• Tidak ada hasil yang ditemukan

 = 24.354  Efektivitas tahun 2008 =    = 50,20%  Tabel II. 9 

Realisasi Penyampaian Surat Pemberitahuan  

Tahunan Pajak Penghasilan melalui Mobile Tax Unit di  

Kantor Pelayanan Pajak Pratama Karanganyar tahun 2009                (

Sumber data: Seksi Pengawasan dan Konsultasi II) 

Potensi tahun 2009 =

= 27.863,4 Efektivitas tahun 2009 =

= 97,05%

Tabel II. 10 

Realisasi Penyampaian Surat Pemberitahuan  

Tahunan Pajak Penghasilan melalui Mobile Tax Unit di  

Kantor Pelayanan Pajak Pratama Karanganyar tahun 2010 

No  JENIS SPT  JUMLAH WP   EFEKTIF  SPT DISAMPAIKAN KB LB NIHIL JML  PPh Orang Pribadi 42.959 1.469 13 23.857 25.339  58,98% PPh Badan  3.480  648  22  1.034  1.704  48,97%  TOTAL  46.439  2.117  35  24.891  27.043  58,23%  No  JENIS SPT  JUMLAH WP   EFEKTIF  SPT DISAMPAIKAN KB LB NIHIL JML  PPh Orang Pribadi 51.620 1.342 14 33.675 35.031  67,86% PPh Badan  24.236 813 38 9.218 10.069  41,54%

 

(

Sumber data: Seksi Pengawasan dan Konsultasi II) Potensi tahun 2010 =

= 45.513,6 Efektivitas tahun 2010 =

= 99,09%

Dari tabel dan perhitungan diatas, maka efektivitas penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan sebelum diterapkan

Mobile tax Unit dan dengan diterapkannya Mobile Tax Unit di Kantor

Pelayanan Pajak Pratama Karanganyar dapat diketahui. Berikut tabel efektivitas penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan sebelum diterapkan Mobile tax Unit, yaitu tahun 2006 dan 2007 dan dengan diterapkannya Mobile Tax Unit, tahun 2008, 2009, dan 2010 di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Karanganyar:

Tabel II. 11 

Efektivitas Penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan di 

Kantor Pelayanan Pajak Pratama Karanganyar 

Tahun  Potensi WP   Efektif  Jumlah Penyampaian  SPT PPh  Efektivitas  2006  12.240 5.066 41,38% 2007  13.579,8 5.260 38,73% 2008  24.354 12.226 50,20% 2009  27.863,4 27.043 97,05% 2010  45.513,6 45.100 99,09%

commit to user

Karanganyar sebelum diterapkannya Mobile Tax Unit, yaitu tahun 2006 dan 2007.   Efektivitas penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan tahun  2006 sebesar 41,38%, pada tahun 2007 sebesar 38,73%.  Efektivitas penyampaian  Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan dengan diterapkannya Mobile  Tax Unit, yaitu mulai tahun 2008, 2009, dan 2010.  Efektivitas penyampaian Surat  Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan tahun 2008 sebesar 50,20%, pada  tahun  2009  sebesar  97,05%,  dan  tahun  2010  sebesar  99,09%.    Sebelum  diterapkannya  Mobile  Tax  Unit  justru  efektivitas  penyampaian  Surat  Pemberitahuan  Tahunan  Pajak  Penghasilan  menurun,  tetapi  setelah  diterapkannya Mobile Tax Unit terjadi peningkatan yang sangat drastis dan bisa  dikatakan bahwa dengan diterapkannya Mobile Tax Unit penyampaian Surat  Pemberitahuan  Tahunan  Pajak  Penghasilan  sangatlah  efektif  karena  hasil  perhitungannya  mendekati  100%,  sehingga  dikatakan  juga  bahwa  sistem  penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan pajak Penghasilan dengan Mobile  Tax  Unit  sangatlah  berhasil  dan  hasilnya  sangat  memuaskan  bagi  Kantor  Pelayanan Pajak Pratama Karanganyar. 

               

BAB III TEMUAN

Setelah penulis melakukan penelitian di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Karanganyar terutama mengenai efektivitas Mobile Tax Unit terhadap penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan, penulis menemukan kelebihan dan kelemahan terkait dengan hal tersebut. Adapun kelebihan dan kelemahan tersebut adalah sebagai berikut:

A.Kelebihan

1. Dengan diterapkannya Mobile Tax Unit, efektivitas tahun 2008 sampai dengan 2010 selalu meningkat bahkan dikatakan sangat efektif, yaitu tahun 2008 sebesar 50,20%, tahun 2009 sebesar 97,05%, dan tahun 2010 sebesar 99,08%, bisa dilihat bahwa terjadi peningkatan antara tahun 2008 dan 2009 yaitu sebesar 46,85%, sedangkan antara tahun 2009 dan 2010 juga terjadi peningkatan efektivitas meskipun tidak tinggi yaitu sebesar 2,04%.

