Keter paduan pembangunan bidang Cipta Kar ya diarahkan untuk mendukung pengembangan w ilayah pada Wi layah Pengembangan Str ategis (WPS). WPS mer upakan w ilayah-w ilayah yang dipandang memer lukan pri or itas pembangunan yang didukung keter paduan penyelenggar aan infr ast ruktur dan meningkatkan per an ser ta selur uh st akeholder . Dal am Renstr a Kementeri an PU-PR 2015-2019 telah ditetapkan 35 WPS yang mer epr esentasikan keseimbangan pembangunan antar w ilayah dan mer eflksi kan amanat NAWACITA yaitu pembangunan w ilayah dimulai dar i pinggir an dan per w ujudan konektivitas dan keber pihakan ter hadap mar itim.
Gambar 3.2 Peta Wilayah Pengembangan Strategis Kementer ian PUPR 2015-2 019
Pengembangan WPS mer upakan suatu pManggar aikatan pembangunan yang memadukan antar a pengembangan w i layah dengan “mar ket driven” yang memper timbangkan aspek ekonomi, sosial dan limgkungan untuk mendukung penyelenggar aan pembangunan infr astr uktur ber kelanjutan. Ber ikut daftar kelompok WPS dan WPS pada gambar ber ikut :
Tabel 3.2 Daftar 35 WPS
Kelompok WPS WP
S
WPS Pusat Per tumbuhan Ter padu
Mer ak-Bakauheni-Bandar Lampung-Palembang-Tanjung Api- Api ;
Metr o Medan-Tebing Tinggi-Dumai-Pekanbar u; Jakar ta-Bandung-Cir ebon-Semar ang;
Malang-Sur abaya Bangkalan; Yogyakar t a-Solo-Semar ang; Bal ikpapan-Samar inda-Maloy; Manado-Bi tung-Amur ang; Makassar -Par e Par e- Mamuju WPS Per tumbuhan Ter padu
Kemar itiman
Ter nate-Sofifi-Mor otai; Ambon-Ser am WPS Pusat Per tumbuhan Ter padu
Kemar itiman
Bat am-Bintan-Kar imun;
Jambi-Palembang-Bangka Bel itung (Pangkal Pi nang) WPS Konekt ivitas Keseimbangan
Per tumbuhan Ter padu
Jakar ta-Bogor -Ciawi -Sukabumi; Sur abaya-Pasur uan-Banyuw angi
WPS Pusat Per tumbuhan Sedang Ber kembang
Sibolga-Padang-Bengkulu; Yogyakar t a-Pr i gi-Blit ar -Mal ang; Banjar masin- Batulicin-Pal angkar aya; Ket apang-Ponti anak-Singkawang-Sambas; Gor ontalo- Bol aang Mongondow;
Palu-Banggai; Sor ong-Manokwar i; Manokwar i-Bintuni
WPS Konekt ivitas dan Pusat
Per tumbuhan Wi sata Denpasar -Padang Bay
WPS Pusat Per tumbuhan Sedang
Ber kembang dan Hi nter land Sabang-Banda Aceh-Langsa
WPS Pusat Per tumbuhan Bar u,
Hint erland dan Per bat asan Jayapur a-Mer auke WPS Pusat Per tumbuhan Wisata
dan Hi nt erl and Pul au Lombok WPS Per tumbuhan Bar u dan
Per batasan Kupang-Atambua
WPS Per tumbuhan Bar u Tanjung Lesung - Sukabumi - Pangandar an - Cil acap;
Mamuju-Mammasa-Tor aja-Kendar i WPS Per tumbuhan Ter padu
Bar u dan Wisata Labuan Bajo-Manggar ai WPS Per tumbuhan Wisata dan
Hinter land Pul au Sumbaw a
WPS Per bat asan Temajuk-Sebatik
WPS Aksesibil itan Bar u Nabir e-Enar ot ali-( Ilaga-Timi ka)-Wamena
WPS Pulau Kecil Ter luar Pulau Pulau Kecil Terluar ( tersebar )
Selanjutnya pembangunan infr astr uktur Peker jaan Umum dan Per umahan Rakyat akan diterpadukan pertama, dengan pengembangan 16 Kaw asan Sr ategis Par iw isata Nasional Pri or itas (KSPNP) yang terdir i dar i Pulau Sumater a (KSPNP Danau Toba dsk); Pulau Jaw a (KSPNP: Kep Ser ibu
dsk, Kota Tua-Sunda Kelapa dsk, Bor obudur dsk, dan Br omoTengger -Semer u dsk); Pulau Bali- Nusa Tenggar a (KSPNP: Kintamani -Danau Batur dsk, Menjangan-Pemuter an dsk, Kuta-Sanur -Nusa Dua dsk, Rinjani dsk, Pulau Komodo dsk, dan Manggar ai-Kelimutu dsk); Pulau Kali mantan (KSPNP Tanjung Puting dsk); Pulau Sulaw esi (KSPNP: Tor aja dsk, Bunaken dsk, dan Wakatobi dsk); dan Kepulauan Maluku (KSPNP Raja Ampat dsk).
