• Tidak ada hasil yang ditemukan

SIMPULAN DAN SARAN 7.1. Simpulan

7.2.3. Bagi Konsumen Air Minum Isi Ulang

1. Melakukan kebiasaan mencuci tangan pakai sabun di lima waktu penting seperti sesudah buang air besar, sesudah membuang tinja anak, setelah menceboki bayi/anak, sebelum menyiapkan makanan, sebelum menyuapi makanan anak, sebelum makan dan setelah memegang hewan.

2. Melakukan kebiasaan memasak air sebelum dikonsumsi.

3. Sebaiknya membeli air minum isi ulang pada depot yang memiliki sertifikat laik sehat dari Dinas Kesehatan Tangerang Selatan.

DAFTAR PUSTAKA

Achmadi, U.F., 2010. Manajemen penyakit berbasis wilayah, Jakarta UI Press. Alamsyah, 2002. Faktor Prilaku Hidup Bersih Yang Mempengaruhi Diare Pada

Balita Di Kecamatan Bangkinan Barat, Bangkinang, Kampar Dan Tambang Kabupaten Kampar. Tesis FKM UI.

Azwar, A., 1990. Pengantar ilmu kesehatan lingkungan. PT Mutiara sumber. Jakarta.

Departemen Kesehatan RI, 2004, Buku Pedoman Pelaksanaan Program P2 Diare. Jakarta.

Departemen Kesehatan RI, 2002. bukuPedoman Pelaksanaan Program P2 Diare. Jakarta. Direktorat Jendral Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan.

Departemen Kesehatan RI, 2000. Visi Indonesia Sehat. Jakarta.

Departemen Kesehatan RI, 2004. statistic kesejahteraan rakyat survey social ekonomi nasional 2004. pusat data dan informasi. Jakarta.

Departemen Kesehatan RI, 2004. pengenalan pemeriksaan kualitas bakteriologis air dengan metode H2S. Ditjen PPM&PL. Jakarta.

Departemen Kesehatan RI, 2005. keputusan mentri kesehatan RI no :

1216/mankes/SK/XI/2001. tentang pedoman pemberantasan diare, Edisi 4, Dirjen PPM&PL. Jakarta.

Departemen Kesehatan RI, 1992. Seminar Nasional Pemberantasan Diare, Ditjen PPM dan PLP. Jakarta.

Durden, BL et al, 1987. A New Text Book of Microbial & Parasitic Infaction. Hodder & Stoughaton Press. London.

Direktorat P2ML, 2005, Pemberantasan Penyakit Menular Langsung. Jakarta.

Enviromental Sanitation’s Journal, 2010. Pemeriksaan kualitas bakteriologis air. Aksesdifile:///Referensi%20Utk%20Skripsi/E%20Coli%20%C2%AB%20Env ironmental%20Sanitation%27s%20Journal.htm.

Jawetz, 1996, Mikrobiologi Kedokteran, Edisi 20, 238 – 240, EGC, Jakarta.

Kumar et al, 2012. Prevalence and Characterization of Diarrheagenic Escherichia coli Isolated from Adults and Children in Mangalore, India. Journal of Laboratory Physicians / Jan-Jun 2012 / Vol-4 /.

Kusumaningrum, 2011, Pengaruh PHBS Tatanan Rumah Tangga Terhadap Diare Balita Di Kelurahan Gandus Palembang, FK UNSRI.

Kementrian Kesehatan RI, 2011, Situasi Diare Di Indonesia, Jakarta.

Kementrian Kesehatan RI, 2011. Buku pedoman pengendalian penyakit diare.

Direktorat Jendral Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan.

Kementerian Kesehatan RI, 2010. Profil Kesehatan Indonesia . Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementrian Kesehatan RI, 2005.Tata laksana penderita diare. Direktorat Jendral Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan.

Kementrian Kesehatan RI, 2004. Buku pedoman penyelidikan dan penanggulangan kejadian luar biasa KLB, Direktorat Jendral Pemberantasan Penyakit Menular

dan Penyehatan Lingkungan.

Karsinah, 1994. BatangNegatif Gram dalam buku Mikrobiologi Kedokteran. Jakarta. Binarupa Aksara.

Munandar. 2001. Psikologi industry dan organisasi. UI Prees. jakarta .

Muhadi, 2008. Hubungan Kandungan E.coli pada Air Minum dengan Kejadian Diare pada Balita di Kecamatan Koja Kota Jakarta Utara. (Tesis) FKM UI. Musran, 2008, Hubungan Perilaku Masyarakat Dalam Mengelola Air Minum

Dengan Kasus Diare Di Kecamatan Celala Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2008.(Tesis) FKM USU.

