STOK AWAL 2012 645.089.731,
C.2.30 Aset Lainnya
10. Aset Lain-lain
Aset Lain-lain per 31 Desember 2012 dan 31 Desember 2011 sebesar Rp103.540.902.717.960 dan Rp105.992.977.283.250 merupakan aset selain yang telah dikelompokkan sebagai jenis Aset Lainnya di atas. Nilai Aset Lain-lain per 31 Desember 2012 berdasarkan nilai bersih yang dapat direalisasikan adalah sebesar Rp83.859.559.535.404, yang berasal dari nilai bruto sebesar Rp103.540.902.717.960 dikurangi penyisihan sebesar Rp19.681.343.182.556. Rincian Aset Lain-lain adalah sebagai berikut.
(dalam rupiah)
Instansi/Unit Terkait 31 Desember 2012
(audited) 31 Desember 2011 (audited) 1. K/L 40.698.557.511.367 36.908.907.616.802 2. BA BUN 999.03 42.346.855.319 142.127.657.545 3. BA BUN 999.04 19.719.281.153.339 19.419.108.122.985 4. BA BUN 999.08 - 46.701.991.689 5. BA BUN 999.99 43.080.717.197.935 49.476.131.894.229 Nilai Bruto 103.540.902.717.960 105.992.977.283.250 Penyisihan (19.681.343.182.556) (19.184.237.469.134) Nilai Bersih 83.859.559.535.404 86.808.739.814.116
Penjelasan Aset Lain-lain adalah sebagai berikut.
1. Aset Lain-lain yang berada di KL sebesar Rp40.698.557.511.367. Rincian Aset Lain-lain di masing-masing KL disajikan pada Daftar 27;
dapat direalisasikan adalah sebesar Rp24.620.718.895 berasal dari nilai bruto sebesar Rp42.346.855.319 dikurangi dengan penyisihan sebesar Rp17.726.136.424. Rincian Aset Lain-lain pada BA 999.03 adalah sebagai berikut.
a. Reklasifikasi dari dana bergulir pada Kementerian Kelautan dan Perikanan sebesar Rp12.206.756.931.
Dana bergulir pada Kementerian Kelautan dan Perikanan merupakan bagian dari Program Pengembangan Usaha Perikanan Tangkap Skala Kecil (PUPTSK) yang dilaksanakan sejak tahun 2004. Program PUPTSK tersebut adalah Optimasi Penangkapan Ikan (OPTIKAPI), Optimasi Pelelangan Ikan (OPTILANPI), Optimasi Pengolahan dan Distribusi Ikan (OPTIHANDIS), dan Optimasi Kelompok Usaha Bersama (OPTIKUB).
b. Aset eks dana bergulir pada Kementerian Perindustrian sebesar Rp30.140.098.388. Piutang pada Kementerian Perindustrian merupakan piutang atas program dana bergulir yang pengelolaannya dilakukan oleh LPT Indak. Sampai dengan 31 Desember 2012, piutang pada LPT Indak yang telah diserahkan kepada KPKNL adalah sebesar Rp5.312.174.460 dan yang belum diserahkan ke KPKNL adalah sebesar Rp24.827.923.928.
3. Aset Lain-lain BA BUN 999.04 per 31 Desember 2012 adalah sebesar
Rp19.719.281.153.339, sedangkan nilai bersih yang dapat direalisasikan adalah sebesar Rp55.664.107.207 berasal dari nilai bruto sebesar Rp19.719.281.153.339 dikurangi dengan penyisihan sebesar Rp19.663.617.046.132. Rincian Aset Lain-lain pada BA 999.04 adalah sebagai berikut.
Aset Lainnya RDI sebesar Rp18.990.468.082.758 yang terdiri dari:
(dalam rupiah)
Uraian Jumlah
1.Tunggakan yang akan diselesaikan melalui restrukturisasi
dan piutang yang tertunggak lebih dari satu tahun 16.619.053.674.168 2.Tunggakan macet dari tunggakan BBO/BBKU/BDL 2.260.096.312.554
3.Tunggakan Eks Timor Timur 128.340.000
4.Tunggakan koperasi/proyek 111.189.756.036
Nilai Bruto 18.990.468.082.758
Penyisihan (18.934.803.975.551)
Nilai Bersih 55.664.107.207
Aset Lainnya Kredit Program Non Subsidi sebesar Rp728.813.070.581, yang terdiri dari: (dalam rupiah) Uraian Jumlah 1. PIR Perkebunan 319.809.586.344 2. UPP Perkebunan 304.388.014.802 3. Peternakan 97.278.652.435
4. Kredit Listrik Pedesaan 2.066.512.000
5. Pengembangan Pendidikan Akuntansi 5.270.305.000
Nilai Bruto 728.813.070.581
Penyisihan (728.813.070.581)
Nilai Bersih -
sebesar Rp0 sedangkan per 31 Desember 2011 adalah sebesar Rp46.701.991.689. Aset Lain-lain sebesar Rp0 dikarenakan LPP TVRI, LPP RRI, dan Otorita Batam telah menjadi Bagian Anggaran tersendiri, sehingga Aset Lain-lain yang berasal dari ketiga institusi tersebut dialihkan dari BA 999.08. Aset Lainnya dari Reklasifikasi UP/TUP yang berasal dari Kementerian Luar Negeri yang dilaporkan pada BA 999.08 telah dialihkan ke Kementerian Luar Negeri (BA 011). Rincian Aset Lain-lain per 31 Desember 2011 adalah sebagai berikut.
