27. Tahap Pelaksanaan
BAGAN LATIHAN MENEMBAK PENGELOMPOKKAN SENAPAN
(1) Petugas TB akhir menerima pelaku ditempatkan sesuai tempat yang telah ditentukan.
(2) Petugas TB akhir memerintahkan pelaku untuk menempatkan senjata pada rak yang telah disiapkan.
(3) Setelah meletakkan senjata pelaku menuju ke tempat yang telah disiapkan.
(4) Selama kegiatan di TB akhir kedudukan pelaku dan senjata terpisah.
(5) Selama kegiatan di TB akhir pelaku diberikan bimbingan dan asuhan dari Petugas TB akhir yang telah selesai dilaksanakan.
(6) Selama kegiatan di TB akhir pelaku tidak dibenarkan meninggalkan tempat tanpa seijin pelatih.
BAGAN LATIHAN MENEMBAK PENGELOMPOKKAN SENAPAN
Gambar - 56 T B AKHIR T P MU RIK JAT AWAL D P RIK JAT AKHIR PETEMBAK WASJUR WAS PETAK PIBAK 100 M TUR PRG LESAN : L-1
TIARAP TERSANDAR : 15 BTR (3 SERI) T
A N G G U L TANGGUL PENAHAN PELURU
200 M
300 M TUR PRG
LESAN : L-3
TIARAP TERSANDAR : 15 BTR (3 SERI) LESAN : L-2
TIARAP TERSANDAR : 15 BTR (3 SERI)
T A N G G U L
POSKO
c. Tembak Tepat/Nilai (Lesan Lingkaran).
1) Tembak tepat/nilai jarak 100 m.
a) Titik bidik menyesuaikan dengan lintasan peluru dan hasil tembak pengelompokan pada jarak 100 m.
b) Sikap tiarap tidak tersandar, berlutut / duduk / jongkok dan berdiri.
c) Lesan L.1 ( lingkaran angka 10 s.d 4 )
d) Menembak 15 butir untuk 3 sikap tembakan(@ 5 btr) dilaksanakan 2 seri tembakan ( 30 btr peluru ).
e) Evaluasi 10 butir, waktu 10 menit, sikap tiarap tidak tersandar.
f) Perkenaan yang diharapkan pada penilaian angka tertinggi (pusat lingkaran).
2) Tembak tepat / nilai jarak 200 m.
a) Titik bidik menyesuaikan dengan lintasan peluru dan hasil tembak pengelompokan pada jarak 100 m.
b) Sikap tiarap tidak tersandar, berlutut / duduk / jongkok. c) Lesan L.2 ( lingkaran angka 10 s.d 4 )
d) Menembak 10 butir untuk 2 sikap tembakan(@ 5 btr) dilaksanakan 2 seri tembakan ( 20 btr peluru ).
e) Evaluasi 10 butir, waktu 10 menit, sikap tiarap tidak tersandar.
f) Perkenaan yang diharapkan pada penilaian angka tertinggi (pusat lingkaran).
3) Tembak tepat / nilai jarak 300 m.
a) Titik bidik menyesuaikan dengan lintasan peluru dan hasil tembak pengelompokan pada jarak 100 m.
c) Lesan L.3 ( lingkaran angka 10 s.d 4 ).
d) Menembak 5 butir, dilaksanakan 2 seri tembakan ( 10 btr peluru ).
e) Evaluasi 10 butir, waktu 10 menit, sikap tiarap tidak tersandar.
f) Perkenaan yang diharapkan pada penilaian angka tertinggi (pusat lingkaran).
4) Urut-urutan Kegiatan.
a) Kegiatan di DP.
(1) Koordinator menerima pelaku, kegiatan yang dilaksanakan:
(a) Tindakan keamanan.
(b) Pemeriksaan personel dan materiil dilanjutkan dengan berdoa.
(c) Menjelaskan tentang mekanisme kegiatan yang akan dilaksanakan.
(d) Memberikan penjelasan tentang keharusan dan larangan yang harus di taati oleh pelaku selama kegiatan latihan.
(e) Menyerahkan pelaku/peserta latihan kepada Pelatih Pibak.
(2) Pelatih Pibak memberikan penjelasan tentang:
(a) Teori/Materi kegiatan yang akan dilaksanakan. (b) Mengarahkan Pelaku dari DP menuju ke pemeriksaan senjata kemudian diterima oleh pelatih pemeriksa senjata.
b) Kegiatan di tempat pemeriksaan senjata.
(2) Petugas Rikjat melaksanakan pecatatan apabila terdapat senjata yang rusak.
