PENJELASAN POS-POS LAPORAN KEUANGAN
4. Dana Alokasi Khusus
5.3 PENJELASAN ATAS POS-POS NERACA
5.3.1.9 ASET LAINNYA
Aset lainnya merupakan aset Pemerintah Kota bontang yang tidak masuk dalam klasifikasi aset lancar, investasi jangka panjang, aset tetap dan dana cadangan. Saldo Aset lainnya per 31 Desember 2019 adalah sebesar Rp281.547.234.113,00 mengalami kenaikan sebesar Rp119.905.251.036,00 atau 174,18% dari tahun 2018 sebesar Rp161.641.983.077,00.
Tabel 5.51 Aset Lainnya
Aset Lainnya 2019 2018 %
Kemitraan dengan Pihak Ketiga 246.121.650.427,00 137.859.852.267,00 178,53 Aset Tak Berwujud 102.163.879.894,00 93.279.742.069,00 109,52 Amortisasi Aset Tak Berwujud (83.363.547.290,00) (75.624.526.934,00) 110,23
Aset Lain-Lain 16.625.251.082,00 6.126.915.675,00 243,69
Catatan atas Laporan Keuangan 115 Kenaikan aset lainnya bertambah Rp119.905.251.036,00 disebabkan adanya reklasifikasi antar asset ke Kemitraan dengan Pihak Ketiga berupa kerjasama pemanfaatan Wisma Atlet Kota Bontang dengan PT. Selat Mutiara sesuai akta notaris Juliansyah, SH nomor 04 tanggal 08 April 2019 dan Surat Keputusan Walikota Nomor 168 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Kerjasama Pemanfaatan Kawasan tanah dan Bangunan Wisma Atlet.
Aset lainnya terdiri dari kemitraan dengan pihak ketiga, aset tak berwujud dan aset lain-lain, dengan perincian sebagai berikut ini.
Tabel 5.52 Aset Lainnya dan Amortisasi
NO ASET Nilai Perolehan Aset Akumulasi
Amortisasi Nilai Buku Aset Tak Berwujud 102.163.879.894 83.363.547.290 18.800.332.604
1 Software 27.933.294.052 22.358.001.145 5.575.292.907
2 Lisensi/Hasil Kajian 35.103.343.857 26.190.485.181 8.912.858.676 3 Biaya Rencana Kegiatan 39.127.241.985 34.815.060.964 4.312.181.021 Aset Kemitraan 326.076.603.563 79.954.953.136 246.121.650.427 1 Kerjasama Sama Pemanfaatan
(KSP)
326.076.603.563 79.954.953.136 246.121.650.427
Aset Lainnya 65.377.285.335 48.752.034.253 16.622.124.882,00 1 Aset Lain-lain 65.377.285.335 48.752.034.253 16.622.124.882,00 Kebijakan Penyusutan Pemerintah Kota Bontang sesuai Peraturan Walikota No. 16 Tahun 2014 tentang Kebijakan Akuntansi sebagaimana telah diubah melalui Peraturan Walikota No. 44 Tahun 2019 tentang Perubahan Peraturan Walikota No. 16 Tahun 2014 tentang Kebijakan Akuntansi menerapkan amortisasi adalah penyusutan terhadap aset tidak berwujud yang dialokasikan secara sistematis dan rasional selama masa manfaatnya (masa manfaat untuk aset tidak berwujud selama 5 tahun).
