• Tidak ada hasil yang ditemukan

pada Potensi Pertanian, Industri dan Perdagangan yang Maju dan Berkelanjutan”

ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH 5.1 Sasaran Pembangunan Jangka Panjang

5.3 Sasaran Pokok

5.3.3 Arah Pembangunan Tahun 2015-2019

Arah Pembangunan Tahun 2015-2019 Pengembangan infrastruktur yang kuat, guna menunjang investasi dan perekonomian. Sebagai keberlanjutan pembangunan berdasarkan pelaksanaan dan pencapaian pada rencana pembangunan jangka menengah tahap kedua yang didasarkan pada peningkatan kemajuan dan kualitas serta daya saing sumberdaya manusia dan infrastruktur sehingga masyarakat dapat lebih produktif dan sistem ekonomi perekonomian daerah yang bertumpu pada potensi pertanian, industri dan perdagangan dapat meningkat yang didukung oleh pengelolaan pemanfaatan sumberdaya alam yang berkelanjutan, maka pembangunan tahap ketiga ditujukan untuk lebih mengembangkan pembangunan secara menyeluruh.

Tahap ketiga lima tahun pembangunan jangka panjang ini merupakan periode pengembangan. Pada tahap ini kelembagaan sistem perekonomian daerah yang bertumpu pada potensi pertanian, industri dan perdagangan semakin berkembang sehingga perekonomian daerah semakin tumbuh dan berkembang serta mengarah pada struktur perekonomian daerah yang lebih baik. Adapuan sasaran pokok pada periode pembangunan ini adalah :

R P J P D K a b . N g a w i T a h u n 2 0 0 5 - 2 0 2 5 B A B V - 3 3

a. Sasaran dalam rangka mengembangkan integrasi usaha, optimalisasi pemberdayaan potensi pertanian, industri dan perdagangan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ditetapkan indikator :

1. Persentase penduduk di bawah garis kemiskinan dengan target 10% 2. Jumlah sarana sosial seperti panti asuhan, panti jompo dan panti

rehabilitasi dengan target 11

3. Persentase Penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial dengan target 12%

4. Persentase PMKS yg memperoleh bantuan sosial dengan target 20% 5. Persentase Rumah layak huni untuk Gakin terbangun dengan target 15% 6. Persentase jumlah transmigrans yang ditempatkan dengan target 8% 7. Partisipasi masyarakat sekitar hutan dengan target 38.000

8. Jumlah investor berskala nasional (PMDN/PMA) dengan target 4

9. Jumlah nilai investasi berskala nasional (PMDN/PMA) dengan target 300 M

10. Rasio daya serap tenaga kerja (orang) dengan target 4000

11. Kenaikan / penurunan Nilai Realisasi PMDN dengan target 100 M 12. Jumlah investor (Non PMDN/PMA) dengan target 600

13. Jumlah nilai investasi (Non PMDN/PMA) Rupiah dengan target 100 M 14. Persentase koperasi aktif dengan target 85%

15. Jumlah UKM non BPR/LKM UKM dengan target 25 16. Jumlah BPR/LKM dengan target 12

17. Jumlah Usaha Mikro dan Kecil dengan target 35.000 18. Regulasi ketahanan pangan dengan target 1

19. Ketersediaan pangan utama (PPH) dengan target 90 1) Padi-padian dengan target 25

2) Umbi-umbian dengan target 2,1 3) Pangan hewani dengan target 15,0 4) Minyak dan lemak dengan target 3,1 5) Buah/biji berminyak dengan target 1,0

R P J P D K a b . N g a w i T a h u n 2 0 0 5 - 2 0 2 5 B A B V - 3 4

7) Gula dengan target 1,3

8) Sayur dan buah dengan target 30 9) Lain – lain dengan target 0,0

20. Rasio jaringan irigasi (Km/Ha) dengan target 6

21. Persentase penduduk yang memiliki lahan (%) dengan target 13,9% 22. Produktivitas padi dan bahan pangan utama lokal lainnya (Ku/Ha) :

1) Padi dengan target 62,60 2) Jagung dengan target 54,19 3) Kedelai dengan target 16,67 4) Kacang Tanah dengan target 15,46 5) Kacang Hijau dengan target 12,86 6) Ubi Kayu dengan target 205,44 7) Ubi Jalar dengan target 163,06

23. Produksi padi dan bahan pangan utama lokal lainnya (Ton) : 1) Padi dengan target 624.696

2) Jagung dengan target 53.584 3) Kedelai dengan target 26.406 4) Kacang Tanah dengan target 13.357 5) Kacang Hijau dengan target 679 6) Ubi Kayu dengan target 15.7777 7) Ubi Jalar dengan target 13.306

24. Kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB (Rupiah) dengan target 1.861.517.194.656

25. Populasi ternak :

1) Sapi Potong dengan target 65 2) Kerbau dengan target 1.592 3) Kuda dengan target 47 4) Babi dengan target 35

5) Kambing dengan target 74.805 6) Domba dengan target 24.236

R P J P D K a b . N g a w i T a h u n 2 0 0 5 - 2 0 2 5 B A B V - 3 5

7) Ayam Pedaging dengan target 15.0431 8) Ayam Petelur dengan target 71.432 9) Ayam Buras dengan target 55.0391 10) Itik dengan target 28.411

11) Entok dengan target 13.173

26. Konsumsi daging Kg/kapita/Thn dengan target 7,21 27. Konsumsi Telur Kg/kapita/Thn dengan target 2,25 28. Jumlah Produksi Komoditas Perkebunan (Ton) :

1) Kakao dengan target 643

2) Tembakau dengan target 1.020,28 3) Kopi dengan target 108,47

4) Cengkeh dengan target 174,15 5) Tebu dengan target 4.600

29. Produktifitas Komoditas Perkebunan : 1) Kakao dengan target 0,475 2) Tembakau dengan target 0,925 3) Kopi dengan target 0,458 4) Cengkeh dengan target 0,318 5) Tebu dengan target 0,9 30. Luas Lahan Perkebunan :

1) Kakao dengan target 1,648 2) Tembakau dengan target 1367 3) Kopi dengan target 300 4) Cengkeh dengan target 753 5) Tebu dengan target 6.500 31. Produksi perikanan (ton) :

1) Patin dengan target 59 2) Nila dengan target 60 3) Mas dengan target 15 4) Gurami dengan target 78 5) Lele dengan target 915

R P J P D K a b . N g a w i T a h u n 2 0 0 5 - 2 0 2 5 B A B V - 3 6

32. Konsumsi ikan Kg/kapita/Thn dengan target 8,62 33. Rehabilitasi lahan kritis dengan target 900

34. Kontribusi sektor Perdagangan terhadap PDRB (Juta Rupiah) dengan target 1.982.586,51

35. Eksport Bersih Perdagangan (Juta Rupiah) dengan target 9.820,91

36. Kontribusi sektor Industri terhadap PDRB (Juta Rupiah) dengan target 147.862.111

37. Pertumbuhan Industri (unit) :

1) Industri Kecil Formal dengan target 295

2) Industri Kecil Non Formal dengan target 15.550 38. Jumlah Kunjungan Wisata dengan target 125.660

39. Persentase angka partisipasi angkatan kerja dengan target 74,36% 40. Persentase pencari kerja yang ditempatkan dengan target 22,63% 41. Jumlah kelompok/grup kesenian daerah dengan target 124 42. Jumlah gedung kesenian dengan target 0

43. Jumlah kegiatan keagamaan di tingkat kabupaten dengan target 18 44. Jumlah organisasi keagamaan dengan target 19

45. Rasio jumlah Polisi pamong praja per 10.000 penduduk dengan target 1,28 46. Jumlah linmas per jumlah 10.000 penduduk dengan target 76

47. Rasio pos kamling per jumlah desa/kelurahan dengan target 12

b. Sasaran dalam rangka meningkatkan kualitas SDM melalui kemudahan mendapatkan akses pelayanan pendidikan dan kesehatan yang maju dan berkualitas, ditetapkan indikator :

1. Persentase Maskin memperoleh Jamkesmas dan Jamkesda dengan target 100%

2. Cakupan balita gizi buruk mendapat perawatan dengan target 100% 3. Cakupan Layanan Dasar Pendidikan bagi Gakin dengan target 100% 4. Cakupan Layanan Dasar Kesehatan bagi Gakin dengan target 100% 5. Persentase Anak Gakin dapat mengakses pendidikan sesuai jenjang

R P J P D K a b . N g a w i T a h u n 2 0 0 5 - 2 0 2 5 B A B V - 3 7

6. Angka Kelangsungan Hidup Bayi dengan target 12.400 7. Cakupan Pelayanan anak balita dengan target 90%

8. Cakupan pelayanan kesehatan rujukan pasien masyarakat miskin dengan target 100%

9. Angka melek huruf dengan target 99,25% 10. Angka rata-rata lama sekolah dengan target 11 11. Angka Partisipasi Sekolah dengan target 114

12. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan target 47,53%

13. Angka Partisipasi Murni (APM)SD/MI paket A dengan target 101,20 14. Angka Partisipasi Murni (APM)SMP/MTS paket B dengan target 96 15. Angka Partisipasi Murni (APM)SMA(SMK,MA) paket C dengan target 80 16. Angka Putus Sekolah (APS) SD(MI) dengan target 0%

17. Angka Putus Sekolah (APS) SMP (MTs) dengan target 0,01% 18. Angka Putus Sekolah (APS) SMA(SMK, MA) dengan target 0,01% 19. Angka Kelulusan (AL) SD(MI) dengan target 100%

20. Angka Kelulusan (AL) SMP(MTs) dengan target 100% 21. Angka Kelulusan (AL) SMA(SMK,MA) dengan target 100% 22. Guru yang memenuhi kualifikasi S1/D-IV dengan target 85%

23. Rasio Ketersediaan sekolah/penduduk usia sekolah Pendidikan Dasar dan Menengah dengan target 130

24. Rasio guru/murid dengan target 220

25. Rasio guru/murid per kelas rata-rata dengan target 0,010

26. Angka Melanjutkan(AM) dari SMP(MTs) ke SMA(SMK,MA) dengan target 90%

27. Cakupan kunjungan Ibu hamil dengan target 95%

28. Cakupan Komplikasi Kebidanan yg ditangani dengan target 96%

29. Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kes. yg memiliki komp. kebidanan dengan target 84%

30. Cakupan pelayanan nifas dengan target 94%

31. Cakupan neonatus dg komplikasi yang ditangani dengan target 80% 32. Cakupan kunjungan bayi dengan target 90%

R P J P D K a b . N g a w i T a h u n 2 0 0 5 - 2 0 2 5 B A B V - 3 8

34. Cakupan pemberian makanan pendamping ASI pd anak usia 6-24 bulan keluarga miskin dengan target 100%

35. Cakupan peserta KB aktif dengan target 80% 36. Penemuan penderita AFP dengan target 100%

37. Penemuan dan penanganan penderita pneumonia balita dengan target 100%

38. Penemuan dan penanganan penderita pasien baru TB BTA positif dengan target 90%

39. Penemuan dan Penanganan DBD dengan target 100% 40. Penanganan penderita diare dengan target 100%

41. Cakupan pelayanan gawat darurat level 1 yg harus diberikan sarana kesehatan (RS) di Kabupaten dengan target 100%

42. Cakupan desa/kel.mengalami KLB yg dilakukan penyelidikan epidemiologi <24 jam dengan target 100%

43. Cakupan desa siaga aktif dengan target 90%

c. Sasaran dalam rangka mengembangkan sistem manajemen pemerintahan yang peduli terhadap kualitas pelayanan masyarakat dan penerapan prinsip-prinsip penatausahaan pemerintahan yang baik (good governance), ditetapkan indikator :

1. Tersedianya Dokumen Perencanaan RPJPD yang telah ditetapkan dengan PERDA dengan target Ada

2. Tersedianya Dokumen Perencanaan RPJMD yang telah ditetapkan dengan PERDA/PERKADA dengan target Ada

3. Tersedianya Dokumen Perencanaan RKPD yang telah ditetapkan dengan PERKADA dengan target Ada

4. Rasio penduduk ber KTP per satuan penduduk dengan target 84% 5. Rasio bayi berakte kelahiran dengan target 98%

6. Rasio pasangan berakte nikah dengan target 100%

R P J P D K a b . N g a w i T a h u n 2 0 0 5 - 2 0 2 5 B A B V - 3 9

8. SKPD yang mempunyai IKM dengan target 20

9. Penerapan Sistim Informasi Manajemen Pemda dengan target 6 SIM 10. Urusan yang sudah diterapkan SPM nya berdasarkan pedoman yang

diterbitkan oleh Pemerintah dengan target 10 11. Proporsi PAD dalam APBD dengan target 10%

12. Tingkat ketaatan pegawai pada peraturan kepegawaian dengan target 85% 13. Persentase pelanggaran pegawai dengan target 1%

14. Persentase pejabat yang telah memenuhi persyaratan pendidikan pelatihan kepemimpinan dengan target 70%

15. Keberadaan Standar kompetensi jabatan dengan target Tidak Ada 16. Sistem Informasi Kepegawaian dengan target Ada

17. Buku ”kabupaten dalam angka” dengan target Ada 18. Buku ”PDRB kabupaten” dengan target Ada

19. Persentase penerapan pengelolaan arsip secara baku pada SKPD dengan target 98%

20. Persentase SDM pengelola kearsipan yang terbina dengan target 75% 21. Persentase peningkatan SDM pengelola kearsipan pada SKPD dengan

target 75%

22. Tersedianya Web site milik pemerintah daerah dengan target 1 23. Jumlah jaringan komunikasi dengan target 14

24. Rasio wartel/ warnet terhadap penduduk dengan target 219 25. Jumlah surat kabar nasional/lokal dengan target 33

26. Jumlah penyiaran radio/ TV lokal dengan target 7 27. Jumlah perpustakaan dengan target 1

28. Jumlah pengunjung perpustakaan per tahun dengan target 25.000 29. Banyaknya jenis koleksi buku dengan target 38.000

30. Partisipasi perempuan di lembaga pemerintahan dengan target 6% 31. Partisipasi perempuan di lembaga swasta dengan target 99,8% 32. Persentase KDRT dengan target 1.30%

