• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

G. Sumber Belajar

4. Barisan Bilangan Aritmatika ( penjumlahan )

Barisan bilangan aritmatika barisan yang selisih antar suku yang berdekatan konstan atau barisan aritmatika disebut juga bilangan yang suku selanjutnya merupakan penjumlahan dari suku sebelumnya dengan rasio .

a. Barisan aritmatika berderajat satu

Secara umum, barisan aritmatika ditulis sebagai berikut :

Jadi , diperoleh Rumus barisan aritmatika sebagai berikut : Rumus Barisan Aritmatika

( ) ( ) ( ) Keterangan : = suku ke n n = banyaknya suku a = suku pertama b = rasio atau beda

75 Contoh Soal

1) 7 , 13 , 19 , 25 , 31 , 37 , . . .

Dari barisan bilangan di atas , tentukan a dan b ! Penyelesaian :

a = suku pertama maka a = 7

2) Suatu arisan aritmatika suku ke-3 = 13 dan suku ke -6 = 28 . Tentukan :

(a) a (b) b

(c) (d) Tulislah enam suku pertama

Penyelesaian : Diketahui : Jawab : (a) a + 2b =13 a + 5b = 28 _ 3b = -15 b = b = 5 (b) a + 2b = 13 a + ( 2 x 5) = 13

76 a + 10 = 13 a = 3 (c) = a + (n-1)b = a + 7b = 3 + 7 x 5 = 38 (d) 3 ,8 , 13 , 18 , 23 , 28 , . . . b. Barisan aritmatika berderajat dua

Barisan aritmatika berderajat dua , yaitu barisan aritmatika yang beda atau rasionya tidak tetap dan dan apabila beda tersebut dijadikan barisan maka akan terbentuk rasio yang tetap atau mengalami dua tahap baru diketahui beda atau rasio yang sama atau tetap .

Rumus umum barisan aritmatika berderajat dua :

Contoh :

1 , 3 , 6 , 10 , 15 , .. . .

Dari barisan aritmatika diatas , tentukan : a.)

77 Penyelesaian :

Barisan di atas merupakan barisan aritmatika berderajat dua , karena dua tahap baru sama rasionya .

Misal

= 1 –> a + b + c = 1 . . . . .(1)

= 3 –> 4a + 2b + c = 3 . . . (2) = 6 –> 9a + 3b + c = 6 . . .(3)

Dari persamaan ( 2 ) dan (1 ) 4a + 2b + c = 3

a + b + c = 1 _ 3a + b = 2 . . . . ( 4 )

Dari persamaan ( 3 ) dan ( 2 ) 9a + 3b + c = 6

4a + 2b + c = 3 _ 5a + b = 3 . . . . ( 5 )

Dari persamaan ( 5 ) dan ( 4 ) untuk mencari nilai a 5a + b = 3

78 2a = 1

a =

mencari nilai b , maka gunakanlah salah satu persamaan dan kali ini supaya mempermudah maka gunakan persamaan (4 )

3a + b = 2 3. + b =2 1 + b = 2 b =

mencari nilai c , maka gunakanlah persamaan ( 1 ) a + b + c = 1

+ + c = 1 1 + c = 1 c = 0

mencari , maka gunakanlah persamaan misal , yaitu = an2 + bn + c

= n2 + 1/2n + 0 = n ( n + 1 )

jadi , jawaban nya adalah : a.) = n ( n + 1 ) b.) = . . .?

79 = n ( n + 1 )

= . 20 ( 20 + 1 ) = 10 ( 21 ) = 210

80 Instrumen Sikap Spritual

Lembar observasi bentuk daftar check (check list) untuk sikap spritual dalam kegiatan pembelajaran.

No. Nama siswa

Berdoa sebelum dan sesudah menjalankan sesuatu (1) Mengucapkan syukur ketika berhasil mengerjakan sesuatu (2) Memberi salam saat awal dan akhir

pembelajaran (3)

Total skor

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1. Ahmad Nur Fatah

2. Alif Abrilian Muhammad 3. Ananda Etika Fatmawati 4. Asoka Niobe Lampeta 5. Bias Dea Nova Vintya

Ainur R

6. Deannova Bintang L 7. Dinda Arinda Putri 8. Hanifah Eka Setyani 9. Helena Adhita Dewi

Setyaningrum 10. Ibnu Hermawan 11. Isnaini Khuswatun

Hasanah

12. Josepine Frances Kheysa Alya Wibawa

13. Kinkinn Lintan Sakanti 14. Lia Nur Baitil Aza 15. Margareta Meiva Wulan

Jayanti

16. Meva Pramita

81 17. Muahammad Afrizal

Hamzah A

18. Muhammad Nabil Albani 19. Muhammad Rizal

20. Nur Andika Pratama 21. Nur Kholis

22. Puput Qothrunnada 23. Quenna maisan

Cleoshinta Padman 24. Rania Cahya Nurani 25. Redondo Argenta Vrega 26. Rizky Azaria Husna 27. Salman Alfaridzi

28. Sonya Chandra Kusuma 29. Valda Sadina Istiazah 30. Vivian Putri Ardhita 31. Ferdian Bagas Putra 32. Dedy Hidayat Keterangan : 4 : selalu 3 : sering 2 : kadang-kadang 1 : Tidak pernah Penskoran :

Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4 Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :

82 Instrument Sikap Sosial

Lembar observasi bentuk daftar skor 1-4 untuk sikap sosial dalam kegiatan diskusi kelompok

