SETTING DAN PENYAJIAN DATA PENELITIAN
A. Penyajian Data MAN (Madrasah Aliyah Negeri) 3 Kediri 1. Deskripsi Obyek Penelitian MAN 3 Kediri
1) Bidang Kurikulum dan Standar Kegiatan Pembelajaran
143
1) Bidang Kurikulum dan Standar Kegiatan Pembelajaran
Pengembangan kurikulum pada MAN 3 Kediri memakai pedoman yang ada pada BSNP. MAN 3 Kediri mempunyai tim pengembang kurikulum yang melibatkan Kepala Madrasah, Pendidik, dan Komite Madrasah. Kurikulum MAN 3 Kediri memuat 5 kelompok mata pelajaran, yaitu “akhlak mulia, kewarganegaraan dan kepribadian, iptek, estetika, penjasorkes, untuk kelas peminatan MIPA/IPA: 17 mata pelajaran, IPS: 17 mata pelajaran, agama: 16 mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri. Untuk meningkatkan mutu, MAN 3 Kediri mengadakan revisi kurikulum madrasah setiap tahun. Sedangkan jam pelajaran di MAN 3 Kediri sebagai berikut: kelas X: 51 jam pelajaran, kelas XI: 45 jam pelajaran, kelas XII: 45 jam pelajaran, untuk jumlahnya: kelas X : 11 rombel , XI = 11 rombel, XII = 10 rombel.”71
Kurikulum MAN 3 Kediri disusun berdasarkan pertimbangan atas kebutuhan sosial masyarakat, karakteristik daerah, usia siswa, kondisi budaya, dan kebutuhan pembelajaran. Untuk itu, kurikulum MAN 3 Kediri terdiri dari mata pelajaran mulok, materi mulok disesuaikan dengan kebutuhan siswa, kebutuhan pembelajaran, dan kebutuhan daerah. Pada kurikulum MAN 3 Kediri sudah menunjukkan adanya alokasi waktu, rencana program remedial, serta program pengayaan bagi peserta didik.
Silabus yang dikembangkan pada MAN 3 Kediri diperuntukkan bagi setiap mata pelajaran termasuk juga muatan lokal yang didasarkan pada SI (Standar Isi), SKL (Standar Kompetensi Lulusan), serta pedoman KTSP. Semua guru memiliki silabus untuk semua mata pelajaran yang diampu dan
144
digunakan sebagai acuan untuk menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran. Untuk meningkatkan mutu pembelajaran, MAN 3 Kediri menyediakan beberapa buku dan sumber belajar lainnya yang cukup dipergunakan selama pelajaran berlangsung serta menyiapkan BSE (Buku Sekolah Elektronik) yang bisa didapatkan dengan gampang oleh peserta didik. Guru-guru MAN 3 Kediri memakai berbagai macam metode yang disesuaikan terhadap karakter topik atau tema, dengan begitu proses pembelajaran bisa menjadi, interaktif, menyenangkan, inspiratis, menantang, dan memotivasi siswa. Secara keseluruhan semua siswa memiliki kesempatan melakukan eksplorasi terhadap proses pembelajaran. Kepala Sekolah MAN 3 Kediri menjalankan evaluasi dan supervis proses pembelajaran terhadap semua guru secara berkelanjutan untuk menjaga mutu pembelajaran.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 Th. 2007 Tentang standar proses untuk satuan pendidikan dasar dan menegah bahwa: “pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan guru dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Pembelajaran harus dilaksanakan sebagai proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat (Long Life Education). Pendidik haruslah memberi keteladanan, membangun kemauan dan menggali kreativitas peserta didik. Paradigma pengajaran kini beralih menjadi paradigma pembelajaran.”72
Hendaknya proses pembelajaran dapat memahami karakteristik dan keragaman peserta didik, variatif, fleksibel, dan sesuai standar. Dengan begitu
145
pembelajaran yang terdapat pada satuan pendidikan harus inspiratif, interaktif, menantang, menyenangkan, dan dapat memotivasi siswa supaya dapat berperan aktif serta menyediakan ruang yang cukup untuk kreativitas, prakarsa, dan kemandirian yang sesuai bakat, minat, kemampuan serta perkembangan fisik psikologis siswa.
