5.2 Aliran informasi mengenai kegiatan perusahaan pada
5.2.3 Arah Aliran Informasi – Horizontal dan Lintas Saluran
Arah aliran informasi yang terjadi pada beberapa program komunikasi internal dilakukan secara horizontal dan lintas saluran. Mekanisme yang berlangsung saat proses program media internal dijalankan adalah tidak memandang jabatan atau struktur organisasi. Semua dipandang sama dalam hal penerimaan informasi yang diberikan oleh departemen PGA selaku pegirim pesan
atau informasi. Tidak ada perbedaan antara manajer, supervisor, dan karyawan. Komunikasi horizontal terdiri dari penyampaian informasi diantara rekan-rekan sejawat dalam unit kerja yang sama. Unit kerja meliputi individu individu yang ditempatkan pada tingkat otoritas yang sama dalam organisasi yang mempunyai atasan yang sama (Pace, 2002, h. 195). Informasi dikirim secara serentak dalam periode waktu tertentu kepada seluruh personel MCL baik melalui email yang telah dimiliki masing-masing karyawan, maupun sarana papan pegumuman yang tersedia di setiap departemen. Komunikasi horizontal biasanya dilakukan melalui kontak pribadi,telepon, email, memo, voice mail, dan rapat serta salah satu tujuannya adalah berbagi informasi mengenai rencana dan kegiatan. (Pace, 2006, h. 195).
Selain itu sasaran target yang dituju adalah seluruh personel MCL tanpa adanya klasifikasi bawahan ataupun atasan. Hal tersebut bertujuan agar informasi yang disampaikan diberikan secara merata tanpa mengklasifikasikan atasan maupun bawahan demi menjaga keutuhan sebuah informasi. Begitupun juga yang terjadi pada program acara Lunch and learn, bahwa tidak adanya batasan antara bawahan maupun atasan. Salah satu bentuk tidak ada batasan antara bawahan maupun atasan dapat dilihat dari tatanan seat kursi diatur secara acak, sehingga antara karyawan, supervisor, atau manajer dapat duduk berdampingan dan dapat saling berinteraksi. Kemudian semua yang menghadiri program LL adalah audience. Istilah atasan sebagai manajer atau supervisor dan bawahan sebagai karyawan telah diganti dengan kekerabatan antar internal MCL satu sama lain dengan diselingi makan siang bersama. Apabila komunikasi ke atas maupun
komunikasi ke bawah dapat dilihat dari struktur formal dan informal suatu kegiatan, bentuk kegiatan LL dapat dikatakan berada diantara kegiatan informal dan kegiatan formal. Bahwa kemasan acara dibuat secara informal agar peserta lebih nyaman dan dapat menjalin kekerabatan satu sama lain yang juga diselingi dengan acara makan siang bersama. Kemudian struktur formal dapat dilihat dari kegiatannya yang dihadiri oleh manajemen, di fasilitasi oleh departemen PGA khususnya divisi Comm, dan penyampaian informasi yang berkaitan dengan peusahaan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa program komunikasi internal Lunch and Learn adalah kegiatan semi formal yang bermanfaat untuk menjalin suatu kekerabatan antara satu dengan yang lain. Karena pada dasarnya program komunikasi internal yang dilaksanakan oleh departemen PGA memiliki kategori yang tidak membahas masalah pekerjaan. Namun sebatas pemberian informasi terhadap internal MCL mengenai perkembangan proyek perusahaan dan kegiatan- kegiatan perusahaan yang lainnya tanpa ada perbedaan dalam konteks penyebaran pesan maupun isi informasi yang akan diberikan.