No Nama

Aspek yang diukur

Total skor Mengerjakan

semua tugas

Tetap berada

dalam kelompok Tertib

Kerjasa ma Skor 1- 4 Skor 1- 4 Skor 1- 4 Skor 1- 4 1. Ahmad Nur Fatah

2. Alif Abrilian Muhammad 3. Ananda Etika

Fatmawati

4. Asoka Niobe Lampeta 5. Bias Dea Nova Vintya

Ainur R

6. Deannova Bintang L 7. Dinda Arinda Putri 8. Hanifah Eka Setyani 9. Helena Adhita Dewi

Setyaningrum 10. Ibnu Hermawan 11. Isnaini Khuswatun

Hasanah

12. Josepine Frances Kheysa Alya Wibawa 13. Kinkinn Lintan

Sakanti

14. Lia Nur Baitil Aza 15. Margareta Meiva Wulan Jayanti 16. Meva Pramita 17. Muahammad Afrizal Hamzah A 18. Muhammad Nabil Albani 19. Muhammad Rizal

LAMPIRAN 3 Pertemuan 1

83 20. Nur Andika Pratama

21. Nur Kholis

22. Puput Qothrunnada 23. Quenna maisan

Cleoshinta Padman 24. Rania Cahya Nurani 25. Redondo Argenta

Vrega

26. Rizky Azaria Husna 27. Salman Alfaridzi 28. Sonya Chandra

Kusuma

29. Valda Sadina Istiazah 30. Vivian Putri Ardhita 31. Ferdian Bagas Putra 32. Dedy Hidayat Keterangan : 4 : selalu 3 : sering 2 : kadang-kadang 1 : Tidak pernah Penskoran :

Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4 Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :

84 Penilaian Pengetahuan

Pedoman penilian pengetahuan

Nilai diambil dari hasil Kerja Kelompok pada Lembar Aktivitas Siswa Perhitungan nilai akhir dalam skala 0-100, dengan pedoman sebagai berikut:

Instrumen Penilaian Pengetahuan

No Soal Aternatif Penyelesaian Skor

1. Tentukan jumlah dari 8 bilangan asli ganjil yang pertama!

Urutan 8 bilangan ganjil yang pertama adalah 1, 3, 5, 7, 9, 11, 13, dan 15. Maka n = 8

Untuk mengetahui jumlah dari seluruh bilangan tersebut maka kita cukup memangkatkan jumlah bilangan (n) dengan 2 maka hasilnya adalah 82 = 64

25

2. Berapakah banyaknya bilangan yang tersusun apabila jumlah dari keseluruhan bilangan tersebut adalah 49?

Karena kita telah mengetahui cara menghitung jumlah dari sebuah susunan bilangan ganjil adalah dengan memangkatkannya dengan 2 atau (n2) maka dari soal tersebut dapat ditarik sebuah persamaan: n2 = 49 n = √49 Maka n = 7 25 3. 2 , 4 , 6 , 8 , . . . ke 12 .berapakah pola bilangan genap ke 12 ?

Un = 2n U10 = 2 x 12 = 24

10

4. Diberikan barisan bilangan sebagai berikut : 4, 5, 7, 10, 14, 19, 25, ... dua pola berikutnya dari bilangan

Jika kita lihat polanya, barisan bilangan diatas ditambah secara berturut-turut untuk setiap pola

40

85

tersebut adalah .... berikutnya. Pola berikutnya adalah jumlah suku sebelumnya dengan (n-1) Pola pertama: 4 + 0 = 4 Pola kedua: 4 + 1 = 5 Pola ketiga: 5 + 2 = 7 Pola keempat: 7 + 3 = 10 Pola kelima: 10 + 4 = 14 Pola keenam: 14 + 5 = 19 Pola ketujuh: 19 + 6 = 25

Dua pola berikutnya adalah pola ke 8 dan ke 9

Pola kedelapan: 25 + 7 = 32 Pola kesembilan: 32 + 8 = 40

Jadi dua pola berikutnya dari bilangan barisan tersebut adalah 32 dan 40

Total Skor 100 Penilaian Pengetahuan No. Nama siswa Skor Nilai Akhir Nomor butir soal

1 2 3 4

1. Ahmad Nur Fatah

2. Alif Abrilian Muhammad 3. Ananda Etika Fatmawati 4. Asoka Niobe Lampeta 5. Bias Dea Nova Vintya

Ainur R

6. Deannova Bintang L 7. Dinda Arinda Putri 8. Hanifah Eka Setyani

86 9. Helena Adhita Dewi

Setyaningrum 10. Ibnu Hermawan 11. Isnaini Khuswatun

Hasanah

12. Josepine Frances Kheysa Alya Wibawa

13. Kinkinn Lintan Sakanti 14. Lia Nur Baitil Aza 15. Margareta Meiva Wulan

Jayanti

16. Meva Pramita 17. Muahammad Afrizal

Hamzah A

18. Muhammad Nabil Albani 19. Muhammad Rizal

20. Nur Andika Pratama 21. Nur Kholis

22. Puput Qothrunnada 23. Quenna maisan

Cleoshinta Padman 24. Rania Cahya Nurani 25. Redondo Argenta Vrega 26. Rizky Azaria Husna 27. Salman Alfaridzi

28. Sonya Chandra Kusuma 29. Valda Sadina Istiazah 30. Vivian Putri Ardhita 31. Ferdian Bagas Putra 32. Dedy Hidayat

87

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan pendidikan : SMP N 2 GODEAN Mata Pelajaran : Matematika

Kelas/Semester : VIII / I

Materi Pokok : Pola Bilangan

Sub Materi : barisan geometri dan bilangan fibonacci Alokasi Waktu : 2 x 40 menit

Dokumen terkait