• Tidak ada hasil yang ditemukan

SETTING DAN PENYAJIAN DATA PENELITIAN

A. Penyajian Data MAN (Madrasah Aliyah Negeri) 3 Kediri 1. Deskripsi Obyek Penelitian MAN 3 Kediri

5) Sarana dan Fasilitas Pembelajaran yang Memadai

158

diimplementasikan oleh lembaga secara konsisten dan istiqomah. Sebagai lembaga pendidikan mampu menginspirasi dan memotivasi out putnya untuk melanjutkan studi. Proyeksi situasi emosi siswa untuk tetap memiliki ghirah keilmuan suatu prestasi yang sangat baik untuk masa depan diri, keluarga, agama, bangsa dan negara. Tidak mungkin suatu prestasi hebat tanpa basic keilmuan sumber daya manusia yang kreatif, produktif dan inovatif.110

Dari dokumen MAN 3 Kediri, mengindikasikan suatu kualitas integral dari lulusan yang diharapkan oleh sekolah, yang dicirikan oleh kualitas integral berupa sifat-sifat relegius, keilmuan baik dibidang agama ataupun sains, memiliki modal pengetahuan agama dan pengetahuan umum untuk melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi serta bermasyarakat. Lulusan MAN Kediri 3 memiliki interes yang tinggi dalam mengembangkan potensi keilmuannya dan relatif banyak yang di terima di fakaultas bonafit dan favorit perguruan tinggi. Keberhasilan out putnya ini tentu terbangun oleh millew pendidikan yang sehat, inspiratif dan kompetitif. Semangat siswa dalam mengasah kompetensi ilmu pengetahuan dan ghiroh belajar dan terus belajarnya butuh pengelolaan yang baik dan terus menerus.111

5) Sarana dan Fasilitas Pembelajaran yang Memadai

Peneliti mengadakan penggalian data dengan melakukan observasi secara langsung dan didukung data dokumentasi pada MAN 3 Kediri untuk mengetahui sarana fisik MAN 3 Kediri.112

110 Dokumen MAN 3 Kediri.

111 Dokumen WAKA SDM siswa yang terdeteksi melanjutkan studi.

159

Supaya terwujudnya target mutu madrasah yang berkualitas, maka tidak bisa lepas dari faktor-faktor pendukungnya seperti sarana dan fasilitas yang memadai. Supaya target yang telah direncanakan dapat tercapai maka diusahakan pendayagunaan segala sarana dan fasilitas secara efektif dan efisien. Faktor-faktor pendukung tersebut meliputi: “secara fisik, lingkungan dan beberapa personel sebagai berikut: ruang kepala, rumah dinas kepala, ruang administrasi, ruang tunggu, ruang tata usaha, ruang uks, ruang lab. komputer, ruang perpustakaan, ruang guru, ruang koperasi guru, ruang bp, ruang ketrampilan, lab. ipa, lab.kir, laboratorium bahasa, ruang kesenian, asrama putri, rumah dinas , kantin, aula, rumah penjaga, ruang osis, ruang pramuka, gudang/dapur, ruang kopsis, ruang kelas, lapangan basket, lapangan volly, lapangan sepak bola, lap. lompat jauh/tinggi, asrama putra, masjid, ruang satpam, ruang teater, ruang ketrampilan, ruang jurnalistik, kamar mandi, dan ruang multi media.”113

MAN 3 Kediri memiliki alat sumber belajar di antaranya “(1). Audio dan visual yaitu Lap top, OHP, LCD, Tape Recorder, VCD, CD, scanner, scanner koreksi, mesin fotocopi, dan mesin check lock; (2). Buku-buku yang ada di perpustakaan Madrasah Aliyah Negeri 3 Kediri meliputi: buku pelajaran, buku penunjang, buku referensi, koran, majalah, dan majalah komputer.”114

Pendidikan yang bermutu mengharuskan adanya sarana dan fasilitas yang memadai. “Pertama dimulai dari ruang belajar sebagai tempat belajar.

160

Ruang kelas yang ideal memiliki sound managing dan tata ruang yang baik serta dilengkapi dengan pengatur udara dan sarana visual yang memadai.

Kedua, laboratorium praktikum harus dilengkapi dengan peralatan-peralatan

yang memadai dan sesuai perkembangan teknologi. Ketiga, media pengajaran harus sudah memanfaatkan kemajuan teknologi yang ada. Staf pengajar harus sudah memanfaatkan teknologi komputer dan multimedia.”115

Sebagaimana yang dipaparkan oleh Kepala MAN 3 Kediri sebagai berikut:

“Selama saya menjadi kepala madrasah di madrasah ini bahwa motivasi saya lakukan dalam memiliki sarana pembelajaran yang memadai adalah dengan membangun gedung-gedung yang lebih megah yang dilengkapi dengan peralatan yang lebih modern, artinya dilengkapi dengan peralatan pembelajaran yang memadai dan menyediakan buku atau referensi yang memadai baik umum mamupun agama. Dalam rangka memenuhi standart sarana prasarana yang termuat dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional.”116

