• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II PERENCANAAN KINERJA

E. Cara Pencapaian Tujuan dan Sasaran Strategis

Pencapaian sasaran strategis tersebut di atas diwujudkan melalui pelaksanaan program teknis, yaitu:

Untuk menjalankan program yang telah ditetapkan, Asdep Bidang Prasarana, Riset, Teknologi, dan Sumber Daya Alam sepanjang tahun 2014 melaksanakan kegiatan yang menggambarkan pelaksanaan tugas dan fungsi sebagaimana diatur dalam Peraturan Sekretaris Kabinet Nomor 1 tahun 2011 tentang Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Kabinet, yaitu:

Pelaksanaan kegiatan tersebut terbagi ke dalam beberapa sub kegiatan, yaitu:

1. Perumusan dan analisis terhadap rencana kebijakan dan program pemerintah di bidang tata ruang, prasarana jalan, sumber daya air, transportasi, riset, teknologi, dan sumber daya alam.

2. Pengamatan dan pemantauan terhadap pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah bidang tata ruang, prasarana jalan, sumber daya air,

Saran yang ditindaklanjuti X Penyelenggara an Dukungan Penyelenggaraan Dukungan Kebijakan Presiden di bidang

Laporan Kinerja Asisten Deputi Bidang Prasarana, Ristek dan

Sumber Daya Alam 2014

25

transportasi, riset, teknologi, dan sumber daya alam, yang dilaksanakan melalui beberapa detail, yaitu:

a. Penyiapan pendapat atau pandangan dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan bidang tata ruang, prasarana jalan, sumber daya air, transportasi, riset, teknologi, dan sumber daya alam;

b. Pengamatan perkembangan, pengumpulan dan pengolahan data, informasi dan penyiapan laporan mengenai pelaksanaan kebijakan pemerintah bidang tata ruang, prasarana jalan, sumber daya air, transportasi, riset, teknologi, dan sumber daya alam;

c. Pemantauan dan evaluasi serta penyampaian analisis atas pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah bidang tata ruang, prasarana jalan, sumber daya air, transportasi, riset, teknologi, dan sumber daya alam; dan

d. Pengamatan terhadap perkembangan umum bidang tata ruang, prasarana jalan, sumber daya air, transportasi, riset, teknologi, dan sumber daya alam, baik di dalam maupun di luar negeri.

Berikut penjabaran kegiatan yang akan dilakukan oleh Asdep Bidang Prasarana, Riset, Teknologi, dan Sumber Daya Alam sepanjang tahun 2013, beserta dana yang dibutuhkan guna pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kegiatan ini merupakan penjabaran dari pelaksanaan fungsi pertama, yang difokuskan pada pemberian saran terhadap rancangan peraturan

perundang-Perumusan rencana kebijakan dan program pemerintah di bidang tata

Laporan Kinerja Asisten Deputi Bidang Prasarana, Ristek dan

Sumber Daya Alam 2014

26

undangan yang proses penyelesaiannya merupakan kewenangan Sekretariat Kabinet, yaitu Rancangan Peraturan Presiden (RPerpres), Rancangan Keputusan Presiden (RKeppres), dan Rancangan Instruksi Presiden (RInpres). Dalam kaitan rencana kinerja ini perlu dijelaskan bahwa Asdep Bidang Prasarana, Riset, Teknologi, dan Sumber Daya Alam tidak menyiapkan penyusunan RPerpres, RKeppres, dan RInpres dalam tahun berjalan karena inisiatif penyusunannya dilakukan oleh Kementerian/Lembaga sebagaimana diatur dalam UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan PUU dan Perpres Nomor 68 Tahun 2005 tentang Tata Cara Mempersiapkan RUU, RPerppu, RPP, dan RPerpres.

Disamping ketentuan peraturan perundang-undangan tersebut, juga memperhatikan pula Surat Menteri Sekretaris Negara Nomor B.257/M.Sesneg/D-4.03.2010 tanggal 3 Maret 2010, kepada para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, dan para pimpinan LPNK hal Penyusunan Rancangan Undang-Undang, Perpu, RPP, RPerpres, RKeppres, RInpres yang intinya mengatur bahwa setiap rancangan yang akan dibahas dengan panitia antar kementerian/lembaga harus terlebih dahulu mendapat izin prakarsa Presiden.

