• Tidak ada hasil yang ditemukan

KOMPOSISI ANGGARAN DAN REALISASI PER 31 DESEMBER 2020

B.5 Belanja Modal

Realisasi Belanja Modal per 31 Desember 2020 dan 2019 masing-masing sebesar Rp45.967.106.262,00 dan Rp350.803.215.534,00 atau mengalami penurunan sebesar 86,90 persen dibandingkan Tahun 2019 disebabkan adanya pandemi Covid-19 sehingga dilakukan pengurangan anggaran yang berdampak pada menurunnya realisasi belanja. Belanja modal merupakan pengeluaran anggaran untuk perolehan aset tetap dan aset lainnya yang memberi manfaat lebih dari satu periode akuntansi.

Catatan atas Laporan Keuangan - 47 - Realisasi Belanja Modal Tahun Anggaran 2020 mencapai 93,33 persen dari anggaran tahun 2020 sebesar Rp49.254.345.000,00.

Adapun Rincian Belanja Modal Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi Tahun Anggaran 2020 pada masing-masing Unit Kerja Eselon I dapat dilihat pada tabel berikut:

Anggaran dan Realisasi Modal per Unit Kerja Eselon I Tahun Anggaran 2020

(Dalam Rupiah) Kode Unit Kerja Eselon I Anggaran Realisasi %Realisasi Anggaran

067.02 Inspektorat Jenderal 10.000.000 10.000.000 100,00 067.03 Ditjen PPMD 965.000.000 913.252.340 94,64 067.04 Ditjen PKP 205.800.000 202.501.300 98,40 067.05 Ditjen PDTu 83.250.000 82.500.000 99,10 067.06 Ditjen PDT 26.000.000 26.000.000 100,00 067.07 Ditjen PKP2Trans 24.069.815.000 23.474.745.507 97,53 067.08 Ditjen PKTrans 934.960.000 934.679.800 99,97 067.09 Balilatfo 18.741.250.000 16.300.212.175 86,98 067.10 Sekretariat Jenderal 4.218.270.000 4.023.215.140 95,38 JUMLAH 49.254.345.000 45.967.106.262 93,33

Adapun Perbandingan Rincian Realisasi Belanja Modal Per Jenis Belanja Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi Tahun Anggaran 2020 dan 2019 dapat dilihat pada tabel berikut:

Perbandingan Realisasi Belanja Modal per Jenis Belanja Tahun Anggaran 2020 dan 2019

(Dalam Rupiah) URAIAN REALISASI TAHUN 2020 REALISASI TAHUN 2019 NAIK (TURUN) %

Belanja Modal Tanah - 7.150.883.889 (100,00)

Belanja Modal Peralatan dan Mesin 18.273.696.155 32.048.166.914 (42,98)

Belanja Modal Gedung dan Bangunan 313.691.500 114.234.813.156 (99,73)

Belanja Modal Jalan, Irigasi dan Jaringan 26.911.227.607 197.036.464.546 (86,34)

Belanja Modal Lainnya 468.491.000 554.632.000 (15,53)

Jumlah Belanja Kotor 45.967.106.262 351.024.960.505 (86,90)

Pengembalian 0 221.744.971 100,00

Jumlah Belanja 45.967.106.262 350.803.215.534 (86,90)

Belanja Modal Tanah Rp0,00

B.5.1 Belanja Modal Tanah

Realisasi Belanja Modal Tanah untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2020 dan 2019 adalah masing-masing sebesar Rp0,00 dan Rp7.150.883.889,00. Realisasi Belanja Modal Tanah per 31 Desember 2020 mengalami penurunan sebesar 100 persen dibandingkan periode 31 Desember 2019.

Catatan atas Laporan Keuangan - 48 - Hal ini dikarenakan pada tahun 2020 memang tidak ada rencana untuk membersihkan lahan maupun membeli aset tanah sehingga tidak dianggarkan belanjanya.

Belanja Modal Peralatan dan Mesin

Rp18.273.696.155,00

B.5.1 Belanja Modal Peralatan dan Mesin

Realisasi Belanja Modal Peralatan dan Mesin untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2020 dan 2019 masing-masing sebesar Rp18.273.696.155,00 dan Rp32.048.166.914,00. Realisasi Belanja Modal Peralatan dan Mesin Tahun Anggaran 2020 mengalami penurunan sebesar 42,98 persen dibandingkan Tahun Anggaran 2019. Hal ini disebabkan adanya Pandemi Covid-19 sehingga ada pengurangan anggaran untuk belanja modal peralatan dan mesin yang diikuti dengan penurunan realisasi belanja modal peralatan dan mesin.