33. Rata-rata jumlah anak per keluarga dengan target 1.92%

R P J P D K a b . N g a w i T a h u n 2 0 0 5 - 2 0 2 5 B A B V - 4 0

36. Desa yang telah menyusun APBDes sebelum bulan April dengan target 95 37. Persentase kelembagaan ekonomi desa/ kelurahan yang aktif dengan

target 8%

38. Persentase Unit pengelola keuangan dan usaha (UPKu) yang berkembang dengan target 6%

d. Sasaran dalam rangka mengembangkan sarana dan prasarana publik secara terpadu dan mewujudkan tata ruang dan infrastruktur wilayah yang handal dan terintegrasi, ditetapkan indikator :

1. Panjang jalan kabupaten dalam kondisi baik, (km) dengan target 180 2. Proporsi panjang jalan dalan kondisi baik, dengan target 50%

3. Jumlah jembatan dalam kondisi baik, (buah) dengan target 329 4. Proporsi jumlah jembatan dalam kondisi baik dengan target 100%

5. Proporsi utilitas jalan dalam kondisi baik (gorong2, trotoar dengan target 50% 6. Persentase Panjang jaringan irigasi dalam kondisi baik dengan target 85% 7. Proporsi panjang jaringan irigasi dalam kondisi baik dengan target

242.899 / 296.217

8. Luas baku sawah yang tercukupi air irigasi dengan target 36.375

9. Proporsi luas baku sawah yang tercukupi air irigasi dengan target 36.375 / 44.362

10. Luas Layanan Jaringan Irigasi Yang Direhabilitasi dengan target 36.375 11. Jumlah HIPPA yang aktif dari jumlah 314 lembaga dengan target 190 12. Persentase peran serta HIPPA dalam pemeliharaan jaringan irigasi

dengan target 16%

13. Jumlah Sumur Air tanah Yang di Bangun dengan target 130 14. Jumlah Embung Selesai di Bangun dengan target 8

15. Persentase rumah tinggal bersanitasi dengan target 36,93% 16. Rasio rumah layak huni dengan target 26,12

17. Rasio permukiman layak huni dengan target 62,75 18. Lingkungan permukiman kumuh dengan target 2

R P J P D K a b . N g a w i T a h u n 2 0 0 5 - 2 0 2 5 B A B V - 4 1

19. Persentase Permukiman tertata dengan target 29,5%

20. Persentase Rumah tangga pengguna air bersih dengan target 29,15% 21. Persentase penduduk berakses air minum dengan target 17,8% 22. Rasio tempat ibadah per satuan penduduk dengan target 1:400 :

1) Masjid dengan target 1.398 2) Mushola dengan target 4.149 3) Gereja dengan target 77 4) Kuil dengan target 1 5) Vihara dengan target 2

23. Jumlah penumpang angkutan umum dengan target 883.000 24. Jumlah terminal bis dengan target 6

25. Jumlah terminal kargo dengan target 1 26. Jumlah ijin trayek dengan target 195

27. Jumlah Uji Kir angkutan umum dengan target 5.460

28. Rasio panjang jalan per jumlah kendaraan dengan target 14

29. Jumlah orang/barang yang terangkut angkutan umum per tahun dengan target 770.433

30. Jumlah orang/barang yang melalui terminal per tahun dengan target 1.188

31. Rasio angkutan darat per jumlah penumpang angkutan darat dengan target 0,165

32. Rasio bangunan ber IMB per satuan bangunan dengan target 100% 33. Ketaatan terhadap RTRW dengan target 100%

34. Tersedianya dokumen RTRW yang telah ditetapkan dengan PERDA dengan target ada

35. Tersedianya dokumen RDTRK yang telah ditetapkan dengan PERDA dengan target ada

36. Tersedianya Peraturan zonasi yang telah ditetapkan dengan PERDA dengan target ada

37. Presentase penanganan sampah dengan target 31% 38. Rasio TPS persatuan penduduk dengan target 22,45

R P J P D K a b . N g a w i T a h u n 2 0 0 5 - 2 0 2 5 B A B V - 4 2

40. Presentase penegakan hukum lingkungan dengan target 15%

41. Rasio RTH per satuan luas wilayah ber HPL/HGB dengan target 21,25% 42. Jumlah sumur resapan dengan target 50

43. Rasio ketersediaan daya listrik(dengan asumsi pemakaian 900 Watt/pelanggan) dengan target 73,5

44. Rumah tangga yang menggunakan listrik/jumlah pelanggan dengan target 59,7

45. Jumlah pertambangan tanpa ijin dengan target 67

46. Kontribusi sektor pertambangan terhadap PDRB dengan target 0