• Tidak ada hasil yang ditemukan

Audit Internal Report

Dalam dokumen ar lippo cikarang 2015 lr final29maret 0 (Halaman 165-176)

163

PT LIPPO CIK ARANG TBK | 2015 ANNU AL REPOR T

LAPORAN TATA KELOLA PERUSAHAAN

Corporate Governance Report

PENGENDALIAN INTERNAL

Perusahaan menerapkan pengendalian internal untuk mencapai tujuannya, sistem pengendalian internal dirancang untuk mengelola dan mengendalikan risiko dengan baik.

Elemen–elemen kunci yang digunakan untuk mencapai tujuan pengendalian Internal Perseroan antara lain meliputi:

1. Operasi Perseroan dijalankan secara efektif dan

HȋLVLHQ

2. Laporan keuangan yang akurat dan dapat diandalkan.

3. Kepatuhan terhadap undang-undang dan peraturan yang berlaku.

4. Pengamanan aset Perusahaan

Sistem pengendalian internal oleh Perseroan terbagi atas pengendalian keuangan dan operasional. Pengendalian keuangan berkaitan dengan pengelolaan dan pengamanan aset Perseroan yang meliputi:

1. Transaksi-transaksi keuangan telah dijalankan dengan adanya pengesahan/otorisasi Manajemen atau personil berwenang sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya,

2. Penyusunan Laporan Keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang belaku umum,

3. Pengelolaan dan penggunaan aset Perusahaan sesuai dengan pengesahan/otorisasi Manajemen.

Pengendalian operasional berkaitan dengan kriteria operasi dalam prosedur telah dijalankan untuk mencapai tujuan dan sasaran Perseroan serta membuat dan memelihara prosedur yang terkait

GHQJDQDVSHNSHQWLQJOLQJNXQJDQ\DQJWHULGHQWLȋLNDVL

dari barang dan jasa yang digunakan Perusahaan dan mengkomunikasikan prosedur dan persyaratan terkait kepada pemasok dan kontraktor.

Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris

Direksi bertanggung jawab untuk menerapkan sistem pengendalian internal yang baik untuk mencapai tujuan Perseroan. Direksi berkomitmen melaksanakan kegiatan pengendalian operasional Perusahaan dengan menyusun struktur organisasi, menetapkan wewenang dan tanggung jawab, menjunjung

INTERNAL CONTROL

The Company implements an internal control system to achieve its objectives, and the system is designed to properly manage and control risks.

The key elements used to achieve the goals Internal control include:

7KH&RPSDQ\ŚV2SHUDWLRQVWKDWDUHUXQHŷHFWLYHO\ DQGHȌLFLHQWO\

$FFXUDWHDQGUHOLDEOHȋLQDQFLDOUHSRUWLQJ

3. Compliance with all applicable laws and regulations.

4. Safeguarding the Company’s Assets

The internal control system adopted by the Company LVGLYLGHGLQWRȋLQDQFLDODQGRSHUDWLRQDOFRQWUROV Financial control relates to the management and safeguarding of the Company’s assets which ensures: 1. Financial transactions are all subject to the

management’s approval/authorization or other authorized personnel in accordance with the duties and responsibilities,

2. The preparation of Financial Statements has been made in accordance with the generally accepted accounting principles,

3. The Company’s management and use of assets is subject to the management’s approval / authorization.

Operational control relating to the stated criteria of operations the procedures has been implemented to achieve the Company’s goals and objectives and to formulate and maintain procedures related to WKH LGHQWLȋLHG VLJQLȋLFDQW HQYLURQPHQWDO DVSHFWV RI goods and services used by the Company and to communicate relevant procedures and requirements to suppliers and contractors.