Notoatmodjo, 1993. Pengantar pendidikan kesehatan dan ilmu prilaku kesehatan.

Andi offset. Yogyakarta.

Notoadmodjo, 1997. Ilmu kesehatan masyarakat. PT Rineka Cipta. Jakarta. Notoatmodjo, 2003. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta Planta,M, dkk.

Notoadmodjo, 2003. Ilmu kesehatan masyarakat. PT Rineka Cipta. Jakarta. Notoadmodjo, 2010. Metodologi penelitian kesehatan. PT Rineka Cipta. Jakarta. Notoadmodjo, 2010. Promosi kesehatan. PT Rineka Cipta. Jakarta.

Air Minum.

Puskesmas Ciputat, 2012, Laporan Bulanan tiga Wilayah Kerja Puskesmas Ciputat. Tangerang Selatan.

Rahayu, Kepti. Air Sumur Tercemar Bakteri Coli. Diakses tanggal 2 Juli 2013, http://www.bernas.com

Rahmawaty, Diah, 2004. hubungan antara kualitas bakteriologis sumber air bersih, prilaku, dan sarana sanitasi dengan kejadian diare pada pemulung sekitar tempat pembuangan akhir sampah cipayung depok. (skripsi) FKM UI. Rehidration Projeck, 1987. Water and Sanitation Health Basics : A Suplement to

Issue No 31. Dialogue on Diarrhea. http://healthlink.org.uk/

Sandra,Christyna. 2007. Hubungan Pengetahuan Dan Kebiasaan Konsumen Air Minum Isi Ulang Dengan Penyakit Diare, jurnal kesehatan lingkungan, vol.3, no.2, januari 2007: 119 – 126.

Staf pengajar FK UI, 1994. Buku Ajar Mikrobiologi Kedokteran. Jakarta. Binarupa

Aksara.

Sunoto, 1986. Penatalaksanaan diare secara nasional . Majalah Kesehatan Masyarakat Indonesia. Th XVII No. 08.

Sukanda, 2008. pengaruh kualitas bakteriologis E.coli air minum depot terhadap kejadian diare pada bayi di kecamatan cimanggis kota depok. (tesis) FKM

UI.

Suhardiman, 2009. Hubungan E.coli dalam air minum dengan kejadian diare pada balita di kota tangerang. (tesis) FKM UI

Sutoto, 1990. Kebijaksanaan Pemberantasan Penyakit Diare dalam Repelita V. Jakarta : Departemen Kesehatan RI, Direktorat Jendral PPM dan PLP Tomasia, 2012. Hubungan E.coli pada depot air minum isi ulang dengan kejadian

diare pada balita di kecamatan dom aleixo kabupaten dili timor-leste. (skripsi) FKM UI.

Utami, Tri, 2011, Demi Kesehatan, Buatlah Tangki Septik BioteK,

http://serpong.kompas.com/berita/detail/184/demi.kesehatan..buatlah.tangki diakses tanggal 5 Januari 2013.

Utami, Widya, 2010. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kebiasaan cuci tangan dengan sabun pada masyarakat di desa cikoneng kecamatan ganeas

kabupaten sumedang. (tesis) FKM UI.

World Health Organization, 2005. Water-Related Disease. Akses di

http://www.who.int/water_sanitation_health/diseases/diarrhoea/en/index.html. World Health Organization, 2009. Diarrhoea Disease. Akses di

http://www.who.int/mediacenter/factsheets/fs330/en/index.html.

Yuli, 2010. Buku Ajar Praktikum Mikrobiologi. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Yulisa. 2008, Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Diare. Skripsi. FKM

UNDIP.

Zakianis, 2003. Kualitas Bakteriologis Air Bersih Sebagai Faktor Resiko Terjadinya Diare Pada Bayi Di Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok. Tesis. FKM UI.

LAMPIRAN 1

Naskah Penjelasan untuk Mendapatkan Persetjuan Subjek (Informed Cosent)

Bapak/ibu, saya Yudhi Suyudhi Jayadisastra, mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang sedang dalam proses penyusunan skripsi,

skripsi saya berjudul “HUBUNGAN PENGETAHUAN, KEBIASAAN, DAN KANDUNGAN

BAKTERIOLOGIS E.COLI PADA AIR MINUM DENGAN KEJADIAN DIARE PADA

Dokumen terkait