Pembahasan Strategi Untuk Keberlanjutan Layanan Sanitasi Kabupaten Lombok Barat tahun 2015-2019 menjadi penting karena akan menjadi acuan
5.5.2. STRATEGI ASPEK NON TEKNIS
5.5.2.2. Aspek Keuangan
Strategi penguatan aspek keuangan untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan sub sektor sanitasi adalah sebagai berikut:
KETERPADUAN STRATEGI PENGEMBANGAN KABUPATEN LOMBOK BARAT | 5-63
Menjadikan sanitasi sebagai salah issue prioritas dalam pembangunan Kabupaten Lombok Barat jangka menengah 2011-2016
Menyiapkan perencanaan kebijakan dan penganggaran sanitasi masuk dalam program prioritas pembangunan kabupaten dengan menggali berbagai sumber pendanaan (APBN, APBD propinsi, APBD kabupaten, Bantuan negara donor serta partisipasi masyarakat).
Menyiapkan perencanaan pengelolaan sanitasi di setiap SKPD sebagai implementasi strategi sanitasi Kabupaten.
Jangka Pendek:
Menjadikan SSK sebagai referensi penyusunan perencanaan pengelolaan sanitasi kabupaten.
Melakukan sinkronisasi program SSK dengan RPIJM Kabupaten Lombok Barat
Melakukan pengawasan implementasi SSK dalam kerangka pembangunan sanitasi kabupaten.
Melakukan advokasi kepada semua pihak terkait dengan tujuan menjadikan sanitasi sebagai salah satu aspek prioritas pembangunan kabupaten.
Melakukan pengawasan dan monitoring pelaksanaan program-program sanitasi pada tahun anggaran 2012
Jangka Menengah:
Menjadikan sanitasi sebagai salah satu program prioritas pembangunan dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera
Membuat program dan kegiatan PHBS yang terintegrasi antar SKPD dan melibatkan pihak lain (LSM, perguruan tinggi dan swasta) dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memiliki jamban dan tanki septic yang baik dan benar.
Menyiapkan usulan program kegiatan yang akan dibiayai dengan APBN, Donatur luar negeri untuk membiayai IPAL komunal atau sanimas dengan referensi utamanya dari SSK.
Jangka Panjang:
Melakukan advokasi dan “mengawal” program dan kegiatan yang akan diusulkan agar tercantum dalam setiap dokumen perencanaan kabupaten.
DOKUMEN RENCANA PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR JANGKA MENENGAH 2015-2019 KABUPATEN LOMBOK BARAT, NUSA TENGGARA BARAT
KETERPADUAN STRATEGI PENGEMBANGAN KABUPATEN LOMBOK BARAT | 5-64
Menyiapkan program kegiatan yang terintegrasi antara yang ada dalam SSK dan RPIJM untuk dibiayai dari berbagai sumber dengan fokus pada pembiayaan sarana fisik dengan investasi besar (IPAL , IPLT dan komunal).
Melakukan revisi terhadap kebijakan yang mendukung pembangunan sanitasi baik secara langsung maupun tidak langsung (perda sanitasi, pajak daerah dikaitkan dengan sanitasi, dll).
2. Strategi untuk meningkatkan (sasaran) sub sektor persampahan adalah:
Menyusun masterplan pengelolaan sampah dan kebersihan skala kabupaten tahun 2012 termasuk perencanaan pendanaan
Meningkatkan peran TPA Manggar sebagai pusat pengolahan sampah terutama anorganik untuk meningkatkan PAD dari berbagai hasil olahan sampah anorganik
Membuat perencanaan terintegrasi dengan memanfaatkan berbagai sumber pendanaan untuk pengelolaan persampahan terutama 3R
Meningkatkan kemampuan masyarakat dalam rangka melakukan pengolahan sampah 3R
Melakukan kerjasama dengan swasta untuk memanfaatkan hasil 3R oleh masyarakat sehingga mampu menambah income masyarakat
3. Strategi untuk meningkatkan (sasaran) sub sektor drainase adalah:
Melakukan perencanaan pendanaan yang terpadu dalam membangunan dan memelihara drainase
Meningkatkan kapasitas pembiayaan pembangunan sarana prasarana drainase dari berbagai sumber pendanaan.
