VI ANALISIS LINGKUNGAN PERUSAHAAN
6) Biaya Tidak Menguntungkan Terlepas dari Skala
Perusahaan memiliki keunggulan yang tidak dapat ditiru oleh pendatang baru yang akan masuk, hal ini terlepas dari besarnya skala perusahaan tersebut.
Keunggulan yang dimiliki oleh KBM Agroforestry adalah lokasi peternakan lebah yaitu Desa Regaloh, Pati. Lokasi budidaya peternakan lebah di kawasan ini ditentukan berdasarkan DAS atau daerah aliran sungai. Desa Regaloh sendiri termasuk dalam DAS Pemali-Jratun, tepatnya DAS Juwana. Topografi di wilayah DAS Juwana meliputi Dataran,Perbukitan, dan Pegunungan. Dengan tinggi tempat antara 0 sampai dengan 1200 m dari permukaan laut. Type iklim DAS Juwana menurut Smitch dan Ferguson termasuk kedalam iklim Tipe B dan Tipe
C. Dengan curah hujan terendah 1000 mm dan tertinggi mencapai 3000 mm pertahun dan jumlah bulan kering 0 - 9 bulan dan bulan basah antara 1 - 12 bulan.
Suhu udara di DAS Juwana terendah berada pada 13° C dan suhu tertinggi mencapai 32° C. Suhu udara ini merupakan suhu yang cocok bagi budidaya lebah, karena tidak terlalu dingin serta kondusif untuk proses terbentuknya bunga.
Adapun keunggulan lain yang tidak mudah untuk ditiru oleh pendatang baru dalam usaha produksi produk air madu dalam kemasan, yaitu keunggulan biaya yang berasal dari kurva pengalaman. Proses pembelajaran yang telah dilalui terlebih dahulu oleh perusahaan yang telah mapan membuat perusahaan cenderung lebih mudah menyelesaikan permasalahan yang ada dalam perusahaan, dan juga dapat memproduksi dengan biaya yang lebih rendah.
6.2.2.2.Persaingan Sesama Perusahaan dalam Industri
Minuman dalam kemasan dengan karakteristik seperti yang dimiliki oleh air madu Wanajava yaitu dengan bahan baku madu murni, tanpa bahan pewarna dan pemanis buatan serta mengandung bahan angkak masih jarang ditemui di pasaran. Persaingan yang terjadi pada industri minuman dalam kemasan di wilayah lokal dirasakan belum terlalu ketat. Hal tersebut karena dapat dikatakan bahwa produk ini memiliki target tersendiri yaitu keluarga ataupun masyarakat yang paham terhadap kualitas produk serta memiliki kesadaran untuk memberikan minuman instan yang juga sehat.
Kualitas serta karakteristik dari produk air madu Wanajava yang terjamin membuat pesaing sulit untuk menyamakan atau bahkan mengungguli KBM Agroforestry. Di wilayah KotaSemarang sendiri, terdapat perusahaan lain yang memproduksi produk air madu dalam kemasan, yakni madu Nusantara. Dalam industri minuman secara luas, produsen minuman dalam kemasan merupakan ancaman bagi perusahaan, terutama minuman kemasan yang juga menawarkan bahan-bahan alami dan mengusung konsep kesehatan.
Saat ini, ancaman yang berasal dari perusahaan produsen minuman dalam kemasan masih sebagai produk substitusi bagi air madu Wanajava, namun bukan tidak mungkin jika perusahaan tersebut juga merambah ke segmentasi produk minuman air madu dalam kemasan seperti yang saat ini dilakukan oleh KBM
Agroforestry. Oleh karena itu, KBM Agroforestry selain harus memperkuat posisinya, juga harus melakukan kegiatan pengembangan agar dapat bersaing dengan produk lain. Dalam industri minuman dalam kemasan, PT Madu Nusantara merupakan salah satu perusahaan yang cukup diperhitungkan KBM Agroforestry sebagai salah satu kompetitor. Perusahaan dengan lokasi yang sama dengan KBM Agroforestry, yakni di Kota Semarang tersebut juga memproduksi produk air madu dalam kemasan.
6.2.2.3.Ancaman dari Produk Substitusi
Keberadaan produk substitusi dapat menjadi suatu ancaman bagi jika produk substitusi tersebut menawarkan harga yang lebih rendah dengan kualitas yang hampir sama atau bahkan lebih baik. Jika dilihat dari skala usaha yang tergolong menengah, produk subtitusi minuman dalam kemasan dalam skala menengah cenderung masih sulit ditemukan di pasaran. Sehingga produk substitusi terkuat untuk air madu dalam kemasan ini adalah minuman dalam kemasan dengan berbagai varian rasa serta harga yang lebih murah. Banyaknya varian produk minuman kemasan yang ditawarkan cenderung lebih menarik bagi konsumen.
Oleh karena itu penting bagi perusahaan untuk memberikan informasi mengenai kualitas produk air madu Wanajava kepada calon pembeli. Dengan keunggulan yang dimiliki, air madu Wanajava diharapkan mampu bersaing dengan produk air minum dalam kemasan produksi industri minuman berskala besar.
Tabel 9. Daftar Harga Beberapa Produk Substitusi Air Madu Wanajava
6.2.2.4. Kekuatan Tawar-Menawar Pembeli
No Merek Harga (Rp/cup)
1 Ale-ale 1.000,00
2 Teh Gelas 1.000,00
3 Jus madu Nusantara 3.500,00
4 Air madu Perhutani Jawa Barat 1.500,00
5 ABC Chrysantium 2.500,00
Pembeli yang membeli produk ini umumnya merupakan pelanggan individu ataupun reseller. Produk air madu Wanajava memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan produk air minum dalam kemasan yang lain, hal itu menyebabkan konsumen sulit untuk berpindah ke produk yang memiliki karateristik yang mirip atau bahkan sama dengan air madu Wanajava. Kekuatan tawar menawar pembeli masih lemah karena produk air madu dalam kemasan masih jarang ditemukan di pasar.
6.2.2.5.Kekuatan Tawar-Menawar Pemasok
Bagi KBM Agroforestry keberadaan pemasok untuk menyuplai bahan baku utama yakni madu murni khususnya madu karet, sangat penting untuk menjaga kontinuitas produksi air madu Wanajava. Namun, karena perusahan juga memiliki peternakan lebah sendiri, ketergantungan bahan baku pada pemasok ini tergolong sangat kecil. Walaupun perusahaan juga memasok madu dari peternak lebah lain, madu yang diambil harus benar-benar seuai standar mutu perusahaan.
Perusahaan bertindak tegas pada peternak yang madunya tidak sesuai standar atau bahkan bukan madu murni (campuran). Madu akan dikembalikan langsung pada peternak lebah. Namun hal ini bisa jadi ancaman jika banyak peternak yang madunya tidak sesuai standar perusahaan karena satu dan lain hal. Perubahan iklim, dan pemberian pakan buatan contohnya. Hal tersebut bisa mengancam ketersediaan bahan baku bagi produksi air madu. Hal ini terkait dengan madu yang digunakan untuk membuat air madu terbatas hanya madu karet yang tidak berbunga sepanjang tahun, sehingga perusahaan tetap harus memasok dari peternak walaupun dalam jumlah yang tidak begitu besar.
Bahan baku lain yang dibutuhkan seperti angkak diperlukan dalam jumlah yang tidak begitu banyak dan ketersediaannya selama ini selalu terjamin sehingga kekuatan tawar-menawar dari pemasok relatif kecil. Ketersediaan bahan baku dalam usaha pengolahan air madu Wanajava ini memang sangat penting. Dengan permintaan terhadap produk yang semakin meningkat, kontinuitas bahan baku dari pemasok harus selalu dikontrol.