• Tidak ada hasil yang ditemukan

Cara Pemakaian

Dalam dokumen BUKU PEDOMAN PELAKSANAAN KESEHATAN DAN K (Halaman 31-42)

a. Kaca mata pengaman.

Pilihan kaca mat a yang sesuai, sm all, m edium , at au large.

Buka t angkai kaca mat a lekat kan bagian t engah kacamat a pada punggung hidung.

Tempelkan lensa kaca mat a.

Kait kan t angkai kaca mat a pada daun t elinga.

Usahakan agar mat a dan sekit ar bet ul-bet ul t ert ut up oleh kacamat a.

Gambar 6. Pem akaian kacam ata pelindung (Protect ive Goggles) digunakan pada saat m enggerinda logam / akrilik

Gambar 8. Pem akaian kacam at a pelindung (Prot ect ive Goggles) digunakan pada saat m elakukan pengecoran logam

A B

C D

Gambar 9. A,B,C dan D adalah t ahapan m elakukan pengecoran logam

b. Penutup muka (Face Shield)

Penut up muka yang benar adalah yang dapat dikenakan t anpa dipegang dengan t angan pekerja. Biasanya penut up muka ini dirancang menjadi sat u dengan t opi pengaman at au penut up rambut .

Pilih ukuran penut up muka, sesuai dengan besarnya lingkar kepala (kecil/ sm all, sedang/ m edium ,at au besar/ large).

Periksa bagian luar dan dalam penut up m uka, apakah sesuai dengan spesifikasinya, apakah t udung dalam keadaaan baik, t idak rusak dan bersih.

Kendorkan klep pengat ur unt uk mempererat kedudukan t opi pengaman t udung

at au penut up rambut .

Pakai t opi pengaman (t udung at au penut up rambut ), erat kan di kepala sehingga t erasa pas dengan cara mengat ur klep pengat ur.

At ur posisi penut up muka sehingga menut upi seluruh permukaan w ajah.

Kencangkan kembali klep pengat ur.

Gambar 10. Pem akaian pelindung m uka (face shields) yang digunakan pada saat polishing akrilik

2.3.2 Pelindung pendengaran. 1. Fungsi.

Unt uk melindungi alat pendengaran (t elinga) akibat kebisingan, dan melindungi t elinga dari percikan api at au logam-logam yang panas.

2. Jenis.

Secara umum pelindungi t elinga 2 (dua) jenis, yait u:

a.

Sumbat t elinga at au ear plug, yait u alat pelindung t elinga yang cara penggunaannya dimasukkan pada liang t elinga

b.

Tut up t elinga at au ear m uff, yait u alat pelindung t elinga yang penggunaanya dit ut upkan pada seluruh daun t elinga.

3. Spesifikasi.

a. Sumbat Telinga atau ear plug.

Sumbat an t elinga yang baik adalah yang bisa menahan at au mengabsorbsi bunyi at au suara dengan frekuensi t ert ent u saja, sedangkan bunyi at au suara dengan frekw ensi unt uk pembicaraan (komunikasi) t et ap t idak t erganggu.

Biasanya t erbuat dari karet , plat ik ,lilin at au kapas.

Harus bisa mereduksi suara frekw ensi t inggi (4000 dba) yang masuk lubang t elinga, minimal sebesar x-85 dba, dimana x adalah int ensit as suara at au kebisingan di t empat kerja yang dit erima oleh t anaga kerja.

b. Penutup Telinga atau Ear M uff.

Terdiri dari sepasang (2 buah, kiri dan kanan) caw an at au cup, dan sebuah sabuk kepala (head band)

Caw an at au cup berisi cairan at au busa (foam ) yang berfungsi unt uk menyerap suara yang frekw ensinya t inggi

Pada umumnya t ut up t elinga bisa meriduksi suara frekw ensi 2800-4000 hz sebesar 35-45 dba

Tut up t eling harus mereduksi suara yang masuk ke lubang t elinga minimal sebesar x- 85 dba, dimana x adalah int ensit as suara at au kebisingan di t empat kerja yang dit erima oleh t enaga kerja.

4. Cara Pemakaian.

a. Sumbat Telinga atau Ear Plug.

Pilih ear plug yang t erbuat dari bahan yang bisa menyesuaikan dengan bent uk t elinga. Biasanya t erbuat dari karet at au plast ik lunak.

Pilih bent uk dan ukuran yang sesuai dengan bent uk dan ukuran dari seluruh t elinga si pemakai

Cek sumbat t elinga, apakah secara fisik dalam keadaan baik (t idak rusak) dan bersih.

