• Tidak ada hasil yang ditemukan

Cara Mengembangkan Video Animasi dan Pembelajaran Membaca Permulaan 16

Dalam dokumen MOTTO DAN PERSEMBAHAN (Halaman 30-35)

BAB II KAJIAN PUSTAKA

2.1 Kajian Teori

2.1.5 Cara Mengembangkan Video Animasi dan Pembelajaran Membaca Permulaan 16

2.1.5.1 Hal-hal yang Perlu diperhatikan dalam Pengembangan Video Animasi

17

Berikut adalah beberapa hal dalam pemilihan media pembelajaran yang dapat dilakukan dalam proses pembelajaran, sebagai berikut :

1. Ketepatan alat yang dipilih dalam proses belajar, maksudnya adalah pembelajaran yang dipilih sesuai dengan arah tujuan belajar dan kompetensi yang diterapkan sebelumnya.

2. Dapat digunakan sebagai dukungan yang kuat terhadap isi materi yang bersifat nyata, memiliki prinsip, dan konsep, serta generalisasi membutuhkan bantuan alat pembelajaran agar peserta didik paham materi pembelajaran.

3. Media pembelajaran mudah di peroleh dan dalam penggunaan media pembelajaran mudah untuk di buat dalam proses pembelajaran.

4. Mengetahui bagaimana cara penggunaan ataupun pengoperasian media pembelajaran yang digunakan.

5. Media digunakan pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.

6. Alat yang digunakan memiliki kesesuaian dengan perkembangan peserta didik, sehingga pada saat pembelajaran peserta didik mudah memahami materi pembelajaran.

2.1.5.2 Langkah-langkah Pengembangan Video Animasi

Pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. ADDIE merupakan model yang berorientasi sistem, langkah-langkah yang lebih sederhana, mengacu pada langkah yang sudah diperbaiki, sehingga dapat diperoleh produk yang lebih efektif (Branch, 2009: 1;

Molenda, 2008: 108); Atwi Suparman, 2012: 108). Berikut adalah tahap model pengembangan ADDIE :

1. Tahap Analisis (Analysis), merupakan tahap yang sangat penting, karena tahap ini dibuat untuk merencanakan pengembangan dan pelaksanaan. Dalam tahap ini terdapat dua analisis yaitu kompetensi atau kinerja, dapat mengukur tingkat kemampuan dalam kompetensi yang dituntut oleh kurikulum dan analisis kebutuhan peserta didik.

18

2. Tahap Perancangan (Design), dalam tahap ini yaitu dengan membuat rancangan terlebih dahulu sebelum membuat produk yang akan dikembangkan. Dalam kegiatan perancangan ini terdapat tiga kegiatan yaitu menyusun outline, menentukan sistematika, dan merancang evaluasi.

3. Tahap Pengembangan (Development), dalam tahap ini ada empat langkah yaitu, pra pengembangan, penyusunan draft, review-edit, dan revisi.

4. Tahap Implementasi (Implementation), pada tahap ini setelah pengembangan adalah dengan dilakukan uji coba secara langsung. Pihak yang dapat berpartisipasi dalam uji coba adalah tenaga pengajar, calon pengguna, dan teman sejawat.

5. Tahap Evaluasi (Evaluation), pada tahap ini setelah dilakukan uji coba, produk dapat dievaluasi untuk mengetahui keefektivitasnya. Dalam tahap evaluasi dilakukan oleh pihak ketiga yang independen. Hasil evaluasi ini dapat digunakan oleh pengguna untuk kepentingan pembuatan keputusan lebih lanjut.

2.1.6 Kinemaster

2.1.6.1 Pengertian Kinemaster

Kinemaster merupakan aplikasi yang diluncurkan oleh perusahaan yang cukup besar di Seoul Korea, yang bernama NaxStreaming. Selain itu, aplikasi kinemaster juga memiliki cabang di seluruh dunia seperti di Amerika Serikat, Spanyol, Tiongkok, dan Taiwan (Rosalina dan Andriana, 2021). Aplikasi kinemaster ini sudah beroperasi selama kurang lebih 9 tahun, yaitu dirilis pada tanggal 26 Desember 2013. Adnyana, dkk (2020), aplikasi kinemaster adalah aplikasi editing video profesional pada android yang mudah untuk digunakan serta dilengkapi dalam pengeditan teks, gambar, maupun suara. Khaira (2020: 40) aplikasi kinemaster merupakan aplikasi dalam pengeditan video yang memiliki berbagai macam fitur (lapisan audio, teks, gambar, video, dan efek) yang professional terdapat dalam android dan ios. Octavianty, Astuti, Hikma, dan Iwan (2021), kinemaster adalah aplikasi video biasa dapat dirubah menjadi video lebih menarik.

