b) Corporate User Group
HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Pelaksanaan Pengumpulan Data
B. COMPANY ACTUAL (Pihak Karyawan Perusahaan) ¾ Identitas Responden
Tabel 1. B Jenis kelamin
No. Jenis Kelamin F %
1. Pria 1 100
2. Wanita 0 0
TOTAL 1 100
P3/ FC03
Tabel 1B, di atas memperlihatkan bahwa 100% jenis kelamin respondennya adalah laki-laki. Karena pada tabel ini hanya memiliki responden tunggal yaitu dari pihak manajemen Humas perusahaan PT.Indosat Tbk, Medan.
Tabel 2. B Usia No. Usia F % 1. 20-29 tahun 0 0 2. 30-39 tahun 0 0 3. 40-49 tahun 1 100 4. 50 tahun ke atas 0 0 TOTAL 1 100 P4/ FC04
Dari tabel 2B, usia responden di atas menunjukkan usia pejabat Humas PT. Indoat Tbk, Medan ini sekitar 40-49 tahun. Responden ini hanya memiliki 1 orang (100%) saja. Tabel 3. B Pendidikan No. Pendidikan F % 1. SLTA 0 0 2. Diploma 0 0 3. S1/S2/S3 1 100 TOTAL 1 100 P5/ FC05
Tabel 3B menunjukkan pendidikan dari pihak manajemen Humas PT Indosat Tbk, Medan adalah Sarjana (S1/ S2/ S3), karena Beliau adalah seorang staf kepala Humas maka tingkat pendidikannya minimal harus seorang sarjana.
Tabel 4. B Lama Bekerja
No. Lama Bekerja F %
1. Kurang dari 1 tahun 0 0
2. 1-3 tahun 0 0
3. 4-10 tahun 0 0
TOTAL 1 100 P6/ FC06
Tabel 4B menunjukkan bahwa responden yang berjumlah 1 orang (100%) ini merupakan staf kepala Humas PT.Indosat Tbk, Medan mempunyai lama bekerja lebih dari 10 tahun. Dari data ini menunjukkan bahwa beliau adalah orang yang cukup berpengalaman dan kompeten di bidangnya. Maka dirasa sangat layak beliau menjadi pejabat Humas perusahaan ini.
Tabel 5. B Tingkat Penghasilan
No. Lama Bekerja F %
1. Kurang dari Rp. 1.000.000 0 0 2. Rp. 1.000.000 - Rp. 2.000.000 0 0 3. Rp. 3.000.000 – Rp. 5.000.000 0 0 4. Lebih dari Rp. 5.000.000 0 0 TOTAL 0 0 P7/ FC07
Dari tabel 5B ini dapat kita lihat bahwa responden yang berjumlah 1 orang (100%) ini yang merupakan manajemen Humas PT Indosat Tbk Medan tidak memberikan jawaban pada kolom pertanyaan tingkat penghasilan dan setelah dilakukan pertanyaan pendekatan maka diketahui bahwa seluruh staf karyawan PT Indosat Tbk Medan telah mempunyai kesepakatan dan peraturan yang telah mencatat bahwa tidak diperbolehkan adanya pemberitahuan mengenai tingkat
penghasilan. Kemungkinan ini merupakan sesuatu yang sangat pribadi dan menjadi hak privasi dari masing-masing karyawan PT. Indosat Tbk, Medan.
¾ Intra Net
Tabel 6. B
Pengetahuan Karyawan Mengenai Adanya Sistem Intra Net
No. Pengetahuan karyawan
MengenaiAdanya Sistem Intra Net
F % 1. Tidak Tahu 0 0 2. Kurang Tahu 0 0 3. Tahu 1 100 4. Sangat Tahu 0 0 TOTAL 1 100 P8/ FC08
Tabel 6B menunjukkan pengetahuan karyawan mengenai adanya sistem intra net. Dari tabel ini dapat kita ketahui bahwa responden yang merupakan pejabat Humas PT.Indosat Tbk, Medan dan berjumlah 1 orang (100%) berpendapat bahwa seluruh karyawan PT.Indosat Tbk, Medan mengetahui bahwa ada sistem intra net di PT. Indosat Tbk, Medan. Tentunya pihak manajemen Humas mengetahui dan mengawasi jalannya sistem intra net ini karena bagian inilah yang memberikan informasi kepada karyawan agar dapat diketahui oleh semua khalayak, dan merupakan media komunikasi bagi karyawan dan juga pimpinan perusahaan.