a. Kemitraan dengan Pihak Ketiga
Saldo kemitraan dengan pihak ketiga per 31 Desember 2019 di Pemerintah Kota Bontang adalah sebesar Rp246.121.650.427,00 mengalami kenaikan sebesar Rp108.261.798.160,00 atau 178,53% dibandingkan dengan tahun 2018 sebesar Rp137.859.852.267,00. Kemitraan dengan pihak ketiga terdiri dari:
1) Kerjasama dalam bentuk Built Operate and Transfer (BOT) antara Pemerintah Kota Bontang dengan PT. Inti Griya Prima Sakti dengan Perjanjian Kerjasama Nomor : 188.6/15/HUK Nomor:15/IGPSSMG/BNTG/I5/07 tanggal 16 April 2007 tentang Pembangunan Plasa Taman Bontang dengan jangka waktu kerja sama 25 tahun terhitung sejak pembangunan selesai dan diresmikan. Tanah yang menjadi obyek kerjasama seluas kurang lebih 6.590 m2 dan bangunan eks. Kantor Camat Bontang Utara, BPU, Sekretariat PKK, dan Rumah Dinas Kecamatan Jl. Mulawarman Bontang dengan nilai sebesar Rp14.352.691.000,00;
2) Kerjasama pemanfaatan asset pelabuhan antara Pemerintah Kota Bontang dengan PT Pelindo IV (Persero) dengan Perjanjian Kerjasama Nomor: 188.6/64/HUK Nomor: 20/HK.301/9/DUT-2016 tanggal 21 Desember 2016 tentang Kerjasama Pemanfaatan Fasilitas Pelabuhan untuk Pelayanan Jasa Kepelabuhan oleh PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) di Pelabuhan Umum Loktuan, Kota Bontang, Provinsi Kalimtantan Timur. Kerjasama pemanfaatan Pelabuhan yang terletak di Kecamatan Bontang Utara yang berstatus sebagai Pelabuhan Umum sesuai izin pengoperasian Menteri Perhubungan Nomor PP.00/24/9/DP-13 tanggal 28 Oktober 2013 perihal Pengoperasian Pelabuhan Umum Loktuan. Jangka waktu perjanjian selama 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal 01 Januari 2017 sampai dengan 31 Desember 2021. Aset yang gedung dan bangunan serta peralatan dan mesin senilai Rp155.134.687.723,00 dengan nilai akumulasi penyusutan gedung dan bangunan serta peralatan dan mesin senilai Rp48.173.902.252,00.
Catatan atas Laporan Keuangan 116 3) Kerjasama pemanfaatan Wisma Atlet Kota Bontang dengan PT. Selat Mutiara sesuai akta notaris Juliansyah, SH nomor 04 tanggal 08 April 2019 dan Surat Keputusan Walikota Nomor 168 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Kerjasama Pemanfaatan Kawasan tanah dan Bangunan Wisma Atlet.
Dalam perjanjian tersebut mengatur sesuai pasal 3 tentang Objek Kerjasama yaitu pada ayat (1) Kawasan Tanah dan Bangunan Wisma Atlet beserta fasilitas pendukung lainnya, yang terletak di Jalan Arif Rahman Hakim, Kota Bontang, Kalimantan Timur yang meliputi lahan seluas 20.000M2 dan bangunan seluas Rp14.902.000m2, ayat (2) Tanah dan Bangunan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 akan dikelola oleh Pihak Kedua sebagai hotel, bisnis, hiburan, pendidikan, olahraga dan pariwisata. Masa kerjasama (pasal 4) berlaku selama 30 (tiga puluh) tahun terhitung sejak tanggal 01 Maret 2019. Dalam perjanjian mengatur bahwa investasi pihak kedua (pasal 5) pada Tanah dan Bangunan Wisma Atlet sebesar Rp36.000.000.000,00. Kontribusi tetap yang harus dibayarkan (pasal 6) sebesar Rp180.000.000,00 dan dibayarkan ke Pemerintah Kota Bontang melalui Kas Daerah setiap awal tahun anggaran paling lambat bulan Maret setelah diterima Laporan Keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik yang ditunjuk dan disetujui oleh para pihak.
Nilai aset yang menjadi obyek kerja sama adalah gedung senilai Rp132.971.946.000,00 dengan nilai akumulasi penyusutan gedung dan bangunan senilai Rp31.910.147.840,00 dan tanah senilai Rp7.200.000.000,00.
Saldo awal 137.859.852.267,00
Mutasi penambahan
Tanah Wisma Atlet 7.200.000.000,00
Gedung Wisma Atlet 132.971.946.000,00
Jumlah penambahan 140.171.946.000,00
Mutasi pengurangan
Akumulasi Penyusutan Gedung dan Bangunan Wisma Atlit
31.910.147.840,00
Jumlah pengurangan 31.910.147.840,00
Saldo Akhir 246.121.650.427,00
e. Aset Tak Berwujud
Saldo aset tak berwujud per 31 Desember 2019 di Pemerintah Kota Bontang adalah sebesar Rp102.163.879.894,00 mengalami kenaikan Rp8.884.137.825,00 atau 109,52% dari tahun 2018 sebesar Rp93.279.742.069,00.
