bat u kali/bat u gunung, dan pasir. Sebaran bahan tambang batuan, sepert i kerikil, pasir, bat u kali/batu gunung t erdapat di semua wilayah kecamat an di Manggarai Barat t erut ama di sekit ar lembah sungai. Namun tuff dan lempeng t erdapat di pegunungan di Kecamat an Komodo dan Sano Nggoang. Bahan galian pasir dan bat u (andesit) berasal dari endapan sungai yang t erdapat di Wae Mese. Wilayah ini banyak mensuplai pasir unt uk pembangunan di Kota Labuhan Bajo. Daerah lain yang dinilai banyak mengandung bongkah andesit untuk bat u belah adalah daerah landai di sebelah Selat an Kot a Labuhan Bajo. Lempung merupakan mat erial berbutir halus, baik sebagai sebagai endapan aluvial di sebelah Timur Labuhan Bajo, tepat nya di Timur dan Selat an Marombok. Lempung banyak digunakan unt uk bahan pembuat an bat u bata. Sementara, t anah uruk dengan ukuran butir lanau sampai pasir halus banyak ditambang di daerah sekit ar DAS Wae Mese, morfologinya berupa perbukitan yang secara geologis t ersusun oleh batuan pasir t ufa. Bagian at as dari lapisan pasir tufa mengalami pelapukan lanjut hingga rendah sampai ket ebalan 10 m, merupakan mat erial yang digali unt uk t anah uruk.
Peruntukan Bagi Pengembangan Energi Alternatif
Sumber energi alt ernat if di Kabupat en Manggarai Barat cukup besar sepert i t ersedianya 15 sungai dan 1 danau yang merupakan danau t erbesar di Provinsi NTT, t enaga surya, tenaga angin, sert a t enaga arus laut yang dapat dimanfaat kan sebagai sumber energi pembangkit list rik. Pemerint ah daerah hendaknya memfasilit asi pengembangan energy t ersebut dengan menyediakan sarana dan prasarana penelit ian, lobi dengan pemerint ah pusat , perguruan t inggi at au donor, sert a fasilitasi demplot pemenfaatan energy list rik mikro hidro dan t enaga surya. Energi surya dan arus laut (Selat Molo) sebagai sumber pembangkit list rik perlu dipert imbangkan dan dit indaklanjut i, sejalan dengan semakin mahal dan langkanya BBM. Arahan kebijakan dan pengelolaan energi alternat if sebagai berikut :
- Mendorong pengadaan list rik alt ernat if ke seluruh wilayah Manggarai Barat , t erut ama di wilayah t erpencil,
- Mendorong ket erlibat an pihak investor, koperasi maupun perorangan unt uk pengadaan list rik perdesaan.
VIII -
Peruntukan Bagi Pengembangan Air Bawah Tanah dan Air Permukaan
Sejak t ahun 2011, pengelolaan air bawah t anah t elah diserahkan kepada pemerintah Kabupat en/Kota. Potensi hidrologi di Kabupat en Manggarai Barat t erdiri at as air t anah dan air permukaan dan Kabupat en Manggarai Barat memiliki pot ensi air bawah tanah yang cukup t inggi, namun sampai saat ini belum dilakukan pemet aan potensi air bawah tanah yang memadai sehingga belum memiliki dat a yang akurat berkait an dengan besaran pot ensi yang dimiliki. Data hipot et ik menunjukkan bahwa pada beberapa kawasan sepert i Labuhan Bajo, dataran Terang dan beberapa dataran lainnya di Manggarai Barat memiliki pot ensi air bawah t anah yang cukup menjanjikan. Tinggal Pemda Manggarai Barat memaksimalkan semua pot ensi tersebut unt uk dapat digunakan sebagai air minum bersih bagi masyarakat maupun unt uk kegiat an irigasi.
Air permukaan t erdiri dari 15 sungai dan/atau danau. Sungai mengalir dari pegunungan dan bukit -bukit di bagian wilayah dataran Manggarai Barat yang t ert ut up oleh aneka t anaman hut an, menghasilkan sungai-sungai besar dan kecil dengan arah aliran ke Ut ara dan Selat an. Dari 15 sungai t wrsebut di atas, kurang lebih 75% diant aranya mengalir sepanjang t ahun. Sementara, danau yang dimiliki adalah Danau Sano Nggoang di desa Wae Sano Kecamat an Sano Nggoang. Danau ini t erjadi akibat letusan gunung berapi (danau vulkanik) dengan luas ± 3 Km² dan berkedalaman ± 600 met er (berdasarkan laporan yang pernah dibuat oleh WWF, Bird Life dan Ford Foundation pada t ahun 2002). Air dari danau ini mengandung belerang yang cukup t inggi dan t idak dapat dimanfaat kan unt uk keperluan rumah t angga. Pada pinggir danau, t erdapat beberapa mat a air panas yang suhunya mencapai ± 65⁰C.
Arahan kebijakan dan pengelolaan Air Bawah Tanah dan Air Permukaan sebagai berikut :
- Penyusunan invent arisasi pemanfaat an air bawah t anah, sehingga dapat diket ahui berkaitan dengan neraca air bawah tanah,
- Pelestarian t erhadap semua DAS yang ada,
- Penelit ian t entang t ingkat kerusakan DAS yang ada, guna mengant isipasi tindakan lebih lanjut dalam pelest arian DAS,
VIII -
h) Kawasan Peruntukan Industri
Untuk industri menengah/sedang berupa pengembangan industri pengolahan ikan mengingat potensi kelautan yang sangat besar di seluruh wilayah Kabupaten Manggarai Barat. Adapun lokasi yang diarahkan bagi pengembangan industri pemgolahan adalah Labuhan Bajo. Selain industri pengolahan hasil laut, industri sedang lainnya berupa industri pengolahan hasil pertanian dan perkebunan guna mendukung rencana pengembangan kawasan agropolitan di Kabupaten Manggarai Barat. Adapun lokasi yang cocok untuk pengembangan kawasan agropolitan adalah Kecamatan Lembor, Kecamatan Kuwus, Welak, Macang Pacar dan Kecamatan Sano Nggoang. Arahan rencana bagi pengembangan industri menengah di Kabupaten Manggarai Barat adalah sebagai berikut :
- Diarahkan untuk pembangunan industri pengolahan hasil laut di Kecamatan Komodo dan hasil pertanian di kecamatan Lembor
- Diarahkan untuk meningkatkan nilai jual hasil laut dan pertanian nelayan dan petani kabupaten Manggarai Barat yang selama ini selalu di pasarkan dan di Sulawesi dan Jawa
- Mewujudkan kabupaten Manggarai Barat bukan hanya sebagai penghasil bahan mentah pertanian dan hasil laut tetapi juga menjadi daerah penyedia hasil olahan industri sektor pertanian dan kelautan
- Penyediaan sarana, infrastruktur, dan prasarana penunjang kegiatan industry menengan di Kabupaten Manggarai Barat.
- Mengembangkan sumber daya manusia sektor pertanian dan kelautan
- Adanya pengelolaaan hasil limbah industry guna menghindari pencemaran lingkungan sekitar kawasan industry.
i) Kawasan Peruntukan Pariwisata
Sesuai dengan tujuan pembangunan di Kabupaten Manggarai Barat maka untuk kedepannya pengembangan di Kabupaten manggarai Barat lebih difokuskan pada sektor pariwisata sebagai leading