Tabel 7. B
Karyawan Pernah Menggunakan Intra Net No. Karyawan Pernah Menggunakan Intra
Net F % 1. Tidak Pernah 0 0 2. Jarang 0 0 3. Sering 1 100 4. Sangat Sering 0 0 TOTAL 1 100 P9/ FC09
Tabel 7B menunjukkan apakah menurut manajemen Humas karyawan pernah menggunakan media intra net. Dari responden yang berjumlah 1 orang (100%) yaitu pejabat Humas dapat kita ketahui bahwa pejabat Humas mengetahui bahwa karyawan sering menggunakan media intra net tampak dari berapa karyawan yang mengakses media ini setiap harinya baik untuk melihat informasi ataupun berkomunikasi dengan sesama karyawan dan pimpinan perusahaan.
Tabel 8. B
Media Intra Net Membantu Karyawan Mendapatkan Informasi No. Media Intra Net Membantu
Karyawan Mendapatkan Informasi
F %
1. Tidak Membantu 0 0
3. Membantu 0 0
4. Sangat Membantu 1 100
TOTAL 1 100
P10/ FC10
Tabel 8B menunjukkan apakah menurut pejabat Humas media intra net membantu karyawan mendapatkan informasi tentang PT.Indosat secara lebih efektif. Dari responden yang berjumlah 1 orang (100%) yaitu pejabat Humas dapat kita ketahui bahwa menurut pejabat Humas media intra net sangat membantu karyawan dalam mendapatkan informasi mengenai PT. Indosat Tbk, Medan.
Tabel 9. B
Pengetahuan Karyawan bahwa Media Intra Net sebagai Media Pengganti Jurnal Internal
No. Pengetahuan Karyawan bahwa Media Intra Net sebagai Media
Pengganti Jurnal Internal
F % 1. Tidak Tahu 0 0 2. Kurang Tahu 0 0 3. Tahu 1 100 4. Sangat Tahu 0 0 TOTAL 1 100 P11/ FC11
Tabel 9B merupakan tabel pengetahuan karyawan bahwa media intra net sebagai media pengganti juranal internal.Dari responden yang berjumlah 1 orang (100%) yaitu pejabat Humas PT.Indosat Tbk, Medan dapat kita ketahui bahwa pihak Humas berpendapat, karyawan cukup mengetahui media intra net sebagai media pengganti jurnal internal.
Seperti yang kita ketahui bahwa jurnal internal biasanya bebentuk tulisan di dalam kertas seperti bentuk majalah ataupun brosur. Karena penggunaannya yang tidak efektif maka intra net secara otomatis menggantikan fungsi majalah tersebut. Selain mampu menjawab pemenuhan informasi juga mampu menjadi media komunikasi bagi karyawan dan pimpinan perusahaan.
Tabel 10. B
Pentingnya Sistem Intra Net
No. Pentingnya Sistem Intra Net F %
1. Tidak Penting 0 0 2. Kurang Penting 0 0 3. Penting 0 0 4. Sangat Penting 1 100 TOTAL 1 100 P12/ FC12
Dari tabel 10B yang merupakan tabel pentingnya sistem intra net. Responden yang berjumlah 1 orang (100%) yaitu pejabat Humas PT.Indosat Tbk, Medan berpendapat bahwa Beliau merasa bahwa sistem intra net di kalangan
karyawan PT.Indosat Tbk, Medan sangat penting dikarenakan sistem intra net tersebut memudahkan para karyawan mengakses informasi dan membantu karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan mereka.