Responsibilities of Board of Directors and Board of Commissioners

The Board of Directors is responsible for LPSOHPHQWLQJDQHŷHFWLYHLQWHUQDOFRQWUROV\VWHPWR achieve the Company’s goals. The Board of Directors shall be committed to conducting the Company’s control of operations by structuring the organization, establishing all authorities and responsibilities,

164

PT L IPP O C IKA RA NG TB K | L AP OR AN TA HU NA N 2 01 5

integritas dan nilai-nilai etika, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, memonitor dan memberikan arahan serta memperhatikan faktor eksternal yang mempengaruhi operasional Perseroan dan penerapan manajemen risiko.

Dewan Komisaris dengan dibantu oleh Komite Audit bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan dalam rangka memastikan terselenggaranya pengendalian internal secara umum, termasuk kebijakan direksi yang menerapkan pengendalian internal tersebut.

Evaluasi Terhadap Pengendalian Internal

Perseroan selalu berupaya agar sistem pengendalian

LQWHUQDO GLMDODQNDQ VHFDUD HIHNWLI GDQ HȋLVLHQ GDQ

tidak ada pengecualian dalam pelaksanaan prosedur pengawasan, serta mempertahankan lingkungan yang menunjang dalam upaya pengendalian internal. Untuk menciptakan lingkungan pengendalian yang dapat mendukung efektivitas pengendalian internal, maka Perseroan telah melakukan berbagai kebijakan antara lain:

1. Memastikan bahwa semua anggota manajemen Perseroan memiliki integritas dan nilai etika yang tinggi.

0HQHWDSNDQ ȋLORVRȋL 3HUVHURDQ \DQJ

disosialisasikan dan diterapkan kepada seluruh komponen di dalam Perseroan.

3. Membuat struktur organisasi yang memungkinkan dilakukannya pengendalian secara efektif.

4. Mendorong peranan aktif dari Komite di bawah Dewan Komisaris untuk melakukan pengawasan dan memberikan masukan agar pengendalian internal dapat berjalan dengan efektif.

5. Menetapkan tugas dan tanggung jawab yang jelas diantara unit organisasi.

6. Menetapkan kebijakan pengembangan sumber daya manusia, sehingga sumber daya manusia Perusahaan memiliki integritas yang tinggi.

Lingkungan Pengendalian

Lingkungan pengendalian sudah menjadi bagian penting dari sejarah dan budaya Perseroan. Lingkungan pengendalian merupakan dasar untuk semua komponen pengendalian internal, menyediakan disiplin dan struktur. Lingkungan pengendalian menyediakan arahan bagi organisasi dan mempengaruhi kesadaran pengendalian dari individu yang berada di dalam Perseroan. Beberapa

upholding integrity and ethical values, training and developing human resource, monitoring and providing direction and paying due attention to H[WHUQDOIDFWRUVDŷHFWLQJWKH&RPSDQ\ŚVRSHUDWLRQV as well as to the implementation of risk management. Assisted by the Audit Committee the BoC is responsible for supervisory roles in order to ensure the implementation of internal control including ensuring BOD’s policy to implement internal control.

Evaluation of Internal Control

The company always seeks to ensure that internal FRQWURO V\VWHP LV LPSOHPHQWHG HŷHFWLYHO\ DQG HȌLFLHQWO\ZLWKQRH[FHSWLRQVLQWKHLPSOHPHQWDWLRQ of control procedures, and maintains an environment WKDWLVVXSSRUWLYHRILQWHUQDOFRQWUROHŷRUWV

To create an environment that is supportive of HŷHFWLYHLQWHUQDOFRQWUROWKH&RPSDQ\KDVUHOHDVHG several policies, including:

1. Ensure that all members of the Company’s management has integrity and high ethical values.

2. Establish the Company’s philosophy to be socialized and applied to all elements of the Company.

3. Create an organizational structure that allows an HŷHFWLYHFRQWUROHQYLURQPHQW

4. Encourage the active role of all Committees under the Board of Commissioners to oversee internal FRQWURODQGPDNHLWDQHŷHFWLYHRQH

5. Assign clear duties and responsibilities amongst organizational units.

6. Establish human resources development policies to keep the Company’s human resources with high integrity.

Control Environment

Control environment has become an important part of the history and culture of the Company. Control environment is the foundation for all the components of internal control as it gives disciplines and the necessary structure. Control environment provides direction to our organization and promotes control awareness amongst individuals who work for the Company. Factors in the control environment that

