• Mempertahankan pendapatnya yang dianggap benar dan tidak terpengaruh oleh intimidasi dari berbagai pihak.
• Memiliki keyakinan untuk mengeijakan tugas-tugas yang menantang dan sulit walaupun sebagian besar orang _______ menghindarinya._______________________________________
34. Keahlian ...
34. Keahlian Bisnis {Business Acumen) a. definisi
Memahami konsep-konsep bisnis dan keuangan secara umum, memahami bisnis organisasi, dan menggunakan pengetahuan baik secara umum maupun spesifik untuk bekerja secara efektif.
b. perilaku kunci:
• memiliki pemahaman yang baik tentang bisnis dan konsep keuangan secara umum.
• efektif dalam menggunakan pengetahuan yang dimiliki untuk memahami persoalan-persoalan bisnis yang penting dan berkaitan dengan pekerjaan mereka.
c. level profisiensi kompetensi
Level Profisiensi Kompetensi 1. Memahami dasar-dasar operasional bisnis
• Memiliki pemahaman operasional bisnis dan aspek finansial dari organisasi, mulai dari tujuan bisnis, jenis layanan bisnis, serta berbagai bentuk parameter menyangkut perencanaan bisnis yang diperlukan.
• Memiliki pemahaman konsep-konsep bisnis dan keuangan secara umum, memahami bisnis organisasi, dan menggunakan pengetahuan baik secara umum maupun spesifik untuk bekerja secara efektif.
2. Memahami bidang dan faktor yang terkait dengan bisnis
• Bertindak untuk terus memperbaharui informasi bisnis dan prioritas organisasi untuk menyelaraskan harapan organisasi, tercakup di dalamnya adalah informasi mengenai kompetitor, perubahan pasar, teknologi baru, dan praktek-praktek unggulan.
• Mengungkapkan masalah kompleks yang mempengaruhi penetrasi pasar atau penghasilan bagi organisasi; memahami faktor-faktor yang menentukan kelayakan dari peluang-peluang baru secara komersial.
3. Membuat keputusan/rekomendasi yang didasarkan pengetahuan bisnis
• Membuat berbagai konsep atau rekomendasi yang didasarkan pada pengetahuan atau pengalaman bisnis maupun pasar, termasuk berbagai kemungkinan dalam proses pengambilan keputusan bagi pemangku kepentingan (stakeholders).
• Terlibat dalam aktivitas eksternal (misalnya yang berhubungan dengan pemetaan dan investigasi pasar) yang menghasilkan peluang bisnis (secara global/lokal/wilayah); mengindentifikasi _______hubungan kerjasama strategis yang penting.__________________
4. Melakukan
• Mengambil berbagai tindakan yang bertujuan untuk memperbesar peluang bisnis, sehingga mampu menterjemahkan ancaman menjadi peluang bisnis, memahami bagaimana menilai resiko yang terkait dengan perjanjian, sekaligus mengamankan resiko tersebut.
• Mengindentifikasi atau menciptakan strategi yang menguntungkan didalam maupun di luar norma-norma organisasi saat ini;
memanfaatkan kekuatan pasar saat ini; mengenali cara-cara untuk membuat pemangku kepentingan (stakeholders) mencoba produk baru; memperhitungkan resiko (ekspansi global, _______ penurunan biaya yang terstruktur, dan lain-lain)._______________
4. Melakukan penyelarasan dalam kemitraan bisnis
35. Perencanaan dan Pengorganisasian {Planning and Organizing) a. definisi
Secara efektif merencanakan dan mengorganisir pekerjaan sesuai kebutuhan organisasi, dengan menetapkan tujuan dan mengantisipasi kebutuhan dan prioritas.
b. perilaku kunci:
• secara efisien mengelola waktu mereka dan waktu orang lain
• secara efektif menangani berbagai tuntutan dalam batas waktu yang ketat.
• dapat mengidentifikasi sasaran, mengembangkan mengestimasi waktu dan memantau kemajuan.
rencana.
c. level profisiensi kompetensi
Level Profisiensi Kompetensi
1. Mengelola diri sendiri dan membuat rencana jangka pendek
• Mengelola waktunya sendiri.
• Membuat sasaran yang realistis dan menyusun rencana jangka pendek untuk pencapaian sasaran.
• Menyimpan data dan catatan dengan teratur sehingga mudah dan cepat ditelusuri saat diperlukan.