Tabel 11. B
Dengan Media Intra Net Karyawan Dapat Lebih Mudah Berkomunikasi kepada Atasan dan Teman Sejawat
No. Dengan Media Intra Net Karyawan Dapat Lebih Mudah Berkomunikasi
kepada Atasan dan Teman Sejawat
F % 1. Tidak Dapat 0 0 2. Kurang Dapat 0 0 3. Dapat 0 0 4. Sangat Dapat 1 100 TOTAL 1 100 P13/ FC13
Tabel 11B merupakan tabel apakah menurut pejabat Humas, dengan media intra net karyawan dapat lebih mudah berkomunikasi kepada atasan dan teman sejawat. Dari responden yang berjumlah 1 orang (100%) yaitu pejabat Humas PT.Indosat Tbk, Medan dapat kita ketahui bahwa menurut pejabat Humas PT.Indosat Tbk, Medan dengan media intra net karyawan sangat dapat lebih mudah berkomunikasi kepada atasan dan teman sejawat.
¾ Konferensi Staf
Tabel 12. B
Karyawan Mengetahui bahwa PT. Indosat Pernah Mengadakan Konferensi Staf
No. Karyawan Mengetahui bahwa PT. Indosat Pernah Mengadakan
Konferensi Staf F % 1. Tidak Tahu 0 0 2. Kurang Tahu 0 0 3. Tahu 1 100 4. Sangat Tahu 0 0 TOTAL 1 100 P14/ FC14
Tabel 12B merupakan tabel apakah menurut pejabat Humas karyawan mengetahui bahwa PT Indosat pernah mengadakan konferensi staf. Dari responden yang berjumlah 1 orang (100%) yaitu pejabat Humas PT.Indosat Tbk, Medan dapat kita ketahui bahwa pejabat Humas bependapat karyawan mengetahui bahwa PT.Indosat pernah mengadakan konferensi staf.
Pihak Humas meyakini bahwa sosialisasi konferensi staf ini sudah cukup diketahui karyawan karena pada saat konferensi staf karyawan selalu mengetahui dan antusias untuk datang dan mengikutinya.
Tabel 13. B
Konferensi Staf Dapat Menciptakan Hubungan Baik antara Pihak Manajemen dengan Karyawan
No. Konferensi Staf Dapat Menciptakan Hubungan Baik antara Pihak Manajemen dengan Karyawan
F % 1. Tidak Dapat 0 0 2. Kurang Dapat 0 0 3. Dapat 1 100 4. Sangat Dapat 0 0 TOTAL 1 100 P15/ FC15
Tabel 13B merupakan tabel apakah menurut pejabat Humas konferensi staf dapat menciptakan hubungan baik antara pihak manajemen dengan karyawan. Dari responden yang berjumlah 1 orang (100%) yaitu pejabat Humas PT.Indosat Tbk, Medan dapat kita ketahui bahwa menurut pejabat Humas konferensi staf dapat menciptakan hubungan baik antara pihak manajemen dengan karyawan.
Karena menurut pengalaman para pejabat Humas konferensi staf mampu mengeratkan hubungan karyawan dengan pihak manajemen perusahaan. Pada kesempatan ini,akan diadakan berbagai program yang berguna mendekatkan karyawan dengan pimpinan perusahaan seperti games dan acara menarik lainnya.
Tabel 14. B
Konferensi Staf Mampu Menyelesaikan Masalah Pekerjaan yang Terjadi di Perusahaan
No. Konferensi Staf Mampu
Menyelesaikan Masalah Pekerjaan yang Terjadi di Perusahaan
F % 1. Tidak Mampu 0 0 2. Kurang Mampu 0 0 3. Mampu 1 100 4. Sangat Mampu 0 0 TOTAL 1 100 P16/ FC16
Tabel 14B merupakan tabel apakah menurut pejabat Humas konferensi staf mampu menyelesaikan masalah pekerjaan yang terjadi di dalam perusahaan Dari responden yang berjumlah 1 orang (100%) yaitu pejabat Humas PT.Indosat Tbk, Medan dapat kita ketahui bahwa menurut Beliau konferensi staf mampu menyelesaikan masalah pekerjaan yang terjadi di dalam perusahaan.
Di dalam konferensi staf biasanya akan dibahas apapun masalah yang sedang dihadapi perusahaan juga akan dicari jalan keluar yang tepat. Dalam konferensi ini juga akan dibahas target perusahaan untuk beberapa waktu ke depan. Jadi, dapat diyakini bahwa melalui konferensi staf ini masalah perusahaan akan mampu diselesaikan.