165

PT LIPPO CIK ARANG TBK | 2015 ANNU AL REPOR T

LAPORAN TATA KELOLA PERUSAHAAN

Corporate Governance Report

faktor yang berpengaruh di dalam lingkungan pengendalian antara lain integritas dan nilai etik, komitmen terhadap kompetensi, Dewan Direksi dan Komite Audit, struktur organisasi, pemberian wewenang dan tanggung jawab, praktik dan kebijkan SDM.

Dewan Komisaris, melalui komite-komite yang telah ditunjuk secara berkala melakukan pengkajian atas lingkungan pengendalian dan melakukan penilaian secara independen yang dikomunikasikan kepada Direksi untuk ditindaklanjuti.

Direksi telah menetapkan dan mengkomunikasikan dengan jelas misi, strategi, dan sasaran Perseroan, serta ukuran keberhasilannya. Risiko yang dapat mempengaruhi pencapaian sasaran Perseroan

GLLGHQWLȋLNDVL GLQLODL GLSDQWDX GDQ GLNHQGDOLNDQ

secara terus-menerus.

Dewan Komisaris, melalui Komite Audit, memastikan bahwa Direksi telah melaksanakan pengelolaan risiko secara baik.

Internal Audit didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan jumlah yang memadai untuk mengevaluasi terhadap keseluruhan proses pengendalian internal atas strategi utama, operasional dan metode pemrosesan informasi keuangan. Internal Audit senantiasa menyampaikan hasil temuan audit kepada Komite Audit dan Direksi agar kelemahan atau kekurangan yang ada dapat segera diperbaiki.

Direksi dan Pejabat Perseroan memiliki komitmen dan telah melakukan tindak lanjut atas hasil pemantauan yang telah dilakukan maupun rekomendasi Internal Audit.

Fokus Rencana Kerja 2016

Rencana kerja Audit Internal 2016 difokuskan kepada pemeriksaan :

1. Laporan Keuangan

Pemeriksaan Laporan Keuangan terutama pada akun-akun yang material.

2. Project Cost

Pemeriksaan Project Cost difokuskan kepada pencatatan dan kontrol.

3. Marketing & Sales

Pemeriksaan Marketing & Sales difokuskan kepada Pricing, Selling Expenses dan Discount.

FDQDŷHFWFRQWUROLQFOXGHLQWHJULW\DQGHWKLFDOYDOXHV commitment to competence, the Board of Directors and the Audit Committee, the organizational structure, authority and responsibility delegation, practices and human resources development policy.

Through its committees the BOC periodically reviews control environment and conducts independent evaluations to further communicated to the Board for follow up actions.

The Board of Directors has determined and clearly communicated the Company’s mission, strategies, and objectives and how to measure the success. Risks WKDW PD\ DŷHFW WKH DFKLHYHPHQW RI WKH &RPSDQ\ŚV REMHFWLYHV DUH FRQWLQXRXVO\ LGHQWLȋLHG DVVHVVHG monitored and controlled.

Through the Audit Committee, the BoC ensures that WKH%RDUGRI'LUHFWRUVKDVLPSOHPHQWHGDQHŷHFWLYH risk management function.

Internal Audit is supported by a competent and adequate team in quantity to evaluate the entire process of internal control over key strategies, RSHUDWLRQV DQG WKH SURFHVVLQJ PHWKRG RI ȋLQDQFLDO LQIRUPDWLRQ,QWHUQDO$XGLWGHOLYHUVDOODXGLWȋLQGLQJV to the Audit Committee and the Board of Directors to DGGUHVVZHDNQHVVHVRUGHȋLFLHQFLHVZLWKLPPHGLDWH corrective actions.

The Company’s BoD and Senior executives shall have commitment and have done follow up actions RQȋLQGLQJVDQGUHFRPPHQGDWLRQVIURPWKH,QWHUQDO Audit.

