• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II URAIAN TEORITIS

2.1 Kerangka Teori

2.1.4 Berita

2.1.4.1 Pengertian Berita

Tidak dapat dipungkiri bahwasannya kebutuhan masyarakat akan pasokan berita sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok. Membaca maupun mendengar suatu berita memberikan khalayaknya informasi yang diperlukannya, berita ini menjadi aktivitas harian yang selalu dilakukan baik dengan membaca,mendengar bahkan dengan melihat berita tersebut. khalayak senantiasa haus akan informasi yang diberikan.Berita (news) merupakan suatu informasi yang layak disebarkan atau disajikan untuk masyarakat luas. Berita dikatakan layak apabila informasi yang disajikan itu fakta, aktual, akurat, objektif, dan menarik perhatian masyarakat luas. Berita biasanya merupakan suatu pernyataan yang dipublikasikan melalui saluran berupa media massa (Indah Suryawati, 2011).

Kamus Bahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Balai Pustaka menuliskan bahwa berita berarti laporan mengenai suatu kejadian atau peristiwa yang hangat.

Sedangkan dalam Kamus Bahasa Indonesia yang dibuat oleh W.J.S.

Poerwodarminta, berita dapat diartikan sebagai kabar atau warta. Jadi dapat disimpulkan bahwasannya berita berkaitan dengan suatu kejadian atau peristiwa yang terjadi.Menurut asal bahasanya dan diartikan perkata “news” merupakan istilah dalam bahasa Inggris yang berasal dari kata “new” yang dapat bermakna baru, kata baru ini dapat diartikan sebagai bahan informasi yang baru bagi publik ataupun khalayak. Dengan kata lain, segala sesuatu yang baru merupakan bahan informasi yang dapat disampaikan untuk khalayak dalam bentuk berita (Arifin S Harahap, 2005).

Berita adalah NEWS, yang mana singkatan dari North, East,West dan South. News memiliki makna yaitu bahwasannya sumber berita dan informasi berasal dari empat arah mata angin atau dapat diperoleh dari mana saja. Tidak dapat dipungkiri bahwasannya sumber – sumber berita bisa berasal dari mana saja selama mengandung unsur – unsur berita. Berita adalah suatu fakta atau ide atau opini aktual yang menarik dan akurat serta dianggap penting bagi sejumlah besar pembaca, pendengar maupun penonton. Realita yang ada dan tersebar di masyarakat, seperti : peristiwa yang terjadi, pendapat masalah yang sedang hangat, dan masalah unik yang menghasilkan fakta. Hanya uraian fakta yang mengandung nilai berita yang disajikan dalam media massa periodik lah yang dapat disebut sebagai suatu berita. Informasi ataupun peristiwa yang menarik dapat dikatakan sebagai suatu berita, akan tetapi tidak semua informasi merupakan berita. Jadi berita menurut penulis merupakan suatu informasi yang penting dan menarik bagi khalayaknya. Terdapat dalam buku ABC Paket Berita TV yang di katakan oleh Horea Salajan dan kawan – kawan, informasi yang dapat dipilih sebagai suatu berita harus memenuhi dua aspek yaitu aspek penting dan aspek menarik. Aspek penting merupakan suatu informasi dapat dikatakan penting apabila informasi itu memberikan pengaruh atau memiliki dampak kepda penontonnya. Informasi yang memberikan pengaruh dan berdampak kepada penonton merupakan informasi yang bernilai berita. Sedangkan aspek menarik merupakan informasi yang disampaikan dapat membangkitkan rasa kagum, lucu /

humor atau informasi yang berkaitan dengan pilihan hidup dan informasi mengenai sesuatu atau seseorang yang bersifat unik atau aneh.

2.1.4.2 Jenis – Jenis Berita

Terdapat dalam dunia jurnalistik, berdasaran jenisnya berita dapat dibagi atas tiga macam, yaitu elementary, intermediate, advance. Berita elementary sendiri mencakup pelaporan berita baik secara langsung (straight news), berita mendalam (depth news report) dan maupun berita menyeluruh (comprehensive news report). Untuk berita intermediate meliputi pelaporan berita interpretatif (interpretative news report). Sedangkan advance meliputi pelaporan mendalam (depth reporting), pelaporan penyelidikan (investigative reporting) dan penulisan tajuk rencana (editorial writing). Dalam buku Jurnalistik Televisi yang ditulis Deddy Iskandar, Onong Uchjana Effendy membagi berita televisi dalam beberapa jenis, yaitu:

1) Warta Berita (Straight Newscast) Warta berita atau berita langsung adalah terjemahan dari straight newscast yaitu jenis berita yang mana laporannya paling cepat mengenai suatu peristiwa yang terjadi di masyarakat.

2) Jenis berita pandangan mata ini menjadi pelengkap dari tayangan berita televisi untuk memberikan kepuasan pada penonton terhadap berita-berita yang ditontonnya. Jenis berita ini menjadi salah satu daya tarik dan kekuatan televisi dalam menyaingi pemberitaan yang ada di media cetak saat sekarang ini

3) Wawancara Udara merupakan jenis berita wawancara yang hanya mendengarkan suara dari narasumbernya. Berita yang disajikan lebih faktual karenainformasi yang diberikan langsung dari narasumber. Pemberitaan ini dilakukan dengan wawancara antara pewawancara dan terwawancara atau narasumber.

4) Commentary (komentar) adalah sebuah uraian yang berifat analisis yang sesuai dengan fakta yang disiarkan sebelumnya pada program straight newscast.

Komentar bersifat reposting in dept karena komentar bersifat analisis, terkadang komentar dinamakan analisis dan orang yang menyampaikannya disebut

yang mendalami suatu bidang melainkan dapat juga berasal dari orang luar.

Contohnya, di luar negeri sendiri sering mendatangkan ahli dari berbagai perguruan tinggi untuk menjadi seorang komentator di televisi. Dengan demikian para pemirsa akan memperoleh informasi yang berimbang antara recorded dan personal opinion.

2.1.4.3 Nilai Berita

Untuk menghasilkan suatu berita yang baik diperlukan kriteria nilai berita yang benar. Nilai berita merupakan acuan dalam memutuskan suatu fakta yang lebih pantas dijadikan sebagai suatu berita atau memilih kelayakan suatu berita.

Ada beberapa pendapat para ahli mengenai nilai berita,baik secara umum maupun khusus. Salah satu pendapat ahli mengatakan bahwa suatu informasi dikategorikan mempunyai nilai berita. Romli mengemukakan unsur – unsur nilai berita yang dipakai dalam memilih berita, yang mana unsur – unsur tersebut terbagi atas:

1. Aktualitas yang berarti peristiwa terbaru, terkini, terhangat (up to date), sedang atau baru saja terjadi (recent events).

2. Faktual (Factual) atau fakta (fact), yang mana kejadian ini benar-benar terjadi bukan hanya fiksi (rekaan, khayalan, atau karangan). Fakta ini muncul dari sebuah kejadian yang nyata (real event), atau sebuah pendapat (opinion), dan yang terakhir merupakan suatu pernyataan (statement).

3. Penting, kejadian atau peristiwa ini memiliki dampak baik yang besar maupun kecil terhadap masyarakat dan menyangkut kepentingan banyak orang.

4. Menarik, artinya peristiwa ini memunculkan rasa ingin tahu (curiousity) dan minat membaca (interesting) masyarakat. Peristiwa yang biasanya menarik perhatian pembaca lebih diminati, disamping aktual, faktual, dan penting.

Dokumen terkait