Tabel 15. B
Dengan Melakukan Konferensi Staf para Karyawan Dapat Merasakan Komunikasi Tatap Muka
No. Dengan Melakukan Konferensi Staf para Karyawan Dapat Merasakan
Komunikasi Tatap Muka
F % 1. Tidak Dapat 0 0 2. Kurang Dapat 0 0 3. Dapat 1 100 4. Sangat Dapat 0 0 TOTAL 1 100 P17/ FC17
Tabel 15B merupakan tabel apakah menurut pejabat Humas dengan melakukan konferensi staf para karyawan dapat merasakan komunikasi tatap muka. Dari responden yang berjumlah 1 orang (100%) yaitu pejabat Humas PT.Indosat Tbk, Medan dapat kita ketahui bahwa menurut Beliau dengan melakukan konferensi staf para karyawan dapat merasakan komunikasi tatap muka.
Melalui konferensi staf terjadi interaki secara langsung antara pimpinan perusahaan dengan karyawannya. Diperbolehkan adanya tanya jawab secara langsung, adanya games dan pendekatan melalui pemberian hadiah undian ataupun penghargaan bagi yang berprestasi.
¾ Kotak Saran
Tabel 16. B
Karyawan Mengetahui bahwa Ada Kotak Saran di PT. Indosat No. Karyawan Mengetahui bahwa Ada
Kotak Saran di PT. Indosat
F % 1. Tidak Mengetahui 0 0 2. Kurang Mengetahui 0 0 3. Mengetahui 1 100 4. Sangat Mengetahui 0 0 TOTAL 1 100 P18/ FC18
Tabel 16B merupakan tabel apakah menurut pejabat Humas karyawan mengetahui bahwa ada kotak saran di PT Indosat Tbk, Medan. Dari responden yang berjumlah 1 orang (100%) yaitu pejabat Humas PT.Indosat Tbk, Medan dapat kita ketahui bahwa menurut Beliau karyawan mengetahui bahwa ada kotak saran di PT Indosat Tbk, Medan.
Hal ini tentunya diketahui oleh seluruh karyawan PT. Indosat Tbk, Medan karena kotak saran tersebut diletakkan pada posisi yang strategis dan sering dilalui oleh para karyawan. Sosialisasi kotak saran ini tentunya sudah sangat tidak asing lagi bagi para karyawan karena kotak saran mempunyai fungsi yang sangat penting bagi karyawan dan pihak pimpinan perusahaan, sebagai pemberian masukan dan wadah penyaluran aspirasi bagi karyawan.
Tabel 17. B
Kotak Saran Mampu Menjadi Wadah Penampung Aspirasi para Karyawan
No. Kotak Saran Mampu Menjadi Wadah Penampung Aspirasi para
Karyawan F % 1. Tidak Mampu 0 0 2. Kurang Mampu 0 0 3. Mampu 1 100 4. Sangat Mampu 0 0 TOTAL 1 100 P19/ FC19
Tabel 17B merupakan tabel apakah menurut pejabat Humas kotak saran mampu menjadi wadah penampung aspirasi para karyawan. Dari responden yang berjumlah 1 orang (100%) yaitu pejabat Humas PT.Indosat Tbk, Medan dapat kita ketahui bahwa menurut Beliau kotak saran mampu menjadi wadah penampung aspirasi para karyawan.
Pendapat ini tentunya bukan hanya sekedar pendapat subjektif saja tetapi ini merupakan hal yang sudah diterapkan dan menunjukkan hal yang positif. Dapat dilihat dari tanggapan karyawan terhadap kotak saran tersebut, mereka mau menyampaikan aspirasi melalui kotak saran tersebut dan dari pihak manajemen perusahaan juga memberikan tanggapan yang positif dengan membuka kotak saran, mempertimbangkan dan menanggapi respon dari para karyawan.
Tabel 18. B
Kotak Saran Bermanfaat bagi Karyawan No. Kotak Saran Bermanfaat bagi
Karyawan F % 1. Tidak Bermanfaat 0 0 2. Kurang Bermanfaat 0 0 3. Bermanfaat 1 100 4. Sangat Bermanfaat 0 0 TOTAL 1 100 P20/ FC20
Tabel 18B merupakan tabel apakah menurut pejabat Humas kotak saran bermanfaat bagi para karyawan. Dari responden yang berjumlah 1 orang (100%) yaitu pejabat Humas PT.Indosat Tbk, Medan dapat kita ketahui bahwa menurut Beliau kotak saran bermanfaat bagi para karyawan.