Focus in 2016

For 2016, Internal Audit has planned to focus its audit on:

1. Financial Statements

Review of Financial Statements primarily on key accounts.

2. Project Cost

Project Cost examination with a focus on entry and control.

3. Marketing & Sales

Review of Marketing & Sales with a focus on Pricing, Selling Expenses and Discount.

166

PT L IPP O C IKA RA NG TB K | L AP OR AN TA HU NA N 2 01 5

4. Pengadaan Pembelian

Pemeriksaan pengadaan pembelian barang/jasa difokuskan kepada proses seleksi dan evaluasi supplier, pencatatan pembelian dan stock inventory yang ada.

AUDIT EKSTERNAL

Auditor Independen yang ditunjuk untuk melakukan

DXGLW DWDV /DSRUDQ .HXDQJDQ XQWXN WDKXQ ȋLVNDO

2015 diangkat oleh Dewan Komisaris berdasarkan kewenangan yang diberikan dan dengan kriteria yang ditentukan oleh RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 19 Mei 2015.

Nama Kantor Akuntan Publik

Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan ditunjuk untuk mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasi Perseroan dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2015.

Nama Akuntan Publik

Riki Afrianof sebagai Akuntan yang bertanggung jawab.

Biaya Jasa Audit

Biaya jasa audit profesional untuk mengaudit Laporan Keuangan Tahunan Perseroan tahun buku 2015 adalah sebesar Rp 400.000.000,- (empat ratus juta rupiah)

Jasa Lain Audit Eksternal

Selama tahun 2015 Kantor Akuntan Publik Aryanto, Amir Jusuf, Mawar & Saptoto hanya memberikan jasa audit.

Pernyataan Independensi

Dalam menjalankan tugasnya, Auditor Independen Eksternal menyatakan tidak terjadi benturan kepentingan dalam pelaksanaan audit.

Komunikasi Audit Eksternal dengan Komite Audit

Dalam rangka melaksanakan tugasnya, Audit Eksternal melalukan komunikasi dengan Komite Audit Perusahaan, untuk selanjutnya hasil komunikasi tersebut dilaporkan kepada Dewan Komisaris oleh Komite Audit.

Pada tahun 2015, telah dilakukan rapat antara Komite Audit dan Audit Eksternal sebanyak 1 (satu) kali, yaitu pada tanggal 24 Februari 2015.

4. Purchases and Procurement

Review of purchases of goods/services with a focus on the process of selecting and evaluating suppliers, recording purchases and stock inventory.

EXTERNAL AUDITOR

The Independent Auditor appointed to prepare the DXGLWHGȋLQDQFLDOVWDWHPHQWVIRUȋLVFDO\HDUZDV appointed by the Board of Commissioners based on the authority granted and with criteria determined by the Annual GMS held on May 19, 2015.

Public Accounting Firm

7KH 3XEOLF $FFRXQWDQW ȋLUP $PLU $EDGL -XVXI Aryanto, Mawar & Partner was appointed to audit the Consolidated Financial Statements of the Company and that of its Subsidiaries for the year ended 31 December 2015

Public Accountant

Riki Afrianof is the Accountant in charge.

Audit Fee

The fee for auditing the Company’s Financial 6WDWHPHQWV IRU WKH ȋLVFDO \HDU ZDV IDR 400,000,000,- (four hundred million rupiahs).

Other services by External Audit

During 2015 Aryanto, Amir Jusuf, Mawar & Saptoto only provided audit services.

Statement of Independence

Prior to performing its duties, the Independent ([WHUQDO $XGLWRU KDV H[SUHVVHG WKDW QR FRQȋOLFW RI interest is involved.

Communication between External Audit and Audit Committee

In order to carry out its duties, External Audit communicates with the Company’s Audit Committee DQG UHSRUW ȋLQGLQJV GXULQJ WKH FRPPXQLFDWLRQ WKH Board of Commissioners.

In 2015, the External Auditor held 1 meeting with the Company’s Audit Committee, on February 24, 2015.

