a. Deskripsi Kegiatan
Posyandu lansia merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap 1 kali dalam sebulan yaitu setiap tanggal 20 tiap bulannya di Banjar Tangimeyeh. Kegiatan posyandu lansia ini dilakukan oleh kelompok lansia yang berada di Banjar Tangimeyeh Desa Berangbang.. Kegiatan posyandu lansia dilakukan pada pukul 09.00 yang berlokasi di Balai Banjar Tangimeyeh. Pada kegiatan posyandu lansia dilakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala seperti cek tensi,pembagian obat dan vitamin jika diperlukan serta penimbangan berat badan. Melalui kegiatan posyandu lansia ini, diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan lansia, dapat memantau perkembangan kesehatan lansia, dan dapat mencegah ataupun mengobati penyakit yang rentan timbul di usia tua.
b. Pihak yang terlibat
Pihak yang terlibat dalam kegiatan posyandu lansia adalah peserta KKN PPM Unud XIII Desa Berangbang, kelompok lansia Tangimeyeh, petugas Puskesmas 1 Negara, serta Petugas Pustu 1 Desa Berangbang. Pada saat pelaksanaan kegiatan hanya dihadiri oleh 20 orang lansia.
c. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Kegiatan Posyandu Lansia dilakukan dalam beberapa rangkaian kegiatan yaitu sebagai berikut.
No Tanggal Kegiatan Waktu Tempat
2016 dengan Petugas Pustu 1 Desa Berangbang Munduk Tumpeng 2 20 Agustus 2016 Membantu program posyandu lansia. 09.00-10.00 Balai Banjar Tangimeyeh d. Hasil Program
Hasil program ini adalah meningkatkan kesadaran lansia akan pentingnya melakukan pemeriksaan secara berkala pada posyandu lansia untuk memonitoring status kesehatan lansia yang rentan terserang penyakit di usia tua. Kelompok lansia yang berada di Banjar Tangimeyeh umumnya termotivasi dan sadar akan pentingnya menghadiri acara posyandu lansia karena dapat meningkatkan dan mengetahui status kesehatannya. Hasil yang dapat dilihat dari program bantu posyandu lansia adalah kader posyandu dan petugas puskesmas merasa terbantu dengan hadirnya mahasiswa dalam membantu kegiatan posyandu lansia.
e. Kendala Pelaksanaan
Kendala yang dihadapi selama pelaksanaan kegiatan posyandu lansia ini adalah tidak semua lansia bisa hadir dalam kegiatan ini. Adapun solusi yang dapat diberikan yaitu melakukan sosialisasi ataupun pendekatan secara personal pada lansia untuk menghadiri kegiatan dan menjelaskan manfaat yang akan didapat dalam mengikuti posyandu lansia, terutama manfaat bagi kesehatan lansia.
f. Simpulan dan Saran
Simpulan dari diadakannya kegiatan ini adalah melalui posyandu lansia ini dapat meningkatkan derajat kesehatan lansia, dapat memantau perkembangan kesehatan lansia, dan dapat mencegah ataupun mengobati penyakit yang rentan timbul di usia tua. Posyandu lansia ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat terutama dengan kelompok lansia. Adapun saran yang dapat diberikan yaitu perlu penambahan pojok konseling dimana lansia dapat berkeluh kesah mengenai permasalahannya dan konselor dapat memberikan alternatif pemecahan masalah kepada lansia.
KKN-PPM XIII│Desa Berangbang 39 a. Deskripsi Kegiatan
Posyandu balita merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap 1 kali dalam sebulan yang berbeda tanggalnya berbeda setiap banjatnya. Kegiatan posyandu balita ini ditujukan untuk balita yang terdaftar di lingkungan Anyar Sari yaitu sebanyak 58 balita. Kegiatan posyandu balita dilakukan pada pukul 09.00 yang berlokasi di Balai Lingkungan Anyar Sari. Pada kegiatan posyandu balita dilakukan pencatatan administrasi, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemberian Vitamin A, serta pembagian konsumsi berupa bubur kacang hijau diakhir kegiatan. Melalui kegiatan posyandu balita ini, diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan balita serta dapat memantau perkembangan tumbuh kembang balita.
b. Pihak yang terlibat
Pihak yang terlibat dalam kegiatan posyandu balita adalah peserta KKN PPM Unud XIII Desa Berangbang, balita yang terdaftar dalam posyandu lingkungan disetiap Banjarnya, bidan Pustu 1 Desa Berangbang, Petugas Kesehatan dari Puskesmas 1 Negara, serta kader posyandu.
c. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Kegiatan Posyandu Balita dilakukan dalam beberapa rangkaian kegiatan yaitu sebagai berikut.
