• Tidak ada hasil yang ditemukan

angka partisipasi kasar SD/MI 2014-2018

3.1.3. Capaian Kinerja Sasaran Meningkatnya Akses PAUD dan Pendidikan Non Formal

Untuk mendukung Sasaran Strategis Meningkatnya Akses PAUD dan

Pendidikan Non Formal, pada tahun anggaran 2017 penyelenggaraan urusan wajib

pendidikan pada Bidang Pembinaan PAUD dan PNF dilaksanakan melalui 2 (dua) program yaitu Program Pendidikan Anak Usia Dini dan Program Pendidikan Non Formal. Pengukuran sasaran dilakukan terhadap target tahunan (jangka pendek) yang dilakukan dengan menganalisis program atau kegiatan yang mendukung atau menghambat keberhasilan serta permasalahan dan solusi atas keberhasilan atau kegagalan program.

Capaian kinerja indikator dapat dilihat melalui table berikut :

Tabel 3. 15. Capaian Kinerja Sasaran Meningkatnya Akses PAUD dan Pendidikan Non Formal

No Sasaran Indikator Sasaran Realisasi 2016 Target 2017 Realisasi 2017 Capaian %

1.

Meningkatnya akses PAUD dan Pendidikan Non Formal Angka Partisipasi Kasar PAUD 84.28% 85,00 % 86,09 % 101.3 Prosentase Lembaga PAUD terakreditasi - 25,00 % 25,55 % 102.2 Angka Melek Huruf 100% 99,94 % 100 % 100.06 Persentase Program Kursus terakreditasi - 20,00 % 12,5 % 54.35 Prosentase Program Kesetaraan terakreditasi - 25, 00% 30,30 % 120

Dari tabel diatas dapat kita lihat ada 3 (tiga) indikator yang tidak memiliki realisasi pada tahun 2016, yaitu Prosentase Lembaga PAUD Terakreditasi, Prosentase Program Kursus Terakreditasi dan Prosentase Program Kesetaraan Terakreditasi. Hal ini dikarenakan ketiga indikator sasaran tersebut merupakan indikator baru pada reviu renstra tahun 2017.

Diantara lima indikator sasaran tersebut empat diantaranya telah dapat memenuhi target yang ditetapkan yaitu untuk indikator Angka Partisipasi Kasar PAUD, Prosentase

Bab 3, Akuntabilitas Kinerja Hal

46

Lembaga PAUD Terakreditasi, Angka Melek Huruf dan Prosentase Program Kesetaraan Terakreditasi.

Program Pendidikan Anak Usia Dini merupakan suatu upaya pembinaan yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan kepada anak dibawah usia 6 (enam) tahun. Pendidikan terhadap anak usia dini bertujuan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak agar memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Untuk itu Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pendidikan melaksanakan fungsinya sebagai fasititator terlaksananya pembinaan dan pendidikan tersebut melalui sasaran strategis yang telah ditentukan.

Berikut tingkat ketercapaian indikator sarana untuk Program Pendidikan Anak Usia Dini yang diukur melalui persentase capaian indikator sasaran sebagai berikut :

3.1.3.1 Angka Partisipasi Kasar PAUD

Indikator Angka Partisipasi Kasar PAUD dihitung dengan cara membandingkan jumlah siswa TK/RA dan KB dengan jumlah penduduk usia 4-6 tahun. Tingkat ketercapaian indikator Angka Partisipasi Kasar PAUD tahun 2017 dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 3. 16. Capaian Angka Partisipasi Kasar PAUD

No Sasaran Indikator Sasaran Realisasi 2016 Target 2017 Realisasi 2017 Capaian %

1. Meningkatnya akses PAUD dan Pendidikan Non Formal

Angka Partisipasi

Kasar PAUD 84.28%

85,00 % 86,09 % 101.3

PAUD terdiri atas TK/RA, KB, TPA dan SPS/Taman Posyandu yang memberikan layanan pendidikan untuk anak usia 0-6 tahun. Secara khusus TK/RA dan KB diperuntukkan untuk anak usia 4-6 tahun.

Pada tahun 2017 target APK PAUD yang diharapkan adalah 85%, realisasi APK PAUD adalah 86.09% dengan siswa TK/RA dan KB di Kota Malang sejumlah 35.459 sedangkan jumlah penduduk usia 4-6 tahun di Kota Malang adalah 41.190. Sedangkan pada formulasi indikator sasaran pada tabel reviu renstra 2017 pembandingnya adalah penduduk usia 0-6. Bila menggunakan pembanding penduduk usia 0-6 tahun maka akan diperoleh realisasi sebesar 46,05%, hal tersebut dikarenakan penduduk usia 0-3 tahun

hanya 3.508 anak yang ada pada SPS/Taman Posyandu dan 315 anak yang masuk dalam Tempat Penitipan Anak (TPA).