2. Menentukan ...
• Mengidentifikasi dan menggunakan proses serta prosedur yang baik dan benar untuk mengelola pekerjaan.
• Membagi pekerjaan ke dalam tugas-tugas yang lebih spesifik, menetapkan prioritas, dan jangka waktu.
2. Menentukan prioritas pekerjaan
3. Merencanakan dan mengorganisasi tugas secara simultan dan efisien
• Mengoptimalkan penggunaan waktu dan sumber daya yang tersedia untuk mencapai hasil yang ditetapkan.
• Membuat perencanaan dan mengorganisir beberapa proyek atau tugas secara simultan dan efisien.
• Secara konsisten mencapai sasaran yang didasarkan oleh _______ kemampuan perencanaan dan pengorganisasiannya.___________
4. Menyusun rencana kontingensi
• Mengidentifikasi hambatan yang mungkin timbul dan membuat rencana kontingensi sebagai antisipasinya.
• Mengidentifikasi sasaran, membuat perencanaan, mengestimasi _______ waktu dan memantau kemajuan tugas jangka panjang._________
36. Mendorong Hasil {Driving For Results) a. definisi
Menantang, mendorong organisasi dan diri mereka sendiri untuk menjadi unggul dan berprestasi tinggi.
b. perilaku kunci:
• dapat menetapkan atau membantu menetapkan tujuan dan berkontribusi terhadap pencapaian tujuan itu.
• menunjukkan tanggung jawab pribadi untuk keberhasilan organisasi
• tetap tekun untuk mencapai hasil sekalipun dihadapkan dengan tantangan.
c. level profisiensi kompetensi
Level Profisiensi Kompetensi 1. Mendorong tim kerja untuk menyelesaikan pekerjaan.
• Tidak mudah menyerah dalam menghadapi hambatan demi terselesainya tugas sesuai dengan yang diharapkan.
• Menunjukkan usaha untuk memenuhi standar kerja.____________
2. Mendorong ...
2. Mendorong tim kerja untuk menggunakan kemampuannya secara optimal.
• Membuat standar kerja pribadi dan unit kerjanya yang lebih tinggi dari standar prestasi yang ditetapkan organisasi.
• Melakukan usaha atau perubahan metode kerja untuk _______ meningkatkan hasil kerja pribadi dan unit kerjanya._____________
3. Membuat target kerja yang menantang bagi tim
• Menantang diri sendiri dan unit kerjanya untuk menetapkan target kerja yang tinggi.
• Membuat target kerja yang menantang tapi realistis bagi diri sendiri dan unit kerjanya.
• Mendorong diri sendiri dan unit kerjanya untuk mencapai target _______ yang menantang.________________________________________
4. Menjadikan tim kerjanya mampu bersaing
• Meningkatkan kemampuan tim kerjanya untuk menghadapi tantangan yang lebih besar.
• Mendorong tim kerja untuk menetapkan target melebihi yang _______ pernah dicapai pihak lain._________________________________
37. Memberikan Hasil {Delivering Results) a. definisi
Mempertahankan tingkat komitmen yang tinggi untuk mencapai hasil secara pribadi.
b. perilaku kunci:
• Menunjukkan tanggung jawab pribadi untuk mencapai hasil dan bekerja secara efektif dengan sedikit petunjuk.
• Dapat diandalkan dan bertanggung jawab.
c. level profisiensi kompetensi
Level Profisiensi Kompetensi 1. Bertanggung jawab untuk memenuhi standar kerja
Membuat keputusan berdasarkan analisis mendalam dengan menggunakan metode tertentu._____________________________
Bertanggung jawab untuk memberikan hasil sesuai standar yang ditetapkan.
Menyelesaikan tugas dengan tuntas.
Dapat diandalkan dan bertanggung jawab.____________________
2. Meningkatkan ...
• Menetapkan hasil kerja sendiri yang lebih tinggi dari standar hasil kerja yang ditetapkan organisasi.
• Melakukan usaha atau perubahan pada metode kerja untuk meningkatkan hasil kerja.
• Menunjukkan usaha/kerja keras untuk mencapai hasil yang lebih baik.
• Tangguh dalam menghadapi hambatan untuk mencapai hasil _______yang lebih baik melebihi standar._____________
2. Meningkatkan kinerja
3. Menyelesaikan pekerjaan yang menantang bagi dirinya
• Memberikan hasil kerja yang sifatnya menantang namun realistis bagi diri sendiri dan unit kerjanya.
