• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keterlibatan Sektor Swasta dan Pelaku Bisnis

Pembahasan Strategi Untuk Keberlanjutan Layanan Sanitasi Kabupaten Lombok Barat tahun 2015-2019 menjadi penting karena akan menjadi acuan

5.5.2. STRATEGI ASPEK NON TEKNIS

5.5.2.4. Keterlibatan Sektor Swasta dan Pelaku Bisnis

Penetapan strategi pelibatan sektor swasta dan pelaku bisnis dalam pembangunan sanitasi terpadu dan berskala kabupaten terbagi dalam teknis dan non teknis. Strategi pelibatan sektor swasta dan pelaku bisnis secara teknis terintegrasi dalam tujuan dan sasaran tiap sub sektor air limbah, persampahan, drianase dan air bersih. Sedangkan strategi non teknis meliputi aspek kelembagaan, keuangan dan PMJK.

KETERPADUAN STRATEGI PENGEMBANGAN KABUPATEN LOMBOK BARAT | 5-67 untuk mencapai tujuan dan dan sasaran pembangunan sanitasi Kabupaten Lombok Barat adalah:

 Mengoptimalkan peran serta dan menjaring kemitraan pihak swasta dan pelaku bisnis dalam percepatan pembangunan sanitasi Kabupaten Lombok Barat.

 Menciptakan iklim pendanaan yang memungkinkan dan menarik dunia usaha untuk ikut membiayai penyediaan sarana dan prasarana pengelolaan sanitasi

 Penyusunan Regulasi CSR (Corporate Social Responsibility) dan pelibatan pelaku bisnis dalam pembangunan sektor sanitasi

Strategi penguatan aspek pelibatan sektor swasta dan pelaku bisnis untuk mencapai tujuan dan dan sasaran pembangunan setiap sub-sektor sanitasi Kabupaten Lombok Baratadalah sebagai berikut:

1. Strategi penguatan aspek pelibatan sektor swasta dan pelaku bisnis untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan sub sektor air limbah adalah:

 Memaksimalkan kesadaran dan pemahaman swasta dan pelaku bisnis untuk melakukan pengolahan air limbah.

 Mendorong minat swasta dalam layanan pengelolaan air limbah domestik 2. Strategi penguatan aspek pelibatan sektor swasta dan pelaku bisnis untuk

mencapai tujuan dan sasaran pembangunan sektor persampahan adalah:

 Mengembangkan pola peran serta dan kerjasama swasta dan pelaku bisnis dalam pengelolaan persampahan

 Mendorong minat swasta dalam layanan pengelolaan persampahan

3. Strategi penguatan aspek pelibatan sektor swasta dan pelaku bisnis untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan sektor air bersih adalah:

 Mengembangkan dan mengawasi sektor swasta dan bisnis pengolahan air bersih menjadi air minum di masyarakat

 Meningkatkan peran lembaga asosiasi air kemasan untuk menjaga higinitas air minum

4. Strategi penguatan aspek pelibatan sektor swasta dan pelaku bisnis untuk mencapai tujuan dan sasaran aspek PHBS adalah sebagai berikut:

DOKUMEN RENCANA PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR JANGKA MENENGAH 2015-2019 KABUPATEN LOMBOK BARAT, NUSA TENGGARA BARAT

KETERPADUAN STRATEGI PENGEMBANGAN KABUPATEN LOMBOK BARAT | 5-68

 Meningkatkan kerjasama dan mengotimalkan pendanaan dari swasta – CSR PHBS

 Melibatkan pihak swasta dan media dalam promosi PHBS 5.5.2.5. Pemberdayaan Masyarakat, Aspek Jender, dan Kemiskinan

Strategi pemberdayaan masyarakat, jender dan kemiskinan (PMJK) dalam pembangunan sanitasi terpadu dan berskala kabupaten dibagi dalam dua kelompok strategi, yaitu teknis meliputi tujuan dan sasaran yang ditetapkan setiap sub-sektor air limbah, persampahan, drainase lingkungan, dan aspek PHBS serta non teknis meliputi aspek kelembagaan, keuangan dan komunikasi.