2. Memberikan kemudahan kepada wajib pajak dalam menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Karanganyar.

Sebelum diterapkannya Mobile Tax Unit, Wajib Pajak harus menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan di Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar. Dengan diterapkannya Mobile Tax Unit Wajib Pajak bisa menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan di Kantor Pelayanan Pajak

commit to user

Tahunan di tempat-tempat lain yang mana Mobile Tax Unit ditempatkan tanpa harus menunggu antrian yang panjang.

3. Dapat meningkatkan persentase efektivitas Mobile Tax Unit.

Dengan diterapkannya Mobile Tax Unit yang memberikan kemudahan kepada wajib pajak dalam menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilannya, maka meningkatkan jumlah Penyampaian Surat Pemberitahuannya itu sendiri yang mengakibatkan persentase tingkat kepatuhan wajib pajak meningkat yang juga mengakibatkan persentase efektivitas Mobile Tax Unit.

B.Kelemahan

1. Penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan melalui

Mobile Tax Unit lebih rumit, karena Surat Pemberitahuan Tahunan harus

dipisahkan berdasarkan wilayah masing-masing wajib pajak terdaftar. Selain itu, masih banyak wajib pajak yang masih belum mengetahui kegunaan Mobile Tax Unit dan dimana ditempatkannya Mobile Tax Unit itu sendiri.

2. Dilihat dari tujuan utamanya, Mobile Tax Unit sebetulnya adalah upaya Direktorat Jenderal Pajak untuk mengantisipasi penumpukan Surat Pemberitahuan yang dilaporkan oleh wajib pajak. Namun dalam pelaksanaannya petugas pajak justru mempunyai tugas ganda karena petugas ternyata harus tetap melakukan penelitian dan pengecekan ulang kembali terhadap Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak penghasilan yang diterima.

BAB IV PENUTUP

A.Simpulan

Berdasarkan analisis dan pembahasan yang disampaikan pada bab-bab sebelumnya yang berhubungan dengan sistem penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan melalui Mobile Tax Unit di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Karanganyar, penulis dapat menarik simpulan sebagai berikut:

1. Penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan sebelum diterapkannya Mobile Tax Unit, yaitu tahun 2006 dan 2007, tidaklah efektif justru mengalami penurunan, yaitu tahun 2006 sebesar 41,38% dan tahun 2007 sebesar 38,73%, terjadi penurunan sebesar 2,65%. Dengan diterapkannya Mobile Tax Unit, yaitu dimulai pada tahun 2008 sampai dengan 2010, penyampaiannya dikatakan sudah efektif karena hasil perhitungannya sudah mendekati 100%. Pada tahun 2008 sebesar 50,20%, meskipun kurang efektif tetapi ada peningkatan dibandingkan sebelum diterapkannya Mobile Tax Unit. Tahun 2009 sebesar 97,05%, dan tahun 2010 sebesar 99,09%, penyampaiannya mengalami peningkatan dan dikatakan penyampaiannya sangatlah efektif.

2. Dengan diterapkannya sistem penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan dengan Mobile Tax Unit, persentase efektivitas

commit to user

signifikan terjadi antara tahun 2008 dan tahun 2009. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan realisasi penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan yang meningkatkan juga kepatuhan wajib pajak dalam menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Karanganyar.

B.Rekomendasi

Selain menarik kesimpulan diatas, penulis juga memberikan rekomendasi sebagai berikut:

1. Memperbanyak penempatan Mobile Tax Unit agar wajib pajak lebih mudah dalam menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan. 2. Memperbanyak petugas Mobile Tax Unit agar lebih mudah dalam

pengawasannya.

Dengan menambah petugas dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama Karanganyar untuk bertugas dalam penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan melalui Mobile Tax unit, bisa memudahkan petugas dalam pengawasannya. Setiap tempat Mobile Tax unit biasanya dijaga oleh tiga orang petugas dan petugas masih juga kewalahan dalam pengecekan dan pengawasan Surat Pemberitahuan yang diterima karena masih banyak yang tidak lengkap. Untuk itu perlu diperbanyak petugas

Mobile Tax Unit agar lebih cepat dalam pengawasannya dan bisa

Dokumen terkait