Kaitan arah aliran informasi komunikasi horizontal dan lintas saluran dengan komunikasi internal adalah melalui beberapa indikator komunikasi internal. Salah satunya adalah memberikan saran kepada pimpinan, yaitu dengan adanya perbedaan posisi dalam memimpin merupakan hal sulit untuk seorang bawahan untuk menyampaikan sesuatu terlebih lagi soal saran yang tujuannya sekedar masukan. Sehingga dengan komunikasi yang dilakukan secara horizontal dan lintas saluran memberikan ruang dan kesempatan bagi karyawan untuk berinteraksi dengan manajer maupun advisor pada salah satu program komunikasi
internal tanpa adanya batasan jabatan fungsional antara atasan maupun bawahan. Kemudian juga hubungan kerja dengan atasan, yaitu kemampuan membina hubungan dan juga mempengaruhi mitra kerja usaha terikat, dengan pihak yang tidak memiliki otoritas formal. Hal tersebut dapat dilihat dari komunikasi yang terjadi pada lintas departemen dalam suatu acara tatap muka di salah satu program komunikasi internal. Meskipun berbeda departemen, menjalin hubungan antara satu departemen dengan departemen yang lainnya menjadi penting karena berada dalam satu lingkup atau naungan organisasi.
Berikut ini merupakan skema yang diolah peneliti berdasarkan data temuan di lapangan mengenai kategori aliran informasi yang meliputi sifat, pola dan arah pada program komunikasi internal yang dilaksanakan oleh Departemen PGA :
Gambar 21 : Skema hasil analisis data 2. pada kategori Aliran Informasi program media internal Sumber : Data diolah peneliti
Program media internal : 1.Kilas Banyu Urip (KBU) 2.EManate EMphasis Papan Pengumuman Serentak Horizontal Pola Roda P K K K P L K E SP SE K K K Pola Roda Serentak Berurutan Horizontal
1. Penyebaran info rm asi dilakukan dalam satu w aktu, satu bulan sekali (EM anat e dan Em phasis) sert a dua bulan sekali (KBU) 2. Broadcast/ blast ing secara langsung ke
m asing-m asin g em ail karyaw an
1. Penyampaian inform asi diantara rekan rekan sejawat
2. Info rm asi berupa rencana dan kegiatan 3. Disebarkan m elalui em ail
1. Penyampaian inform asi diantara rekan rekan sejawat
2. Info rm asi berupa rencana dan kegiat an 3. mencakup semua jenis kontak antarpersonal.
4. Terjadi selama waktu istirahat/diluar jam kerja
1.Disebarkan dalam sat u per iode wakt u pada m asing-m asing depar t em en
2.Inform asi terbuka
3.Objek sasaran lebih dari sat u orang/ banyak 4.m elibat kan sum ber pesan dan pener im a
sebagai t ujuan akhir
5.penerim aan info rm asi secara diadik
Keterangan : P :PGA SE : Security SP : SPG E : EM IT L : Landt eam K : Karyawan Ket erangan : P :PGA K : Karyawan
Tidak ada jabatan fungsional at asan m aupun baw ahan
Lintas saluran
133
Gambar 22 : Skema hasil analisis data 3. pada kategori Aliran Informasi program acara Lunch and learn
Sumber : Data diolah peneliti Program Acara Lunch and Learn
Pola Roda P K K K NI/ NE K Ket erangan : P :PGA K : Karyawan NI: Narasumber internal NE: Narasumber ekst ernal
1.penyebaran informasi (pesan)
yang disampaikan secara bersamaan dalam suatu waktu (3bulan sekali) dengan objek sasaran yang banyak (lebih dari satu orang) 2.Bentukdari komunikasi ini seperti
pertemuan, rapat (akbar), atau tatap muka 3.informasi terbuka
informasi bergerak di antara orang-orang dan jabatan-jabatan yang tidak menjadi atasan ataupun bawahan satu dengan yang lainnya. Serentak
Horizontal
Lintas saluran
1. Penyampaian informasi diantara rekan- rekan sejawat dalam unit kerja yang sama. 2. Berbagi informasi mengenai rencana dan
kegiatan.
3. Untuk memperoleh pemahaman bersama. 4. Dalam bentuk rapat/pertemuan dan diluar
jam kerja
5. Untuk menumbuhkan dukungan antarpersonal
5.3Dimensi Komunikasi Internal berdasarkan analisis Aliran Informasi