Sesuai dengan tugas dan fungsinya, Asdep Bidang Prasarana, Riset, Teknologi, dan Sumber Daya Alam hanya berwenang memberikan saran kebijakan terhadap substansi maupun aspek legal drafting sebatas rancangan tersebut masih dalam proses pembahasan di Kementerian/Lembaga terkait. Untuk proses penyelesaiannya (diajukan kepada Presiden untuk penetapannya) dilakukan oleh Asdep yang membidangi perancangan perundang-undangan bidang perekonomian.

Indikator kinerja pada kegiatan ini dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 2.3

Indikator Kinerja Sub Kegiatan 1 Asdep Bidang Prasarana, Riset, Teknologi, dan Sumber Daya AlamTahun 2014

Indikator Kinerja Satuan Target Rincian Anggaran dalam RAB

Input

Dana

Rp. 210.606.000 a. Rapat-rapat koordinasi (Rp.203.732.000,-)

Laporan Kinerja Asisten Deputi Bidang Prasarana, Ristek dan

Sumber Daya Alam 2014

27

Indikator Kinerja Satuan Target Rincian Anggaran dalam RAB

Output

Persentase saran perumusan rencana kebijakan dan program pemerintah di bidang prasarana, riset, teknologi, dan sumber daya alam

berkas 40

data (Rp. 6.874.000,-)

Outcome

a. Persentase penyelesaian hasil analisis perumusan rencana kebijakan dan program pemerintah di bidang prasarana, riset, teknologi, dan sumber daya alam secara tepat waktu

% 97

b. Persentase saran perumusan rencana kebijakan dan

program pemerintah di bidang prasarana, riset, teknologi, dan sumber daya alam yang ditindaklanjuti

% 97

*setelah revisi

Berdasarkan tabel tersebut, ukuran perhitungan output sudah menggunakan hitungan berkas, berbeda dengan tahun 2013 dengan alasan bahwa prakarsa kegiatan penyusunan RPerpres, RKeppres, dan RInpres, maupun perencanaan kebijakan dan program pemerintah berasal dari Kementerian/ Lembaga, walaupun tidak dapat diprediksi jumlahnya dalam satuan berkas.

Kegiatan pengamatan dan pemantauan pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah merupakan pelaksanaan dari fungsi kedua sampai dengan fungsi kelima, yang dapat dilakukan melalui dua cara yaitu top down dan bottom

up.

Pengamatan dan pemantauan atas pelaksanaan kebijakan dan

Laporan Kinerja Asisten Deputi Bidang Prasarana, Ristek dan

Sumber Daya Alam 2014

28

Pemantauan secara top down dilaksanakan sesuai dengan disposisi/arahan dari pimpinan, dalam hal ini Deputi Bidang Perekonomian. Sedangkan pengamatan dan pemantauan secara bottom up artinya ide awal pelaksanaannya diprakarsasi oleh Asdep Bidang Prasarana, Riset, Teknologi, dan Sumber Daya Alam dengan tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Detail kegiatan yang dilakukan pada kegiatan pengamatan dan pemantauan pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah, berupa:

1. pengumpulan data/informasi yang akurat dan lengkap terhadap pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah di daerah. Kegiatan pemantauan difokuskan pada temuan spesifik, baik berupa permasalahan utama di daerah maupun pencapaian target pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah di daerah. Kegiatan ini berupa kunjungan kerja ke daerah dalam rangka menghimpun data/informasi mengenai implementasi kebijakan (on the spot implementation).

2. pengumpulan data dan informasi dengan cakupan lembaga pemerintahan dan organisasi tertentu di tingkat pusat, baik melalui pelaksanaan rapat koordinasi di lingkungan sekretariat kabinet dengan mengundang nara sumber dari departemen teknis ataupun instansi lain yang berkompeten, maupun dengan menghadiri rapat koordinasi di luar lingkungan sekretariat kabinet, namun masih di wilayah pusat, seperti menghadiri seminar dan dengar pendapat yang diadakan oleh kementerian/lembaga terkait.