Tabel 5.53 Aset Tak Berwujud per SKPD
No Uraian 2019 2018 %
1 Software 27.933.294.052,00 24.778.607.058,00 112,73
2 Lisensi/Hasil Kajian 35.103.343.857,00 30.589.530.566,00 114,76 3 Biaya Rencana Kegiatan 39.127.241.985,00 37.911.604.445,00 103,21
Jumlah 102.163.879.894,00 93.279.742.069,00 109,52
Catatan atas Laporan Keuangan 117 Tabel 5.54 Aset Tak Berwujud per SKPD
No Nama SKPD 2019 2018 %
1 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
4.595.718.386,00 3.834.251.386 119,86 2 Dinas Kesehatan 1.454.925.400,00 1.554.695.400 93,58 3 Rumah Sakit Umum Daerah 1.083.990.595,00 895.450.595 121,06 4 Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang Kota
52.070.394.337,00 47.414.580.590 109,82 5 Dinas Perumahan, Kawasan
Permukiman dan Pertanahan
4.880.123.747,00 4.229.266.400 115,39 6 Dinas Pemadam Kebakaran dan
Penyelamatan
219.446.143,00 219.446.143 100,00 7 Dinas Sosial dan Pemberdayaan
Masyarakat
360.902.830,00 360.902.830 100,00 8 Dinas Lingkungan Hidup 1.338.855.603,00 868.090.500 154,23 9 Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil
214.795.000,00 214.795.000 100,00 10 Dinas Perhubungan 7.256.347.063,00 6.936.743.063 104,61 11 Dinas Komunikasi dan
Informatika
1.018.846.901,00 673.307.517 151,32 12 Dinas Koperasi, Usaha Kecil,
Menengah dan Perdagangan
1.501.346.000,00 1.501.346.000 100,00 13 Dinas Penanaman Modal dan
Pelayanan Terpadu Satu Pintu
874.348.915,00 773.723.915 113,01 14 Dinas Pemuda, Olah Raga, dan
Pariwisata
1.496.594.942,00 1.496.594.942 100,00 15 Dinas Perpustakaan dan
Kearsipan
576.418.636,00 576.418.636 100,00 16 Dinas Ketahanan Pangan,
Perikanan dan Pertanian
3.691.253.295,00 3.652.258.295 101,07 17 Badan Perencanaan, Penelitian
dan Pengembangan
2.866.693.522,00 2.866.693.522 100,00 18 Badan Pendapatan Daerah 3.593.096.800,00 0,00 100,00 19 Badan Pengelolaan Keuangan
dan Aset Daerah
5.452.755.550,00 7.969.362.350 68,42 20 Badan Kepegawaian dan
Pengembangan Sumber Daya Manusia
1.597.631.074,00 1.410.101.074 113,30
21 Inspektorat Daerah 49.225.000,00 49.225.000 100,00 22 Sekretariat Daerah 2.968.875.037,00 2.830.143.793 104,90 23 Sekretariat DPRD 2.319.022.500,00 2.319.022.500 100,00 24 Kecamatan Bontang Utara 299.759.994,00 250.809.994,00 119,52 26 Kecamatan Bontang Selatan 231.392.624,00 231.392.624,00 100,00 27 Kecamatan Bontang Barat 151.120.000,00 151.120.000,00 100,00
Jumlah 102.163.879.894,00 93.279.742.069,00 109,52
Mutasi aset tetap lainnya selama tahun anggaran 2019 terjadi selain dari belanja modal juga disebabkan oleh adanya kapitalisasi dari honorarium, reklasifikasi ke kelompok aset lainnya seperti gedung dan bangunan, jalan irigasi dan jaringan, reklasifikasi ke persediaan, reklasifikasi ke barang/jasa serta koreksi nilai, dengan penjelasan sebagai berikut ini.
Saldo awal 93.279.742.069,00 Mutasi penambahan Belanja Modal 8.004.742.347,00 Kapitalisasi honorarium 6.577.171,00 Reklasifikasi Antar KIB 148.547.000,00 Dari Barang/Jasa 1.290.091.097,00
Mutasi masuk antar SKPD 3.015.556.800,00
Catatan atas Laporan Keuangan 118
Mutasi pengurangan
Mutasi Keluar antar SKPD 3.015.556.800
Reklasifikasi
ke Gedung dan Bangunan 327.187.540
ke Jalan, Irigasi dan Jaringan 16.200.000
ke Peralatan dan Mesin 208.422.500
ke Barang/Jasa 7.500.000
Koreksi Nilai 6.509.750
Jumlah pengurangan 3.581.376.590,00
Saldo Akhir 102.163.879.894,00
f. Akumulasi Amortisasi Aset Tak Berwujud
Amortisasi adalah adalah pengurangan nilai aktiva tidak berwujud, seperti sistem informasi/aplikasi (software), good will, hak cipta, dan hasil kajian atau dokumen yang dipersamakan, secara bertahap dalam jangka waktu tertentu pada setiap periode akuntansi. Akumulasi Amortisasi tahun 2019 sebesar Rp(83.363.547.290,00) ini mengalami kenaikan sebesar Rp7.739.020.356,00 atau 110,23% dibandingkan tahun 2018 sebesar Rp(75.624.526.934,00).