Realisasi belanja modal peralatan dan mesin Tahun Anggaran 2020 mencapai 91,80 persen dari anggaran belanja peralatan dan mesin sebesar Rp19.904.925.000,00.

Adapun dari Realisasi Belanja Modal Peralatan dan Mesin (532111) sebesar Rp4.986.651.276,00 terdapat realisasi belanja yang digunakan untuk penanganan pandemi Covid-19 yaitu pembelian 1 buah thermometer infrared Value VIT 300 sebesar Rp3.454.000,00 dan 1 buah thermometer infrared

Simzo HW-302 sebesar Rp3.740.000,00 pada satker Ditjen

PPMD. Realisasi ini didasarkan atas surat dirjen perbendaharaan No. S-308/PB/2020 tanggal 09 April 2020 tentang penegasan Biaya/Belanja yang dapat dibebankan pada DIPA satker dalam masa darurat Covid-19.

Belanja Modal Peralatan dan Mesin Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi Tahun Anggaran 2020 per Unit Kerja Eselon I dapat dilihat pada tabel berikut:

Catatan atas Laporan Keuangan - 49 -

Anggaran dan Realisasi Belanja Modal Peralatan dan Mesin Per Unit Kerja Eselon I

Tahun Anggaran 2020

(Dalam Rupiah) Kode Uni t Kerja Esel on I Anggaran Real i sasi %Real i sasi Anggaran 067.02 Inspektorat Jenderal 10.000.000 10.000.000 100,00 067.03 Ditjen P P MD 965.000.000 913.252.340 94,64 067.04 Ditjen P KP 205.800.000 202.501.300 98,40 067.05 Ditjen P DT u 83.250.000 82.500.000 99,10 067.06 Ditjen P DT 26.000.000 26.000.000 100,00 067.07 Ditjen P KP 2T Rans 1.842.395.000 1.417.494.400 76,94 067.08 Ditjen P KT rans 466.260.000 466.188.800 99,98 067.09 Balilatfo 12.087.950.000 11.132.544.175 92,10 067.10 Sekretariat Jenderal 4.218.270.000 4.023.215.140 95,38 JUM L AH 19.904.925.000 18.273.696.155 91,80

Perbandingan Rincian Realisasi Belanja Modal Peralatan dan Mesin Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi pada Tahun Anggaran 2020 dan 2019 dapat dilihat pada tabel berikut:

Perbandingan Rincian Realisasi Belanja Modal Peralatan dan Mesin

Tahun Anggaran 2020 dan 2019

(Dalam Rupiah) URAIAN TAHUN 2020REALISASI TAHUN 2019REALISASI NAIK (TURUN)%

Belanja Modal Peralatan dan Mesin 17.799.283.465 32.048.166.914 (44,46) Belanja Modal Peralatan dan Mesin-Penanganan Pandemi Covid-19 465.325.290 0 -Belanja Penambahan Nilai Peralatan dan Mesin 9.087.400 0

-Jumlah Belanja Kotor 18.273.696.155 32.048.166.914 (42,98)

Pengembalian - -

-Jumlah Belanja 18.273.696.155 32.048.166.914 (42,98)

Adapun rincian anggaran dan realisasi Belanja Modal Peralatan dan Mesin-Penanganan Pandemi Covid-19 pada masing-masing Unit Kerja Eselon I Tahun Anggaran 2020 sebagai berikut:

Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja Modal Peralatan dan Mesin-Penanganan Pandemi Covid-19 masing-masing UKE-I

Tahun Anggaran 2020

(Dalam Rupiah)

UKE-I Anggaran Realisasi % Realisasi

Ditjen PKP 5.300.000 4.600.000 86,79

Ditjen PDT 26.000.000 26.000.000 100,00

Balilatfo 435.750.000 434.725.290 99,76

Jumlah 467.050.000 465.325.290 99,63 • Realisasi Belanja Modal Peralatan dan Mesin-Penanganan

Pandemi Covid-19 pada Ditjen PKP sebesar Rp4.600.000,00 digunakan untuk pembelian Thermo

Catatan atas Laporan Keuangan - 50 - Rp2.000.000,00 dan Wastafel Portable sebanyak 1 buah sebesar Rp2.600.000,00.

• Realisasi Belanja Modal Peralatan dan Mesin-Penanganan Pandemi Covid-19 pada Ditjen PDT sebesar Rp26.000.000,00 digunakan untuk pembelian

thermometer government tester sebanyak 13 buah dengan

harga masing-masing Rp2.000.000,00.

