• Tidak ada hasil yang ditemukan

BENEFIT KESEHATAN

Dalam dokumen MATERI INDUCTION PT. KATADATA INDONESIA (Halaman 47-55)

1. Perusahaan memberikan bantuan benefit kesehatan untuk persalinan normal, bedah Section Caesar, keguguran legal, konsultasi kehamilan sebelum dan sesudah melahirkan, kacamata, rawat jalan dan rawat inap.

2. Pemberian benefit kesehatan rawat jalan, rawat inap dan gigi Perusahaan menggunakan jasa perusahaan asuransi kesehatan yang ditunjuk dengan prosedur yang berlaku dari pihak asuransi kesehatan, termasuk list provider dan plafon manfaat.

3. Benefit Kesehatan diberikan kepada karyawan setelah bulan ke-3 (tiga) bekerja

4. Benefit Kesehatan berlaku untuk diri sendiri, 1 (satu) orang suami/

istri yang sah dan terdaftar di Perusahaan beserta maksimal 3 (tiga) orang anak yang terdaftar dalam perusahaan dengan ketentuan usia maksimal 21 (dua puluh satu) tahun, belum bekerja dan belum pernah menikah.

5. Benefit Kesehatan untuk persalinan dilakukan dengan sistem reimbursement.

6. Benefit Kesehatan untuk rawat inap dibayarkan 100% dari nilai kuitansi sesuai tarif terlampir

7. Benefit Kesehatan untuk rawat jalan dan konsultasi kehamilan dibayarkan sebesar 90% dari nilai kuitansi sesuai tarif terlampir.

8. Pengajuan klaim kacamata berlaku hanya bagi Karyawan dan berlaku per 2 (dua) tahun.

9. Benefit bingkai kaca mata dan lensa kaca mata dilakukan dengan sistem reimbursement sesuai dengan tarif terlampir.

10. Benefit Kesehatan yang tidak digunakan tidak dapat dikonversi menjadi uang tunai ataupun diakumulasikan pada plafon tahun berikutnya.

11. Pengajuan reimbursement sudah harus diterima Tim Finance maksimal setiap tanggal 5.

12. Pengajuan reimbursement dibayarkan setiap tanggal 10.

E. BENEFIT KESEHATAN

47

Mengisi Formulir Pembayaran & melampirkan dokumen asli terkait.

(masa berlaku kuitansi tidak lebih dari 3 (tiga) bulan sejak tanggal diterbitkan kuitansi tersebut)

Verifikasi Formulir dan dokumen oleh PIC Department Human Capital dan General Affair

Persetujuan dari Pejabat Department Human Capital dan General Affair

Formulir yang telah disetujui pejabat Department Human Capital dan General Affair kemudian disampaikan ke pihak

Finance.

Transfer biaya reimbursement dari pihak Finance kepada karyawan bersangkutan.

Pihak Finance menginformasikan kepada karyawan yang bersangkutan mengenai bukti transfer pembayaran

(via email)

Selesai a. Alur Proses Benefit Kesehatan:

48 b. Formulir Pembayaran

49 Kelas

Level

Plafon Benefit Kesehatan

Jabatan Section

Caesar

8,000,000 5,500,000 1,500,000 3,000,000 2 - 1 VP

4 - 3 Head of Division 7,500,000 4,500,000 1,500,000 2,500,000 6 - 5 Manager

7,000,000 4,000,000 1,500,000 2,500,000 8 - 7 Ass. Manager

10 - 9 Supervisor

6,500,000 3,500,000 1,500,000 1,700,000 12 - 11 Staff

- Non Staff 6,000,000 3,000,000 1,500,000 1,500,000

Plafon Penggantian Biaya Persalinan - Dalam Rupiah Plafon Penggantian Biaya Kacamata - Dalam Rupiah

Kelas

Level Plafon Benefit Kacamata

Jabatan Frame Lensa

- BOD

600,000 400,000

2 - 1 VP

4 - 3 Head of Division 500,000 350,000

6 - 5 Manager

- Non Staff 350,000 250,000

50

JAMINAN POKOK : RAWAT INAP DAN PEMBEDAHAN

Penggantian sebesar 100% dari kuitansi dengan batas maksimum sebagai berikut : Kode