No Tanggal Kegiatan Waktu Tempat
1 08 Agustus 2016
Melakukan koordinasi dengan pihak Pustu 1 Desa Berangbang 08.00-09.00 Kantor Pustu 1 Desa Berangbang 2 09 Agustus 2016 Membantu program posyandu di Banjar Pengajaran 09.30-11.00 Balai Banjar Pengajaran 3 12 Agustus 2016 Membantu program posyandu di Banjar Munduk Tumpeng Klod
09.00-11.00 Balai Banjar Munduk Tumpeng Klod 4 19 Agustus 2015 Membantu program posyandu di Banjar Munduk Tumpeng 08.00-08.30 Balai Banjar Munduk Tumpeng
d. Hasil Program
Hasil program ini adalah meningkatkan kesadaran ibu balita akan pentingnya melakukan pemeriksaan balita secara berkala di posyandu balita untuk memonitoring tumbuh kembang balita. Hasil yang dapat dilihat dari program bantu posyandu balita adalah kader posyandu dan petugas puskesmas merasa terbantu dengan hadirnya mahasiswa dalam membantu kegiatan posyandu balita.
e. Kendala Pelaksanaan
Kendala yang dihadapi selama pelaksanaan kegiatan posyandu balita ini adalah tidak semua ibu dan balita bisa hadir dalam kegiatan ini dan beberapa balita yang menangis sehingga menimbulkan keributan di posyandu. Adapun solusi yang dapat diberikan yaitu melakukan sosialisasi ataupun pendekatan secara personal pada ibu-ibu yang memiliki balita untuk menghadiri kegiatan dan menjelaskan manfaat yang akan didapat dalam mengikuti posyandu balita, terutama manfaat bagi kesehatan dan tumbuh kembang balita. Untuk menangani balita yang menangis disediakan mainan anak-anak.
f. Simpulan dan Saran
Simpulan dari diadakannya kegiatan ini adalah melalui posyandu balita ini dapat meningkatkan derajat kesehatan balita serta dapat memantau perkembangan tumbuh kembang balita. Adapun saran yang dapat diberikan yaitu posyandu balita perlu dilengkapi dengan kegiatan konseling. Kegiatan konseling dapat menjadi sumber informasi bagi ibu untuk mendiskusikan permasalahan terkait kesehatan yang dialami selama mengasuh dan merawat balitanya.
BAB IV PENUTUP 4.1. Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat diambil berdasarkan kegiatan KKN PPM Periode XIII Desa Berangbang yang telah dilaksanakan adalah sebagai berikut:
1. Desa Berangbang yang merupakan lokasi dilaksanakannya KKN PPM UNUD Periode XIII tahun 2016, permasalahan yang cukup krusial adalah mengenai pengoptimalan sumber daya alam dan sumber daya manusia. Kedua faktor tersebut mempengaruhi tingkat kesehatan dan produksi masyarakat desa yang harus diberikan motivasi, solusi, dan motivasi untuk memperbaiki taraf kehidupan masyarakat Desa Berangbang itu sendiri.
2. Tema dari KKN PPM Periode XIII Desa Berangbang Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana adalah ” Pengembangan Prasarana Fisik untuk Peningkatan Produktifitas dan Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat Menuju Desa Berangbang yang Mandiri, Sejahtera, dan Berbudaya”. Terkait tema tersebut telah dilaksanakan beberapa program yang digolongkan ke dalam bidang prasarana fisik, bidang peningkatan produksi, bidang sosial budaya, dan bidang kesehatan masyarakat.
3. Program yang dilaksanakan dalam KKN PPM XIII Desa Berangbang adalah bersifat monodisipliner dan interdisipliner yang mencakup ruang lingkup kesehatan masyarakat, peningkatan produksi, prasarana fisik dan sosial budaya serta keluarga dampingan keluarga prasejahtera.
4. Program yang telah dilakukan dalam bidang prasarana fisik adalah Pembuatan Fasilitas Cuci Tangan yang diserahkan untuk seluruh Sedolah Dasar di Desa Berangbang.
5. Program yang telah dilakukan dalam bidang peningkatan produksi adalah Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos, Pengembangan dan Pembuatan TOGA, dan Penyuluhan Daging Sehat oleh Dinas Peternakan Jembrana.
6. Program yang telah dilakukan dalam bidang sosial budaya adalah Bimbingan Sistem Organisasi Pengelolaan Bank Sampah, Pelajaran Tambahan Bahasa Inggris, Pelajaran Tambahan MIPA, dan Pelatihan Tari Tradisional.
7. Program yang telah dilakukan dalam bidang kesehatan masyarakat adalah Penyuluhan HIV/AIDS, Penyuluhan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), Penyuluhan Rabies, Posyandu Lansia, dan Posyandu Balita.
KKN-PPM XIII│Desa Berangbang 42 4.2. Rekomendasi
Rekomendasi yang dapat diambil berdasarkan kegiatan KKN PPM Periode XIII Desa Berangbang yang telah dilaksanakan adalah sebagai berikut:
1. Perlu mengintensifkan sosialisasi mengenai kesehatan masyarakat dari pihak berwenang baik dari PUSKESMAS maupun instansi terkait lainnya.
2. Perlunya kesadaran masyarakat dalam melakukan pengolahan sampah organik dan anorganik di tingkat rumah tangga menjadi benda yang dapat meningkatkan taraf kehidupan
3. Perlunya kesadaran masyarakat sejak dini untuk memanfaatkan pekarangannya dengan ditanami TOGA (Tanaman Obat Keluarga).
4. Perlunya kesadaran masyarakat Desa Berangbang dalam upaya pelestarian budaya Bali baik itu dalam bentuk tertulis maupun dalam bentuk lisan.
LAMPIRAN :
Dokumentasi Kegiatan KKN PPM XIII Desa Berangbang
A. Bidang Prasarana Fisik