• Realisasi Belanja Modal Peralatan dan Mesin-Penanganan Pandemi Covid-19 pada sebesar Rp434.725.290,00 digunakan untuk pembelian penyemprot otomatis sebanyak 2 buah sebesar Rp3.400.000,00, infrared

thermometer sebanyak 1 buah sebesar Rp1.500.000,00, thermal imaging camera sebanyak 7 buah sebesar

Rp245.000.000,00 yang sudah ditransfer keluar ke satker Sekretariat Jenderal, Ditjen PKP2Trans, Ditjen PPMD, Pusdiklat ASN, Ditjen PKTrans, dan BBLM Jakarta; pembelian infrared thermometer sebanyak 1 buah sebesar Rp2.450.000,00 (BP2TP Bengkulu); pembelian alat ukur/tes klinis lainnya sebanyak 2 buah sebesar Rp56.000.000,00, alat kesehatan umum lain-lainnya berupa jet hand dryer sebanyak 2 buah sebesar Rp8.320.000,00, Hand dryer 2 buah sebesar Rp3.078.900,00, soap dispenser sanitizer sebanyak 1 buah sebesar Rp1.887.390,00 (BBLM Yogyakarta); pembelian thermal imaging camera sebanyak 1 buah sebesar Rp39.989.000,00 (BLM Banjarmasin); pembelian

thermometer (alat labolatorium umum) sebanyak 2 unit

sebesar Rp69.700.000,00 (BLM Denpasar), serta pembelian alat ukur/tes klinis lainnya sebanyak 1 buah sebesar Rp3.400.000,00 (BLM Pekanbaru).

Belanja Modal Gedung dan Bangunan

Rp313.691.500,00

B.5.3 Belanja Modal Gedung dan Bangunan

Realisasi Belanja Modal Gedung dan Bangunan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2020 dan 2019 masing-masing sebesar Rp313.691.000,00 dan

Catatan atas Laporan Keuangan - 51 - Rp114.078.489.285,00 atau mengalami penurunan sebesar 99,73 persen dibandingkan Realisasi Belanja Modal Gedung dan Bangunan Tahun Anggaran 2019. Hal ini disebabkan adanya Pandemi Covid-19 sehingga anggaran belanja difokuskan untuk penanganan Pandemi Covid-19. Adanya pengurangan anggaran untuk belanja modal gedung dan bangunan ini diikuti dengan penurunan realisasi belanja modal gedung dan bangunan. Realisasi Belanja Modal per 31 Desember 2020 mencapai 99,99 persen dari anggaran belanja sebesar Rp313.712.000,00.

Adapun Anggaran dan Realisasi Belanja Modal Gedung dan Bangunan Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi Tahun Anggaran 2020 per Unit Kerja Eselon I dapat dilihat pada tabel berikut:

Anggaran dan Realisasi

Belanja Modal Gedung dan Bangunan Tahun Anggaran 2020

(Dalam Rupiah) Kode Unit Kerja Eselon I Anggaran Realisasi %Realisasi

Anggaran 067.07 Ditjen PKP2TRans 160.412.000 160.411.500 100,00 067.09 Balilatfo 153.300.000 153.280.000 99,99 313.712.000 313.691.500 99,99 JUM LAH

Perbandingan Rincian Belanja Modal Gedung dan Bangunan per Jenis Belanja pada Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi Tahun Anggaran 2020 dan 2019 dapat dilihat pada tabel berikut:

Perbandingan Rincian Belanja Modal Gedung dan Bangunan Tahun Anggaran 2020 dan 2019

(Dalam Rupiah) URAIAN JENIS BELANJA TAHUN ANGGARAN 2020 TAHUN ANGGARAN 2019 (Turun) %Naik

Belanja Modal Gedung dan Bangunan 160.411.500 98.007.153.553 (99,84) Belanja Modal Upah Tenaga Kerja dan

Honor Pengelola Teknis Gedung dan Bangunan

88.818.600 (100,00) Belanja Modal Perencanaan dan

Pengawasan Gedung dan Bangunan 153.280.000 887.056.400 (82,72)

Belanja Modal Perjalanan Gedung dan

Bangunan 25.500.000 (100,00)

Belanja Penambahan Nilai Gedung dan

Bangunan 15.226.284.603 (100,00)

Jumlah Belanja Kotor 313.691.500 114.234.813.156 (99,73)

Pengembalian Belanja Modal - 156.323.871 100,00 Jumlah Belanja 313.691.500 114.078.489.285 (99,73)