•__ Memberikan usaha ekstra dan waktu pribadi untuk memberikan _______ hasil kerja yang menantang bagi diri sendiri dan unit kerjanya.
4. Menjadi pribadi yang unggul
• Menetapkan dan berhasil mencapai hasil kerja yang belum _______ pernah dicapai orang lain._________________________________
38. Fokus Kepada Kualitas {Quality Focus) a. definisi
Mendorong dan mempertahankan standar kualitas yang tinggi dalam pekerjaan.
b. perilaku kunci:
• secara konsisten menunjukkan kualitas kerja yang tinggi.
• menerapkan disiplin dan ketelitian terhadap kegiatan kerja mereka dan secara konsisten mencari cara-cara untuk meningkatkan kualitas kerja.
• mendorong orang lain untuk memiliki standar kualitas yang tinggi dalam pekerjaan mereka.
c. level profisiensi kompetensi
Level Profisiensi Kompetensi
1. Memastikan proses kerja yang dilakukan selalu sesuai dengan standar kualitas
• Menunjukkan perhatian terhadap kejelasan dan keteraturan dalam menjalankan pekerjaan.
• Bekerja dengan teliti dan hati-hati, serta meminimalkan _______kemungkinan melakukan kesalahan._________________________
Mengecek dan mengacu pada standar kualitas yang ada (sesuai prosedur, akurasi, ketepatan waktu, dan biaya).________________
2. Menunjukan
• Mencari dan menggunakan cara yang dapat meningkatkan kualitas kerjanya.
• Melakukan perbaikan cara kerja untuk mendapatkan hasil kerja yang efektif dan berkualitas.
• Konsisten menghasilkan pekerjaan yang berkualitas tinggi.______
2. Menunjukan usaha meningkatkan kualitas kerjanya
3. Mendorong dan mengarahkan orang agar menggunakan standar kualitas yang tinggi
• Menjaga kualitas kerja yang dihasilkan organisasi agar tetap dapat diterima dengan baik oleh orang lain.
• Aktif mendorong dan mengarahkan orang lain untuk patuh pada standar kualitas yang berlaku.
• Memegang komitmen terhadap kualitas keseluruhan dari hasil kerja yang diberikan oleh organisasi, serta berusaha untuk _______ membantu mempertahankan standar yang tinggi.______________
Mengarahkan pembakuan, pelembagaan dan integrasi berbagai standar kualitas dalam organisasi
• Menerapkan penggunaan standar kualitas kerja tinggi dan sistem pengendalian serta pemberian sanksi terhadap pelanggaran.
• Meneliti penyimpangan dan pelanggaran terhadap aturan yang berlaku, dan berusaha memperbaikinya.
• Berinisiatif untuk melakukan evaluasi sistem dan aturan kerja yang ada.
• Mengembangkan sistem/prosedur, aturan kerja dan pembakuannya dalam organisasi secara keseluruhan.__________
39. Perbaikan Terus-Menerus (Continuous Improvement) a. definisi
Mencari peluang untuk meningkatkan proses, sistem dan metode yang ada untuk mendorong keandalan, kualitas dan efisiensi pekerjaan.
b. perilaku kunci:
• berdedikasi terhadap peningkatan proses kerja organisasi.
• menerapkan disiplin dan ketelitian dalam kegiatan kerja mereka dan terus mencari cara-cara untuk membantu meningkatkan kualitas, efisiensi atau efektivitas dari proses kerja.
• mendorong orang lain untuk menerapkan disiplin yang sama untuk mencapai peningkatan yang berkelanjutan.
• mencari dan menerapkan cara-cara (ide, solusi, metode) baru untuk meningkatkan hasil dan proses kerja.
• dilakukan melalui perbaikan yang terus menerus dan efektif serta melibatkan perubahan paradigma berpikir. Termasuk mencoba cara yang berbeda, baru dan tidak biasa (kreatif).
c. level ...
c. level profisiensi kompetensi
Level Profisiensi Kompetensi
1. Mengidentifikasi kebutuhan peningkatan dan perbaikan dalam proses kerja
• Memahami inti permasalahan; menggunakan berbagai sumber/alternatif dalam pemecahan masalah.
. • Selalu mencari cara-cara untuk memperbaiki proses dan meningkatkan kualitas kerjanya.
• Mencari peluang untuk perbaikan proses kerja, metode dan sistem secara umum.