167

PT LIPPO CIK ARANG TBK | 2015 ANNU AL REPOR T

LAPORAN TATA KELOLA PERUSAHAAN

Corporate Governance Report

SEKRETARIS PERUSAHAAN

Sekretaris Perusahaan adalah fungsi dari Tata Kelola Perusahaan yang khusus bertindak sebagai penghubung Perseroan dengan berbagai pihak eksternal untuk mendapatkan informasi mengenai Perseroan. Penunjukan Sekretaris Perusahaan di Perseroan telah memenuhi persyaratan peraturan perundangan yang berlaku baik yang umum maupun

\DQJVLIDWQ\DVSHVLȋLN

Tanggung jawab utama Sekretaris Perseroan adalah sebagai berikut:

1. Mengikuti Perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan perundang-undangan yang berlaku di Pasar Modal;

2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris untuk mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di Pasar Modal;

3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan.

Sekretaris Perusahaan saat ini adalah Ibu Dea Thamrin, yang diangkat dan telah menjabat sejak bulan April 2005.

Sekretaris Perusahaan mengawasi Perusahaan mengenai kinerja dan kegiatan melalui berbagai format Perseroan termasuk: media, Rapat Umum Pemegang Saham, Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Berkala. Masyarakat juga dapat mengakses informasi terkini melalui situs Perseroan di http:// www.lippo-cikarang.com.

Di sepanjang tahun 2015, Sekretaris Perusahaan berperan aktif dalam pelaksanaan tugasnya dalam penyelenggaraan RUPS Tahunan serta mengawasi publikasi dan penyampaian Laporan Tahunan 2014 dan empat laporan keuangan triwulanan. Selain itu Sekretaris Perusahaan melakukan korespondensi dengan pasar modal dan regulator lainnya, termasuk korespondesi sebagai berikut:

CORPORATE SECRETARY

7KH RȌLFH RI WKH &RUSRUDWH 6HFUHWDU\ LV SULPDULO\ responsible for acting as a liaison for external parties to gain information about the Company. The appointment of a Corporate Secretary meets both requirements for Good Corporate Governance and WRPHHWVSHFLȋLFUHJXODWLRQV

The main responsibilities of the Corporate Secretary are to:

1. Establish and maintain good relations with capital market authorities, shareholders, the mass media, and the general public;

2. Ensure the Company is in compliance with capital market regulations, the Limited Liability Act, and the Company’s Articles of Association;

3. Assist the Board of Commissioners and the Board of Directors in implementing GCG practices. The Corporate Secretary position is held by Ms. Dea Thamrin, who was appointed to the position in April 2005.

The Corporate Secretary oversees the dissemination of Company information regarding performance and activities through various formats including: the media, General Meeting of Shareholders, Annual Report and Periodic Financial Reports. The public can also access the most recent information through the Company’s website at http://www.lippo-cikarang. com.

In 2015, the Corporate Secretary assisted in convening the Annual GMS as well as oversaw the publication and release of the 2014 Annual Report and four TXDUWHUO\ȋLQDQFLDOUHSRUWV,QDGGLWLRQWKH&RUSRUDWH Secretary maintained regular correspondence with the market and other regulators including the following correspondences:

168

PT L IPP O C IKA RA NG TB K | L AP OR AN TA HU NA N 2 01 5

Daftar Korespondensi dengan Otoritas Pasar Modal No Nomor Surat / No. of Letter Tanggal Surat/ Date Tujuan/

Objective Perihal/ Subject Peraturan/ Regulation

1 /&ȏ&26, Januari 8, 2015 OJK Laporan Data Hutang/Kewajiban dalam

Valuta Asing bulan Desember 2014

Surat Edaran Ketua Bapepam & LK No- PRU6(ȏ%/WDQJJDO0DUHW 2009 perihal Laporan Data Hutang/Ke- wajiban Perusahaan Dalam Valuta Asing

