0,5 kg.
3. Ibu sudah mengetahui tentang gizi ibu hamil.
4. Ibu bersedia makan dengan gizi seimbang dan makan selagi panas atau dingin dengan porsi sedikit tapi sering.
5. Ibu bersedia untuk istirahat dengan tidur siang ± 2 – 3 jam sehari dan tidur malam ± 8 jam.
6. Ibu bersedia untuk banyak minum yaitu sehari minimal 7 – 8 gelas.
7. Ibu sudah diberikan terapi obat lagi.
8. Ibu merasa senang dengan kunjungan rumah yang akan dilakukan untuk mengetahui tentang perkembangan kesehatannya.
DATA PERKEMBANGAN III (Kunjungan Rumah)
Tanggal 1 April 2014 pukul 16. 00 WIB
Subyektif
1. Ibu mengatakan sudah tidak mual dan muntah lagi. 2. Ibu mengatakan badan sudah tidak lemas lagi.
3. Ibu mengatakan nafsu makan sudah membaik ± 3 kali sehari dan minum air putih 6 – 7 gelas sehari.
4. Ibu mengatakan dapat istirahat dengan nyaman pada siang hari dan malam hari.
5. Ibu mengatakan sudah tidak cemas lagi dengan kondisi kehamilannya. 6. Ibu mengatakan obat selalu diminum secara teratur.
Obyektif
1. Keadaan umum : Baik
2. Kesadaran : Composmentis 3. Vital sign Tekanan darah : 120/70 mmHg Nadi : 88 x/menit Suhu : 36,5º C Respirasi : 22 x/menit BB sekarang : 51 kg
Inspeksi : Turgor kulit baik
Assesment
Ny. Z umur 22 tahun G1 P0 A0, hamil 8 + 4 minggu dengan riwayat Hiperemesis Gravidarum Grade I.
Planning
Tanggal 1 April 2014 pukul 16.20 WIB
1. Pukul 16.20 WIB memberitahu ibu bahwa kondisi saat ini sudah baik. 2. Pukul 16.30 WIB menganjurkan ibu untuk tetap mengkonsumsi
makanan bergizi seimbang seperti nasi, sayur, lauk, buah dan cukup minum.
3. Pukul 16.40 WIB menganjurkan ibu tetap istirahat cukup tidur siang ± 2 – 3 jam dan tidur malam ± 8 jam.
4. Pukul 16.50 WIB menjelaskan pada ibu tentang tanda – tanda bahaya kehamilan yaitu perdarahan, bengkak pada muka dan kaki, serta sakit kepala yang hebat dan menetap.
5. Pukul 17.00 WIB menganjurkan ibu untuk berhenti minum obat apabila sudah tidak mual muntah lagi.
6. Pukul 17.20 WIB menganjurkan ibu untuk tetap kunjungan ulang 1 bulan lagi atau jika ada keluhan.
Evaluasi
Tanggal 1 April 2014 pukul 17.25 WIB
1. Ibu merasa senang dan nyaman dengan kondisinya saat ini karena mual dan muntahnya sudah berhenti sehingga aktivitas dan kehidupan sehari – hari berjalan normal kembali. Keadaan umum baik, kesadaran composmentis, mual dan muntah sudah berhenti, kulit tidak kering, badan tidak lemas, nafsu makan baik dan berat badan sudah naik 1 kg.
2. Ibu bersedia mengkonsumsi makan – makanan yang bergizi seimbang seperti nasi, sayur, lauk, dan buah serta cukup minum. 3. Ibu bersedia istirahat cukup yaitu tidur siang ± 2- 3 jam dan tidur
malam ± 8 jam.
