Indeks Gini Kabupaten Banyumas
CAKUPAN PENEGAKAN PERDA DAN/ATAU PERKADA
No. Tahun
Jumlah Pelanggar Perda dan/atau Perkada
Ket Yang dilaporkan
dan/atau diproses
Yang diselesaikan Persentase
LKjIP KABUPATEN BANYUMAS 2015
61 Gambar 3.28 Penegakan Perda No. 61 Th. 1972 Kab. Banyumas Pembatasan Pelacuran
Gambar 3.20 Penegakan Perda No. 16 Tahun 2015 Penanggulangan Penyakit Masyarakat
Gambar 3.29 Penegakan Perda No. 03 Th. 2008 Kab. Banyumas Usaha Rekreasi dan Hiburan Umum
LKjIP KABUPATEN BANYUMAS 2015
62
Gambar 3.31 Penegakan Perda No. 14 Th. 2009 Kab. Banyumas Pedoman Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau
Gambar 3.32 Penegakan Perda No. 15 Th. 2009 Kab. Banyumas Pajak Hotel
Gambar 3.33 Penegakan Perda No. 23 Th. 2009 Kab. Banyumas Pengendalian Lingkungan Hidup
LKjIP KABUPATEN BANYUMAS 2015
63 C. REALISASI ANGGARAN
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Banyumas Tahun 2015 terdiri dari Rencana Pendapatan setelah perubahan sebesar Rp. 2.650.828.945.068,00 terealisir Rp. 2.654.357.895.349,00 atau 100,13 %. Sedangkan Rencana Belanja setelah Perubahan sebesar Rp. 2.988.919.149.067,00 dapat terealisasi Rp. 2.531.725.433.581,00 atau 84,70 %. Secara Rinci Pendapatan, Belanja, dan Pembiayaan sebagai berikut :
Tabel 3.26 Realisasi APBD KAbupaten Banyumas Tahun 2015
No Uraian Anggaran 2015 (Perubahan) Rp.
Realisasi 2015 (Rp) Persentase
1 2 3 4 5
I. Pendapatan 2.650.828.945.068,00 2.654.375.895.349,00 100,13%
a. Pendapatan Asli Daerah 451.559.187.568,00 517.879.790.597,00 114,69% b. Pendapatan Transfer 2.128.859.406.500,00 1.922.641.779.217,00 90,31% c. Lain-lain Pendapatan yang Sah 70.410.351.000,00 213.854.325.535,00 303,73%
II. Belanja dan Transfer 2.988.919.149.067,00 2.531.725.433.581,00 84,70%
A. Belanja 2.674.151.733.376,00 2.228.793.214.265,00 83,35%
1. Belanja Operasional 2.179.699.542.507,00 1.865.540.684.043,00 85,59% 2. Belanja Modal 489.952.190.869,00 363.227.455.289,00 74,14% 3. Terduga Belanja Tak 4.500.000.000,00 25.074.933,00 0,56%
B. Transfer 314.767.415.691,00 302.932.219.316,00 96,24%
Surplus/Defisit (338.090.203.999,00) 122.650.461.768,00 -36,28%
III Pembiayaan Netto 338.090.203.999,00 339.090.203.999,00 100,30%
a. Penerimaan Pembiayaan 351.588.203.999,00 351.088.203.999,00 99,86% b. Pengeluaran Pembiayaan 13.498.000.000,00 11.998.000.000,00 88,89%
Sumber : Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Banyumas, 2015
LKjIP KABUPATEN BANYUMAS 2015
64 Sedangkan penyerapan anggaran untuk mendukung pencapaian Indikator Kinerja
Utama per program dari rencana sebesar Rp. 2.291.915.628.732 , teralisasi sebesar Rp. 1.937.314.941.217 atau sebesar 84,53 %. Secara rinci penggunaan anggaran untuk
mendukung pencapaian Kinerja Utama sebagaimana tersebut pada Tabel berikut : Tabel 3.27 Target dan Realisasi Anggaran Pencapaian Sasaran Tahun 2015
LKjIP KABUPATEN BANYUMAS 2015
65
MISI 1 : Menciptakan birokrasi pemerintahan yang profesional, bersih, partisipatif dan inovatif agar terbangun pemerintahan yang efektif dan terpercaya melayani masyarakat.
N0 Sasaran Program
Kinerja Anggaran
Target Realisasi Capaian ( %) Target Realisasi Capaian ( % )
1 Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah
1. Opini Lapoaran Keuangan Daerah WTP WTP 100 31.844.497.500 26.239.757.159 82,40%
2. Program Peningkatan dan
Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah
3. Program Pembinaan dan Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Desa
4. Program Pengelolaan Aset Daerah
MISI 2 : Meningkatkan Kualitas hidup masyarakat melalui akses layanan pendidikan dan kesehatan yang murah dan berkualitas.