Hal ini ditandai dengan diresponnya setiap masukan yang diberikan oleh para karyawan bagi perkembangan dan kemajuan perusahaan. Mereka juga mendapatkan tanggapan positif dari keluhan yang mereka utarakan. Jika ada masalah yang cukup penting sekali maka perlu diadakan rapat untuk membicarakan hal tersebut. Hal ini penting untuk terus dijaga dan tetap diadakan agar seluruh karyawan dapat merasakan kenyamanan bekerja di dalam perusahaan, sehingga konsentrasi mereka tertuju pada pekerjaan dan dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan.
¾ Counselling
Tabel 19. B
Karyawan Mengetahui bahwa Ada Program Counselling di PT. Indosat Tbk.
No. Karyawan Mengetahui bahwa Ada Program Counselling di PT. Indosat
Tbk F % 1. Tidak Tahu 0 0 2. Kurang Tahu 0 0 3. Tahu 1 100 4. Sangat Tahu 0 0 TOTAL 1 100 P21/ FC21
Tabel 19B merupakan tabel apakah menurut pejabat Humas karyawan mengetahui bahwa ada program counselling pada PT.Indosat, Tbk medan. Dari responden yang berjumlah 1 orang (100%) yaitu pejabat Humas PT.Indosat Tbk, Medan dapat kita ketahui bahwa menurut Beliau karyawan mengetahui bahwa ada program counselling di perusahaan ini.
Hal ini dapat dibuktikan dari berfungsinya sistem counselling itu sendiri. Ketika karyawan mempunyai masalah yang menyangkut urusan pribadi dan mengganggu konsentrasi pada pekerjaan mereka maka mereka boleh mengunjungi counselling. Dan kalau permasalahan mereka memang cukup rumit dan menyangkut perusahaan maka pihak perusahaan akan secara otomatis berinisiatif
untuk memanggil karyawan tersebut dan membantu menyelesaikan masalah mereka.
Tabel 20. B
Program Counselling Mampu Menyelesaikan Masalah Pribadi yang dialami Karyawan
No. Program Counselling Mampu
Menyelesaikan Masalah Pribadi yang dialami Karyawan
F % 1. Tidak Mampu 0 0 2. Kurang Mampu 0 0 3. Mampu 1 100 4. Sangat Mampu 0 0 TOTAL 1 100 P22/ FC22
Tabel 20B merupakan tabel apakah menurut pejabat Humas program counselling mampu menyelesaikan masalah pribadi yang dialami karyawan. Dari responden yang berjumlah 1 orang (100%) yaitu pejabat Humas PT.Indosat Tbk, Medan dapat kita ketahui bahwa menurut Beliau program counselling mampu menyelesaikan masalah pribadi yang dialami karyawan.Dengan mengikuti program counselling para karyawan yang mempunyai masalah terhadap urusan pribadi dibantu untuk memecahkan permasalahan mereka. Dan kebanyakan dari mereka merasa tertolong dengan program ini.
Tabel 21. B
Program Counselling Perlu Tetap Diadakan No. Program Counselling Perlu Tetap
Diadakan F % 1. Tidak Perlu 0 0 2. Kurang Perlu 0 0 3. Perlu 0 0 4. Sangat Perlu 1 100 TOTAL 1 100 P23/ FC23
Tabel 21B merupakan tabel apakah menurut pejabat Humas program counselling perlu tetap diadakan. Dari responden yang berjumlah 1 orang (100%) yaitu pejabat Humas PT.Indosat Tbk, Medan dapat kita ketahui bahwa menurut Beliau program counselling sangat perlu tetap diadakan.
Menurut Beliau program counselling ini begitu penting sehingga harus tetap ada di dalam perusahaan karena menurut pihak perusahaan permasalahan bukanlah hanya dari segi pekerjaan saja, tetapi bisa juga muncul dari dalam diri setiap karyawan yang menyangkut urusan pribadinya. Dan hal ini tidak mungkin bisa dibiarkan begitu saja.