• Melibatkan diri dalam program pengembangan prosedur baru sesuai kebutuhan.
2. Melakukan dan menerapkan cara baru untuk meningkatkan hasil dan perbaikan proses kerja
• Mengubah proses dan metode kerja ke arah yang lebih baik.
• Menerapkan cara-cara (pendekatan/metode/solusi) baru dalam melaksanakan pekerjaan untuk menghadapi situasi atau masalah yang lebih kompleks.
• Melakukan upaya untuk memperbaiki kondisi/proses kerja.
• Mengkombinasikan dan menerapkan pendekatan-pendekatan standar dengan cara baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan/situasi
3. Membantu orang lain agar memiliki keinginan untuk menemukan cara melakukan perbaikan proses kerja
• Mendorong orang lain untuk menerapkan disiplin dalam mencapai peningkatan yang berkelanjutan.
• Membantu orang lain agar selalu menetapkan target perbaikan kondisi dan proses kerja yang dilakukannya.
• Membimbing tim untuk menemukan alternatif solusi dan menentukan target perbaikan kondisi dan proses kerja yang dilakukan.
4. Menciptakan lingkungan yang terus menerus melakukan perbaikan proses kerja
• Memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas, efisiensi dan efektivitas secara keseluruhan dari pekerjaannya sendiri, dan pekerjaan kelompok atau departemennya.
• Mempelopori dan mendorong pengembangan pemikiran inovatif di seluruh organisasi.
• Mendorong budaya yang berorientasi pada perbaikan terus _______menerus untuk seluruh organisasi.__________________________
40. Kebijakan ...
40. Kebijakan, Proses dan Prosedur {Policies, Processes and Procedures) a. definisi
Mengikuti prosedur dan pedoman organisasi untuk mencapai tujuan.
b. perilaku kunci:
• mengikuti dan mendorong orang lain untuk mengikuti pedoman, proses dan peraturan yang ditetapkan oleh organisasi.
• memberikan contoh yang baik dengan secara konsisten bekerja dalam batas-batas pedoman untuk mencapai tujuan pekerjaan mereka.
c. level profisiensi kompetensi
Level Profisiensi Kompetensi 1. Berusaha mengikuti kebijakan, proses dan prosedur.
• Memahami kebijakan, proses dan prosedur.
• Dalam situasi kerja berupaya untuk mengikuti kebijakan, proses _______dan prosedur._________________________ _____
2. Bekerja sesuai kebijakan, proses dan prosedur
• Melaksanakan pekerjaan dengan berpatokan pada kebijakan, proses dan prosedur yang ditetapkan.
• Mengikuti pedoman, prosedur dan peraturan yang ditetapkan oleh _______ organisasi. __________________________________________
3. Menjadi contoh dan/ nara sumber
• Memiliki pemahaman yang mendasar mengenai berbagai kebijakan, proses dan prosedur, sehingga menjadi nara sumber bagi orang di lingkungan kerjanya.
• Mendukung dan memprakarsai penggunaan kebijakan, proses dan prosedur yang sesuai untuk mencapai tujuan-tujuan yang penting.
•__ Memberikan contoh yang baik, dengan secara konsisten bekerja _______ dalam batas-batas pedoman, untuk mencapai tujuan pekerjaan.
4. Mendorong orang lain untuk mengikuti kebijakan, proses dan prosedur.
• Secara efektif mendorong orang lain untuk mengikuti pedoman, prosedur dan peraturan organisasi.
• Memastikan bahwa kebijakan, proses dan prosedur sudah dijalankan dengan tepat.
• Menemukan dan memperbaiki kesalahan dalam pelaksanaan _______ kebijakan, proses dan prosedur.____________________________
41. Keselamatan ...
41. Keselamatan Kerja (Safety) a. definisi
Memahami pentingnya praktek/teknik keselamatan kerja, mengikuti dan menerapkannya secara efektif serta mendorong orang lain untuk melakukan hal yang sama.
b. perilaku kunci:
• memiliki ketelitian terhadap keselamatan kerja.
• memiliki pemahaman umum tentang operasi bisnis dan/atau peralatan serta jenis kecelakaan kerja yang dapat berdampak terhadap keamanan dalam pekerjaan.
• mampu menganalisa kemungkinan bahaya secara efektif, menilai tingkat resiko, mempertimbangkan konsekuensi dan ruang lingkup.
