3. Analisa Data P 10001 kala III
4.1 Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil Trimester II dan Trimester III
Pembahasan yang pertama adalah tentang pemeriksaan pada masa kehamilan atau ANC (Ante Natal Care), yang dilakukan oleh Ny ”S” G1P00000 dengan Kehamilan Normal di PBM Eny Winarsih Amd.keb Desa Pacar Peluk Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang. Berikut ini akan disajikan data-data yang mendukung untuk dibahas dalam pembahasan tentang ANC (Ante Natal Care). Dalam pembahasan yang berkaitan dengan ANC (Ante Natal Care), maka dapat diperoleh data-data yang disajikan dalam bentuk tabel berikut ini :
Tabel 4.1 Distribusi Subjektif dan Data dari Variabel Kehamilan Ny.”S” di PBM Eny Winarsih Amd.keb Pacar Peluk Jombang
Sumber : Data Primer (Buku KIA)
Keterangan : Pada usia kehamilan 8-26 minggu adalah riwayat
Pada usia kehamilan 27-40 minggu adalah yang dilaksanakan.
Tanggal ANC 20 Agu 2017 18 Sep 2017 04 Nov 2018 05 Des 2018 07 Feb 2018 21 Feb 2018 28 Feb 2018 Ket UK 8 mgg 11 mgg 22 mgg 26 mgg 37 mgg 39 mgg 40 mgg Usia ibu 20 tahun Anamnesa Mual Punggu ng sakit
Taa Taa Punggu
ng sakit
Bapil Taa Kencen
g-kencen g Gerak janin dirasaka n pertama pada UK 16 mgg TD 100/70 mmHg 110/70 mmHg 120/80 mmHg 110/70 mmHg 110/70 mmHg 100/70 mmHg 100/70 mmHg BB 60 kg 62 kg 67 kg 69 kg 70 kg 74 kg 73 kg Sebelum hamil 60 kg TFU - - Stgg pst 22 Cm 28 cm 30 cm 30 cm Terapi B6 Antasid a Enervit Enervit , Etabion Enervit , Etabion Etabion ,Enervi t, kalk Pamol, GG. Etabion Licokal k, Etabion , B1 Etabion , Alinam ine
Penyuluhan Nutrisi Istiraha t cukup Tanda bahaya kehami lan Senam hamil Perawa tan payuda ra Tanda-tanda persalin an Jalan-jalan Hasil Lab 18 Septemb er 2017 HB : 11,7 gr% Golda : O Albumin : -
Dari fakta diatas dapat diperoleh analisa sebagai berikut: 1. Data Subyektif
a. Umur
Bedasarkan anamnesa usia Ny. “S” 20 tahun. Menurut penulis usia ibu sangat produktif untuk menjalani kehamilan karena usia tersebut merupakan usia reproduksi yaitu antara 20-35 tahun.Hal ini sesuai dengan teori Padila (2014) umur sangat menetukan suatu kesehatan ibu hamil, ibu dikatakan beresiko tinggi apabila ibu hamil berusia di bawah 20 tahun dan diatas 35 tahun.
b. Kontrol ANC
Berdasarkan pengkajian Ny “S”. control pada TM 1 sebanyak 2 kali, TM II 4 kali, TM III ANC 6 kali.Menurut penulis kontrol ANC pada Ny “S” melebihi standart yang di tentukan.Hal ini sesuai dengan teori Sarwono (2009), standar minimal kontrol ANC, meliputi : TM I minimal 1 kali, TM II minimal 1 kali, TM III minimal 2 kali.
c. Keluhan Selama Trimester II
Bedasarkan pengkajian Ny “S” pada usia kehamilan 26 minggu ibu mengeluh nyeri punggung. Menurut penulis keluhan selama trimester II pada Ny “S” merupakan hal yang sangat fisiologis karena tubuh ibu juga mengalami adaptasi seiring bertambahnya usia kehamilan. Hal ini sesuai dengan teori Diki Retno Yuliani (2017), keluhan nyeri punggung akan di perburuk oleh otot-otot abdomen yang lemah karena menjadikan beban dipunggung semakin
besar.Bedasarkan hal tersebut tidak ada kesenjangan antara fakta dan teori.
d. Terapi
Berdasarkan fakta terapi yang didapat Ny. “S” pada tiap trimester, adalah:
TM I : Enervit, B6, Antasid, Etabion TM II : Enervit, Licocalk
TM III : Etabion, B Compelex, Alinamin.