2 /&ȏ&26, Januari 9, 2015 BEI Laporan Bulanan Registrasi Pemegang

Efek bulan Desember 2015

3HUDWXUDQ%(,1R,ȏ(.HS%(- 2004 tanggal 19 Juli 20004 tentang Kewajiban Penyampaian Informasi

3 /&ȏ&26, Januari 29, 2015 OJK Penyampaian Informasi Sistem Pelaporan

(PLWHQ2-.63(ȏ2-. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan 1RPRU6(ȏ6(2-.WDQJJDO

24 April 2014 perihal Tata Cara Penyam- pampaian Laporan Secara Elektronik oleh Emiten atu Perusahaan Publik

4 /&ȏ&26,, Februari 6, 2015 OJK Laporan Data Hutang/Kewajiban dalam

Valuta Asing bulan Januari 2015

Surat Edaran Ketua Bapepam & LK No- PRU6(ȏ%/WDQJJDO0DUHW 2009 perihal Laporan Data Hutang/Ke- wajiban Perusahaan Dalam Valuta Asing

5 /&ȏ&26,, Februari 10,

2015

BEI Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek bulan Januari 2015

3HUDWXUDQ%(,1R,ȏ(.HS%(- 2004 tanggal 19 Juli 20004 tentang Kewajiban Penyampaian Informasi

6 /&ȏ&26,, Februari 12, 2015 OJK Pemberitahuan Keterbukaan Informasi

"Penyampaian Press Release"

Peraturan Bapepam dan LK No.X.K.1 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam No. Ke-86/PM/1996 tanggal 24 Januari 1995 tentang Keterbukaan Informasi Yang Harus Segera diumumkan kepada Publik

7 /&ȏ&26,, Februari 25,

2015

OJK Pemberitahuan Keterbukaan Informasi "Penyampaian Press Release"

Peraturan Bapepam dan LK No.X.K.1 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam No. Ke-86/PM/1996 tanggal 24 Januari 1995 tentang Keterbukaan Informasi Yang Harus Segera diumumkan kepada Publik

8 /&ȏ&26,,, Maret 9, 2015 BEI Laporan Bulanan Registrasi Pemegang

Efek bulan Februari 2015

3HUDWXUDQ%(,1R,ȏ(.HS%(- 2004 tanggal 19 Juli 20004 tentang Kewajiban Penyampaian Informasi

9 /&ȏ&26,,, Maret 10, 2015 OJK Laporan Data Hutang/Kewajiban dalam

Valuta Asing bulan Februari 2015

Surat Edaran Ketua Bapepam & LK No- PRU6(ȏ%/WDQJJDO0DUHW 2009 perihal Laporan Data Hutang/Ke- wajiban Perusahaan Dalam Valuta Asing

10 /&ȏ&26,,, Maret 27, 2015 OJK Laporan Keuangan Konsolidasian PT

Lippo Cikarang Tbk untuk periode 12 bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2014

Peraturan Bapepam dan LK No.X.K.2 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam No. Ke-346/PM/2011 tanggal 5 Juli 2011 tentang Penyampaian Laporan Keuan- gan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik

11 /&ȏ&26,,, Maret 27, 2015 OJK Bukti Iklan Laporan Keuangan PT Lippo

Cikarang Tbk tahun 2014

Peraturan Bapepam dan LK No.X.K.2 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam No. Ke-346/PM/2011 tanggal 5 Juli 2011 tentang Penyampaian Laporan Keuan- gan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik

12 /&ȏ&26,,, Maret 27, 2015 OJK Pemberitahuan Keterbukaan Informasi

"Penyampaian Press Release"

Peraturan Bapepam dan LK No.X.K.1 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam No. Ke-86/PM/1996 tanggal 24 Januari 1995 tentang Keterbukaan Informasi Yang Harus Segera diumumkan kepada Publik

13 /&ȏ&26,9 April 2, 2015 OJK Pemberitahuan Rencana Pelaksanaan

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.32/POJK.04/2014 tanggal 8 Desem- ber 2014 tentang Rencana dan Penye- lenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka

14 /&ȏ&26,9 April 2, 2015 OJK Laporan Data Hutang/Kewajiban dalam

Valuta Asing bulan Maret 2015

Surat Edaran Ketua Bapepam & LK No- PRU6(ȏ%/WDQJJDO0DUHW 2009 perihal Laporan Data Hutang/Ke- wajiban Perusahaan Dalam Valuta Asing

15 /&ȏ&26,9 April 7, 2015 BEI Rencana Penyelenggaraan Public Expose 3HUDWXUDQ%(,1R,ȏ(.HS%(-

2004 tanggal 19 Juli 20004 tentang Kewajiban Penyampaian Informasi

16 /&ȏ&26,9 April 8, 2015 BEI Laporan Bulanan Registrasi Pemegang

Efek bulan Maret 2015

3HUDWXUDQ%(,1R,ȏ(.HS%(- 2004 tanggal 19 Juli 20004 tentang Kewajiban Penyampaian Informasi

Correspondence with the Capital Market Authority

169

PT LIPPO CIK ARANG TBK | 2015 ANNU AL REPOR T

LAPORAN TATA KELOLA PERUSAHAAN

Corporate Governance Report

No Nomor Surat / No. of Letter Tanggal Surat/ Date ObjectiveTujuan/ Perihal/ Subject Peraturan/ Regulation

17 /&ȏ&26,9 April 10, 2015 OJK Bukti Iklan Pemberitahuan Rapat Umum

Pemegang Saham Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.32/POJK.04/2014 tanggal 8 Desem- ber 2014 tentang Rencana dan Penye- lenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka

18 /&ȏ&26,9 April 17, 2015 BEI Penyampaian Materi Public Expose 3HUDWXUDQ%(,1R,ȏ(.HS%(-

2004 tanggal 19 Juli 20004 tentang Kewajiban Penyampaian Informasi

19 /&ȏ&26,9 April 24, 2015 BEI Laporan Hasil Public Expose 3HUDWXUDQ%(,1R,ȏ(.HS%(-

2004 tanggal 19 Juli 2004 tentang Kewajiban Penyampaian Informasi

20 /&ȏ&26,9 April 27, 2015 OJK Bukti Iklan Panggilan Rapat Umum Peme-

gang Saham Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.32/POJK.04/2014 tanggal 8 Desem- ber 2014 tentang Rencana dan Penye- lenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka

21 /&ȏ&26,9 April 27, 2015 OJK Penyampaian Laporan Tahunan PT Lippo

Cikarang Tbk Tahun 2014

Peraturan Bapepam dan LK No.X.K.6 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. Kep-431/BL/2012 tanggal 1 Agustus 2012 tentang Penyampaian Laporan Tahunan Emiten atau Perusa- haan Publik

22 /&ȏ&26,9 April 30, 2015 BEI Laporan Keuangan Konsolidasian PT

Lippo Cikarang Tbk untuk periode 3 bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2015

3HUDWXUDQ%(,1R,ȏ(.HS%(- 2004 tanggal 19 Juli 2004 tentang Kewajiban Penyampaian Informasi

23 /&ȏ&269 Mei 4, 2015 OJK Pemberitahuan Keterbukaan Informasi

"Penyampaian Press Release"

Peraturan Bapepam dan LK No.X.K.1 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam No. Ke-86/PM/1996 tanggal 24 Januari 1995 tentang Keterbukaan Informasi Yang Harus Segera diumumkan kepada Publik

24 /&ȏ&269 Mei 5, 2015 OJK Pemberitahuan Keterbukaan Informasi

"Penyampaian Press Release"

Peraturan Bapepam dan LK No.X.K.1 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam No. Ke-86/PM/1996 tanggal 24 Januari 1995 tentang Keterbukaan Informasi Yang Harus Segera diumumkan kepada Publik

25 /&ȏ&269 Mei 7, 2015 OJK Laporan Data Hutang/Kewajiban dalam

Dalam dokumen ar lippo cikarang 2015 lr final29maret 0 (Halaman 165-176)