N0 Sasaran Program
Kinerja Anggaran
Target Realisasi Capaian ( %) Target Realisasi Capaian ( % )
2. Melek Huruf Masyarakat Meningkat
1. Angka Melek Huruf 94,49 99,27 105,1 1.256.551.305.959 1.075.991.634.482 85,63% 2. Program Pendidikan Anak Usia Dini
(PAUD)
3. Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 (sembilan) tahun
4. Program Pendidikan Menengah
5. Program Pendidikan Non Formal
LKjIP KABUPATEN BANYUMAS 2015
66
MISI 3 : Mengembangkan pusat-pusat unggulan ekonomi pedesaan berbasis komoditi sektor pertanian sebagai usaha inti dan sektor lainnya sebagai penunjang melalui penataan kelembagaan, permodalan, sumber daya manusia, akses pasar dan perlindungan dari pemerintah.
N0 Strategis Sasaran Program
Kinerja Anggaran
Target Realisasi Capaian ( %) Target Realisasi Capaian ( % )
5. Pendapatan Masyaraat Meningkat
1. Pertumbuhan Ekonomi 6,15 5 81,9 58.995.296.441 22.712.600.977 38,50%
2. Program Peningkatan Kesejahteraan Petani
3. Program Peningkatan, Pemasaran Hasil Produksi Pertanian/Perkebunan
4. Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan
5. Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan
6. Program Pemberdayaan Penyuluh Pertanian/Perkebunan Lapangan
7. Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak
8. Program Peningkatan Penerapan Teknologi Peternakan
9. Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan
10. Program Pengembangan Agribisnis
11. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Pertanian.
6. Meningkatnya ketahanan pangan 1. Program Peningkatan Ketahanan Pangan Pertanian/Perkebunan 14.184.671.854 13.283.346.349 93,65% 2. Program Pengembangan Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia
LKjIP KABUPATEN BANYUMAS 2015
67 3. Program Pemberdayaan Petani melalui
Demontrasi serta Pengawalan dan
pendampingan Penyuluhan
4. Ketersediaan Energi dan Protein per
kapita (%) 86 90 104,7
5. Penguatan Cadangan Pangan (%) 60 60 100
MISI 4 : Meningkatkan dan mengembangkan daya saing agribisnis dan usaha mikro, kecil dan menengah.
N0 Strategis Sasaran Program
Kinerja Anggaran
Target Realisasi Capaian (
%) Target Realisasi Capaian ( % ) 7. Jumlah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Meningkat
1. Program Penciptaan Usaha Kecil Menengah yang kondusif
29.599.308.381 20.645.678.648 69,75% Meningkatnya perluasan jaringan pemasaran produk agribisnis
2. Program Pengembangan Kewirausahaan dan Keuanggulan Kompetitif Usaha Kecil dan
Menengah
3. Program Pengembangan Sistem Pendukung Usaha bagi Usaha Mikro Kecil
Menengah
4. Program Peningkatan Kualitas
Kelembagaan Koperasi 71 76,72 108
*Persentase Koperasi Aktif (%)
5. Program Pembinaan Pedagang Kaki Lima
dan Asongan
6. Program Peningkatan Kerjasama
Perdagagan
7. Program Efisiensi Perdagangan Dalam
LKjIP KABUPATEN BANYUMAS 2015
68 8. Program Peningkatan dan Pengembangan
Eksport
· Eksport Bersih Perdagangan (US$)
19.700.000 24.181.103 122,7
· Pertumbuhan Industri Kecil (buah)
2.097 2.102 100,2
MISI 5 : Meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastrutur daerah yang menunjang kegiatan sosial ekonomi masyarakat. N0 Strategis Sasaran Program
Kinerja Anggaran
Target Realisasi Capaian ( %) Target Realisasi Capaian ( % )
8. Meningkatnya Sarana dan Prasarana Infrastruktur daerah
1. Program Pengembangan Jalan dan
Jembatan 282.991.033.541 258.600.489.127 91,38%
· Panjang Jalan Kaupaten dalam Kondisi
Baik (%) 58,77 65,86 112,1
2. Program Pembangunan Saluran Drainase
/ Gorong-Gorong
3. Program Pembangunan dan Rehabilitasi
Turap / Talud / Bronjong
4. Program Rehabilitasi / Pemeliharaan Jalan
dan Jembatan
5. Program Peningkatan Sarana dan
Prasarana Kebina-margaan
6. Program Pengembangan dan Pengadaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan
Lainnya
· Rasio Jaringan Irigasi 37,69 37,69 100
7. Program Penyediaan dan Pengolahan Air
Baku
8. Program Pengembangan, Pengelolaan dan Konservasi Sungai, Danau dan Sumber Daya
Air Lainnya
LKjIP KABUPATEN BANYUMAS 2015
69 9. Program Pengembangan Kinerja
Pengelolaan Air Minum dan Air Limbah
10. Program Pengendalian Banjir
11. Program Pembangunan Infrastruktur
Perdesaan
· Prosentse Rumah Layak Huni 87,86 88,08 1002 12. Program Tanggap Darurat Jalan dan
Jembatan
13. Program Pengembangan Perumahan
14. Program Lingkungan Sehat Perumahan
15. Program Pembinaan dan Pengembangan
Bidang Migas dan Ketenagalistrikan
· Rumah Tangga Pengguna Listrik (%) 86,5 90,37 104,5
16. Program Pengawasan dan Penertiban Kegiatan Rakyat yang Berpotensi Merusak
Lingkungan
17. Program Pembinaan dan Pengembangan
Air Tanah dan Panas Bumi
· Rumah Tangga Pengguna Air Bersih (%)
56,18 59,44 105,7
MISI 6 : Menciptakan keterkaitan, kesejajaran dan keadilan pembangunan antar kawasan perkotaan dan perdesaan.