Tabel 5.55 Amortisasi per SKPD
No Nama SKPD 2019 2018 %
1 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (3.752.196.593,00) (3.433.554.449,00) 109,28 2 Dinas Kesehatan Kota Bontang (1.214.965.350,00) (1.043.441.150,00) 116,44 3 Rumah Sakit Umum Daerah (1.064.323.254,00) (882.515.915,00) 120,60 4 Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang Kota
(43.214.542.386,00) (39.913.803.755,00) 108,27 5 Dinas Perumahan, Kawasan
Permukiman dan Pertanahan
(2.060.267.282,00) (1.188.749.720,00) 173,31 6 Dinas Pemadam Kebakaran dan
Penyelamatan
(146.934.003,00) (125.689.163,00) 116,90 7 Dinas Sosial dan Pemberdayaan
Masyarakat
(360.902.830,00) (360.902.830,00) 100,00 8 Dinas Lingkungan Hidup (830.247.010,00) (693.300.500,00) 119,75 9 Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil
(194.646.000,00) (188.758.000,00) 103,12 10 Dinas Perhubungan (6.605.200.058,00) (6.108.881.447,00) 108,12 11 Dinas Komunikasi dan Informatika (502.197.768,00) (356.497.326,00) 140,87 12 Dinas Koperasi, Usaha Kecil,
Menengah dan Perdagangan
(1.501.345.999,00) (1.501.346.000,00) 100,00 13 Dinas Penanaman Modal dan
Pelayanan Terpadu Satu Pintu
(589.476.415,00) (520.967.915,00) 113,15 14 Dinas Pemuda, Olah Raga, dan
Pariwisata
(1.356.083.326,00) (1.308.954.326,00) 103,60 15 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (301.436.129,00) (210.781.795,00) 143,01 16 Dinas Ketahanan Pangan,
Perikanan dan Pertanian
(3.541.310.961,00) (3.018.792.995,00) 117,31 17 Badan Perencanaan, Penelitian dan
Pengembangan
(2.927.555.014,00) (2.605.275.010,00) 112,37 18 Badan Pendapatan Daerah (2.675.128.300,00) 0,00 100,00 19 Badan Pengelolaan Keuangan dan
Aset Daerah
(3.658.158.964,00) (5.848.262.124,00) 62,55 20 Badan Kepegawaian dan
Pengembangan Sumber Daya Manusia
(1.080.307.300,00) (1.006.752.768,00) 107,31
21 Inspektorat Daerah (49.225.000,00) (49.225.000,00) 100,00 22 Sekretariat Daerah (2.727.780.892,00) (2.482.448.315,00) 109,88 23 Sekretariat DPRD (2.319.022.500,00) (2.319.022.500,00) 100,00 24 Kecamatan Bontang Utara (209.679.991,00) (168.734.290,00) 124,27 25 Kecamatan Bontang Selatan (204.465.658,00) (175.444.634,00) 116,54 26 Kecamatan Bontang Barat (130.670.007,00) (112.425.007,00) 116,23 27 Badan Pendapatan Daerah (145.478.300,00) 0,00 100,00 Jumlah (83.363.547.290,00) -75.624.526.934,00 110,23
Catatan atas Laporan Keuangan 119
g. Aset Lain-lain
Saldo aset lain-lain per 31 Desember 2019 di Pemerintah Kota Bontang sebesar Rp16.625.251.082,00 mengalami kenaikan Rp10.498.335.407,00 atau 271,35% dari tahun 2018 sebesar Rp6.126.915.675,00. Kenaikan nilai aset lain-lain merupakan hasil dari tindak lanjut sensus barang milik daerah dan usulan penghapusan barang milik daerah oleh SKPD.