3. Pemantauan terhadap penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan di luar Perpres, Keppres, dan Inpres, yang merupakan kewenangan Sekretariat Kabinet. Selain terhadap proses penyusunannya, pemantauan juga dilakukan terhadap pelaksanaannya, dengan maksud untuk menilai hasil implementasi berlakunya peraturan perundang-undangan. Indikator kinerja pada kegiatan ini dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 2.4

Indikator Kinerja Sub Kegiatan 2 Asdep Bidang Prasarana, Riset, Teknologi, dan Sumber Daya Alam Tahun 2014

Indikator Kinerja Satuan Target Rincian Anggaran dalam RAB

Input

Dana

Laporan Kinerja Asisten Deputi Bidang Prasarana, Ristek dan

Sumber Daya Alam 2014

29

Indikator Kinerja Satuan Target Rincian Anggaran dalam RAB

Output

Jumlah laporan hasil

pengamatan dan pemantauan atas pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah di bidang prasarana, riset, teknologi, dan sumber daya alam

berkas 120

(Rp.97.319.000,-)

b. Seminar (Rp.114.281.000,-)

c. Pengumpulan dan Pengolahan Data (Rp. 214.707.000,-)

d. FGD (Rp. 25.011.000,-)

Outcome

a. Persentasepenyelesaian hasil pengamatan dan pemantauan atas

pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah dibidang prasarana, riset, teknologi, dan sumber daya alam secara tepat waktu

% 97

b. Persentase saran hasil pengamatan dan pemantauan atas

pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah di bidang prasarana, riset, teknologi, dan sumber daya alam yang ditindaklanjuti

% 97

*setelah revisi

Berdasarkan tabel tersebut, satuan output yang digunakan adalah berkas. Hal ini mengingat kegiatan pengamatan dan pemantauan yang dihasilkan adalah berkas, baik dari kegiatan yang bersifat bottom up dimana ide dasar dari kegiatan ini merupakan inisiatif dari Asdep Bidang Prasarana, Riset, Teknologi, dan Sumber Daya Alam dengan tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, maupun kegiatan yang bersifat top down dimana permasalahan berasal dari disposisi/petunjuk atasan.

F. INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU)

Indikator Kinerja Utama (IKU) merupakan ukuran keberhasilan dari suatu tujuan dan sasaran strategis organisasi.

Laporan Kinerja Asisten Deputi Bidang Prasarana, Ristek dan

Sumber Daya Alam 2014

30

Berdasarkan tujuan strategis, sasaran strategis, program dan kegiatan tersebut Asdep Bidang Prasarana, Riset, Teknologi, dan Sumber Daya Alam Tahun 2014 menetapkan IKU, sebagai berikut:

Tabel 2.5

Indikator Kinerja Utama Asdep Bidang Prasarana, Riset, Teknologi, dan Sumber Daya Alam Tahun 2014

No

Uraian Alasan

a. Persentase penyelesaian hasil analisis perumusan rencana kebijakan dan program pemerintah di bidang prasarana, riset, teknologi, dan sumber daya alam secara tepat waktu

Mengukur efisiensi kerja dalam

penyelesaian hasil analisis perumusan rencana kebijakan dan program pemerintah di bidang prasarana, riset, teknologi, dan sumber daya alam

b. Persentase saran perumusan rencana kebijakan dan program pemerintah di bidang prasarana, riset, teknologi, dan sumber daya alam yang ditindaklanjuti

Mengukur efektifitas kerja (ketepatan) dalam penyelesaian saran perumusan rencana kebijakan dan program pemerintah di bidang prasarana, riset, teknologi, dan sumber daya alam

c. Persentase penyelesaian hasil atas pengamatan dan pemantauan pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah di prasarana, riset, teknologi, dan sumber daya alam secara tepat waktu

Mengukur efisiensi kerja dalam

penyelesaian hasil atas pengamatan dan pemantauan pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah di prasarana, riset, teknologi, dan sumber daya alam d. Persentase saran pengamatan dan

pemantauan atas pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah di bidang prasarana, riset, teknologi, dan sumber daya alam yang ditindaklanjuti

Mengukur efektifitas kerja (ketepatan) dalam penyelesaian saran pengamatan dan pemantauan atas pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah di bidang prasarana, riset, teknologi, dan sumber daya alam

Dokumen terkait