N0 Strategis Sasaran Program
Kinerja Anggaran
Target Realisasi Capaian ( %) Target Realisasi Capaian ( % )
9. Jumlah Penduduk Miskin Menurun
1. Program Pemberdayaan Fakir Miskin , Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) lainnya
LKjIP KABUPATEN BANYUMAS 2015
70
2. Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial
3. Program Pembinaan Anak Terlantar
4. Program Pembinaan Para Penyandang Cacat dan Trauma
5. Program Pembinaan Panti Asuhan / Panti Jompo
6. Program Pembinaan Eks Penyandang Penyakit Sosial
· Angka Kemiskinan (%) 18,67 17,56 105,7
· Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 6,5 5,46 118,2
10. Ketimpangan Antar Wilayah Menurun Indeks Ketimpangan Antar Wilayah 0,0103 0,0109 94,5 39.510.784.769 35.680.743.807 90,31% 1. Program Pembangunan Prasarana dan Fasilitasi Perhubungan
2. Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas LLAJ
3. Program Perencanaan Tata Ruang
4. Program Pemanfaatan Tata Ruang
5. Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang
6. Program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH)
7. Program Pengendalian Alih Fungsi Lahan Pertanian ke Lahan Non Pertanian
8. Program Penataan Penguasaan, Kepemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah
9. Program Penyelesaian Konflik-Konflik Pertanahan
LKjIP KABUPATEN BANYUMAS 2015
71
MISI 7 : Mewujudkan tatanan masyarakat yang berbudaya, berkepribadian, memiliki keimanan serta menjunjung tinggi kemajemukan dan kerukunan antar umat beragama agar hidup toleran dan damai berlandaskan iman dan taqwa.
N0 Strategis Sasaran Program
Kinerja Anggaran
Target Realisasi Capaian ( %) Target Realisasi Capaian ( % )
11 Kesadaran Politik Masyarakat Meningkat
1. Program Pendidikan Politik Masyarakat
23.169.289.795 19.509.343.156 84,20%
· Pembinaan LSM, Ormas dan OKP 39 39 100
2. Program Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan
3. Program Pemeliharaan Kantramtibmas dan Pencegahan Tindak Kriminal
4. Program Pemberdayaan Masyarakat untuk Menjaga Ketertiban dan Keamanan
5. Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat (PEKAT)
6. Program Penataan Peraturan Perundang-undangan
· Penegakan Perda (%) 80 80 100
Jumlah Anggaran untuk mendukung 11 Sasaran 2.291.915.628.732 1.937.314.941.217 84,53%
LKjIP KABUPATEN BANYUMAS 2015
72
BAB IV PENUTUP
aporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) merupakan bentuk akuntabilitas dari pelaksanaan tugas dan fungsi instansi pemerintah untuk mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik (good governance). Akuntabilitas menunjukkan sejauh mana sebuah instansi pemerintah telah memenuhi tugas dan mandatnya dalam penyediaan layanan publik yang langsung bisa dirasakan hasilnya oleh masyarakat. Melalui LKjIP, pemerintahan daerah menunjukkan pertanggungjawabannya pada publik. Sedangkan bagi publik, LKjIP akan menjadi bahan standar penilaian, sehingga mendorong publik untuk terlibat dalam mengontrol kualitas kinerja pelayanan pemerintah. Dengan demikian, publik akan turut berperan serta dalam mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik.