Strategi penguatan aspek pemberdayaan masyarakat, jender dan kemiskinan (PMJK) untuk mencapai tujuan dan dan sasaran pembangunan sanitasi Kabupaten Lombok Barat adalah:

 Mengembangkan jaringan kerjasama yang partisipatif semua unsur masyarakat dalam pengelolaan sanitasi melalui peran berbagai media baik cetak maupun organisasi

 Meningkatkan kapasitas dan pengetahuan masyarakat, laki-laki dan perempuan, kaya dan miskin dalam pengelolaan sanitasi

 Meningkatkan kesetaraan peran perempuan dan laki-laki dari berbagai status sosial ekonomi dalam promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat

 Mengoptimalkan organisasi masyarakat yang telah ada untuk pengelolaan sanitasi

 Mengefektifkan peran dan fungsi lembaga formal dan informal dalam pengelolaan sanitasi yang berorientasi pada kesetaraan jender dan pengentasan kemiskinan

 Mengakomodasi perencanaan partisipatif yang berorientasi pada kesetaraan jender dan pro masyarakat miskin dalam pembangunan sarana sanitasi

Strategi penguatan aspek pemberdayaan masyarakat, jender dan kemiskinan (PMJK) untuk mencapai tujuan dan dan sasaran pembangunan setiap sub-sektor sanitasi Kabupaten Lombok Barat adalah sebagai berikut:

1. Strategi penguatan aspek pemberdayaan masyarakat, jender dan kemiskinan untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan sektor air limbah adalah sebagai berikut:

KETERPADUAN STRATEGI PENGEMBANGAN KABUPATEN LOMBOK BARAT | 5-69 limbah domestik bagi keluarga tidak mampu

 Meningkatkan pemahaman masyarakat pentingnya pengelolaan air limbah domestik

 Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan stakeholder pengelolaan IPAL komunal yang ramah lingkungan

 Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan stakeholder pengelolaan IPAL komunal industry rumah tangga yang ramah lingkungan

2. Strategi penguatan aspek pemberdayaan masyarakat, jender dan kemiskinan untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan sektor persampahan adalah:

 Mengoptimalkan program pemilahan sampah di tingkat rumah tangga

 Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang konsep 3 R

 Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan stakeholder pengelolaan sampah dengan konsep 3 R

 Meningkatkan fungsi dan peran pemulung sebagai salah satu pelaku pemilah sampah dengan baik dan benar

 Membentuk organisasi pemulung sebagai mitra kerja pemerintah yang legal dalam pengelolaan sampah mulai dari tingkat RT

3. Strategi penguatan aspek pemberdayaan masyarakat, jender dan kemiskinan untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan sektor air bersih adalah:

 Meningkatkan pemahaman semua unsur masyarakat untuk melakukan upaya hemat air

 Mengoptimalkan peran media massa dan organisasi untuk kampanye program hemat air

4. Strategi penguatan aspek pemberdayaan masyarakat, jender dan kemiskinan untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan aspek PHBS adalah:

 Mengoptimalkan program Clean Green and Healthy (CGH) untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam PHBS .

 Meningkatkan program bantuan sarana PHBS bagi keluarga tidak mampu

 Mengembangkan program promosi PHBS yang menarik dan menjangkau semua lapisan masyarakat

DOKUMEN RENCANA PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR JANGKA MENENGAH 2015-2019 KABUPATEN LOMBOK BARAT, NUSA TENGGARA BARAT

KETERPADUAN STRATEGI PENGEMBANGAN KABUPATEN LOMBOK BARAT | 5-70

5.6 Arahan Rencana Pembangunan dan Pengembangan Kawasan

Permukiman (RP2KP)

RP2KP merupakan dokumen teknis sektor Bangkim, yang adalah penyempurnaan dari Strategi Pengembangan Permukiman dan Infrastruktur Perkotaan (SPPIP). Perubahan ini baru dimulai tahun 2014, sehingga penyusunan dokumen teknis sebelum tahun 2014 menggunakan nama SPPIP. Kabupaten Lombok Barat telah memiliki SPPIP sejak tahun 2014.

Hingga RPI2JM ini disusun dokumen RP2KP maupun SPPIP belum diterima oleh Satgas RPI2JM untuk dapat diidentifikasi dan dikaji baik arahan dan kebijakan yang tertuang dalam dokumen RP2KP tersebut. Status akhir Satgas RPI2JM masih melakukan koordinasi dengan satker sektor provinsi dalam hal ini Satker Pengembangan Kawasan Permukiman dan Penataan Bangunan.

5.7 Arahan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan di Kawasan

Dokumen terkait