Tarik daun t elinga ke belakang, kemudian masukkan sumbat t elinga ke dalam lubang t elinga hingga benar-benar menut up semua lubang t elinga.

Gerak-gerakkan kepala ke at as, ke baw ah, ke samping, ke kiri dan ke samping kanan, buka dan t ut up mulut , unt uk memast ikan bahw a sumbat t elinga t erpakai secara sempurna.

b. Penutup Telinga atau Ear M uff.

Pilih penut up t elinga yang ukurannya sesuai dengan diamet er/ lebar daun t elinga

Past ikan ahw a posisi caw an at au mangkuk penut up benar benar melingkupi daun t elinga, baik kiri maupun kanan. Bola belum pas (masih ada bagian yang t erbuka), sesuaikan dengan pengat ur panjang dan pendeknya pengikat kepala (head band)

Gerak-gerakkan kepala, ke at as, ke baw ah, ke samping kiri dan ke samping kanan, buka dan t ut up mulut unt uk memast ikan bahw a sumbat t elinga t erpakai secara sempurna.

5. Pemeliharaan.

a.

Sumbat t elinga yang t elah di selesai digunakan dibersihkan dengan kain lap yang bersih, basah dan hangat .

b.

Kemudian keringkan dengan kain lap yang bersih dan kering.

c.

Set elah bersih dan kering simpan alam kot aknya.

d.

Simpan kot ak t ersebut di at as di almari at au t empat penyimpanan yang lain.

e.

Penut up t elinga yang t elah selesai digunakan dibersihkan dengan cara diseka dengan kain lap yang bersih.

f.

Set elah bersih simpan kembali di dalam kot aknya.

g.

Simpan kot ak di almari at au t empat penyimpanan yang lain.

Gambar 11. Alat pelindung telinga, digunakan pada saat berada diruang bising

2.3.3 Pelindung Pernafasan (Respirator). 1. Fungsi.

Alat pelindung pernafasan berfungsi memeberikan perlindungan organ pernafasan akibat pencemaran udara oleh fakt or kimia sepert i debu, uap, gas, fume, asap, mist , kabut , kekurangan oksigen, dan sebagainya.

2. Jenis.

Berdasarkan fungsinya, dibedakan menjadi :

a. Respirat or yang berfungsi memurnikan udara (air purifying respirat or).

Gambar 12. Respirat or-Disposible paper m ask unt uk melindungi dari pajanan debu yang t idak t oksik/ kadar t oksisit asnya rendah, digunakan pada saat prosesing akrilik, mixing bahan t anam , m enggerinda logam / akrilik

b. Respirat or yang berfungsi memasok oksigen at au udara (air supplying respirat or). 3. Spesifikasi.

a. Respirator Yang M emurnikan Udara.

Respirat or jenis ini dipakai bila pekerja t erpajan bahan pencemar di udara (debu, gas, uap, fume, m ist , asap, fog) yang kadar t oksisit asnya rendah. Prinsip kerja respirat or ini adalah membersihkan udara t erkont aminasi dengan cara filt rasi, adsorbsi, at au absorbsi.

M enurut cara kerjanya dibedakan menjadi :

1. Respirat or yang mengandung bahan kimia (cem ical respirat ors). 2. Respirat or dengan kat rid (cart ridge) bahan kimia.

a.

Prinsip cara kerjanya adalah mengadsorpsi bahan pencemar di udara pernafasan.

b.

Bahan kimia yang digunakan unt uk mengadsorbsi biasanya karbon akt if at au silika

gel.

c.

Biasanya penut up sebagian muka dengan sat u at au dua kat rid yang mengandung bahan kim ia t ert ent u.

d.

Tidak bisa digunakan unt uk keadaaan darurat .

e.

Hanya mampu memurnikan sat u macam at au sat u golongan bahan kim ia (gas, uap) saja.

3. Respirat or dengan kanist er yang berisi bahan kimia.

a.

Prinsip cara kerjanya adalah mengadsorbsi bahan pencemar di udara pernafasan

b.

Bahan kimia yang digunakan unt uk mengadsorbsi adalah yang sesuai dengan

bahan-bahan kima t ert ent u saja. M isal kanist er unt uk uap asam klorida (hcl dan asam sulfat (h2so4) harus menggunakan kanist er yang berisi soda

c.

Bahan kimia kanist er mempuyai bat as w akt u kedaluw arsa. Bat as w akt u kedaluw arsa ini t ergant ung pada isi kanist er, konsent rasi bahan pencemar, dan akifit as pemakainya.

d.