Peminat TPA di Kota Malang selama ini sangat rendah, dikarenakan TPA secara umum dimanfaatkan oleh para orang tua yang sama-sama bekerja baik suami maupun istri dan tidak ada pengasuh di rumah. Selain itu TPA dipandang masyarakat hanya untuk golongan ekonomi menengah ke atas. Dengan demikian pembanding yang digunakan dalam menghitung realisasi indikator sasaran di Kota Malang adalah penduduk usia 4-6 tahun.

Dalam menunjang pencapaian indikator APK PAUD pada tahun anggaran 2017 dilaksanakan kegiatan- kegiatan dengan dukungan APBD Kota Malang sebagai berikut:

- Rakerda PAUD sebesar Rp. 100.000.000,- - Gebyar Siswa PAUD sebesar Rp. 100.000.000,-

3.1.3.2 Persentase Lembaga PAUD Terakreditasi

Indikator Persentase Lembaga PAUD terakreditasi dihitung dengan membandingkan jumlah lembaga PAUD terakreditasi dengan jumlah seluruh lembaga PAUD. Tingkat ketercapaian indikator tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 3. 17. Capaian Persentase Lembaga PAUD terakreditasi

No Sasaran Indikator Sasaran Realisasi 2016 Target 2017 Realisasi 2017 Capaian %

1.

Meningkatnya akses PAUD dan Pendidikan Non Formal

Persentase Lembaga PAUD

terakreditasi -

25,00 % 25,55 % 102.2

Indikator Persentase Lembaga PAUD terakreditasi merupakan indikator baru pada tahun anggaran 2017. Mengingat hal itu Dinas Pendidikan Kota Malang masih fokus pada lembaga TK yang murni berada dibawah kewenangan Dinas Pendidikan sedangkan RA/TA/BA berada dibawah kewenangan Kementerian Agama. Sehingga dalam perhitungannya pembanding yang digunakan adalah jumlah TK saja.

Berdasarkan data jumlah lembaga TK/RA/BA/TA total adalah sejumlah 487 yang terdiri dari 360 TK dan 127 TA/RA/BA. Sedangkan TK yang terakreditasi adalah sejumlah 92 lembaga, dengan perbandingan tersebut diperoleh realisasi sebesar 25,55%.

Bab 3, Akuntabilitas Kinerja Hal

48

Keberhasilan pencapaian target pada lembaga TK dikarenakan adanya upaya lembaga TK untuk meningkatkan eksistensi lembaga supaya lebih diakui keberadaannya yang berarti dapat meningkatkan kualitas lembaga dengan mengajukan akreditasi sesuai peraturan dari pemerintah Pusat tentang pelayanan PAUD.

Dalam menunjang pencapaian indikator Persentase Lembaga PAUD Terakreditasi pada tahun anggaran 2017 dilaksanakan kegiatan- kegiatan dengan dukungan APBD Kota Malang sebagai berikut :

- Peningkatan kualitas pendidik PAUD sebesar Rp. 50.000.000,- - Lomba Gugus PAUD sebesar Rp. 148.700.000,-

- Rehabilitasi Gedung PAUD sebesar Rp. 1.100.000.000,- - Penyediaan Operasional TK Pembina sebesar 268.800.000,- - Pendataan Lembaga PAUD dan PNFI sebesar Rp. 150.000.000,- - Pembinaan akreditasi PAUD dan PNF sebesar Rp. 275.000.000,-

3.1.3.3 Angka Melek Huruf

Indikator Angka Melek Huruf dihitung dengan membandingkan (100% dikurangi jumlah buta aksara usia 15-24 tahun) dengan jumlah penduduk usi 15-24 tahun.. Tingkat ketercapaian indikator tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 3.18. Capaian Angka Melek Huruf

No Sasaran Indikator Sasaran Realisasi 2016 Target 2017 Realisasi 2017 Capaian %

1.

Meningkatnya akses PAUD dan Pendidikan Non Formal

Angka Melek

Huruf 100% 99,94 % 100 % 100.06

Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa indikator tersebut tercapai dengan nilai capaian sebesar 0.06%, pencapaian tersebut diperoleh dengan adanya program kesetaraan paket A, paket B dan paket C. Dengan demikian tidak ada alas an lagi bagi penduduk yang kurang mampu sekalipun untuk tidak menempuh pendidikan. Sehingga dapat dipastikan bahwa di Kota Malang telah terbebas dari buta aksara penduduk di usia produktif yaitu 15-24 tahun.