4. Strategi penguatan aspek keuangan yang diarahkan untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan sektor air bersih adalah sebagai berikut:
Menggali sumber dana alternatif untuk mengoptimalkan produksi dan distribusi air bersih (APBN/APBD I, Swasta/Donor, Perbankan).
5. Strategi penguatan aspek keuangan yang diarahkan untuk mencapai tujuan dan dan sasaran pembangunan aspek PHBS adalah sebagai berikut:
Memprioritaskan PHBS menjadi salah satu program prioritas dalam rangka membangun masyarakat yang sehat dan sejahtera
KETERPADUAN STRATEGI PENGEMBANGAN KABUPATEN LOMBOK BARAT | 5-65 5.5.2.3. Aspek Komunikasi
Strategi penguatan aspek komunikasi yang diarahkan untuk mencapai tujuan dan dan sasaran pembangunan sektor sanitasi secara keseluruhan dan setiap sub sektor sanitasi adalah sebagai berikut:
Strategi komunikasi pembangunan sektor sanitasi sebagai berikut:
Memperkuat peran Pokja AMPL sebagai salah satu pelaku peningkatan penyebaran informasi dan komunikasi sanitasi
Membangun dan mengembangkan sistem komunikasi terpadu berskala kabupaten untuk meningkatkan informasi dan komunikasi percepatan pembangunan sanitasi
Membangun dan mengembangkan pusat informasi sanitasi melalui perpustakaan umum daerah dan tingkat sekolah untuk percepatan pembangunan sanitasi
Mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Kabupaten Lombok Barat sebagai pilot projek Pusat Informasi Nasional Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (PIN AMPL)
Meningkatkan peran berbagai media massa (radio dan surat kabar) di Kabupaten Lombok Barat dalam membantu mempercepat pembangunan sanitasi
Strategi masing-masing sub sektor adalah sebagai berikut:
1. Strategi untuk meningkatkan (sasaran) sub sektor air limbah adalah:
Meningkatkan pemahaman seluruh stakeholder tentang pengelolaan air limbah melalui berbagai kampanye dan sosialisasi
Memanfaatkan beragam media untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai sanitasi.
Meningkatkan peran serta legislatif dalam pengelolaan air limbah
Memaksimalkan peran organisasi perempuan dalam pengelolaan air limbah
2. Strategi untuk meningkatkan (sasaran) sub sektor persampahan adalah:
Memaksimalkan peran organisasi perempuan dalam kampanye dan sosialisasi persampahan
Meningkatkan sinergi antara pihak-pihak pelaku pembangunan sanitasi (pemerintah dan masyarakat) untuk mengembangkan kampanye dan promosi pengelolaan persampahan.
DOKUMEN RENCANA PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR JANGKA MENENGAH 2015-2019 KABUPATEN LOMBOK BARAT, NUSA TENGGARA BARAT
KETERPADUAN STRATEGI PENGEMBANGAN KABUPATEN LOMBOK BARAT | 5-66
Memanfaatkan beragam media untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan dan pengolahan sampah yang sesuai dengan program pemerintah.
3. Strategi untuk meningkatkan (sasaran) sub sektor drainase adalah:
Memaksimalkan kegiatan-kegiatan sosial dalam masyarakat untuk pengelolaan drainase
Memanfaatkan beragam media untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan drainase lingkungan.
Meningkatkan sinergi antara pihak-pihak pelaku pembangunan sanitasi untuk mengembangkan kampanye dan promosi pemeliharaan dan pembangunan drainase lingkungan.
4. Strategi penguatan aspek komunikasi yang diarahkan untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan sektor air bersih adalah sebagai berikut:
Meningkatkan kampanye penggunaan air secara bijaksana melalui berbagai media.
5. Strategi penguatan aspek komunikasi yang diarahkan untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan aspek PHBS adalah sebagai berikut:
Melibatkan pihak media dan swasta untuk mendukung program PHBS menuju sanitasi sehat Kabupaten Lombok Barat tahun 2016
Mengembangkan program promosi PHBS yang menarik dan menjangkau semua lapisan masyarakat.
Memanfaatkan media informasi yang menarik untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam PHBS.