• mengambil tindakan untuk menjaga diri mereka sendiri dan orang lain terhadap kemungkinan biaya yang timbul.
c. level profisiensi kompetensi
Level Profisiensi Kompetensi 1. Berusaha peduli terhadap prinsip keselamatan kerja
• Mendorong terciptanya lingkungan kerja yang aman.
• Mengenali dan mengidentifikasi masalah-masalah keselamatan kerja.
• Secara efektif dapat menilai bahaya yang potensial dan dapat _______menentukan konsekuensi yang mungkin terjadi.________________
2. Melakukan segala sesuatu sesuai dengan prinsip keselamatan kerja
• Secara reguler melakukan pengecekan terhadap peralatan, area dan kondisi kerja yang dapat mempengaruhi keselamatan kerja.
• Konsisten menerapkan praktek-praktek keselamatan kerja yang standar.
• Memberikan rekomendasi yang sesuai keselamatan kerja secara terus-menerus.
untuk perbaikan Memperbaiki dengan segera kondisi kerja yang tidak memenuhi syarat keselamatan kerja.
3. Menjadi...
3. Menjadi contoh dan mengingatkan orang lain terhadap prinsip keselamatan kerja
• Secara aktif menghindari situasi yang mungkin mengarah pada bahaya untuk mengurangi resiko cedera, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain.
• Membuat dan menekankan pentingnya peraturan dan prosedur _______ tentang keselamatan kerja.________________________________
4. Mensosialisasikan dan memperbaiki kondisi kerja yang kurang menunjang keselamatan kerja
• Mengawasi masalah keselamatan dan keamanan kerja setelah dilakukan tindakan perbaikan.
• Memastikan semua kondisi kerja tetap sesuai dengan persyaratan keselamatan secara berkelanjutan.
• Secara efektif mampu melakukan keseimbangan antara _______ pertimbangan keselamatan kerja dengan produktivitas kerja_____
42. Fokus Kepada Pemangku Kepentingan {Stakeholder Focus) a. definisi
Mengantisipasi kebutuhan pemangku kepentingan {stakeholders) dengan merancang, mendorong dan mendukung penyampaian hasil (produk dan jasa) yang melebihi harapan.
b. perilaku kunci:
• memiliki keinginan untuk memperhatikan kebutuhan pemangku kepentingan {stakeholders) dan berusaha mengantisipasi kebutuhan pemangku kepentingan {stakeholders).
• mendorong organisasi untuk melakukan lebih banyak dari yang diperlukan untuk memastikan pemangku kepentingan {stakeholders) merasa puas.
c. level profisiensi kompetensi
Level Profisiensi Kompetensi
1. Mempelajari kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders)
• Mendengarkan dan menghargai kebutuhan, saran dan umpan balik dari pemangku kepentingan {stakeholders).
• Secara aktif mencari informasi untuk mengerti tentang kondisi pemangku kepentingan (stakeholders) dan berusaha memahami _______ perspektif mereka._______________________________________
2. Menjalin
2. Menjalin dan mempertahankan hubungan baik dengan pemangku kepentingan (stakeholders)
• Melayani kebutuhan, permintaan dan keluhan pemangku kepentingan (stakeholders), menyelesaikan masalah dengan tepat tanpa bersikap membela diri.
•__ Mengembangkan dan mempertahankan hubungan yang positif ________ dan konstruktif dengan pemangku kepentingan (stakeholders).
Monitor dan evaluasi kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders).
• Mengimplementasikan cara yang efektif untuk memantau dan mengevaluasi masalah yang dihadapi pemangku kepentingan (stakeholders) dan mengantisipasi kebutuhan mereka.
• Dalam bidang yang ada dibawah kendalinya, mengembangkan atau menyesuaikan hasil kerja untuk memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders).______________________
Mengembangkan cara baru untuk kepuasan pemangku kepentingan (stakeholders)
• Menunjukkan usaha yang maksimal untuk memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders) secara tepat waktu.
• Mampu mengutarakan opini pribadi tentang kebutuhan, masalah pemangku kepentingan (stakeholders), serta bertindak sebagai
‘penasehat’ mereka.
• Memiliki strategi yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders).______________________
43. Pelayanan Pemangku Kepentingan (Stakeholder Service) a. definisi
Mengenali dan memahami kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders) dan menyampaikan hasil yang melebihi harapan pemangku kepentingan (stakeholders).
b. perilaku kunci;
• memiliki keinginan untuk memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders) sebaik-baiknya dengan cara mengenali kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders).