Dalam menunjang pencapaian indikator Persentase Angka Melek Huruf pada tahun anggaran 2017 dilaksanakan kegiatan - kegiatan dengan dukungan APBD Kota Malang sebagai berikut :

- Pelatihan kecakapan kerja dan kecakapan wirausaha bagi peserta keaksaraan fungsional sebesar Rp. 100.000.000,-

3.1.3.4 Persentase Program Kursus Terakreditasi

Indikator Persentase Program Kursus Terakreditasi dihitung dengan membandingkan jumlah program kursus terakreditasi dengan jumlah seluruh program kursus. Tingkat ketercapaian indikator tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 3. 19. Capaian Angka Melek Huruf

No Sasaran Indikator Sasaran Realisasi 2016 Target 2017 Realisasi 2017 Capaian %

1.

Meningkatnya akses PAUD dan Pendidikan Non Formal Prosentase Program Kursus terakreditasi - 23 % 12,5 % 54.35

Pada tabel indikator persentase program kursus terakreditasi dapat dilihat bahwa indikator tersebut tidak tercapai. Dinas Pendidikan Kota Malang masih merealisasikan sebanyak 10 lembaga kursus yang terakreditasi dari 80 lembaga kursus yang masih aktif.

Belum tercapainya target untuk lembaga kursus yang terakreditasi disebabkan karena masih rendahnya motivasi dari pengelola lembaga kursus untuk mengajukan akreditasi. Anggapan bahwa pengajuan akreditasi itu rumit dan susah harus dihilangkan. Kondisi ini menjadi perhatian dan tantangan bagi Bidang Pembinaan PAUD dan PNF untuk terus mendukung dan mendorong lembaga kursus untuk mengajukan akreditasi melalui kegiatan bimbingan teknis, sosialisasi dan upaya persuasif lainnya.

Dalam menunjang pencapaian indikator Persentase Program Kursus Terakreditasi pada tahun anggaran 2017 dilaksanakan kegiatan - kegiatan dengan dukungan APBD Kota Malang sebagai berikut :

- Pendataan Lembaga PAUD dan PNFI sebesar Rp. 150.000.000,- - Pembinaan akreditasi PAUD dan PNF sebesar Rp. 275.000.000,-

Bab 3, Akuntabilitas Kinerja Hal

50

- Pembinaan peserta lomba lembaga kursus, instrktur dan lomba kompetensi peserta didik kursus sebesar Rp. 75.000.000,-

- Uji Kompetensi dan Pelatihan Pendidik Kursus sebesar Rp. 50.000.000,-

3.1.3.5 Persentase Program Kesetaraan Terakreditasi

Indikator Persentase Program Kesetaraan Terakreditasi dihitung dengan membandingkan jumlah program kesetaraan terakreditasi dengan jumlah seluruh program kesetaraan. Tingkat ketercapaian indikator tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 3. 20. Capaian Persentase Program Kesetaraan Terakreditasi

No Sasaran Indikator Sasaran Realisasi 2016 Target 2017 Realisasi 2017 Capaian %

1.

Meningkatnya akses PAUD dan Pendidikan Non Formal Prosentase Program Kesetaraan terakreditasi - 25, 00% 30% 120

Bila dibandingkan dengan indikator sasaran yang lain pada Bidang Pembinaan PAUD dan PNF, indikator sasaran diatas merupakan indikator dengan tingkat capaian tertinggi yaitu 20%. Tingginya nilai capaian indikator tersebut tidak terlepas dari adanya peraturan dari Badan Standar Nasional Pendidikan yang mempersyaratkan lembaga penyelenggara program kesetaraan dapat menyelenggarakan Ujian Nasional (Paket A, paket B dan paket C) adalah bila lembaga tersebut telah terakreditasi. Sehingga lembaga-lembaga tersebut berlomba-lomba untuk berbenah dan segera mengajukan akreditasi.

Dalam menunjang pencapaian indikator Persentase Program Kesetaraan Terakreditasi pada tahun anggaran 2017 dilaksanakan kegiatan - kegiatan dengan dukungan APBD Kota Malang sebagai berikut :

- Pendataan Lembaga PAUD dan PNFI sebesar Rp. 150.000.000,- - Pembinaan akreditasi PAUD dan PNF sebesar Rp. 275.000.000,-

Adapun kegiatan pendukung lainnya dalam Bidang Pembinaan PAUD dan PNF yang didukung dengan APBD dan APBD Provinsi tahun anggaran 2017 adalah sebagai berikut :

- Seleksi dan Pembinaan Paskibraka Kota Malang sebesar Rp. 500.000.000,- - Seleksi dan Pembinaan Gita Bahana Kota Malang sebesar Rp. 50.000.000,-

- Peringatan Hari Aksara Internasional Tingkat Provinsi sebesar Rp. 10.000.000,- dari APBD Provinsi

- Pameran dalam rangka Hari Aksara Internasional sebesar Rp. 80.000.000,-

Dokumen terkait