Catatan atas Laporan Keuangan - 52 - Belanja Modal JIJ

Rp26.911.227.607,00

B.5.4 Belanja Modal Jalan, Irigasi, dan Jaringan

Realisasi Belanja Modal Jalan, Irigasi dan Jaringan (JIJ) untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2020 dan 2019 masing-masing sebesar Rp26.911.227.607,00 dan Rp196.971.043.446,00 atau mengalami penurunan sebesar 86,34 persen dibandingkan Tahun Anggaran 2019. Hal ini disebabkan adanya Pandemi Covid-19 sehingga anggaran belanja difokuskan untuk penanganan Pandemi Covid-19. Adanya pengurangan anggaran untuk belanja modal jalan, irigasi, dan jaringan ini diikuti dengan penurunan realisasi belanja modal jalan, irigasi, dan jaringan. Realisasi Belanja Modal JIJ per 31 Desember 2020 mencapai 94,20 persen dari Anggaran Belanja Modal Jalan, Irigasi dan Jaringan sebesar Rp28.567.008.000,00.

Adapun Anggaran dan Realisasi Belanja Modal JIJ Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi Tahun Anggaran 2020 per Unit Kerja Eselon I dapat dilihat pada tabel berikut:

Anggaran dan Realisasi Belanja Modal JIJ Tahun Anggaran 2020

(Dalam Rupiah)

Kode Eselon I Estimasi Anggaran Realisasi

Realisasi Anggaran (%) 067.07 Ditjen PKP2TRans 22.067.008.000 21.896.839.607 99,23 067.09 Balilatfo 6.500.000.000 5.014.388.000 77,14 28.567.008.000 26.911.227.607 94,20 JUMLAH

Adapun Perbandingan Rincian Belanja Modal JIJ Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi Tahun Anggaran 2020 dan 2019 dapat dilihat pada tabel berikut:

Catatan atas Laporan Keuangan - 53 -

Perbandingan Rincian Belanja Modal JIJ per Jenis Belanja Tahun Anggaran 2020 dan 2019

(Dalam Rupiah) URAIAN JENIS BELANJA TAHUN 2020 TAHUN 2019 Naik

(Turun) % Belanja Modal Jalan dan Jembatan 17.516.344.935 67.712.709.611 (74,13) Belanja Modal Upah Tenaga Kerja dan

Honor Pengelola Teknis Jaringan - 8.400.000,00 (100,00) Belanja Modal Perencanaan &

Pengawasan Jalan - 106.549.331 (100,00) Belanja Modal Perjalanan Jalan dan

Jembatan - 16.840.000 (100,00) Belanja Modal Irigasi 4.380.494.672 15.323.098.340 (71,41) Belanja Modal Jaringan 5.014.388.000 808.348.929 520,32 Belanja Modal Perencanaan &

Pengawasan Jaringan - 14.000.000 (100,00) Belanja Penambahan Nilai Jalan dan

Jembatan - 98.074.679.612 (100,00) Belanja Penambahan Nilai Jaringan - 14.971.838.723 (100,00) Jumlah Belanja Kotor 26.911.227.607 197.036.464.546 (86,34)

Pengembalian Belanja Modal 0 65.421.100 100,00

Jumlah Belanja 26.911.227.607 196.971.043.446 (86,34)

Belanja Modal Lainnya Rp468.491.000,00

B.5.5 Belanja Modal Lainnya

Realisasi Belanja Modal Lainnya untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2020 dan 2019 masing-masing sebesar Rp468.491.000,00 dan Rp554.632.000,00 atau mengalami penurunan sebesar 15,53 persen dibandingkan periode Tahun Anggaran 2019. Hal ini disebabkan adanya Pandemi Covid-19 sehingga anggaran belanja difokuskan untuk penanganan Pandemi Covid-19.

Realisasi Belanja Modal per 31 Desember 2020 mencapai 99,53 persen dari anggaran Belanja Modal Lainnya Tahun 2020 sebesar Rp468.700.000,00.

Adapun Anggaran dan Realisasi Belanja Modal Lainnya Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi Tahun Anggaran 2020 dan 2019 per Unit Kerja Eselon I dapat dilihat pada tabel berikut:

Anggaran dan Realisasi Belanja Modal Lainnya Tahun Anggaran 2020

(Dalam Rupiah)

Kode Eselon I Anggaran Realisasi % Realisasi Anggaran

067.08 Ditjen PKTrans 468.700.000 466.491.000 99,53

468.700.000

466.491.000 99,53 JUM LAH

Catatan atas Laporan Keuangan - 55 -

C. PENJELASAN ATAS POS-POS NERACA