19

Dalam aplikasi kinemaster, memiliki kelebihan yaitu lebih mudah digunakan dan fitur-fitur yang lebih menarik dan lengkap. Menurut Wikipedia, aplikasi kinemaster merupakan sebuah aplikasi telepon untuk editing video yang tampilannya seperti komputer dengan tampilan gadget.

Berdasarkan pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa aplikasi kinemaster merupakan aplikasi yang mudah digunakan untuk mengedit video dengan fitur-fitur yang lengkap didalamnya. Selain itu, aplikasi kinemaster juga mudah dan dapat digunakan melalui gadget, tidak hanya dengan menggunakan komputer.

Dengan menggunakan aplikasi kinemaster, pengguna dapat merancang video pembelajaran dengan lebih menarik untuk meningkatkan semangat peserta didik dalam belajar.

Ga mba r 2.1 Ta mpila n a wa l a plika si Kinemaster

Ga mba r 2.2Ha la man utama a plika si Kinemaster

20

Ga mba r 2.3 Ha la ma n kerja a plika si Kinemaster

2.1.6.2 Tahapan Dalam Penggunaan Kinemaster

Berikut adalah langkah-langkah dalam penggunaan Kinemaster :

1. Membuat proyek baru dengan memilih rasio yang akan digunakan dalam pembuatan video.

2. Memilih media yang akan diedit misalnya bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan adalah video ataupun gambar.

3. Dalam aplikasi , setelah menentukan bahan terdapat berbagai pilihan yaitu penambahan media, efek, stiker, teks, dan juga tulisan tangan.

4. Setelah selesai, dalam aplikasi juga terdapat berbagai macam pilihan lagu ataupun dapat menambahkan sendiri sesuai dengan pilihan.

2.1.6.3 Kelebihan dan Kelemahan Kinemaster

Menurut Nurlina dan Fauzan (2021), aplikasi kinemaster memiliki kelebihan dan kelemahan, kelebihan aplikasi kinemaster adalah sebagai berikut :

1. Aplikasi kinemaster mudah didapatkan, yaitu dengan mendownload di playstore ataupun di appstore yang ada di perangkat gadget.

2. Aplikasi kinemaster adalah aplikasi yang tidak berbayar atau gratis selama pemakaian.

3. Untuk pengguna yang ingin memakai aplikasi premium, pengguna bisa berlangganan setiap bulannya dengan kelebihan tidak ada iklan pada saat menggunakan aplikasi.

21

4. Aplikasi kinemaster ini selalu mengikuti perkembangan zaman karena selalu terupdate untuk fitur-fitur terbaru, sehingga pengguna lebih kreatif dan berkreasi untuk membuat karyanya.

5. Walaupun aplikasi kinemaster merupakan aplikasi editing yang digunakan di gadget, tetapi aset dan fitur-fitur yang terdapat pada kinemaster sangat lengkap.

6. Aplikasi mudah dioperasikan oleh siapa saja pengguna kinemaster, walaupun pengguna tidak seorang editing. Sehingga pengguna dapat berkreasi sebagus mungkin karena tampilan aplikasi yang mudah dipahami.

7. Aplikasi kinemaster mudah dibawa kemana-mana, karena aplikasi ini dengan menggunakan berbasis gadget. Sehingga pengguna bebas mengedit kapanpun dan dimanapun.

8. Video yang dihasilkan dari aplikasi ini sangat berkualitas, walaupun hanya menggunakan aplikasi berbasis gadget. Pengguna dapat mengatur resolusi sesuai dengan keinginan.

Adapun kelemahan aplikasi kinemaster adalah sebagai berikut :

1. Layar kerja aplikasi kinemaster kecil, karena pengguna hanya mengedit menggunakan gadget, jadi layar yang ditampilkan sangat terbatas. Berbeda dengan menggunakan laptop atau komputer.

2. Sering menampilkan iklan, karena aplikasi yang digunakan gratis, berbeda dengan pengguna yang mengupdate ke premium dan harus berlangganan setiap bulannya.

Dalam dokumen MOTTO DAN PERSEMBAHAN (Halaman 30-35)

Dokumen terkait