Tabel 22. B
Program Counselling Dapat Memberikan Dampak Positif bagi Kinerja Karyawan
No. Program Counselling Dapat
Memberikan Dampak Positif bagi Kinerja Karyawan F % 1. Tidak Dapat 0 0 2. Kurang Dapat 0 0 3. Dapat 1 100 4. Sangat Dapat 0 0 TOTAL 1 100 P24/ FC24
Tabel 22B merupakan tabel apakah menurut pejabat Humas program counselling dapat memberikan dampak positif bagi kinerja karyawan. Dari responden yang berjumlah 1 orang (100%) yaitu pejabat Humas PT.Indosat Tbk, Medan dapat kita ketahui bahwa menurut Beliau program counselling dapat memberikan dampak positif bagi kinerja karyawan.
Program counselling ini berusaha mencari pemecahan masalah bagi seluruh karyawan yang mempunyai masalah. Setelah mengikuti program counselling ada kepuasan tersendiri yang dirasakan oleh para karyawan dan dampak positifnya kinerja karyawan kembali normal dan bersemangat menyelesaikan pekerjaan di dalam perusahaan.
¾ Kegiatan Informal
Tabel 23. B
Karyawan Antusias Mengikuti Kegiatan Informal Perusahaan
No. Karyawan Antusias Mengikuti
Kegiatan Informal Perusahaan
F % 1. Tidak Antusias 0 0 2. Kurang Antusias 0 0 3. Antusias 1 100 4. Sangat Antusias 0 0 TOTAL 1 100 P25/ FC25
Tabel 23B merupakan tabel apakah menurut pejabat Humas karyawan antusias mengikuti kegiatan informal perusahaan seperti rekreasi, olahraga, kegiatan rohani, dan kegiatan sosial. Dari responden yang berjumlah 1 orang (100%) yaitu pejabat Humas PT.Indosat Tbk, Medan dapat kita ketahui bahwa menurut Beliau karyawan antusias mengikuti kegiatan informal perusahaan seperti rekreasi, olahraga, kegiatan rohani, dan kegiatan sosial.
Rasa antusias ini dapat dilihat dari banyaknya karyawan yang mengikuti kegiatan informal tersebut dan mereka sangat menikmati kegiatan tersebut. Kegiatan ini juga diikuti oleh hampir kebanyakan karyawan, karena kegiatan ini menyenangkan khususnya rekreasi, tentunya seluruh karyawan merasa gembira dan sangat antusias mengikuti seluruh agenda acaranya.
Tabel 24. B
Kegiatan Informal Bermanfaat bagi para Karyawan No. Kegiatan Informal Bermanfaat bagi
para Karyawan F % 1. Tidak Bermanfaat 0 0 2. Kurang Bermanfaat 0 0 3. Bermanfaat 1 100 4. Sangat Bermanfaat 0 0 TOTAL 1 100 P26/ FC26
Tabel 24B merupakan tabel apakah menurut pejabat Humas kegiatan informal tersebut bermanfaat bagi para karyawan. Dari responden yang berjumlah 1 orang (100%) yaitu pejabat Humas PT.Indosat Tbk, Medan dapat kita ketahui bahwa menurut Beliau kegiatan informal tersebut bermanfaat bagi para karyawan.
Kegiatan ini bermanfaat karena melalui kegiatan rekreasi seluruh karyawan dapat meluangkan waktunya untuk bersenang-senang dan terbebas dari rutinitas pekerjaan yang sangat melelahkan. Kegioatan olahraga juga bermanfaat untuk nenyegarkan dan menambah kesehatan bagi seluruh karyawan. Begitu juga dengan kegiatan rohani, agar seluruh karyawan bisa menambah keimanan melalui kegiatan rohani. Kegiatan sosial merupakan kegiatan yang tidak kalah pentingnya karena memberikan kesempatan bagi para karyawan agar memperhatikan sesama dan dapat saling menolong khususnya bagi orang-orang yang membutuhkan.
