TINJAUAN PUSTAKA
DESA CICADAS
Pada bab ini dipaparkan mengenai profil Desa Cicadas yang akan dibagi menjadi sub bab. Sub bab tersebut diantaranya ialah karakteristik geografis, karakteristik penduduk, karakteristik ekonomi, karakteristik sosial, dan struktur kebudayaan masyarakat.
Karakteristik Geografis
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Cicadas. Desa Cicadas merupakan salah satu desa binaan PT Aqua Golden Mississippi Citereup yang terletak di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor yang menjadi sasaran prngimplementasian program WASH. Desa Cicadas berjarak sekitar 2 km dari pusat pemerintahan Kecamatan Gunung Putri, 15 km dari pusat pemerintahan Kabupaten Bogor, dan 150 km dari pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat. Desa Cicadas memiliki 17 Rukun Warga (RW), 68 Rukun Tetangga (RT), dan 5 Dusun.Desa ini juga berbatasan dengan beberapa wilayah yaitu:
1. Sebelah Utara : Desa Wanaherang 2. Sebelah Selatan : Desa Klapanunggal 3. Sebelah Timur : Kali Cileungsi 4. Sebelah Barat : Desa Bojong Nangka
Luas wilayah Desa Cicadas ialah 665.486 Ha yang terdiri dari jalan, bangunan umum, pemukiman dan lain-lain. Wilayah Desa Cicadas 48 persen digunakan untuk wilayah industri yang terdiri dari 20 unit industri beskala besar, 52 unit industri berskala sedang, dan 28 unit industri berskala kecil. Keberadaaan industri di Desa Cicadas menyebabkan pasokan air ke wilayah tempat tinggal warga semakin berkurang, karena sebagian besar industri memanfaatkan sumberdaya air di desa tersebut untuk keperluan produksinya. Hal tersebut dapat dilihat pada Gambar 3
Sumber : Profil dan potensi Desa Cicadas (2011)
Gambar 3 Luas wilayah Desa Cicadas menurut penggunaan lahan pada tahun 2011 0% 5% 12% 48% 9% 24% 1%1% Luas (Ha) Jalan Bangunan Umum Pemukiman Industri Perkantoran Prasarana Pekarangan Taman
24
Karakteristik Penduduk
Berdasarkan Data Demografi Desa Cicadas pada tahun 2011, penduduk Desa Cicadas terdiri dari 8871 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah penduduk laki-laki relatif lebih banyak dibandingkan perempuan. Untuk lebih jelasnya lihat Tabel 2
Tabel 2 Jumlah dan persentase penduduk Desa Cicadas menurut jenis kelamin pada tahun 2011
Jenis Kelamin Jumlah (jiwa) Persentase (%)
Laki-laki 8.916 53.11
Perempuan 7.870 46.89
Total 16.786 100.0
Sumber : Profil dan potensi Desa Cicadas (2011)
Tabel 3 menggambarkan bahwa mayoritas penduduk Desa Cicadas berada pada usia produktif muda dan lainnya berada pada usia produktif menengah dan produktif tua.
Tabel 3 Jumlah dan persentase kategoriumur masyarakat Desa Cicadas berdasarkan interval usia pada tahun 2011
Kategori Usia berdasarkan Interval Usia Jumlah (jiwa) Persentase (%)
Produktif Muda (<35 tahun) 12.444 74.14
Produktif Menengah (35-50 tahun) 3091 18.42
Produktif Tua (>50 tahun) 1174 7.44
Sumber : Profil dan potensi Desa Cicadas (2011)
Jumlah penduduk yang demikian banyaknya menyebabkan kebutuhan masyarakat Desa Cicadas akan air bersih semakin tinggi. Jumlah penduduk produktif muda yang cenderung lebih banyak dibandingkan lainnya, menyebabkan semakin tingginya jumlah pasokan air bersih yang dibutuhkan oleh masyarakat, seperti untuk keperluan mencuci baju/seragam sekolah anak-anak dan lainnya.