(3) Petugas Rikjat melaksanakan penggantian senjata cadangan kepada pelaku apabila terdapat senjata yang rusak berat.
(4) Petugas Rikjat melaporkan dan mencatat kepada pimpinan apabila terdapat kendala di pemeriksaan senjata. (5) Petugas Rikjat mengarahkan pelaku latihan dari tempat pemeriksaan senjata menuju ke tempat pengambilan munisi.
c) Kegiatan di tempat pembagian munisi.
(1) Pelayan munisi membagikan munisi kepada pelaku sesuai dengan materi yang akan dilaksanakan, selanjutnya pelaku setelah menerima munisi memeriksa jumlah munisi yang sudah diterima.
(2) Pelayan munisi mencatat munisi yang telah dibagikan kepada pelaku.
(3) Pelayan munisi mengarahkan pelaku latihan dari tempat pembagian munisi menuju ke kedudukan tembakan.
d) Kegiatan di kedudukan penembakan.
(1) Wasjur mengarahkan pelaku untuk menempati kedudukan tembak agar tidak terjadi kesalahan lajur.
(2) Setelah Pelaku menempati kedudukan dengan benar, meletakkan senjata dan berdiri satu langkah dibelakang senjata.
(3) Wasjur melaksanakan pemeriksan pelaku di kedudukan tembak baik personel maupun materiilnya.
(4) Wasjur melaksanakan pencatatan identitas pelaku. (5) Pelatih Pibak memberikan aba-aba menghitung kepada pelaku, selanjutnya pelaku menghitung sesuai dengan lajurnya masing-masing.
(6) Wasjur melaksanakan pemeriksaan sesuai dengan lajur dan gelombang yang telah ditentukan.
(7) Wasjur melaporkan kepada Wastak bahwa pelaku siap melaksanakan menembak.
(8) Wastak melaporkan kepada pimpinan penembakan bahwa penembakan siap dimulai.
(9) Pelatih Pibak memberikan aba-aba penembakan sesuai dengan materi yang akan dilaksanakan.
(10) Pelaku melaksanakan menembak sesuai dengan sasarannya masing-masing.
(11) Wasjur mengawasi dan membantu mengatasi gangguan apabila terjadi gangguan senjata yang tidak dapat diatasi oleh pelaku.
(12) Wasjur melaksanakan penggantian munisi apabila terjadi munisi yang kets atau rusak.
(13) Pelaku yang telah selesai melaksanakan menembak berdiri mundur satu langkah dibelakang senjata kemudian laporan dari tempat “Lapor lajur ... selesai menembak”.
(14) Setelah seluruh pelaku selesai melaksanakan menembak Pelatih Pibak memerintahkan kosongkan senjata “Sikap berlutut kosongkan senjata”.
(15) Wasjur melaksanakan pemeriksaan kamar senjata sesuai dengan lajurnya masing-masing.
(16) Pibak memerintahkan pelaku berdiri hadap kiri/kanan menuju ke tempat pemeriksaan senjata akhir dengan pembawaan senjata laras mengarah keatas, tangan kanan memegang pistol grip, jari telunjuk berada diluar picu, magasen terlepas dari rumah magasen.
e) Kegiatan di tempat pemeriksaan senjata akhir.
(1) Petugas Rikjat menerima pelaku untuk melaksanakan pemeriksaan senjata akhir.
(2) Petugas Rikjat memerintahkan pelaku untuk melaksanakan tindakan keamanan dengan aba-aba “Siap gerak” – “Periksa kamar – gerak” pelaku melaksanakan kegiatan periksa kamar.
(3) Petugas Rikjat memeriksa kamar senjata pelaku satu persatu dengan cara melihat dan meyakinkan bahwa kamar benar-benar aman/kosong.
(4) Petugas Rikjat memerintahkan hadap kanan/kiri menuju ke TB akhir.
f) Kegiatan di TB akhir.
(1) Petugas TB akhir menerima pelaku ditempatkan sesuai tempat yang telah ditentukan.
(2) Petugas TB akhir memerintahkan pelaku untuk menempatkan senjata pada rak yang telah disiapkan.
(3) Setelah meletakkan senjata pelaku menuju ke tempat yang telah disiapkan.
(4) Selama kegiatan di TB akhir kedudukan pelaku dan senjata terpisah.
(5) Selama kegiatan di TB akhir pelaku diberikan bimbingan dan asuhan dari Petugas TB akhir yang telah selesai dilaksanakan.
(6) Selama kegiatan di TB akhir pelaku tidak dibenarkan meninggalkan tempat tanpa seijin pelatih.