4. Ibu sudah mengetahui tentang tanda – tanda bahaya kehamilan. 5. Ibu bersedia berhenti minum obat apabila tidak mual muntah lagi. 6. Ibu bersedia tetap melakukan kunjungan ulang 1 bulan lagi atau
B. PEMBAHASAN
Pembahasan merupakan bagian dari karya tulis yang akan membahas kesenjangan dan hambatan selama penulis melakukan asuhan kebidanan pada ibu hamil Ny. Z dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I. Kesenjangan tersebut menyangkut antara teori dan praktek langsung dilapangan.
Pada pembahasan kasus ini akan menguraikan tentang proses asuhan kebidanan ibu hamil Ny. Z dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I di PKD BUDI SEHAT Trobayan Kalijambe dengan menggunakan 7 langkah varney mulai dari pengkajian sampai evaluasi. Dalam penerapan manajemen kebidanan maka disamping itu penulis juga menemukan sedikit kesenjangan.
1. Pengkajian
Pada pengkajian data ibu hamil dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I secara teori didapatkan tanda dan gejala yaitu muntah terus menerus, turgor kulit turun, nafsu makan berkurang, berat badan turun, mata cekung, lidah kering, nadi meningkat, tekanan darah turun, nyeri didaerah epigastrum, tampak lemah dan lemas (Manuaba, 2008). Keluhan yang muncul pada kasus hiperemesis gravidarum grade I adalah mual - muntah 8 - 10 x/hari (Sulistyawati, 2013).
Sedangkan pengkajian data pada ibu hamil dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I yang dialami Ny. Z tanda gejalanya yaitu : sering muntah dalam sehari ± 6 – 8 kali sehari, nafsu makan berkurang, badan lemas, turgor kulit turun, lidah kering, dan berat badan turun.
Dari pengkajian ini menunjukkan bahwa dalam pengkajian data ini penulis menemukan adanya kesenjangan antara teori dan kenyataan dilahan praktek yaitu dalam teori ada perasaan nyeri di daerah epigastrum, mata cekung, nadi meningkat, tekanan darah turun sedangkan dalam kasus tidak terjadi nyeri di daerah epigastrum, mata cekung, nadi meningkat, dan tekanan darah turun sehingga penulis dapat melanjutkan asuhan kebidanan selanjutnya sesuai dengan kondisi klien.
2. Interpretasi data
Menurut teori Sulistyawati (2013) Diagnosa yang dapat ditegakkan pada kasus Hiperemesis Gravidarum Grade I adalah ”Ny X G...P...A...umur...hamil...minggu dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I dan masalah yang sering muncul pada kasus Hiperemesis Gravidarum Grade 1 adalah gangguan rasa nyaman, cemas dan gelisah menghadapi kehamilannya serta memberikan kebutuhan yaitu informasi tentang keadaannya saat ini, memberikan konseling dan motivasi dukungan pada ibu.
Sedangkan pada interpretasi data ini setelah diperoleh data dari ibu, keluarga dan tenaga kesehatan maka di dapatkan diagnosa Ny. Z umur 22 tahun G1 P0 A0 hamil 6+4 minggu dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I. Masalah yang muncul dari diagnosa kebidanan tersebut adalah klien merasa cemas dan gelisah dengan kehamilannya saat ini karena mual muntah yang berlebihan, dan masalah tersebut dapat teratasi dengan memberikan kebutuhan yaitu informasi tentang keadaan
kehamilannya saat ini, informasi tentang mual dan muntahnya, dan dukungan moril pada ibu.
Dari langkah ini menunjukkan bahwa penulis tidak menemukan adanya kesenjangan antara teori dan praktek di lapangan.
3. Diagnosa Potensial
Menurut teori Manuaba (2008), diagnosa potensial dari Hiperemesis Gravidarum Grade I yaitu dehidrasi dan terganggunya keseimbangan elektrolit serta dapat mengarah ke Hiperemesis Gravidarum Grade II.
Dalam kasus ini terdapat diagnosa potensial yaitu Hiperemesis Gravidarum Grade II.
Dari diagnosa potensial yang didapatkan maka tidak terjadi antara kesenjangan antara teori dan praktek