Tabel 25. B
Kegiatan Rekreasi Mampu Merekatkan Hubungan Baik antara Pihak Manajemen dengan Segenap Karyawan
No. Kegiatan Rekreasi Mampu
Merekatkan Hubungan Baik antara Pihak Manajemen dengan Segenap
Karyawan F % 1. Tidak Mampu 0 0 2. Kurang Mampu 0 0 3. Mampu 1 100 4. Sangat Mampu 0 0 TOTAL 1 100 P27/ FC27
Tabel 25B merupakan tabel apakah menurut pejabat Humas kegiatan rekreasi mampu merekatkan hubungan baik antara pihak manajemen dengan segenap karyawan. Dari responden yang berjumlah 1 orang (100%) yaitu pejabat Humas PT.Indosat Tbk, Medan dapat kita ketahui bahwa menurut Beliau kegiatan rekreasi mampu merekatkan hubungan baik antara pihak manajemen dengan segenap karyawan.
Ketika melakukan kegiatan rekreasi tentunya seluruh karyawan mengadakan interaksi secara langsung dengan piahak pimpinan perusahaan karena acara ini diikuti oleh seluruh oknum perusahaan. Mereka bercanda bersama, mengikuti permainan dan saling bertukar cerita.
Tabel 26. B
Kegiatan Rohani Mampu Memberikan Dampak Positif terhadap Peningkatan Keimanan
No. Kegiatan Rohani Mampu
Memberikan Dampak Positif terhadap Peningkatan Keimanan
F % 1. Tidak Mampu 0 0 2. Kurang Mampu 0 0 3. Mampu 1 100 4. Sangat Mampu 0 0 TOTAL 1 100 P28/ FC28
Tabel 26B merupakan tabel apakah menurut pejabat Humas kegiatan rohani mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan keimanan. Dari responden yang berjumlah 1 orang (100%) yaitu pejabat Humas PT.Indosat Tbk, Medan dapat kita ketahui bahwa menurut Beliau kegiatan rohani mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan keimanan.
Kegiatan rohani ini meliputi pemberian ucapan selamat hari Raya, pemberian bingkisan juga adanya ibadah-ibadah rohani. Secara otomatis kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan keimanan seluruh karyawan. Tampak dari keseriusan dan banyaknya karyawan yang mengikuti kegiatan ini, kita juga menyadari bahwa karyawan hendaknya diberikan kesempatan seluasnya untuk memenuhi kebutuhan spiritualnya.
Tabel 27. B
Dengan Melakukan Kegiatan Sosial Mampu Meningkatkan Solidaritas No. Dengan Melakukan Kegiatan Sosial
Mampu Meningkatkan Solidaritas
F % 1. Tidak Mampu 0 0 2. Kurang Mampu 0 0 3. Mampu 1 100 4. Sangat Mampu 0 0 TOTAL 1 100 P29/ FC29
Tabel 27A merupakan tabel apakah menurut pejabat Humas dengan melakukan kegiatan sosial mampu meningkatkan solidaritas. Dari responden yang berjumlah 1 orang (100%) yaitu pejabat Humas PT.Indosat Tbk, Medan dapat kita ketahui bahwa menurut Beliau dengan melakukan kegiatan sosial mampu meningkatkan solidaritas.
Kegitan sosial tentunya berkaitan dengan pemberian bantuan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, memberikan ucapan-ucapan bagi karyawan yang mengalami sukacita dan dukacita. Melalui kegiatan ini karyawan akan merasa diperhatikan dengan ucapan-ucapan tersebut. Begitu juga, dengan pemberian bantuan yang tentunya memberikan dampak yang positif dan sangat bermanfaat bagi penolong dan ditolong.
4.4. UJI HIPOTESA U1 = n1n2 + 1 1 R1 2 ) 1 n ( n + − = 1 . 41 + 26 2 ) 1 1 ( 1 + − = 15 U2 = n1n2 + 2 2 R2 2 ) 1 n ( n + − = 1 . 877 + 26 2 ) 1 1 ( 1 + − = 851
Karena n1 + n2 > 20, jadi U1 yang nilainnya terkecil yaitu 0, tidak bisa dibandingkan dengan U tabel. Maka untuk mengetahui uji hipotesisnya dapat dicari berdasarkan tabel di bawah ini :