• Tidak ada hasil yang ditemukan

II. GAMBARAN PELAYANAN BADAN PENGELOLAAN PAJAK DAERAH

2.2. Kinerja Pelayanan BPPD Kota Palembang Periode Tahun

2.2.1. Capaian Indikator Kinerja

25 ditetapkan. Selain itu, capaian kinerja pelayanan juga dinilai dari perencanaan anggaran dan realisasinya selama kurun waktu 2013-2017.

2.2.1. Capaian Indikator Kinerja

Bagian ini mengulas capaian kinerja BPPD tahun 2013-2017 berdasarkan indikator kinerja yang ditetapkan dalam RPJMD Kota Palembang Tahun 2013-2017. Capaian kinerja BPPD secara rinci dapat dilihat pada Tabel 2.4.

 

26 Tabel 2.1

Pencapaian Kinerja Dinas Pendapatan Daerah Kota Palembang Tahun 2013-2016

N o

Sasaran

Strategis Indikator Target (%) Realisasi (%) Rasio Capaian

2013 2014 2015 2016 2017 2013 2014 2015 2016 2017 2013 2014 2015 2016 2017

 

27

N o

Sasaran

Strategis Indikator Target (%) Realisasi (%) Rasio Capaian

2013 2014 2015 2016 2017 2013 2014 2015 2016 2017 2013 2014 2015 2016 2017

 

28

N o

Sasaran

Strategis Indikator Target (%) Realisasi (%) Rasio Capaian

2013 2014 2015 2016 2017 2013 2014 2015 2016 2017 2013 2014 2015 2016 2017 Meningkat

nya Kualitas Aparatur

Tingkat Disiplin

95% 95% 95% 95% 95% 100 100 100 105,26 95 100 100 105,26 94,66 99,64 Tingkat

Ketersediaan Pegawai yang Kompeten

25% 25% 25% 25% 25% 100 100 25 100 25 400 100 100 19,39 77,56

 

29 Capaian kinerja sasaran 1 (satu), yaitu Meningkatnya Penerimaan Pajak dari Tahun Lalu didukung oleh indikator kinerja sebagai berikut : 1. Rasio Realisasi PAD Terhadap Potensi PAD

2. Rasio PAD Terhadap Realisasi Pendapatan 3. Tingkat Pertambahan Penerimaan Pajak Hotel

Mengalami peningkatan dengan melakukan upaya :

- Pendekatan yang persuasif pada Pengusaha-Pengusaha Hotel dan Objek Pajak Hotel lainnya.

- Naiknya tingkat occupancy hotel dan objek pajak hotel lainnya.

- Meningkatnya jumlah hotel, penginapan, wisma, dan rumah kos.

- Mengadakan pembinaan dan pemeriksaan terhadap WP Pajak Hotel.

- Penerapan Pajak Online (E-Tax) dengan pemasangan alat pada beberapa objek pajak hotel, sebagai upaya sinkronisasi data pembayaran dan nominal pajak yang dibebankan antara BPPD, Bank dan Pengusaha terkait.

4. Tingkat Pertambahan Penerimaan Pajak Restoran Mengalami peningkatan dengan melakukan upaya : - Jumlah restoran di Kota Palembang yang meningkat.

- Pendekatan yang persuasif pada Wajib Pajak Restoran sehingga kesadaran WP makin meningkat.

- Melaksanakan kegiatan sampling, pembinaan dan pemeriksaan pada Wajib Pajak Restoran.

- Penerapan Pajak Online (E-Tax) dengan pemasangan alat pada beberapa objek pajak restoran, sebagai upaya sinkronisasi data pembayaran dan nominal pajak yang dibebankan antara BPPD, Bank dan Pengusaha terkait.

5. Tingkat Pertambahan Penerimaan Pajak Hiburan Mengalami peningkatan dengan melakukan upaya :

- Jumlah usaha hiburan di Kota Palembang yang meningkat.

 

30 - Pendekatan yang persuasif pada Wajib Pajak Hiburan sehingga

kesadaran WP makin meningkat.

- Melaksanakan kegiatan sampling, pembinaan dan pemeriksaan pada Wajib Pajak Hiburan.

- Penerapan Pajak Online (E-Tax) dengan pemasangan alat pada beberapa objek pajak hiburan, sebagai upaya sinkronisasi data pembayaran dan nominal pajak yang dibebankan antara BPPD, Bank dan Pengusaha terkait.

6. Tingkat Pertambahan Penerimaan Pajak Reklame

- Adanya Tim Mobile yang bekerja 3 (tiga) hari dalam satu minggu untuk memantau ke lapangan (Selasa, Kamis dan Minggu).

- Pemasangan stiker untuk menandakan reklame yang sudah bayar dan belum bayar serta periode pembayaran.

7. Tingkat Pertambahan Penerimaan Pajak Penerangan Jalan (PLN dan Non PLN)

Peningkatan terjadi selain karena adanya kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) dan pembinaan serta sosialisasi terhadap WP Pajak Penerangan Jalan Non PLN.

8. Tingkat Pertambahan Penerimaan Pajak Parkir

- Meningkatnya jumlah lahan parkir yang menjadi objek pajak parkir, terutama dari meningkatnya jumlah mall, hotel, dan pertokoan yang ada di Kota Palembang.

- Penerapan Pajak Online (E-Tax) dengan pemasangan alat pada beberapa objek pajak parkir, sebagai upaya sinkronisasi data pembayaran dan nominal pajak yang dibebankan antara Dispenda, Bank dan Pengusaha terkait.

- Melakukan kegiatan pengembangan objek pajak parkir.

- Melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi objek pajak parkir.

 

31 9. Tingkat Pertambahan Penerimaan Pajak Air Tanah

Upaya dan pendekatan yang intensif dari petugas dengan wajib pajak dan instansi terkait dalam pengelolaan air bawah tanah.

10. Tingkat Pertambahan Penerimaan Pajak Sarang Burung Walet

a. Melakukan pendekatan dengan Paguyuban Pengusaha sarang burung walet.

b. Mengadakan kerjasama dengan instansi terkait izin usaha termasuk kejelasan dan kelengkapan persyaratan serta data pengusaha walet sehingga dapat langsung dihubungi tanpa melalui paguyuban.

c. Melakukan pembinaan dan memberikan himbauan pada paguyuban untuk memberikan informasi terkait pemasaran walet yang lengkap ke Badan Pengelolaan Pajak Daerah Kota Palembang

11. Tingkat Pertambahan Penerimaan Pajak Mineral bukan Logam dan Batuan

a. Melakukan pendekatan yang persuasif pada pengelola-pengelola pasir yang kebanyakan kurang patuh.

b. Melakukan kerjasama dan koordinasi dengan pihak terkait agar mekanisme pembayaran dana jelas serta harus melampirkan bukti lunas pembayaran pajak terlebih dahulu sebelum melakukan pembayaran.

12. Tingkat Pertambahan Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan

a. Melakukan pemutakhiran data PBB, terutama untuk lokasi-lokasi strategis dan potensial serta objek-objek pajak baru dan wilayah-wilayah yang mengalami perkembangan cukup signifikan.

b. Melakukan kerjasama antara Camat, Lurah dan Kepala UPTD

dalam penyampaian SPPT PBB dan melakukan klasifikasi NJOP

bagi Wajib Pajak agar tidak memberatkan terutama yang

NJOPnya rendah.

 

32 c. Menghimbau seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Palembang agar juga ikut berpartisipasi dalam pembayaran PBB.

d. Mengadakan kegiatan Gebyar PBB yang dapat memotivasi WP PBB untuk membayar PBB sebelum tanggal jatuh tempo.

13. Tingkat Penambahan Penerimaan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)

a. Melakukan pemetaan untuk menentukan nilai zona tanah.

b. Memvalidasi kembali NJOP yang tertera di SPPT PBB.

c. Menghimpun list harga perumahan yang ada di Palembang sebagai acuan dalam verifikasi BPHTB.

d. Melakukan cek objek pajak langsung di lapangan untuk mendapatkan data yang akurat.

14. Indikator Kinerja tingkat bertambahnya jumlah wajib pajak daerah Terjadi penurunan jumlah WP sebesar -8,01% dari tahun sebelumnya.

Capaian kinerja sasaran 2 (dua), yaitu: Meningkatnya sarana dan prasarana pelayanan pajak, yang terdiri dari indikator capaian kinerja sebagai berikut : Capaian indikator kinerja tingkat pelayanan administrasi perkantoran pada tahun 2017 telah mencapai target dan realisasi yang telah ditentukan dengan realisasi dan capaian kinerja sebesar 100%, dikarenakan program pelayanan administrasi perkantoran pada capaian indikator sasaran tingkat pemenuhan pelayanan administrasi telah menggunakan anggaran yang capaiannya kurang dari 100%. Dengan demikian program/kegiatan dan sasaran telah dapat dikatakan efektif dan efisien.

Capaian kinerja sasaran 3 (tiga), yaitu: Meningkatnya pelaporan

yang disusun tepat waktu, dengan Indikator kinerja tingkat ketepatan

laporan dan keuangan dan kinerja pada tahun 2017 telah mencapai target

 

33 dan realisasi yang telah di tentukan dengan realisasi dan capaian kinerja 100%, dikarenakan program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan telah menggunakan anggaran kurang dari 100%. Dengan demikian program/kegiatan dan sasaran di katakan efektif dan efisien.

Capaian kinerja sasaran 4 (empat), yaitu: Meningkatnya Kualitas Aparatur, yang terdiri dari indikator capaian kinerja sasaran diantaranya : Indikator Kinerja tingkat ketersediaan pegawai yang kompeten pada program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur untuk tahun 2017 anggaran ini tidak terlaksana dikarenakan anggarannya dialihkan ke APDB-P.

Dengan demikian, dari 4 (empat) sasaran yang dilaksanakan, rata rata menunjukkan capaian kinerja sebesar 100 % atau lebih, beberapa hal yang menyebabkan tercapainya target adalah :

• Penerimaan Pajak Daerah meningkat secara signifikan.

• Pendekatan yang persuasif pada semua WP pajak daerah.

• Target yang ditetapkan telah sesuai dengan potensi.

• Dana yang tersedia untuk kegiatan telah sesuai dengan kebutuhan.

• Koordinasi dan kerjasama yang baik antara petugas (baik petugas lapangan maupun petugas administrasi) dengan wajib pajak dan pihak lain yang terkait dalam peningkatan Penerimaan Pajak Daerah.

• Mengadakan himbauan, pembinaan, dan pemeriksaan pada WP Pajak Daerah.

• Penerapan Pajak Online (E-Tax) pada 4 jenis WP Pajak Daerah, yaitu

Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, dan Pajak Parkir.

 

34 Tabel 2.2. Pencapaian Kinerja Badan Pengelolaan Pajak Daerah Kota Palembang

Tahun 2017 (setelah perubahan nomenkelatur)

Sasaran Strategis Indiktor Kinerja Target Realisasi

(%) Capaian Kinerja (%)

(1) (2) (3) (4) (5)

1.1.1 Meningkat nya

2.1.1 Meningkat nya kualitas

1 Indeks Kepuasan

Masyarakat 85 % 90,26 106,19

3.1.1 Meningkat nya Kualitas Aparatur

1 Tingkat Disiplin

Aparatur 90 % 94,66 105,18

 Capaian Kinerja Sasaran 1, Meningkatnya penerimaan pajak daerah dari tahun sebelumnya dengan Indikator Kinerja tingkat pertambahan pajak daerah pada tahun 2017 didukung oleh 13 (tiga belas) indikator yaitu :

a. Persentase realisasi penerimaan pajak daerah pada tahun 2017 adalah sebesar 106,49% dengan capaian kinerja sebesar 106,49%

b. Persentase peningkatan penerimaan pajak daerah pada tahun

2017 adalah sebesar 26,74% dengan capaian kinerja sebesar

219,18%

 

35

 Capaian kinerja sasaran 2, yaitu: Meningkatnya kualitas Badan Pendapatan Daerah dan pengelolaan administrasi perkantoran, yang terdiri dari 2 (dua) indikator sebagai berikut :

a. Capaian indikator kinerja indeks kepuasan masyarkat pada tahun 2017 telah mencapai target dan realisasi yang telah ditentukan dengan realisasi dan capaian kinerja sebesar 100%, dikarenakan dari 19 kegiatan yang direncanakan pada tahun 2017 telah terlaksana sesuai dengan yang ditargetkan.

b. Capaian indikator kinerja tingkat pengelolaan administrasi perkantoran pada tahun 2017 telah mencapai target dan realisasi yang telah ditentukan dengan realisasi dan capaian kinerja sebesar 100%, dikarenakan dari 4 kegiatan yang terkait telah terealisasi.

 Capaian kinerja sasaran 3, yaitu: Meningkatnya Kualitas Aparatur, yang terdiri dari 2 (dua) indikator sebagai berikut :

a. Pada tahun 2017 indikator kinerja tingkat disiplin aparatur telah terealisasi sesuai dengan yang dibutuhkan terkait pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya.

b. Indikator Kinerja tingkat ketersediaan aparatur yang memiliki

sertifikat perpajakan daerah, pertambahan jumlah pegawai

mempengaruhi persentasi jumlah pegawai yang memiliki sertifikat

perpajakan, sedangkan untuk melaksanakan kegiatan diklat

perpajakan untuk penambahan pegawai yang belum memiliki

serifikat membutuhkan anggaran yang cukup besar. Karena

bersifat kontribusi yang diadakan diluar daerah.

Dokumen terkait