Bisa menut up sebagian muka at au seluruh m uka

e.

Tidak bisa digunakan dalam keadaaan udara di lingkungan kerja menggandung bahan kim ia gas at au uap t oksik dengan kadar yang cukup t inggi.

f.

Sat u t ipe kanist er hanya bisa digunakan unt uk memurniakan udara t erkont aminasi sat u macam at au sat u golongan bahan kimia (gas, uap) saja.

4. Respirat or mekanik (M echanical Respirat or).

a.

Digunakan unt uk melindungi si pemakai akibat pemajanan part ikel-part ikel di lingkungan kerja sepert i debu, asap, fume, mist dan fog.

b.

Prinsip kerja respirat or ini adalah memurnikan udara t erkont aminasi melalui proses filt rasi memakai bermacam t ipe filt er.

c.

Efisiensi filt er t ergant ung kepada ukuran part ikel dan diamet er pori-pori filt er. 5. Respirat or kombinasi filt er dan bahan kim ia.

a. Respirat or jenis ini dilengkapi dengan filt er unt uk menyaring udara t erkont aminasi part ikel (debu) dan akt rid (cat ridge) at au kanist er yan mengandung bahan kimia. b. Respirat or jenis ini biasanya digunakan oleh pekerja pada w akt u melakukan

pengecat an dengan cara semprot (spray paint ing). b. Respirator dengan pemasok udara atau oksigen.

a. Alat pelindung pernafasan ini t idak dilengkapi dengan filt er, at aupun kat rid dan kanist er yang mengandung bahan kimia.

b. Pasokan udara bersih at au oksigen, melindungi pekerja dari pemajanan bahan bahan kimia yang sangat t oksit . Konsent arinya t inggi, mampu melindungi pekerja dari kekurangan oksigen.

c. Pasokan udara at aupun oksigen dapat melalui silinder, t angki, at au kompresor yang dilengkapi dengan regulat or (pengukur t ekanan)

d. Respirat or dengan pasokan udara at au oksigen dibedakan menjadi :

Airline respirat or.

Air hose m ask respirat or.

Self-cont ained brat hing apparat us. 4. Cara Pemakaian.

1. Pilih ukuran respirat or yang sesuai dengan ukuran ant ropomet ri t ubuh pemakai. Ukuran ant ropomet ri t ubuh yang berkait an adalah :

a. Panjang muka. b. Panjang dagu. c. Lebar muka. d. Lebar mulut .

e. Panjang t ulang hidung. f. Tonjolan hidung.

2. Periksa lebih dahulu dengan t elit i, apakah respirat or dalam keadaan baik, t idak rusak, dan komponen-komponennya juga dalam keadaan masih baik.

3. Jika t erdapat komponen yang sudah t idak berfungsi maka perlu digant i lebih dahulu dengan yang baru dan baik.

4. Pilih jenis filt er at au cat rid at au kanist er dengan seksama, agar t idak t erjadi kebocoran.

5. Singkirkan rambut yang menut upi bagian muka. 6. Pot ong cambang dan jenggot sependek mungkin.

7. Pasang at au kenakan gigi palsu, bila pekerja menggunakan gigi palsu. Pakailah respirat or dengan cara sesuai dengan pet unjuk operasional (inst ruct ion m anual) yang harus ada pada set iap respirat or.

8. Gerak gerakkan kepala, unt uk memast ikan bahw a t idak akan t erjadi kebocoran apabila pekerja bekerja sambil bergerak-gerak.

Gambar 13. Pem akaian respirat or-pelindung pajanan debu yang tidak t oksik/ t oksisit asnya rendah

A B

Gambar 14. A. Pem akaian m asker pada saat prosesing akrilik, B. Pem akaian m asker pada saat mixing bahan t anam

5. Pemeliharaan.

Agar respirat or dapat berfungsi denngan baik dan benar sert a dapat digunakan dalam w akt u yang relat if lama, maka respirat or perlu pemeliharaan at au peraw at an secara t erat ur, sebagai berikut :

a. Set iap kali set elah dipakai, respirat or harus di bersihkan (dicuci) kemudian dikeringkan.

c.

Apabila suat u respirat or t erpaksa digunakan oleh orang lain, maka harus dicucihamakan t erlebih dahulu.

d.

Beri t anda set iap respirat or dengan nama pemakainya.

e.

Set elah respirat or bersih dan kering, simpan dalam loker yang bersih, kering dan t ert ut up.

f.

Tangki-t angki at au silinder-silender udara at au oksigen harus dicek secara berkala, unt uk menget ahui bahw a persediaan udara at au oksigen masih mencukupi.

g.