Hal senada juga dipaparkan oleh guru MAN 3 Kediri sebagai berikut: “Kepala Madrasah Aliyah Negeri 3 Kediri selalu melakukan dengan setiap guru penanggungjawab harus punya program tertulis selama 1 tahun ke depan dan akan dievaluasi setiap tahun ajaran baru. Dengan adanya pembagian tersebut, maka akan lebih mudah dalam peningkatan mutu pendidikan dari segi peningkatan sarana dan fasilitas pembelajaran yang memadai.”117

Dengan demikian, kepala MAN 3 Kediri ini memang ikut andil dalam pemantaun pada guru maupun karyawan untuk memberikan sebuah motivasi bagi mereka, termasuk dalam memiliki fasilitas dan sarana yang memadai di berbagai lini. Karena sebuah lembaga pendidikan yang maju ketika tidak

115 Ibid.

116Sja’roni, Wawancara, Kediri, 18 September 2015.

161

dilengkapi dengan sarana yang memenuhi standard, maka akan mengurangi pengembangan yang perlu ditingkatkan dalam lembaga ini.

Peneliti melakukan wawancara dengan guru MAN 3 Kediri bahwa “akan dilaksanakan rehabilitasi ruang perpustakaan dan laboratorium”.118

Sebagaimana yang disampaikan dapat membantu peneliti dalam pendataan kelangkapan data dalam proses penelitian. Kepala madrasah memang berusaha seoptimal mungkin melakukan perbaikan peningkatan terhadap sarana dan fasilitas pembelajaran yang dimilikinya.

Selanjutnya dipaparkan oleh guru MAN 3 Kediri bahwa:

“Selama saya menjadi guru di lembaga ini bahwa Kepala MAN 3 Kediri upaya yang dilakukan supaya mendapatkan sarana dan fasilitas pembelajaran yang memadai adalah dengan: membuat alat peraga sederhana dari sumber daya alam yang sudah tidak terpakai; menggunakan alat-alat yang sudah ada sesuai dengan kebutuhan; dan membuat proposal tiap tahun ajaran baru untuk alat yang belum ada ditujukan kepada sarana madrasah.”119

Berikutnya dipaparkan oleh guru MAN 3 Kediri sebagai berikut “…setiap tahun di MAN 3 Kediri ada tambahan bangunan untuk sarana pendidikan”.120 Dalam peningkatan mutu pendidikan di madrasah ini, maka Kepala Madrasah ini setiap tahunnya selalu melakukan pembangunan terhadap sarana-sarana yang belum maksimal.

Hal senada dipaparkan oleh guru MAN 3 Kediri yang lain bahwa: Sebagaimana yang saya ketahui bahwa Kepala MAN 3 Kediri dalam memperbaiki atau melengkapi sarana yang dimilikinya adalah dengan melakukan beberapa gerakan-gerakan di antaranya adalah: akan dilaksanakan rehabilitasi ruang perpustakaan dan laboratorium; dan membuat alat peraga. Dengan dua hal tersebut yang dilakukan oleh

118Mardiyah, Wawancara, Kediri, 21 September 2015.

162

beliau mudah-mudahan mampu memberikan sebuah perubahan-perubahan yang signifikan terhadap kemajuan lembaga ini.121

Pandangan yang disampaikan oleh informan bahwa kepala madrasah dalam penerapan sistem manajemen mutu terhadap sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai adalah denga cara rehabilitasi ruang perpustakaan dan laboratorium, serta membuat alat peraga yang berkaitan dalam proses pembelajaran. Namun dalam motivasi ini hanya itu saja, akan tetapi motivasi-motivasi yang dilakukannya bernuasa religius.

Hal senada dipaparkan oleh anggota komite MAN 3 Kediri bahwa: “Selama saya menjadi anggota komite di madrasah ini bahwa Kepala MAN 3 Kediri dalam upaya untuk memiliki sarana dan fasilitas pembelajaran yang memadai dengan melakukan beberapa terobosan-terobosan diantaranya adalah: merenovasi laboratorium komputer; membangun ruang yang lebih luas untuk perpustakaan sekaligus bisa difungsikan untuk ruang pertemuan MGMP dan lain sebagainya.”122

Selanjutnya juga dipaparkan oleh anggota komite MAN 3 Kediri yang lain sebagai berikut “…mengusulkan perbaikan sarana pendidikan”.123 Dalam penerapan sistem manajemen mutu terhadap kepemilikan fasilitas dan sarana pembelajaran yang memadai, maka kepala madrasah melakukannya dengan mengusulkan perbaikan sarana pendidikan yang ada, sehingga dengan adanya aktivitas tersebut akan membantu dalam peningkatan mutu pendidikan.