Mayoritas penduduk Desa Cicadas menganut agama Islam, sedangkan sebagian kecil penduduk menganut agama Budha dari total keseluruhan penduduk dan lainnya menganut agama Katolik, Protestan, dan Hindu, lihat Tabel 4
Tabel 4 Jumlah dan persentase agama masyarakat Desa Cicadas pada tahun 2011
Agama Jumlah (jiwa) Persentase (%)
Islam 16.564 98.67
Khatolik 58 0.34
Protestan 104 0.61
Budha 27 0.16
Hindu 33 0.19
25 Karakteristik Ekonomi
Karakteristik ekonomi desa Cicadas dapat dilihat pada jumlah dan persentase mata pencaharian masyarakatnya. Mayoritas mata pencaharian masyarakat Desa Cicadas ialah wiraswasta (perdagangan). Meskipun di wilayah desa Cicadas terdapat ratusan unit industri, namun hanya sedikit masyarakat yang bekerja menjadi buruh industri. Sedangkan yang lainnya bermata pencaharian PNS, jasa, hansip, ARI, polisi ataupun sudah pensiun. Untuk lebih jelasnya lihat Tabel 5
Tabel 5 Jumlah dan persentase mata pencaharian masyarakat Desa Cicadas pada tahun 2011
Mata Pencaharian Jumlah (jiwa) Persentase (%)
PNS 68 15.04 ABRI 6 1.3 Swasta 105 23.2 Wiraswasta (Perdagangan) 134 29.6 Polisi 3 0.6 Hansip 12 2.6 Pensiunan 107 23.6 Jasa 17 3.7 Total 452 100.0
Sumber : Profil dan potensi Desa Cicadas (2011)
Karakteristik Sosial
Wilayah Desa Cicadas meski sebagian besar digunakan sebagai lahan industri, bukan berarti penduduknya bermatapencaharian sebagai buruh pabrik, melainkan mayoritas dari mereka berprofesi sebagai wiraswasta. Selain itu, mayoritas masyarakat Desa Cicadas hanyalah tamatan Sekolah Dasar (SD) (Bapak NRD, sekretaris pemerintahan Desa Cicadas). Artinya, tingkat pendidikan masyarakat Desa Cicadas ialah rendah. Hal tersebut dikarenakan dulunya sebagian besar dari masyarakat lebih memilih untuk melanjutkan pendidikan agama ke pondok pesantren dibandingkan harus melanjutkan pendidikan formal. Untuk pelapisan sosial masyarakat Desa Cicadas tidak terlalu tampak.Saat ini, jumlah masyarakat pendatang di Desa Cicadas sudah hampir menyetarai jumlah masyarakat aslinya. Peningkatan jumlah pendatang ini juga menjadi salah satu penyebab berkurangnya ketersediaan air sebelumnya di Desa Cicadas. Pemenuhan masyarakat akan air bersih mereka peroleh dari sumur bor yang mereka buat dirumahnya masig-masing.
Masyarakat pendatang memilih untuk tinggal sementara di Desa Cicadas karena letaknya yang tidak jauh dari tempat mereka bekerja. Hal tersebut dapat dibuktikan dari banyaknya kontrakan yang disewakan oleh masyarakat asli Desa Cicadas kepada masyarakat pendatang. Hubungan antara masyarakat asli dan masyarakat pendatang terjalin dengan harmonis. Mereka saling menghargai dan saling menghormati satu sama lain, sehingga sangat jarang kasus yang melibatkan antara masyarakat asli dengan masyarakat pendatang. Mayoritas masyarakat pendatang ialah suku Jawa.
26
Struktur Kebudayaan Masyarakat
Masyarakat Desa Cicadas mayoritas berbudaya sunda. Budaya sunda tersebut terlihat dari bahasa sehari-hari yang digunakan oleh masyarakat asli Desa Cicadas. Namun saat ini, budaya tersebut sudah tidak terlalu kental digunakan oleh masyarakatnya. Pengaruh budaya campuran yang dibawa oleh masyarakat pendatang membuat hampir seluruh masyarakat Desa Cicadas menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa yang digunakan sehari-hari. Tempat tinggal mereka sudah bergaya modern dan hanya sebagian kecil dari masyarakat desa yang masih mempertahankan rumah aslinya.