LKjIP juga menggambarkan proses yang sudah ditempuh pemerintah daerah untuk menerapkan manajemen pembangunan berbasis kinerja dan perbaikan pelayanan publik. Setiap instansi pemerintah wajib melakukan pengukuran dan pelaporan kinerjanya, berdasarkan pada indikator yang jelas dan terukur, sehingga mudah dinilai sejah mana program pembangunan dan pelayanan telah berjalan. Dengan berbasis kinerja yang terukur, setiap rupiah anggaran dapat dipertanggungjawabkan dan melalui indikator-indikator yang jelas, setiap kegiatan dapat diuji relevansi dan capaiannya.
Pada sajian Bab 3 dapat diketahui kinerja Pemerintah Kabupaten Banyumas tahun 2015, termasuk bagaimana progressnya dibanding capaian tahun sebelumnya. Secara umum nampak bahwa kinerja Pemkab Banyumas Tahun 2015 masuk dalam kategori sangat baik. Dari 26 Indikator Kinerja Utama (IKU) Bupati tahun 2015, mayoritas target sudah tercapai (sangat baik). Pencapaian target, 25 dari 26 IKU (96%) capaiannya sangat baik (91 ≤), dan hanya 1 (satu) yang capaiannya berkategori baik (76 ≤ 90). Beberapa IKU bahkan capaiannya melebihi target (di atas 100 persen realisasi). Sebanyak 21 IKU capaiannya melebihi target (≥100%), dan 5 (lima) yang belum memenuhi target (≤100%).
Semua capaian tersebut tidak lepas dari kerja keras Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk memastikan pencapaian kinerja sebagai prioritas dalam pembangunan daerah. Upaya ini mencakup perumusan dan penetapan kinerja tahunan dan menengah sebagai bagian dari kebijakan strategis, khususnya dalam RPJMD dan RKPD 2015, yang mencakup juga penentuan program atau kegiatan beserta alokasi anggarannya. Pemerintah Kabupaten Banyumas terus berupaya agar capaian sesuai target, termasuk dalam menggunakan berbagai perangkat pendukung, sebagai upaya mewujudkan Government, antara lain melalui
e-Planning, SIPPD, SIMDA Keuangan, SIMBADAMAS, SIMAP, dan SIMPUS.
Meskipun mayoritas indikator sudah tercapai, ada beberapa masalah yang menjadi catatan bagi Pemkab Banyumas. Pertama, dalam bidang kesehatan, penurunan angka kematian ibu masih belum seratus persen tercapai sesuai target. Hal ini bukan karena pelayanan kelahiran yang kurang memadai, melainkan karena penyakit penyerta ibu hamil seperti pre
eklamsia berat, perdarahan, gangguan sistem peredaran darah (jantung dan stroke,) dan
penyakit kronis. Dengan demikian instansi pemerintah terkait, yakni Dinas Kesehatan untuk lebih memperhatikan ibu hamil resiko tinggi guna meminimalisir kematian ibu saat melahirkan. Demikian pula dengan angka harapan hidup, hendaknya juga terus meningkat seiring dengan perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Kedua,walau angka kemiskinan berhasil ditekan sesuai target RPJMD dan juga menunjukkan progress dari tahun ke tahun, namun angkanya masih di bawah target Provinsi Jawa Tengah dan Nasional. Tentu saja, angka kemiskinan ini berkaitan dengan berbagai variable, termasuk indikator-indikator lainnya.
L
BAB IV PENUTUP
A .
Kesimpulan dari hasil penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Kabupaten Banyumas Tahun 2015
LKjIP KABUPATEN BANYUMAS 2015
73 Progres saja tidak cukup, karena itu perlu adanya percepatan pencapaian target. Fluktuasi perekonomian nasional mungkin ada di luar kendali pemda, tetapi optimalisasi potensi lokal sepenuhnya ada dalam kontrol, sehingga bisa ditingkatkan penguatan sektor perekonomian untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Pemerintah Kabupaten Banyumas meyakini sepenuhnya bahwa segala pencapaian ini tidak terlepas dari kontribusi berbagai pihak yaitu selain kinerja pimpinan dan aparat pemerintah juga peran serta pihak ketiga, seperti swasta dan masyarakat umum dalam program pembangunan. Oleh karena itu, sinergi antara Pemerintah Kabupaten dan berbagai pihak harus terus ditingkatkan.
Pada akhirnya, Pemerintah Kabupaten Banyumas berharap, LKjIP ini dapat menjadi pegangan guna melakukan refleksi tentang apa yang telah dilakukan dan apa yang mesti di lakukan pada masa mendatang, sehingga pembangunan terus berkelanjutan, sesuai dengan arah yang sudah ditentukan. Untuk itu masukan dan kritik senantiasa menjadi modal penting untuk sebuah perbaikan.
Lampiran