Menurut penulis suplemen bagi ibu hamil membantu memenuhi kebutuhan vitamin selama kehamilan. Hal ini sesuai dengan teori Sulistyawati (2011), terapi yang didapat ibu pada trimester III adalah tablet Fe dan multivitamin. Vitamin akan memberikan nutrisi penting yang diperlukan tubuh terutama selama kehamilan. Juga akan membantu wanita hamil untuk tetap sehat dan memperbaiki jika ada kerusakan. Sedangkan asupan zat besi dapat mencegah ibu mengalami anemia atau kurang darah, dan memperkecil resiko bayi mengalami berat badan lahir rendah. Zat besi juga berfungsi membawa oksigen dalam darah oleh sel darah merah. Berdasarkan hal tersebut, tidak ada kesenjangan antara fakta dan teori.
2. Data Obyektif
a. Pemeriksaan umum 1) Tekanan darah
Berdasarkan pemeriksaan tekanan darah Ny. ”S” pada usia kehamilan 26 minggu yaitu 120/80 mmHg. Menurut penulis tekanan darah Ny. ”S” dalam keadaan normal. Hal ini sesuai dengan teori Romauli (2011), tekanan darah normalnya 100/70 mmHg sampai dengan 120/80 mmHg. Tekanan darah dikatakan tinggi bila lebih dari 140/90 mmHg Bila terjadi kenaikan tekanan darah yaitu sistolik 30 mmHg atau lebih, dan atau diastolik 15 mmHg atau lebih, kelainan ini akan berlanjut pada pre eklamsi atau eklamsi jika tidak segera di tangani. Pada ibu hamil trimester II tekanan darah terjadi peningkatan namun masih dalam batas normal. Berdasarkan hal diatas, tidak ada kesenjangan antara fakta dan teori.
2) Berat badan
Berdasarkan pemeriksaan berat badan Ny.”S” sebelum hamil
60 kg, pada akhir kehamilan 73 kg, terjadi peningkatan 13 kg. Menurut penulis Kenaikan berat badan Ny.”S” masih dalam batas normal, seiring tuanya usia kehamilan Berat badan juga bertambah.Hal ini sesuai dengan teori Sulistyawati (2009) Berat badan normal pada TM III akan bertambah 0,5 kg/minggu. Penambahan berat badan dari awal kehamilan sampai akhir kehamilan adalah 6,5-12 kg. Berdasarkan dengan hal tersebut, tidak ada kesenjangan antara fakta dan teori.
b. Pemeriksaan fisik
Berdasarkan pemeriksaan perubahan fisik yang terjadi pada Ny.”S” saat hamil trimester III, yaitu muka tidak pucat, simetris, tidak oedem, conjungtiva merah muda, sklera putih, palpebra tidak oedem, puting susu menonjol, kolostrum belum keluar.Menurut penulis kondisi yang dialami Ny.”S” sangat fisiologis karena ibu tidak mengalami bengak pada wajah, ekstermitas, maupun pucat pada konjungtiva hal ini menunjukan bahwa tidak ada gejala anemia maupun preeklamsi Hal ini sesuai dengan teori Surinah (2009) perubahan fisiologis yang terjadi pada ibu hamil trimester III didapatkan tidak ada oedem pada muka, sclera tidak putih,
konjungtiva merah muda, tidak ada pembesaran kelenjar limfe dan
tyroid, tidak ada bendungan vena jugularis, puting susu menonjol dan
Berdasarkan hal tersebut, tidak ditemukan kesenjangan antara fakta dan teori.