Tabel 5.56 Aset Lain-Lain per Jenis
NO Uraian Aset Nilai
Aset Lain-Lain 16.625.251.082,00
1 Barang di hentikan dari Penggunaan Aktif/barang dalam usulan penghapusan
14.930.832.145,00
2 Sisa UUDP yang belum dipertanggungjawabkan 1.694.418.937,00
Tabel 5.57 Daftar Aset Lain-Lain per SKPD
No Nama SKPD 2019 2018 %
1 Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan
4.380.083.441,00 4.380.083.441,00 100,00
2 Dinas Kesehatan 6.228.145.493,00 0,00 100,00
3 Rumah Sakit Umum Daerah 2.134.108,00 0,00 100,00
4 Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang Kota
2.712.574.529,00 0,00 100,00 5 Satuan Polisi Pamong Praja 527.554,00 214.284,00 246,19 6 Badan Penanggulangan Bencana
Daerah
36.038.001,00 32.326.129,00 111,48
7 Dinas Pemadam Kebakaran dan
Penyelamatan
3.060.323,00 3.060.323,00 100,00
8 Dinas Sosial dan Pemberdayaan
Masyarakat
8.109.656,00 0,00 100,00 9 Dinas Lingkungan Hidup 267.931.059,00 142.045.141,00 188,62 10 Dinas Perhubungan 2.118.060.951,00 1.502.406.250,00 140,98 11 Dinas Koperasi, Usaha Kecil,
Menengah dan Perdagangan
8.762.500,00 0,00 100,00
12 Dinas Penanaman Modal dan
Pelayanan Terpadu Satu Pintu
3.963.583,00 0,00 100,00
13 Dinas Pemuda, Olah Raga, dan
Pariwisata
1.783.123,00 0,00 100,00
14 Dinas Perpustakaan dan
Kearsipan
11.242.760,00 11.242.760,00 100,00
15 Dinas Ketahanan Pangan,
Perikanan dan Pertanian
541.283.700,00 3.550.000,00 15247, 43 16 Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan 5.693.464,00 5.693.464,00 100,00 17 Badan Pengelolaan Keuangan
dan Aset Daerah
9.936.776,00 0,00 100,00
18 PPKD 0,00 3.126.200,00 0,00
19
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
756.250,00 756.250,00 100,00
20 Sekretariat Daerah 8.357.300,00 8.357.300,00 100,00
21 Sekretariat DPRD 64.410.000,00 0,00 100,00
22 Kecamatan Bontang Utara 43.137.951,00 33.878.567,00 127,33 23 Kecamatan Bontang Selatan 165.507.334,00 0,00 100,00 24 Kecamatan Bontang Barat 625.026,00 175.566,00 356,01
25 PPKD 3.126.200,00 0,00 100,00
Jumlah 16.625.251.082,00 6.126.915.675,00 271,30
Mutasi aset lain-lain selama tahun anggaran 2019 disebabkan oleh adanya reklasifikasi dari jenis asset lain yang menjadi usulan penghapusan/henti guna barang milik daerah, maupun penghapusan barang milik daerah. serta tindak lanjut sensus untuk barang milik daerah yang masih dalam penelusuran, dengan penjelasan sebagai berikut ini.
Catatan atas Laporan Keuangan 120 Saldo awal 6.126.915.675,00 Mutasi penambahan Usulan penghapusan/Henti Penggunaan 21.604.786.090,00
Reklasifikasi antar KIB 8.401.811.340,00
Sisa UUDP 1.694.418.937
Jumlah penambahan 31.701.016.367,00
Mutasi pengurangan
Peralatan dan Mesin 1.549.179.500,00
Gedung Bangunan dan Jalan Irigasi Jaringan 7.299.231.000,00 Mutasi Keluar 278.300.000,00 Akumulasi penyusutan 48.752.034.253,00 Jumlah pengurangan 57.878.744.753,00 Saldo Akhir 16.625.251.082,00
Dalam aset lain-lain termasuk di dalamnya adalah Sisa UUDP yang belum dipertanggungjawabkan. Sisa UUDP ini merupakan catatan pemeriksaan sesuai LHP Nomor 23.B/LHP/XIX.SMD/VI/2009 tanggal 24 Juni 2009 yaitu Pengelolaan Kas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Belum Memadai. Saldo Sisa UUDP yang belum dipertanggungjawabkan yang disajikan sebesar 1.694.418.937,00. Berdasarkan Laporan Hasil Pemantauan atas Penyelesaian Kerugian Daerah Pada Pemerintah Kota Bontang Semester II Tahun Anggaran 2019 di Samarinda nomor 15/LHPt/XIX.SMD/12/2019 tanggal 20 Desember 2019, nilai sisa UUDP tersebut sebesar Rp1.667.514.531,00.
5.3.2 KEWAJIBAN
Pada Tahun Anggaran 2019, Pemerintah Kota Bontang mencatat adanya kewajiban yang disebabkan oleh adanya perikatan dengan pegawai yang bekerja pada pemerintah. Kewajiban tersebut yaitu kewajiban tunjangan. kompensasi.. Kewajiban pemerintah juga timbul dari perikatan pengadaan barang dan jasa dari pihak ketiga yang pada akhir tahun anggaran belum dapat menyelesaikan seluruh pekerjaan dan telah diberikan kesempatan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Kewajiban pemerintah diklasifikasikan menjadi dua. yaitu kewajiban jangka pendek dan kewajiban jangka panjang.