Kedua, diter padukan dengan pr ogr am pengembangan 22 Kaw asan Industr i Pr ioritas (KIP), yaitu Pulau Sumater a (KIP: Kuala Tanjung, Sei Mangkei, dan Tanggamus); Pulau Jaw a (KIP: Tanger ang, Cikar ang, Cibinong, Kar aw ang, Bandung, Cir ebon, Tuban, Surabaya, dan Pasur uan); Kalimantan (KIP: Batulicin, Ketapang, dan Landak); Pulau Sulaw esi (KIP: Palu, Mor ow ali , Bantaeng, Bitung, dan Konaw e); Kepulauan Maluku (KIP Buli / Halmaher a Ti mur ); dan Pulau Papua (KIP Teluk Bintuni).
Ketiga, diterpadukan dengan pr ogr am Pengembangan Perkotaan KSN, PKW dan PKSN/ Kota Per bat asan yang t er dir i dari Pulau Sumater a (9 PKN, 58 PKW, 4 PKSN); Pulau Jaw a-Bali (12 PKN, 35 PKW); Kepulauan Nusa Tenggara (2 PKN, 10 PKW, 3 PKSN); Pulau Kali mantan (5
PKN, 25 PKW, 10 PKSN); Pulau Sulaw esi (5 PKN, 27 PKW, 2 PKSN); Kepulauan Maluku (2 PKN, 11 PKW, 4 PKSN); dan Pulau (3 PKN, 11 PKW, 3 PKSN).
Keempat, diter padukan dengan pr ogr am pengembangan Tol Laut sebanyak 24 buah (pelabuhan hub dan pelabuhan feeder) yang meliputi Pulau Sumater a (Malahayati, Belaw an, Kuala Tanjung, Teluk Bayur , Panjang, Batu Ampar , Jambi: Tal ang Duku, dan Palembang: Boom Bar ); Pul au Jaw a (Tanjung Pr iok, Tanjung Per ak, dan Tanjung Emas); Pulau Kalimantan (Sampit, Banjar masin, Samar inda, Bali kpapan: Kar iangau, dan Pontianak); Pulau Bali dan Nusa Tenggar a (Kupang) ; Pulau Sulaw esi (Makasar , Pantoloan, Kendar dan Bitung); Kepulauan Maluku (Ter nate: A. Yani dan Ambon); dan Pulau Papua (Sorong dan Jayapura).
Nusa Tenggar a Ti mur sebagai salah satu Pr ovi nsi di Indonesia masuk dalam WPS 18, WPS 19 dan WPS 35. WPS 18 mencakup Waingapu-Labuan Bajo-Manggar ai dan Maumer e. WPS 19 mencakup i : Kupang-Atambua dan WPS 35 meliputi Pul au-pulau kecil ter luar (PPKT) P. Batek, (kab.Kupang) P. Ndana (kab.Rote Ndao), P. Dana (Kab. Sabi ), P. Mengkudu (kab. Sumba Ti mur ) dan P. Alor (Kab. Alor ). WPS NTT ter saji pada gambar ber ikut :
Gambar ...
Gambar ...
WPS 19 Kupang – Atambua 18.1 Kawasan Strategis Pariwisata LABUAN BAJO (PKW)
• KSPN Labuan Bajo • KSPN Taman Komodo • Kab Ruteng (PKW)
19.2 Kawasan Pertumbuhan Baru dan Perbatasan KEFAMENANU - ATAMBUA • Pengembangan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Ponu • PKSN Perbatasan Kefamenanu • Pengembangan PKSN Perbatasan Atambua • KPS Wini, Kab. TTU dan
Atambua
19.1 Kawasan Ekonomi Terpadu KUPANG - SOE
• Pelabuhan Internasional Tenau Kupang • Bandara Eltari • Kota Kupang (PKN) • Kab SOE (PKW)
18.2 Kawasan Pertumbuhan Ekonomi Terpadu MBAY MAUMERE Manggarai- KELIMUTU
• KAPET Mbay • KEK Mbay
• Pelabuhan Nasional Maumere • KSPN Manggarai – Kelimutu • KPS Kelimutu, Kab. Manggarai
18.3 Kawasan WAINGAPU - WAIKABUBAK
• Pelabuhan Nasional Waingapu • KSPN Waikabubak–Manupeh
Gambar ...