• secara konsisten melakukan lebih dari yang diharuskan untuk memastikan pemangku kepentingan (stakeholders) merasa puas.
c. level profisiensi kompetensi
Level...
Level Profisiensi Kompetensi
1. Memberi perhatian kepada pemangku kepentingan (stakeholders)
• Mengumpulkan info secara aktif tentang bisnis pemangku kepentingan (stakeholders) dan berusaha memahami perspektif bisnis mereka.
• Cepat tanggap dalam merespons kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders).
• Mendengarkan dan menghargai kebutuhan, saran dan umpan _______balik dari pemangku kepentingan (stakeholders). __________
2. Mengembangkan hubungan yang lebih produktif
• Mengembangkan dan mempertahankan hubungan yang positif dan konstruktif dengan pemangku kepentingan (stakeholders).
• Memelihara komunikasi dengan pemangku kepentingan (stakeholders) tentang hal-hal yang diharapkan.
• Mengembangkan kesempatan untuk memberikan pelayanan yang _______terbaik sesuai dengan ketentuan.___________________________
3. Bertindak untuk memperbaiki keadaan
• Menyediakan diri untuk memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders) terutama dalam keadaan kritis.
• Bertanggung jawab dalam menyelesaikan masalah pemangku _______kepentingan (stakeholders).________________________________
44. Integritas (Integrity) a. definisi
mempertahankan tingkat kejujuran dan etika yang tinggi dalam perkataan dan tindakan sehari-hari.
perilaku kunci:
• secara teliti dan handal berperilaku dengan cara yang etis dan dapat dipercaya dalam hubungan mereka dengan manajemen, rekan kerja, bawahan langsung, dan pihak luar.
• memperlakukan orang lain secara adil (fair), level profisiensi kompetensi
Level...
Level Profisiensi Kompetensi 1. Dapat dipercaya
Bertingkah laku sesuai dengan perkataan.
Berkata sesuai dengan fakta.
Dikenal sebagai orang yang dapat dipercaya.
Melaksanakan peraturan dan kode etik organisasi.
2. Sebagai sumber informasi yang dapat dipercaya
• Memberikan informasi yang dapat dipercaya kebenarannya dengan cara yang pantas.
• Tidak menjanjikan sesuatu yang tidak dapat atau tidak boleh _______ diberikannya.___________________________________________
3. Konsisten menerapkan norma-norma yang ada
• Menerapkan norma-norma secara konsisten dalam setiap situasi.
• Bertindak sesuai etika dalam pekerjaan dan hubungan dengan _______ orang lain._____________________________ __________ ___
4. Bertindak sesuai kode etik dan prinsip moral yang tinggi
• Mendukung dan menerapkan prinsip moral dan standar etika yang tinggi, serta berani menanggung konsekuensinya.
• Mengajak orang lain untuk bertindak sesuai etika dan kode etik.
• Berani melakukan koreksi atau mengambil tindakan atas penyimpangan kode etik/nilai-nilai yang dilakukan oleh orang lain, _______ meskipun ada resiko._____________________________________
45. ketabahan (Resilience) a. definisi
Menangani masalah, tekanan, dan stres yang berkaitan dengan pekerjaan secara efektif, profesional, dan positif.
b. perilaku kunci:
• menunjukkan ketabahan mempertahankan sikap positif sekalipun dihadapkan dengan rasa frustrasi, tekanan, atau perubahan.
• pulih dengan cepat ketika dihadapkan dengan rintangan atau kesulitan.
c. level profisiensi kompetensi
Level...
48
Level Profisiensi Kompetensi 1. Mampu mengatasi tekanan
• Berusaha mengendalikan diri dalam situasi yang menekan, sehingga tidak berpengaruh secara signifikan pada kinerja.
• Bereaksi secara positif dalam mengatasi tekanan.
• Memulihkan diri dengan cepat dalam menghadapi tekanan.
2. Berusaha mempertahankan kinerja
• Tetap fokus pada tugas meskipun menghadapi kesulitan dan tantangan.
• Melakukan pekerjaan sebaik-baiknya saat menghadapi tekanan.
• Ulet/tidak mudah menyerah dalam menghadapi hambatan demi
terselesaikannya tugas. .