Klep-klep, regulat or dan komponen-komponen lainnya perlu juga dicek secara berkala. Jika t idak berfungsi harus segera digant i dengan yang baru.

2.3.4 Pelindung Tangan. 1. Fungsi.

Unt uk melindungi t angan dan jari-jari t angan dari pajanan api, panas, dingin, radiasi elekt omagnet ik, radiasi mengion, list rik, bahan kimia, bent uran dan pukulan, t ergores, t erinfeksi. Alat pelindung t angan biasa disebut dengan sarung t angan.

2. Jenis.

M enurut bent uknya, alat pelindung t angan dibedakan menjadi : a. Sarung t angan biasa at au gloves.

b. M it t en, yait u sarung t angan dengan ibu jari t erpisah, sedangkan empat jari lainya menjadi sat u.

c. Hand pad, yait u alat pelindung t angan yang hanya melindungi t elapak t angan. d. Sleeve, yait u alat pelindung dari pergelangan t angan sampai lengan. Biasanya

digabung dengan arung t angan. 3. Spesifikasi.

Alat pelindung t angan harus sesuai ant ara pot ensi bahaya dengan bahansarung t angan yang dikenakan pekerja.

Pot ensi bahaya dan bahan sarung t angan yang sesuai, disajikan pada t abel berikut :

Potensi Bahaya Jenis Bahan Sarung Tangan

List rik Karet

Radiasi mengion Karet at au kulit yang dilapisi dengan t im bal (Pb) Benda-benda t ajam at au kasar Kulit at au PVC, kulit yang dilapisi dengan logam

kromium Asam dan alkali yang korosif Karet Pelarut organik (solvent ) Karet sint etis

Benda-benda panas Kulit at au asbes

A B

Gambar 15. A. Disposible rubber gloves digunakan pada saat bekerja dengan bahan irit an, B. Leat her gloves digunakan pada saat bekerja dengan paparan panas

4. Cara Pemakaian.

a. Pilih jenis alat pelindung t angan yang sesuai dengan pot ensi bahaya b. Pilih ukuran sesuai dengan ukuran t angan pemakai.

c. M asukkan t angan yang bagian pergelangan t angannya bermanset at au berkerut , ujung ujung lengen baju pekerja masuk ke dalam manset at au kerut an sarung t angan, kemudian manset dikancingkan at au kerut an dirapikan.

d. Sarung t angan t anpa manset at au t anpa kerut an, ujung lengan baju panjang pekerja harus bermanset , dan bagian lengan sarung t angan berda di dalam manset at au di dalam kerut an. Tidak disarankan memasukkan ujung lengan baju panjang kedalam sarung t angan.

A B

Gambar 16. A. Pem akaian disposible rubber gloves digunakan pada saat bekerja dengan bahan irit an, B. Pem akaian Leat her gloves digunakan pada saat bekerja dengan alat panas

Gambar 17. Penggunaan sarung t angan karet pada saat penanam an m odel pada artikulat or

Gambar 18. Penggunaan sarung t angan kulit pada saat bekerja dengan paparan panas

5. Pemeliharaan.

a. Alat pelindung t angan yang t elah selesai dipakai, harus dibersihkan, dicuci dengan air, bagian luar maupun dalam kemudian dikeringkan.

b. Simpan di dalam kant ong yang bersih dan let akkan di dalam loker at au rak lemari.

2.3.5 Pakaian Pelindung. 1. Fungsi.

Pakaian pelindung berfungsi unt uk melindungi sebagain at au seluruh t ubuh dari kot oran, debu, bahaya percikan bahan kimia, radiasi, panas, bunga api maupun api. 2. Jenis.

a. Apron, yang menut upi hanya sebagian t ubuh pemakainya, mulai dari dada sampai lut ut .

b. Overalls, yang menut upi seluruh bagian t ubuh. 3. Spesifikasi.

M acam-macam pakaian pelindung adalah:

a. Pakaian pelindung dari kulit , unt uk t enaga kerja yang mengerjakan pengelasan. b. Pakaian pelindung unt uk pemadam kebakaran.

c. Pakaian pelindung unt uk pekerja yang t erpajan radiasi t idak mengion. d. Pakaian pelindung unt uk pekerja yang t erpajan radiasi mengion.

e. Pakaian pelindung t erbuat dari plast ik, unt uk t enaga kerja yang bekerja kont ak dengan bahan kimia.

Dalam dokumen BUKU PEDOMAN PELAKSANAAN KESEHATAN DAN K (Halaman 31-42)

Dokumen terkait