Sebagaimana yang dipaparkan oleh Kepala MAN 3 Kediri yaitu sebagai berikut:
“Selama saya menjadi kepala madrasah di madrasah ini bahwa motivasi saya lakukan dalam memotivasi tenaga pendidik bagaimana mereka mengajar yang sesuai dengan standar PAIKEMI adalah dengan mengadakan pelatihan dalam bentuk peningkatan mutu guru dalam aspek Sumber Daya Manusia (SDM) baik dalam aspek dari berbagai metode yang digunakan dalam pembelajaran berlangsung di kelas, atau aspek evaluasi yang digunakan. Selain itu para guru dalam proses pengajarannya diharapkan mampu mengajarkan mata pelajaran kepada muridnya dengan berbasis integrasi yaitu antara Islam dengan umum, membangun kesadaran, memberi rieward, menjalin hubungan social dan emosional dengan para guru bersama-sama mencari dan melaksanakan model-model pembelajaran.”73
Berikutnya dipaparkan oleh guru MAN 3 Kediri bahwa “…Kepala MAN 3 Kediri dalam standar pembelajaran guru, maka beliau mengadakan seminar bedah kurikulum terbaru dan melaksanakan hasil seminar tersebut”.74
Dari yang telah dilaksanakan oleh kepala MAN 3 Kediri pada peningkatan kualiatas atau mutu pendidikan berbasis religius tidak lepas dengan kebutuhan madrasah saat ini, karena memang madrasah perlu ditingkatkan dalam segala bidang. Termasuk dalam peningkatan guru yang sesuai dengan standar PAIKEMI, dalam standar ini para guru dituntut untuk selalu mengikuti dalam
146
proses pembelajarannya. Sehingga nilai-nilai religius yang dilakukan akan mengikutinya dalam setiap kegiatan dilakukan.
Selanjutnya dipaparkan oleh guru MAN 3 Kediri “…sebagaimana yang saya ketahui bahwa Kepala MAN 3 Kediri dalam peningkatan pembelajaran yang memenuhi standar adalah dengan memberikan pembinaan guru; dan menyarankan kepada guru untuk mengikuti MGPP dan workshop”.75
Hal senada juga dipaparkan guru MAN 3 Kediri yang lain bahwa: “Selama saya menjadi guru di madrasah ini bahwa Kepala MAN 3 Kediri dalam memotivasi para guru dalam peningkatan pembelajaran yang standar PAIKEMI adalah: menggunakan alat-alat yang sesuai dengan metode yang digunakan pada SK tertentu; dan mengikuti perkembangan pembelajaran pendidikan.”76
Paparan berikutnya dipaparkan oleh guru MAN 3 Kediri sebagai berikut “…guru-guru di MAN 3 Kediri metode pembelajaran menyesuaikan tuntutan kurikulum”.77 Artinya para guru MAN 3 Kediri dalam proses pembelajaran mengacu pada kurikulum yang digunakan, sehingga proses pembelajarannya tidak keluar dengan ketentuan-ketentuan yang ada, khususnya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).
Lebih lanjut dipaparkan oleh guru MAN 3 Kediri bahwa:
Sebagaimana yang saya ketahui bahwa Kepala MAN 3 Kediri dalam memenuhi pembelajaran berbasis PAIKEMI adalah dengan mengikutkan diklat dan workshop, mengintegrasikan dengan nilai-nilai agama dan memberi hadiah, pujian kepada guru yang berprestasi dan mendorong semua guru untuk terus melaksanakan pembelajaran berbasis PAIKEMI.78
Sebagaimana yang dipaparkan oleh anggota komite MAN 3 Kediri:
75Ummi Asmawati, Wawancara, Kediri, 21 September 2015.
76Nining Niswati, Wawancara,Kediri, 21 September 2015.
77Moh. Sulaiman, Wawancara, Kediri, 22 September 2015.
147
…selama saya menjadi anggota komite MAN 3 Kediri bahwa Kepala MAN 3 Kediri dalam melakukan standar pembelajaran yang sesuai dengan PAIKEMI adalah dengan kebersamaan menyediakan fasilitas laboratorium komputer, laboratorium bahasa, perangkat multi media dan internet. Dengan fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas dalam pembelajaran yang dilakukan oleh madrasah ini.79
Hal senada juga dipaparkan anggota komite MAN 3 Kediri yang lain bahwa “…sebagaimana yang saya ketahui bahwa Kepala madrasah dalam penerapan sistem manajemen mutunya untuk meningkatkan guru sesuai dengan PAIKEMI adalah dengan mengikuti perkembangan pembelajaran pendidikan”.80
2) Kompetensi serta Kualifikasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan