III. PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS
3.4. KLHS
47 3.3 Telaahan Renstra K/L
Dalam merumuskan Renstra BPPD Kota Palembang perlu memperhatikan arah pembangunan nasional, rencana strategis kementerian/lembaga maupun instansi yang terkait dengan tugas dan fungsi BPPD Kota Palembang demi terwujudnya perencanaan yang selaras antara pemerintah pusat dengan daerah. Dalam hal ini BPPD Kota Palembang mengacu kepada Renstra Kementerian Keuangan.
Sesuai dengan tugas dan fungsinya sebagai lembaga pengelola keuangan negara, Kementerian Keuangan menjadi aktor utama yang mengatur dan mengelola keuangan negara. Dalam rangka mewujudkan kualitas tersebut, Kementerian Keuangan menetapkan Visi Kementerian Keuangan 2015-2019 yaitu:
”Kami Akan Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Yang Inklusif di Abad ke-21”
Visi tersebut akan diwujudkan melalui Misi Kementerian Keuangan periode 2015-2019 adalah sebagai berikut:
1. Mencapai tingkat kepatuhan pajak, bea dan cukai yang tinggi melalui pelayanan prima dan penegakan hukum yang ketat;
2. Menerapkankebijakan fiskal yang prudent;
3. Mengelola neraca keuangan pusat dengan risiko minimum;
4. Memastikan dana pendapatan didistribusikan secara efesien dan efektif; dan
5. Menarik dan mempertahankan talent terbaik di kelasnya dengan menawarkan proposisi nilai pegawai yang kompetitif.
Dengan demikian, BPPD Kota Palembang dalam menentukan Tujuan, Sasaran, Strategi, dan Arah Kebijakan mempedomani Renstra Kementerian Keuangan.
Terutama dalam hal mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang berkualitas.
Pengelolaan keuangan daerah yang berkualitas adalah manajemen pendapatan dan belanja negara yang proaktif yang menggerakan dan mengarahkan perekonomian negara menyongsong masa depan.
3.4 KLHS
Telaahan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk RPJMD Kota
Palembang tahun 2018-2023 :
48 (1) Gambaran Daya Dukung dan Daya Tampung
Rata-rata Indeks jasa ekosistem tahun 2013 menurun pada tahun 2018 kecuali indeks pengaturan iklim
(2) Isu Strategis Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
- Masih belum terpenuhinya kebutuhan masyarakat akan sarana dan prasararana bidang pendidikan, kesehatan, air bersih, listrik, sanitasi, dan penataan kawasan kumuh.
- Terjadi pergeseran struktur perekonomian sebagian masyarakat Palembang dari kategori Industri, listrik, air dan bangunan atau biasa disebut sektor sekunder ke kategori ekonomi lainnya yaitu sektor tersier yang terlihat dari besarnya peranan masing-masing kategori ini terhadap pembentukan PDRB Kota Palembang (kategori Industri Pengolahan)
(3) Rekomendasi
Usulan rekomendasi terhadap Isu Strategis dari target TPB yang belum tercapai :
- Memperbaiki kualitas layanan masyarakat.
- Melakukan intensifikasi dan inovasi untuk peningkatan.
- Membuat program-program dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada.
- Sosialisasi dan mendorong masyarakat untuk berperan serta.
(4) Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, dan Strategi Pembangunan
Palembang Emas Darussalam menjadikan Kota Palembang menjadi kota yang aman, damai, tenteram, makmur, dan sejahtera serta adanya harmoni antara kehidupan manusia dan alam.
(5) Arah Kebijakan Pembangunan Wilayah
Arah Kebijakan Pembangunan Wilayah pada sektor unggulan : - Pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah
- Informasi dan komunikasi
- Transportasi dan pergudangan
- Jasa Keuangan dan asuransi
- Industri pengolahan
50 BPPD Kota Palembang memiliki keterkaitan erat terhadap 2 (dua) tujuan dari 17 Tujuan TPB/SDGs. Tiga
tujuan tersebut yaitu tujuan nomor 16, dan 17:
16. Perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh–Mendukung masyarakat yang damai dan inklusif untuk pembangunan berkelanjutan, menyediakan akses terhadap keadilan bagi semua dan membangun institusi-institusi yang efektif, akuntabel dan inklusif di semua level;
17. Kemitraan untuk Mencapai Tujuan– Memperkuat implementasi dan menghidupkan kembali kemitraan global untuk pembangunan yang berkelanjutan.
Setiap tujuan memiliki target dan indikator, dari dua tujuan yang terkait dengan fungsi BPPD, target dan indikatornya antara lain terdapat dalam Tabel 3.4.
Tabel 3.4
Target dan Indikator SDG's dari Tujuan 16 dan 17
KodeIndikator Target/Indikator Cara Penghitungan
16.5.1.(a) Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) Survei dengan pendekatan rumah tangga yang dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia yang tersebar di 33 provinsi, 170 kabupaten/kota (121 kabupaten dan 49 kota)dengan sampel 10.000 rumah tangga
16.6.1.(b) Persentase peningkatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKIP) kementerian/lembaga dan pemerintah daerah (provinsi/
kabupaten/kota)
Membandingkan antara hasil Sistem
Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKIP) pada tahun tertentu dengan hasil Sistem
Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKIP) pada tahun sebelumnya di setiap tingkat
pemerintahan 16.6.2.(a) Persentase Kepatuhan pelaksanaan
UU Pelayanan Publik Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah (Provinsi/
Kabupaten/Kota).
Penilaian dari Ombudsman RI serta Survey Kepuasan Masyarakat
17.1.1* Total pendapatan pemerintah sebagai proporsi terhadap PDB menurut sumbernya.
Data Badan Pusat Statistik (BPS)
17.1.1.(a) Rasio penerimaan pajak terhadap
PDB. Penerimaan Pajak daerah dibagi penerimaan
pendapatan daerah dikali 100 17.1.2* Proporsi anggaran domestik yang
didanai oleh pajak domestik. Penerimaan Pajak daerah dibagi anggaran belanja daerah dikali 100
51 3.6 Penentuan Isu-isu Strategis
Setelah melalui tahapan identifikasi permasalahan pelayanan BPPD Kota Palembang, telaahan visi dan misi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, dan KLHS sertabtelahaan SDGs maka perumusan isu-isu strategis BPPD Kota Palembang Tahun 2018 - 2023 dapat dilakukan. Perumusan isu-isu strategis berorientasi pada penyelenggaraan pelayanan BPPD Kota Palembang untuk lima tahun yang akan datang. Isu dapat ditentukan dari permasalahan eksisting/akan terjadi selama periode perencanaan atau potensi yang belum dikelola dengan baik. Permasalahan dan potensi yang dijadikan isu strategis adalah yang memiliki pengaruh besar terhadap kinerja pembangunan daerah.
Dari hasil evaluasi capaian kinerja BPPD Kota Palembang dan identifikasi permasalahan dapat disimpulkan bahwa masih banyak masalah pembangunan yang belum terselesaikan disebabkan oleh belum optimalnya pengelolaan pajak daerah Kota Palembang. Sedangkan tugas utama BPPD Kota Palembang adalah meningkatkan penerimaan pajak daerah sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk pembiayaan pembangunan daerah. Oleh karena itu, masih rendahnya kualitas pengelolaan pajak daerah di Kota Palembang menjadi isu yang harus dijawab BPPD Kota Palembang dalam periode lima tahun yang akan datang. Cakupan pengelolaan pajak daerah yaitu dari perencanaan, pengendalian, dan evaluasi terhadap kebijakan pengelolaan pajak daerah. Dengan demikian, BPPD Kota Palembang harus meningkatkan kualitas pengelolaan pajak daerah untuk menyelesaikan permasalahan keuangan daerah yang tertuang dalam visi dan misi kepala daerah.
Berdasarkan hasil analisis terhadap identifikasi permasalahan pelayanan Perangkat Daerah, visi dan misi kepala daerah, Renstra Kementerian/Lembaga, dan Tujuan TPB/SDGs maka dirumuskan isu-isu strategis BPPD Kota Palembang untuk 5 (lima) tahun ke depan sebagai berikut :
1) Mendukung pencapaian visi dan misi kepala daerah;
2) Meningkatkan kualitas pengelolaan pajak daerah Kota Palembang; dan
3) Mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/SDG’s;
52
TUJUAN DAN SASARAN
Isu-isu strategis yang telah ditetapkan dalam Bab III merupakan dasar untuk menentukan tujuan dan sasaran jangka menengah BPPD. Seluruh isu harus terjawab dalam tujuan, kondisi apa yang akan dicapai/dihasilkan dalam jangka waktu lima tahun yang akan datang. Tujuan dan sasaran merupakan cita-cita BPPD, melalui berbagai upaya yang akan dilakukan selama lima tahun untuk menciptakan kondisi yang diinginkan.
Dengan demikian, tujuan dan sasaran Renstra BPPD berfungsi untuk menentukan arah kerja BPPD lima tahun yang akan datang. Setiap langkah kerja yang dilakukan oleh setiap unsure BPPD harus mempedomani tujuan dan sasaran yang ditetapkan.
4.1. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah BPPD Kota Palembang Gambar 4.1
KeterkaitanTujuan Renstra BPPD dengan RPJMD 2018 – 2023 VISI RPJMD
PALEMBANG EMAS DARUSSALAM 2023
MISI RPJMD
Mewujudkan masyarakat yang religius, berbudaya, beretika, melalui pembangunan budaya integritas yang didukung oleh pemerintahan yang
bersih, berwibawa, dan profesional.
TUJUAN RENSTRA
1. Meningkatkan penerimaan pajak daerah sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk pembiayaan pembangunan daerah
2. Mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas
BABIV
53 4.1. Keselarasan antara dokumen Renstra SKPD dengan RPJMD penting karena pencapaian RPJMD ditunjang oleh kinerja setiap SKPD. Tujuan jangka menengah BPPD mendukung misi ke-2 RPJMD.
Tabel 4.1
Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Indikator Kinerja BPPD Kota Palembang Tahun 2018 - 2023
N o
Tujuan Indikator Tujuan
Target Tahun 2023
Sasaran Indikator
Sasaran Satuan
Target Tahun Kondisi
Awal 2019 2020 2021 2022 Trans 2023 1 Meningkatkan
penerimaan
189,13 Meningkatnya penerimaan
90 Meningkatnya kualitas aparatur yang memiliki sertifikasi perpajakan daerah
orang 34 40 50 60 70 80
54
STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
Demi terwujudnya tujuan dan sasaran organisasi diperlukan penentuan strategi yang selanjutnya diterjemahkan secara bertahap ke dalam arah kebijakan. Strategi dan arah kebijakan menjadi prioritas layanan yang harus diselenggarakan, sebagai upaya untuk mencapai tujuan lima tahun kedepan. Dengan demikian, strategi merupakan langkah-langkah yang berisikan program-program indikatif untuk mewujudkan tujuan dan sasaran BPPD Kota Palembang.
Dengan memerhatikan Visi dan Misi Walikota dan Wakil Walikota Pemerintah Kota Palembang Tahun 2018 - 2023 serta untuk mewujudkan Tujuan dan Sasaran BPPD Kota Palembang Tahun 2018 - 2023, dirumuskan strategi dan kebijakan:
Adapun hubungan antara tujuan, sasaran, strategi, dan arah kebijakan BPPD Kota Palembang 2018 - 2023 dapat dilihat pada Gambar 5.1 :
Gambar 5.1
Hubungan Tujuan, Sasaran, Strategi, dan Arah Kebijakan BPPD Kota Palembang 2018 - 2023
Tujuan 2
Mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas Tujuan 1
Meningkatkan penerimaan pajak daerah sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah
(PAD) untuk pembiayaan pembangunan daerah
Sasaran 2 : Meningkatnya kualitas pelayanan pajak daerah
dan pengelolaan
Meningkatnya penerimaan pajak daerah
Strategi :
1. Meningkatkan pajak daerah melalui optimalisasi tata kelola pajak daerah.
2. Meningkatkan pajak daerah melalui pemutakhiran data objek dan
subjek pajak daerah.
Strategi :
1. Meningkatkan pelayanan pajak daerah.
2. Meningkatkan
pengelolaan administrasi perkantoran.
Strategi : 1. Meningkatkan
disiplin aparatur 2. Meningkatkan
jumlah aparatur yang kompeten.
BAB
V
55 Penjelasan secara rinci masing-masing strategi dan arah kebijakan untuk setiap sasaran dapat dijelaskan sebagai berikut:
Tabel 5.1.
Tujuan, Sasaran, Strategi dan Arah Kebijakan
No Tujuan/Sasaran Strategi Arah Kebijakan
1. Meningkatkan penerimaan pajak daerah sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk pembiayaan pembangunan daerah
Meningkatnya penerimaan pajak daerah
1. Meningkatkan pajak daerah melalui optimalisasi tata kelola pajak daerah.
1. Optimalisasi penerimaan pajak daerah melalui penguatan kepatuhan, pengawasan dan penggalian potensi pajak daerah dengan memanfaatkan data dan informasi
2. Meningkatkan pajak daerah melalui pemutakhiran data objek dan subjek pajak daerah.
2. Mengembangkan sistem pengelolaan pajak daerah berdasarkan peraturan dan perundang-undangan
2. Mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas 1. Meningkatnya
kualitas pelayanan pajak daerah dan pengelolaan administrasi perkantoran
1. Meningkatkan pelayanan pajak daerah
1. Peningkatan kualitas pelayanan dan pemenuhan kebutuhan sarana dan
prasarana sebagai penunjang pelayanan pajak daerah 2. Meningkatkan
pengelolaan administrasi perkantoran
2. Peningkatan pengelolaan administrasi perkantoran
2. Meningkatnya kualitas aparatur
1. Meningkatkan disiplin aparatur
1. Menerapkan reward dan punishment terhadap kinerja pegawai
2. Meningkatkan jumlah aparatur yang
kompeten
2. Mengembangkan potensi kemampuan personil sesuai bidang dan tanggung jawabnya
56
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN INDIKATIF
Strategi dan arah kebijakan jangka menengah memerlukan penjabaran berupa upaya-upaya dalam bentuk program dan kegiatan yang akan dilaksanakan setiap tahun. Penyusunan program mengacu kepada program yang tercantum dalam RPJMD Kota Palembang.
Program merupakan penjabaran kebijakan Perangkat Daerah dalam bentuk upaya yang berisi satu atau lebih kegiatan dengan menggunakan sumber daya yang disediakan untuk mencapai hasil yang terukur sesuai dengan tugas dan fungsi. Sebagai instrumen untuk mencapai tujuan dan sasaran renstra, program perangkat daerah mengacu kepada strategi dan arah kebijakan sebagaimana dapat dilihat pada Tabel 6.1.
BAB
VI
57 Tabel 6.1.
Tujuan, Sasaran, Strategi dan Arah Kebijakan, dan Program
No Tujuan/Sasaran Strategi Arah Kebijakan Program PD
Meningkatkan penerimaan pajak daerah sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk pembiayaan pembangunan daerah
Meningkatnya penerimaan pajak daerah
1. Meningkatkan pajak daerah melalui optimalisasi tata kelola pajak daerah.
1. Optimalisasi penerimaan pajak daerah melalui penguatan kepatuhan, pengawasan dan penggalian potensi pajak daerah dengan memanfaatkan data dan informasi
Peningkatan dan Pengembangan
Pengelolaan Pendapatan Daerah
2. Meningkatkan pajak daerah melalui pemutakhiran data objek dan subjek pajak daerah.
2. Mengembangkan sistem pengelolaan pajak daerah berdasarkan peraturan dan perundang-undangan
Mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas 1. Meningkatnya
kualitas
1. Meningkatkan pelayanan pajak daerah
1. Peningkatan kualitas pelayanan dan pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana sebagai
penunjang pelayanan pajak daerah
Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
2. Meningkatkan pengelolaan administrasi perkantoran
2. Peningkatan pengelolaan
administrasi perkantoran Program Peningkatan Pengembangan Sistem
disiplin aparatur 1. Menerapkan reward dan punishment terhadap prestasi kerja
Program Disiplin Aparatur
2. Meningkatkan jumlah aparatur yang kompeten
2. Mengembangkan potensi kemampuan personil sesuai bidang dan tanggung jawabnya
Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
6.1 Rencana Program, Kegiatan, dan Indikator Kinerja
Rumusan kebijakan yang tepat akan melahirkan program-program yang mampu
menjawab berbagai permasalahan yang akan dihadapi oleh BPPD Kota Palembang
dalam lima tahun mendatang. Setiap program memiliki fungsi dan karakter
masing-
58 masing, baik pada bidang yang sama maupun berbeda. Meskipun begitu, tujuan akhir dari pelaksanaan program akan mengarah pada penguatan peran BPPD Kota Palembang dalam rangka mewujudkan visi dan misi Daerah Kota Palembang.
Berdasarkan tujuan, sasaran, strategi dan kebijakan ditentukan program dan kegiatan beserta indikator kinerja masing-masing program dan kegiatan. Selanjutnya program dan kegiatan yang tercantum dalam rencana strategis ini akan dilaksanakan selama lima tahun sesuai dengan periode masa berlaku Renstra.
Sedangkan tahun 2018-2023 menggunakan sebanyak 6 (enam) program yang terdiri dari:
1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
3. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
4. Program Disiplin Aparatur
5. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
6. Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Pendapata Daerah
Rincian lebih lanjut mengenai Program, Kegiatan, Indikator Kinerja, Target dan
Pendanaan Indikatif dapat dilihat pada Tabel 6.2.
59
60
61
62
63
64
KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN
Bidang urusan yang diemban BPPD adalah urusan penunjang pemerintahan daerah bidang pendapatan daerah. Kinerja penyelenggaraan bidang urusan merupakan ringkasan dari indikator kinerja yang telah dijabarkan pada bab-bab sebelumnya.
Bagian ini bertujuan untuk menunjukkan keselarasan indikator renstra dengan indikator kinerja program yang telah ditetapkan dalam RPJMD.
Ukuran kinerja merupakan instrumen pertanggungjawaban keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan tugas dan fungsi BPPD. Selain itu, instrumen tersebut juga akan digunakan sebagai sarana pengendalian dan evaluasi kinerja BPPD dalam rangka memperbaiki kelemahan dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Indikator kinerja dalam dokumen Renstra ini menjadi ukuran kuantitatif dan/atau kualitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian kinerja eselon II, III dan IV BPPD.
Indikator Kinerja BPPD Kota Palembang yang ditampilkan pada bab ini adalah indikator yang telah melalui proses penelaahan visi, misi, tujuan, sasaran, sampai dengan arah kebijakan RPJMD dan Renstra. Hal ini sebagai perwujudan komitmen BPPD untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD selama lima tahun ke depan.
Adapun Indikator Kinerja Utama BPPD Kota Palembang yang akan dicapai lima tahun mendatang dapat dilhat pada Tabel 7.1. Indikator ini menjadi tolok ukur keberhasilan BPPD dalam mencapai sasaran dan tujuan Renstra Tahun 2018 - 2023.
BAB
VII
65 Tabel 7.1
Indikator Kinerja Utama BPPD Kota Palembang 2018 – 2023
No Sasaran Indikator Sasaran
Target Kinerja Tujuan/Sasaran
2019 2020 2021 2022 2023
2. Meningkatnya kualitas
kualitas aparatur Persentase tingkat
Sedangkan, indikator yang digunakan untuk mengukur keberhasilan kinerja
eselon III selama lima tahun mendatang dapat dilihat pada Tabel 7.2. Seluruh indikator
yang ditampilkan dalam tabel di bawah ini merupakan indikator program yang termuat
dalam RPJMD Kota Palembang Tahun 2018 - 2023.
66 Tabel 7.2
Indikator Kinerja Perangkat Daerah yang Mengacu pada Tujuan dan Sasaran RPJMD
No Indikator
Kondisi pada awal
periode RPJMD
Target Capaian Setiap Tahun Kondisi
Kinerja pada akhir periode
RPJMD
Sifat Indikator
2018 2019 2020 2021 2022 2023
1. Penerimaan pajak daerah
720.657.022.825
(n) 1.314.232.400.000 1.502.005.000.000 1.699.308.650.000 1.891.867.340.000 2.083.630.880.000 2.083.630.880.000 Target penerimaa
n
n=0 82,37% 108,42% 135,80% 162,52% 189,13% 189,13% Persentase
pening-katan 2. Aparatur
yang memiliki sertifikasi perpajakan daerah
34 org 40 org 50 org 60 org 70 org 80 org 80 org Target
Jumlah Sumber
Daya Aparatur
67
PENUTUP
Rencana Strategis Badan Pengelolaan Pajak Daerah Kota Palembang Tahun 2018 - 2023 merupakan dokumen perencanaan Perangkat Daerah yang dari RPJMD Kota Palembang Tahun 2018 - 2023. Hal ini sesuai dengan tujuan
disusunnya Renstra Badan Pengelolaan Pajak Daerah yaitu untuk mendukung tercapainya visi dan misi Pemerintah Kota Palembang.
Dokumen ini juga berfungsi sebagai acuan kerja dan ukuran keberhasilan kinerja Badan Pengelolaan Pajak Daerah Kota Palembang. Sehingga, renstra merupakan dasar penyusunan Rencana Kerja (Renja) dan evaluasi kinerja Badan Pengelolaan Pajak Daerah tahun 2018 - 2023.
Demi tercapainya tujuan jangka menengah Badan Pengelolaan Pajak Daerah, maka harus dilakukan monitoring, pengendalian, dan evaluasi terhadap rencana, pelaksanaan, dan hasil kinerja Renstra Badan Pengelolaan Pajak Daerah Kota Palembang Tahun 2018 - 2023.
BAB