• Mencari solusi dari sumber yang kompeten untuk _______ mempertahankan kinerja._______________________________
3. Mempertahankan sikap positif
• Mempertahankan sikap positif walaupun sedang menghadapi tekanan.
• Mempertahankan kinerja walaupun sedang menghadapi tekanan.
4. Mengelola tekanan menjadi energi positif
• Menjadikan tekanan sebagai tantangan.
• Mampu meningkatkan kinerjanya walaupun sedang menghadapi tekanan.
46. Pembelajaran Berkesinambungan {Continuous Learning) a. definisi
Berusaha memperluas pengetahuan dan meningkatkan keterampilan melalui pembelajaran formal maupun non formal. Memberikan inspirasi kepada orang lain untuk mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan yang relevan dengan pekerjaan mereka.
b. perilaku kunci
• selalu berusaha meningkatkan pengetahuan, pemahaman, kemampuan dan keterampilan mereka di sepanjang masa kerja mereka.
• memberikan contoh atau dengan memberikan dorongan langsung.
• mendorong orang lain untuk belajar secara terus menerus.
c. level profisiensi kompetensi
Level...
Level Profisiensi Kompetensi 1. Mengidentifikasi kebutuhan pengembangan
• Mengidentifikasi kebutuhan pengembangan diri dan menyeleksi sumber serta metodologi pembelajaran secara tepat.
• Menerima tantangan sebagai media belajar.
• Secara rutin menunjukkan usaha untuk mempelajari keterampilan atau kemampuan baru dengan menghadiri program pelatihan dan pendidikan.
• Mencari dan belajar dari mentor dan orang orang lain yang _______berwawasan luas di dalam organisasi._______________________
2. Mengaplikasikan kemampuan
• Secara berkesinambungan mempraktekkan hal-hal baru yang dipelajarinya untuk meningkatkan keterampilan.
•__ Bersedia mengambil pekerjaan dan tugas-tugas yang akan _______mempersiapkannya untuk kemajuan karir di masa mendatang.
3. Membantu orang lain untuk belajar
• Mengajarkan keterampilan baru untuk pengembangan diri orang lain.
• Memonitor rencana pengembangan orang lain dan memberikan dukungan untuk mempelajari hal-hal baru.
• Memberi inspirasi dan mendorong orang lain untuk belajar dan _______berkembang._________________________ ___ ___
4. Menciptakan lingkungan belajar yang terus menerus
• Menciptakan lingkungan yang mendorong orang-orang untuk lebih _______tertantang mempelajari hal-hal baru._________________________
47. Kerja Sama Tim dan Kolaborasi [Team Work And Collaboration) a. definisi
Secara efektif bekerja dan berkolaborasi dengan orang lain ke arah sasaran bersama, dikaitkan dengan tingkat partisipasi dan kontribusi terhadap kinerja tim.
b. perilaku kunci:
• dapat membina dan mempertahankan hubungan kerja yang kooperatif dengan orang lain.
• dapat menyelesaikan tugasnya dalam sebuah tim secara tepat waktu dan bertanggung jawab.
• berkontribusi terhadap pencapaian sasaran tim.
c. Level Profisiensi Kompetensi
Level ...
Level Profisiensi Kompetensi 1. Berpartisipasi dalam tim
• Berpartisipasi sebagai anggota tim yang baik, melakukan tugas/bagiannya, mendukung keputusan tim.
• Memberikan usulan-usulan bagi kepentingan tim.
• Mendengarkan dan menghargai masukan dari orang lain.
• Bekerja sama secara efektif dalam interaksi formal dan informal.
2. Menumbuhkan suasana partisipatif bagi orang lain.
• Membantu orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas mereka untuk mendukung sasaran tim.
• Berbagi informasi yang relevan atau bermanfaat pada anggota tim.
• Mendorong dan memberdayakan orang lain, yang membuat mereka merasa dibutuhkan.
3. Berperan dalam peningkatan efektivitas tim
• Memberikan prioritas yang lebih tinggi kepada tujuan tim dibanding tujuan pribadi.
• Melihat kelemahan tim dan mengantisipasi kemungkinan _______ hambatan, serta mencari solusi yang tepat.___________________
4. Membangun komitmen tim
• Melakukan kolaborasi dengan tim lain sehingga tercipta sinergi.
• Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari anggota tim sehingga
• Memfasilitasi kepentingan yang berbeda dari anggota tim sehingga