Islam adalah agama yang mayoritas dipeluk oleh masyarakat Desa Cicadas. Tapi bukan berarti mereka memiliki aturan yang sama dalam menjalankan aktivitas kehidupannya. Ada sebagian kecil dari masyarakat yang masih mempertahankan budaya keislaman dari pondok pesantrennya pada zaman dahulu. Seperti anti menggunakan speaker dan teknologi apapun dirumahnya masing-masing ataupun menggunakan pengeras suara untuk masjid.
Kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan perilaku hidup bersih dan sehat menjadi salah satu alasan PT AGM dalam merencanakan pengimplementasian program Akses Air Bersih dan Penyehatan Lingkungan atau Water Access Sanitation and Hygiene (WASH) di Desa Cicadas. Terbukti dengan masih terdapatnya tempat pembuangan air limbah rumah tangga ditempat terbuka, banyaknya sampah yang berserakan di jalan sekitar tempat tinggal mereka, dan minimnya saluran air/selokan. Hal ini dipertegas oleh Bapak HRY, Community Development Officer PT AGM:
“...penduduk Cicadas itu sebenernya bisa bedain mana bersih dan enggak bersih, mana sehat dan ngga sehat mbak, tapi untuk menerapkannya itu ogah-ogahan. Kubangan air limbah rumah tangga dimana-mana, kan jadi bau, nggak sehat, dan sangat nggak indah dilihat...” -Bapak HRY.
Banyaknya industri yang beroperasi diwilayah Desa Cicadas membuat desa ini mengalami pencemaran lingkungan. Tingkat pencemaran lingkungan yang terjadi di Desa Cicadas dapat dikatakan tinggi. Hal tersebut dapat terlihat pada saluran-saluran air yang tercemar oleh limbah pabrik dan debu yang sangat tebal di sekitar jalan utama desa. Pencemaran lingkungan ini akan menjadi ancaman bagi kesehatan dan kebersihan lingkungan Desa Cicadas.
Ikhtisar
Desa Cicadas merupakan desa binaan PT AGM Citereup. Di desa ini juga program CSR WASH diimplementasikan oleh PT AGM karena wilayahnya yang masuk ke dalam “ring 1” PT AGM. Desa Cicadas memiliki luas wilayah 665.486 Ha dengan mayoritas lahan digunakan untuk wilayah industri yaitu 48 persen. Masyarakat Desa Cicadas mayoritas berjenis kelamin laki-laki yaitu sekitar 53,11 persen dari total masyarakat secara keseluruhan. Selain itu, mayoritas masyarakat Desa Cicadas berada pada usia produktif muda yaitu sekitar 74,11 persen.
27 Agama yang dianut oleh sebagian besar masyarakat Desa Cicadas ialah Islam yaitu sebanyak 98,67 persen dari total masyarakat secara keseluruhan. Meskipun mayoritas lahan digunakan sebagai wilayah industri, bukan berarti mayoritas masyarakat bekerja sebagai karyawan swasta ataupun buruh pabrik, melainkan sebagai wiraswasta (perdagangan). Hal tersebut dikarenakan mayoritas penduduk yang bekerja di sektor swasta adalah warga pendatang.
Keberadaaan industri di Desa Cicadas menyebabkan pasokan air ke wilayah tempat tinggal warga semakin berkurang, karena sebagian besar industri memanfaatkan sumberdaya air di desa tersebut untuk keperluan produksinya. Selain itu, jumlah penduduk yang demikian banyaknya menyebabkan kebutuhan masyarakat Desa Cicadas akan air bersih semakin tinggi. Pemenuhan masyarakat akan air bersih mereka peroleh dari sumur bor yang mereka buat dirumahnya masig-masing. Disisi lain, peningkatan jumlah pendatang juga menjadi salah satu penyebab berkurangnya ketersediaan air sebelumnya di Desa Cicadas.