Manfaat Deskripsi Manfaat Batasan

Maksimum

Plan (dlm ribuan Rp) Kelas

Biaya Aneka Perawatan

di Rumah Sakit per

kejadian 8.000 9.250 12.500 14.000 21.500 Biaya Pembedahan

(Dokter Bedah, Anastesi dan Kamar Operasi)

kejadianper 45.000 46.000 49.000 50.500 100.000

Kunjungan Dokter yang Merawat per hari 150 175 250 275 350

Konsultasi Dokter Spesialis per hari 200 225 275 300 375

Biaya sebelum (30 hari) dan sesudah (30 hari) perawatan di Rumah Sakit

per

kejadian 2.000 2.500 3.500 4.000 6.500

Perawat Pribadi di Rumah per hari 225 275 375 425 750

Ambulan per

kejadian 325 375 475 525 775

Rawat Gigi Darurat karena

Kecelakaan per

kejadian 2.500 3.000 4.000 4.500 7.000

Perawatan Darurat per

kejadian 2.500 3.000 4.000 4.500 7.000

MAKSIMUM MANFAAT DALAM SETAHUN Tdk

Terbatas Tdk

Terbatas Tdk

Terbatas Tdk

Terbatas Tdk Terbatas

Santunan Kematian 5.500 6.500 8.500 9.500 16.000

Santunan Duka dan Cacat Tetap

akibat Kecelakaan 5.500 6.500 8.500 9.500 11.000

Santunan Harian BPJS

(ketentuan terlampir) per hari 450 550 750 1.000 1.500

51

JAMINAN TAMBAHAN: RAWAT JALAN

Penggantian sebesar 90% dari kuitansi dengan batas maksimum sebagai berikut:

Kode

Manfaat Deskripsi Manfaat Batasan

Maksimum

Plan (dlm ribuan Rp) Kelas Konsultasi Dokter Umum per

kunjungan 100 100 110 110 150

Konsultasi Spesialis per

kunjungan 120 120 150 300 330

Obat-obatan yang diresepkan per tahun 2.000 2.000 2.500 3.500 4.000

Tes diagnostic per tahun 510 770 910 1.185 1.800

Fisioterapi per

kunjungan 70 70 90 125 150

Biaya Administrasi per

kunjungan 20 20 20 20 20

Batas Tahunan Keseluruhan 3.200 3.200 4.000 6.000 7.000

JAMINAN TAMBAHAN : RAWAT GIGI

Penggantian sebesar 90% dari kuitansi dengan batas maksimum sebagai berikut:

Kode

Manfaat Deskripsi Manfaat Batasan

Maksimum

Plan (dlm ribuan Rp) Kelas

Perawatan Dasar per tahun 525 625 825 1.125 1.325

Pencegahan per tahun 150 150 150 250 300

Perawatan Kompleks per tahun 650 750 950 1.250 1.450

Gigi palsu dan restorasi per tahun 750 875 1.125 1.500 1.750

Batas Tahunan Keseluruhan 2.250 2.550 3.200 4.375 5.125

52

CUTI

1. Cuti merupakan hak setiap Karyawan yang dalam pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan operasional Perusahaan 2. Hak Cuti yang tidak digunakan oleh Karyawan sampai lewat masa

berlakunya menjadi gugur dan Perusahaan tidak memberikan pengganti apapun sebagai kompensasinya

3. Setiap karyawan yang akan melaksanakan Cuti diharuskan

mengisi/ melengkapi aplikasi Cuti di https://www.gadjian.com/ dan mendapatkan persetujuan Pihak Atasan Langsung

4. Cuti yang berlaku di Perusahaan saat ini mencakup Cuti Tahunan, Cuti Melahirkan, Cuti Keguguran & Cuti Haid, Cuti Khusus, Cuti Menjalankan Ibadah dan Cuti di Luar Tanggungan Perusahaan.

a. Cuti Tahunan

1. Berhak mendapatkan Cuti Tahunan selama 12 (dua belas) Hari dalam setahun.

2. Hak Cuti tahunan diberikan kepada karyawan yang telah bekerja selama 12 Bulan secara berturut-turut

3. Bagi Karyawan yang belum memiliki hak atas Cuti Tahunan, dapat mengambil cuti untuk kondisi yang bersifat force majeure, dan akan dianggap advance cuti yang akan dipotong langsung pada saat Karyawan tersebut mendapatkan hak Cuti Tahunan.