1) TFU (Tinggi Fundus Uteri)
Berdasarkan pemeriksaan pada Ny.”S” ukuran TFU menurut Mc. Donald saat UK 29-30 minggu : 24 cm, UK 36-37 minggu : 28 cm, UK 38-39 minggu 30 cm.Menurut penulis ukuran TFU Ny.”S” dengan metode pengukuran Mc. Donald termasuk fisiologis, perubahan atau ukuran TFU setiap ibu memang berbeda sesuai dengan bentuk perut dan ketebalan dinding perut namun dengan rumus yang sudah ada dapat dengan mudah mengukur TFU ibu hamil.Hal ini sesuai dengan teori Yani Firda Triyana (2013) UK 28 minggu : Fundus uteri terletak kira-kira tiga jari di atas pusat atau 1/3 jarak antara pusat ke prosesus xifoudeus (25 cm). 32 minggu : Fundus uteri kira-kira antara ½ jarak pusat dan prosesus xifoideus (27 cm). 36 minggu : fundus uteri kira-kira 1 jari di bawah prosesus xifoideus (30 cm).40 minggu : Fundus uteri terletak kira-kira 3 jari di bawah prosesus xifoideus (33 cm).Berdasarkan hal diatas, tidak ada kesenjangan antara fakta dan teori.
c. Pemeriksaan khusus
1) Pemeriksaan darah (Hb)
Berdasarkan fakta hasil pemeriksaan Hb Ny. “S” pada kunjungan I : 11,7 gr% .Menurut penulis Hb Ny.”S” sudah menujukan angka normal, tidak ada tanda gejala anemia pada
ibu.Hal ini sesuai teori Manuaba (2013), Hb ibu hamil normal diatas 11 gr% dan rentang normal 11-13 gr% dan jika kurang dari 11 gr% dianggap anemia.Berdasarkan hal tersebut, tidak terdapat kesenjangan antara fakta dan teori.
2) Golongan darah
Berdasarkan pengkajian hasil pemeriksaan golongan darah Ny. “S” adalah golongan O. Menurut penulis perlunya di lakukan tes golongan darah yaitu untuk mempersiapkan apabila terjadi perdarahan saat proses persalinan dan mempermudah petugas untuk mencari transfusi darah saat keadaan darurat.Hal ini sesuai dengan teori Sarwono (2009), pemeriksaan golongan darah pada ibu hamil sesuai perencanaan pencegahan penyakit, apabila suatu saat ibu membutuhkan transfusi darah sudah diketahui golongan darah ibu dan sudah mendapatkan darah salah satu anggota keluarga yang sama dengan darah ibu untuk menggantikan darah yang sudah ditransfusikan. Berdasarkan dengan hal di atas, tidak ada kesenjangan antara fakta dan teori.
3. Analisa Data
Analisa data pada Ny.”S” adalah G1P00000 dengan kehamilan normal dengan gangguan rasa nyaman nyeri ( nyeri pinggang ) janin tunggal hidup.Analisa data merupakan kesimpulan antara data subyektif dan data obyektif yang menjadi acuan dalam melakukan tindakan atau terapi sesuai dengan keadaan pasien.Hal ini sesuai dengan teori Arrisioi H (2015) Nyeri punggung pada ibu hamil merupakan suatu masalah fisiologis yang
dikarenakan semakin membesarnya uterus dapat menyebabkan punggung lordosis sehingga terjadi lengkungan punggung yang mengakibatkan peregangan otot punggung dan menimbulkan rasa nyeri.. Berdasarkan hal diatas tidak ada kesenjangan anatara fakta dan teori.
4. Penatalaksanaan
Asuhan pada masa hamil penulis melakukan penatalaksanaan sebagaimana asuhan yang diberikan untuk Ny.”S” G1P00000 Kehamilan Normal dengan gangguan rasa nyaman nyeri (Nyeri Punggung).Menurut penulis pemberian KIE penanganan nyeri punggung dengan metode
prenatal message pada Ny.”S” sangat tepat untuk mengurangi rasa nyeri dan memberikan rasa nyaman.Hal ini sesuai dengan teori Laksana (2017) prenatal message ( pijat ibu hamil ) merupakan cara paling ampuh untuk mengurangi rasa nyeri punggung pada ibu hamil, pijatan lembut membuat ibu merasakan relaksasi yang nyaman. Bedasarkan hal di atas tidak ada kesenjangan antara fakta dan teori.