(dalam rupiah)
Kementerian Negara/Lembaga 31 Desember 2012
(audited) 31 Desember 2011 (audited) 1. LPP TVRI - 4.129.603.585 2. LPP RRI - 26.767.898.211 3. Otorita Batam - 15.766.812.350
4. Aset Lainnya dari Reklasifikasi UP/TUP - 37.677.543
Jumlah - 46.701.991.689
5. Aset Lain-lain pada BA 999.99 (Transaksi Khusus) sebesar Rp43.080.717.197.935 terdiri dari: (dalam rupiah) Uraian 31 Desember 2012 (audited) 31 Desember 2011 (audited) 1. PT PPA (Persero) 83.761.065.882 2.644.490.527.174 2. Aset PT PPA yang sudah
dikembalikan ke Menteri Keuangan 1.158.800.710.887 1.484.449.098.120 3. Aset eks Pertamina 41.837.639.104.563 43.984.876.106.228
4. Piutang Migas - 1.362.316.162.707
5. Aset Lain-Lain DJKN selaku
Pengelola Barang 516.316.603 -
Jumlah 43.080.717.197.935 49.476.131.894.229
1). Aset Lain-lain yang berasal dari PT PPA (Persero) sebesar Rp83.761.065.882 merupakan aset saham yang diserahkelolakan kepada PT PPA yang terdiri dari saham bank dan saham non bank.
2). Aset Lain-lain eks PT PPA sebesar Rp1.158.800.710.887 merupakan aset eks PT PPA yang masih berada di Kementerian Keuangan setelah perjanjian PT PPA tahap pertama diselesaikan. Mutasi aset tersebut selama tahun 2012 sebagai berikut.
No Jenis Aset Saldo Awal Mutasi Tambah (Kurang) Saldo Akhir
Unit Jumlah (Rp) Unit Jumlah (Rp) Unit Jumlah (Rp)
1 Aset Kredit 287 183.051.274.291 (287) (183.051.274.291) - -
2 Aset Properti 3.152 .1.262.250.532.556 (1.252) (142.097.112.942) 1.900 1.120.153.419.614
3 Surat Berharga 9 16.657.242.209 - - 9 16.657.242.209
4 Aset Saham Non Bank 21 22.490.049.064 (1) (500.000.000) 20 21.990.049.064
Jumlah 3.469 1.484.449.098.120 (1.540) (325.648.387.233) 1.929 1.158.800.710.887
Sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 248/PMK.05/2012, Aset Kredit eks PT PPA disajikan dalam neraca sebagai piutang lain-lain bersama dengan Aset Kredit eks BPPN dalam hal Aset Kredit tersebut telah ditandatangani Pernyataan Bersama/diterbitkan Penetapan Jumlah Piutang Negara.
3). Aset eks Pertamina sebesar Rp41.837.639.104.563 merupakan nilai aset sebagai akibat penetapan Neraca Pembukaan PT Pertamina (Persero) Per 17 September 2003. Aset eks Pertamina per 31 Desember 2012 tersebut terdiri atas:
a. Aktiva Tetap LNG BADAK-Bontang Rp16.302.963.578.041 dan LNG ARUN- Lhokseumawe Rp11.029.729.944.488.
Perolehan aset LNG Arun dan LNG Badak berasal dari pinjaman sindikasi bank yang tertuang dalam PSC Agreement antara Pertamina (saat itu bertindak selaku Pemerintah) dengan PSC untuk pembangunan LNG Arun dan LNG Badak. Aset kilang LNG Arun dan LNG Badak dioperasikan oleh PT Arun NGL dan PT Badak NGL di bawah pengawasan PT Pertamina (Persero) yang ditunjuk sebagai penanggung jawab sementara atas kedua aset LNG dimaksud sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 92/KMK.06/2008.