F. CUTI

b. Cuti Melahirkan, Cuti Keguguran & Cuti Khusus

1. Karyawan berhak mendapatkan Cuti Melahirkan selama 3 (tiga) bulan yang pelaksanaanya dilakukan 1,5 (satu setengah) bulan sebelum saatnya melahirkan dan 1,5 (satu setengah) bulan sesudah melahirkan menurut perhitungan dokter kandungan atau bidan.

2. Hak Cuti melahirkan hanya berlaku untuk kelahiran sampai maksimal anak ke 3 (tiga), termasuk anak yang diahirkan sebelum karyawan bekerja pada perusahaan, dimana didaftarkan pada Human Capital.

3. Bagi Karyawan yang mengalami keguguran kandungan diberikan hak Cuti Keguguran selama 1,5 (satu setengah) bulan terhitung sejak tanggal kandungan gugur sesuai dengan surat keterangan dokter kandungan atau bidan.

4. Bagi Karyawan yang mengalami sakit haid pada hari pertama dan kedua diberikan hak atas Cuti haid sesuai dengan surat keterangan dokter kandungan atau bidan.

5. Tidak wajib bekerja selama 3 (tiga) Hari bagi Karyawan yang melangsungkan pernikahannya;

6. Tidak wajib bekerja selama 2 (dua) Hari bagi Karyawan yang menikahkan anaknya;

7. Tidak wajib bekerja selama 2 (dua) Hari bagi Karyawan yang mengkhitankan anaknya;

8. Tidak wajib bekerja selama 2 (dua) Hari bagi Karyawan yang membaptiskan anaknya;

9. Tidak wajib bekerja selama 2 (dua) Hari bagi Karyawan yang isterinya melahirkan atau keguguran kandungan;

10. Tidak wajib bekerja selama 2 (dua) Hari bagi Karyawan yang suami/isteri, orangua/mertua atau anak atau menantunya meninggal dunia;

11. Tidak wajib bekerja selama 1 (satu) Hari bagi Karyawan yang anggota keluarga dalam satu rumahnya meninggal dunia; dan 12. Tidak wajib bekerja selama waktu tertentu sebagaimana

ditentukan oleh Pemerintah dalam rangka menjalankan tugas negara.

54

c. Cuti Menjalankan ibadah

1. Hak atas cuti Melaksanakan Ibadah adalah untuk karyawan yang sudah bekerja minimum 5 (lima) tahun secara berturut-turut atau dapat ditentukan oleh Direktur.

2. Hak Cuti Melaksanakan Ibadah didapatkan selama 40 (empat puluh) hari kalender.

3. Diberikan hanya 1 (satu) kali selama masa kerja Karyawan di Perusahaan.

d. Cuti di Luar Tanggungan Perusahaan

1. Selama masa pelaksanaan cutinya Karyawan tidak menerima Gaji serta fasilitas dan/atau tunjangan kesejahteraan lainnya.

2. Masa Cuti di Luar Tanggungan tidak dihitung sebagai masa kerja Karyawan yang bersangkutan.

3. Tidak diberikan penyesuaian Gaji Dasar.

4. Perusahaan tidak memberikan jaminan bahwa jabatan terakhir Karyawan pada waktu mengambil Cuti di Luar Tanggungan Perusahaan akan tetap tersedia pada saat yang bersangkutan selesai menjalankan masa cutinya.

Dalam dokumen MATERI INDUCTION PT. KATADATA INDONESIA (Halaman 47-55)

Dokumen terkait