Nilai aset kilang LNG Badak per 31 Desember 2012 sebesar Rp16.302.963.578.041 berasal dari hasil penilaian DJKN per 12 Nopember 2010 sebesar Rp16.302.447.401.562, ditambah hasil penilaian DJKN per 20 April 2012 sebesar Rp3.725.430.479, dikurangi penghapusan terhadap penilaian aset per 12 Nopember 2010 pada 21 September 2012 sebesar Rp3.209.254.000.
Nilai aset kilang LNG Arun berdasarkan hasil penilaian DJKN per 17 Maret 2011. Inventarisasi dan penilaian terhadap aktiva kilang LNG Arun dilakukan oleh PT Arun NGL, Kanwil I DJKN Banda Aceh dan KPKNL Lhokseumawe sejak tanggal 15 Desember 2010, sedangkan terhadap aktiva kilang LNG Badak dilakukan oleh PT Badak NGL, Kanwil XIII DJKN Samarinda dan KPKNL Bontang sejak tanggal 1 Nopember 2010. Saat ini Laporan Inventarisasi dan Penilaian aktiva kilang LNG Arun dan LNG Badak sedang dalam tahap penyelesaian oleh masing-masing Tim Pelaksana.
b. Aset eks PT Pertamina yang digunakan oleh Pertamina EP sebesar Rp12.824.018.245.034.
Terhadap BMN berupa aset eks Kontrak Kerja Sama yang dipergunakan oleh PT Pertamina EP dengan nilai perolehan per 17 September 2003 sebesar Rp16.242.092.564.001 telah dilakukan inventarisasi dan penilaian oleh Tim Penilai Direktorat Jenderal Kekayaan Negara bersama dengan PT Pertamina EP, dengan hasil pelaksanaan inventarisasi dan penilaian sebagai berikut.
(dalam rupiah)
Pelaksanaan Inventarisasi dan Penilaian DJKN Nilai
Target IP (Nilai Perolehan aset per 17 Sept 2003) 16.242.092.564.001
Hasil Inventarisasi 13.692.173.347.220
Aset Tidak Ditemukan, Aset di Luar WKP, Aset FUPP, dan Lainnya 2.549.919.216.781
Nilai Wajar Hasil Penilaian DJKN 12.824.018.245.034
c. Aset eks PT Pertamina berupa delapan Aset Tetap sebesar
Rp1.680.927.337.000.
Tim Penilai Direktorat Jenderal Kekayaan Negara telah melakukan penilaian wajar atas delapan aset tetap eks Pertamina pada tahun 2012, dengan nilai wajar BMN sebagai berikut.
No Lokasi Aset Tanah (m2) Bangunan (m2) Nilai Perolehan (KMK 92/2008) Penilaian DJKN (ribuan Rp) Tanggal Penilaian 1 Jl.Agus Salim 108 & 108A 1.057 837 9.293.188.000 35.037.558 17-9-2012 2 Jl.Surabaya 60 & 60Pav 1.468 357 9.410.537.000 36.505.456 17-9-2012 3 Jl.Brawijaya VIII/30 665 401 6.486.717.000 14.490.489 6-9-2012 4 Jl.Terogong 33 105.557 N/A 207.375.000.000 1.233.433.545 10-8-2012 5 Jl.Tanjung 34 1.076 337 1 15.379.053 21-10-2012 6 Jl.Dipati Ukur 31 751 N/A 2.131.297.000 2.991.056 31-10-2012 7 Jl.Abdul Muis 68 22.305 N/A 121.275.536.000 265.899.043 12-12-2012 8 Jl.Kapten Tendean 46.280 N/A 15.505.583.177 77.191.137 26-9-2012 Jumlah 371.477.858.178 1.680.927.337
4) Aset Lain-lain berupa Piutang Migas per 31 Desember 2012 dan 31 Desember 2011 sebesar Rp0 dan Rp1.362.316.162.707. Pada TA 2012, Aset Lain-lain berupa piutang migas dikelompokkan dalam akun Piutang Jangka Panjang.
5) Aset Lain-lain yang dikelola oleh DJKN selaku Pengelola Barang sebesar Rp516.316.603 terdiri dari aset Eks USAID, aset eks Indonesian Debt Restructuring Agency (INDRA), aset eks GIZ-Profi, aset eks GIZ-GGPAS, dan Gratifikasi KPK.
Penyisihan Piutang Tidak Tertagih – Aset LainnyaRp19,90 triliun